Tuesday, 31 July 2018

Ibadah Qurban dalam Sebuah Kisah

Sore itu setelah pulang sekolah saya dan rekan kerja saya bertemu seorang ibu, wali murid kami di kelas 5C Jaafar bin Abi Thalib. Percakapan kami tertuang dalam sebuah kisah Al-Quran.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
(Bahasa Indonesia)
Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.

-Surat Al-Kautsar, Ayat 1
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

(Bahasa Indonesia)
Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

-Surat Al-Kautsar, Ayat 2

Cukup, cukuplah ayat di atas membuat hati ini bergetar. 
Sebelum saya memberanikan diri menuliskan ini, saya bertanya terlebih dahulu kepada seorang 'alim -yang sanad hafalan qurannya terhubung langsung kepada Rasulullah Muhammad SAW- mengenai dalil ibadah qurban. Beliau menjelaskan bahwa ibadah qurban tertuang di dalam surah Al-Kautsar.

Sungguh, banyak diantara kita yang mampu membeli ini dan itu. Mampu memenuhi kebutuhan bulanan dan habis begitu saja. Mampu membeli pulsa berlebih. Mampu membeli quota hingga bergiga byte. Itu artinya kita mampu beribadah qurban yang hanya dilakukan satu kali dalam setahun. Semoga Ibadah Qurban ananda Rasya dan keluarga besar atas seekor sapi dengan berat berkisar 80 kg memotivasi kita semua untuk berqurban di tahun ini dan tahun-tahun mendatang.

Banyak cara yang dilakukan untuk melakukan ibadah qurban. Mulai dari penyediaan hewan qurban secara pribadi hingga dengan cara patungan dll.

Semoga ibadah Qurban ananda Rasya dan keluarga besar diterima Allah SWT begitu juga ibadah qurban kita semua. Aamiin

Mari bergabung di Alfida menghimpun dan menyalurkan ibadah qurban kita semua.

Saya menuliskan ini hingga tiga kali, iya tulisan yang sedang dibaca ini ditulis hingga tiga kali. Semoga Allah memberkahi. Memberkahi kita semua Aamiin

Selasa pagi, diwaktu sedekah ruas-ruas tubuh insan-insan mulia.
Baarakallahu fikum

Monday, 30 July 2018

Abdullah dan Teman-teman PAUD IT Auladuna di Dunia Anak TVRI Bengkulu




Sejak beberapa hari yang lalu ibu gurunya Abdullah memberikan pesan agar berlatih Tari Pedang untuk tampil live di TVRI Bengkulu. Alhamdulillah Abdullah sudah siap karena waktu liburan kemarin juga berlatih untuk tempil di acara penyambutan siswa baru di PAUD IT Auladuna. Alhasil, moment hari ini 30 juli 2018 menjadi spesial bagi Abdullah dan teman-temannya.

Sebelum jadwal syuting pukul 14.00 wib mereka sudah siap dan berada di lokasi. Mulai dari gladi di studio TVRI hingga tata tertib pada saat acaranya berlangsung. Kebayang mereka anak-anak umur 5 tahun dan rame satu studio hee. Badan mereka yang imut dan menggemaskan sudah didandan dengan rapi.

Selain tari pedang tentu juga ada penampilan tari persembahan. Tari pedang dan tari persembahan tidak dapat dipisahkan alias satu paket. Konon tari ini biasanya digunakan untuk acara penyambutan tamu kehormatan dan juga digunakan pada acara adat istiadat daerah Bengkulu.

Ternyata ikut syuting hari ini tidak hanya kelas B4 tempat Abdullah bermain dan belajar sehari-hari di PAUD IT Auladuna namun ada juga dari beberapa kelas lainnya. Pantesan saja ya pada rame studionya.

TVRI dalam Acara Dunia Anak ini mengemas acara dengan sangat dinamis. Secara bergantian di setiap segmen kemampuan anak-anak semua ditampilkan. Ada yang membaca surah alfatihah, doa harian, membaca hadits bermata baik, membaca ayat kursih. Semua anak-anak terlihat sangat senang dan gembira. Apalagi ketika mereka ditanya apa cita-citanya. Bakalan banyak dokter dari lulusan PAUD IT Auladuna. Kecuali Abdullah yang malu-malu sebut "Angkasawan" hee. Apapun cita-cita kalian semoga terwujud untuk memimpin Indonesia ini di era demografi nanti aamiin.

Tampilan yang unik juga cukup menarik perhatian dari sekelompok anak seragam olahraga dipadu dengan atribut layaknya pinguin. Mereka senam pinguin dengan gerakan yang menggemaskan. Kompak dan terkadang lupanya gerakan inilah yang membuat mereka terlihat lucu maksimal hee.

Ada juga senam khas dari Auladuna yang disebut dengan senam enggram fonik. Senam ini diperankan sekelompok anak dengan ritmis dan lincah. Menggerakkan anggota tubuh sesuai dengan fonik yang mereka sebutkan. Aha.. ternyata mereka membuat gerakan "PAUD IT Auladuna" menarik dan keren.

Acara juga diisi dengan dongeng dari ibu guru untuk anak-anak. Kemudian ditutup dengan bernyanyi bersama. Lagunya sering kita dengar lho "Cicak-cicak di Dinding" dipadu dengan Gerakan Berstimulasi.

Wah.. pasti ini pengalaman yang tak terlupakan bagi Abdullah dan teman-teman. Terima kasih ibu guru memfasilitasi untuk tampil di Televisi. Jangan kapok ya bu ajak kami syuting di kesempatan selanjutnya. Yakin deh "insya Allah kami lebih sholeh lagi" bilang Abdullah karena dia sadar kalau tadi pas syuting dia loncat-loncat pingin lihat dia langsung di TV saat live. Abang abang .

Oh iya acara ini juga dapat dilihat secara offline di facebook dengan alamat TVRI Bengkulu - LIVE

Baarakallahu fik
Terima kasih TVRI Bengkulu
Terima kasih bu guru semua
Terima kasih ayah bunda semua



Abdullah saat ditanya apa cita-citanya


Abdullah dan teman-teman tampil Tari Persembahan


Teman-teman saat membacakan hadits berkata baik


Teman-teman saat membacakan doa untuk ayah ibu dan doa sebelum makan


Teman-teman saat gerakan beristimulasi



Teman-teman saat membaca ayat kursi


Teman-teman hebat yang pinter baca surah Alfatehah


Abdullah dan Tsamara bersama teman-teman Ummi dan Ibu Guru

Sunday, 29 July 2018

SISWA SDIT IQRA' 1 dan 2 Menangkan Lomba Sempo Internasional World Association of Abacus and Mental Aritmatic (WAAMA) 2018

Mereka adalah Rayhan, Kirana, dan Farhan yang berhasil menangkan Lomba Sempoa Internasional World Association of Abacus and Mental Aritmatic (WAAMA) 2018.

Kabar bahagia ini masih saja menarik perhatian. Bagaimana tidak, 3 siswa SDIT IQRA' 1 dan SDIT IQRA' 2  berpretasi di bidang Sempoa baru-baru ini memenangkan perhelatan di kanca Internasional yang diadakan di Bandung, Indonesia.

Acara yang diselenggarakan oleh WAAMA (Wordl Association of Abacus and Metal Aritmatic) Beijing ini diikuti oleh beberapa negara diantaranya adalah Negara China (Tianjin, Hubei, Shanghai, Huiling, Beijing), Negara India, Negara Lebanon, Negara Canada, Negara Japan, dan Sempoa sip Indonesia.

Lomba ini terdiri dari dua kategori  kelompok A untuk kelompok pre student. Kelompok B untuk kelompok Student . Acara yang digelar pada hari sabtu, 28 juli 2018 di Bandung kemarin diikuti 250 peserta termasuk Raihan, Kirana, dan Farhan.

Alhamdulillah ananda Muhammad Rayhan Aditya Pratama Setiawan kelas 2E Nabi Muhammad SAW SDIT IQRA' 1 kota Bengkulu mendatkan juara 2, ananda Kirana kelas 5B SDIT IQRA' 2 Kota Bengkulu juara 3, dan ananda Muhammad Farhan Habiburrahman kelas 5C Jaafar bin Abi Thalib SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu juara harapan 1.

Pada lomba kali ini Rayhan dikelompokkan pada kategori pre school sedangkan Kirana dan Farhan dikelompokkan di level Student setingkat lebih tinggi dari ananda Raihan.

Dalam jenjang kelas mereka sehari-hari ananda Kirana satu tingkat lebih tinggi dibandingakn dengan Farhan. Kirana berada pada level advan 2 dan Farhan di advan 1. Dan mereka dipertemukan dalam satu kategori dalam lomba bergengsi ini.

Luar biasa ketiganya sudah melakukan yang terbaik. Semoga prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Aamiin

Terima kasih atas doa dan support dari ayah bunda, teman-teman dan juga ustad-ustadzah semuanya. Aamiin

Baarakallahu fikum, semoga bermanfaat untuk lembaga Al Fida dan daerah Bengkulu tercinta tentunya.
Selamat!.


Ananda Farhan dan teman-temannya

Ananda Farhan
Muhammad Farhan Habiburrahman


Ananda Farhan dan temannya


Ananda Kirana dari SDIT IQRA`2


Ananda Raihan SDIT IQRA` 1


Ananda Farhan
Muhammad Farhan Habiburrahman
SDIT IQRA`1 

Foto bersama teman dan panitia

Saturday, 28 July 2018

Farhan Juara Sempoa Internasional Oleh World Association of Abacus and Mental Arithmetic ( WAAMA) 2018


Muhammad Farhan Habiburrahman telah usai melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Anak sulung dari bunda Siska Oktavia dan bapak Jonri Halizan tidak sia-sia berlatih untuk perhelatan di event Internasional ini. Kegigihannya menuju hasil maksimal patut diapresiasi.

Lomba Sempoa Internasional yang diselenggarakan oleh WAAMA (World Association of Abacus and Mental Arithmetic) Beijing diselenggarakan pada 28 Juli 2018 di Bandung kemarin diikuti sekitar lebih dari 250 peserta. Lomba yang terdiri dari dua kategori  kelompok A untuk kelompok pre student. Kelompok B untuk kelompok Student.

Alhamdulillah ananda Farhan masuk dalam jajaran pemenang di posisi harapan 1 terpaut satu point dari juara 3. Hasil ini sangat luar biasa mengingat Farhan baru 3 kali mengikuti lomba sempoa sejak 2016 lalu. Kali ini ia berhasil menembus event Internasional dan bersaing dengan beberapa negara. 

Selamat ya ananda Farhan. Tetap semangat dan selalu optimis. Farhan luar biasa hebat, sportifitas Farhan adalah juaranya.

Terima kasih doa dan support dari ayah bunda, teman-teman, dan ustad-ustadzah semuanya.
Salam dari 5C Jaafar bin Abi Thalib  SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu Yayasan Al Fida.

Baarakallahu fik


Friday, 27 July 2018

Kurikulum Pengikat Hati K.13 di 5C Jaafar bin Abi Thalib (Bagian 2)

Alhamdulillah tahun ajaran ini saya kembali bertemu dengan pembelajaran tematik. Kurikulum 2013 yang saya kenal sejak pertama kali dimunculkan waktu itu cukup membekas dalam ingatan. Mulai dari perangkat pembelajaran hingga produk hasil keterampilan siswa 3 tahun yang lalu masih saya simpan dengan rapi. Tentunya juga penilaian yang seabrek begitu banyak dan lebih detail dari kurikulum 1994.

Luar biasa, saya tidak salah memilih profesi ini sehingga Allah SWT senantiasa memberikan rasa nyaman dan tidak pernah berpuas diri.

Sepekan ini dengan tema 1 pada sub bab 1 dengan beberapa pembelajaran TERPADU pada kekhasan JSIT menambah semangat untuk selalu membersamai siswa-siswi yang sholeh sholehah di kelas 5C Jaafar Bin Abi Thalib.

K.13 akan membentuk kepribadian siswa di kelas saya untuk tampil percaya diri, lebih berani dan saling menghargai berlandaskan ajaran quran yang haqiqi.

Selamat bertemu kembali di pekan depan siswa-siswi terbaik 5C Jaafar bin Abi Thalib SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu.

Thursday, 26 July 2018

Farhan go Internasional oleh WAAMA Beijing

Muhammad Farhan Habiburrahman siswa berprestasi bidang sempoa dari kelas 5C Jaafar Bin Abi Thalib SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu akan mengikuti lomba sempoa tingkat Internasional.

Lomba Sempoa Internasional yang diselenggarakan oleh WAAMA (World Association of Abacus and Mental Arithmetic) Beijing diselenggarakan pada 28 Juli 2018 di Bandung.

Beberapa kali mengikuti event yang sama di tingkat daerah dan nasional,  Farhan berharap di tingkat Internasional ini menjadi yang terbaik Aamiin

Farhan mendapatkan support dan doa dari teman-temannya di kelas untuk kesuksesan ananda di sana. 

Selain  Farhan ada juga Muhammad Rayhan Aditya Pratama Setiawan kelas 2E. Semoga menjadi yang terbaik bang Farhan dan Raihan di event Internasional ini  Aamiin.

Mohon doa dan dukungannya ya dari semua ayah bunda, teman-teman serta ustad ustdazah untuk kesuksesan bang Farhan dan Raihan menjadi yang terbaik Aamiin

Baarakallahu fik bang Farhan

Thursday, 19 July 2018

Kelas 5c Jaafar bin Abi Thalib SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu (Bagian 1)



Tahun Ajaran baru sudah dimulai, SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu memiliki 29 rombel pada 6 jenjang kelas. Salah satunya adalah kelas 5 paralel. Rombel kelas 5 ini memiliki nama unik pada kelasnya masing-masing. Diantaranya adalah 5c Jaafar bin Abi Thalib. 

Berikut profil singkat dari Jaafar bin Abi Thalib yang kami ambil di wikipedia.
Ja'far bin Abi Thalib (Arabجعفر ابن أبي طالب) (dikenal juga dengan julukan Jafar-e-Tayyar) adalah putera dari Abu Thalib (Sepupu dari Nabi Islam Muhammad, dan kakak dari Khalifahke-4 Ali bin Abi Thalib. Ja'far dibesarkan oleh pamannya, Abbas bin 'Abdul Muththalib, karena ayahnya yang miskin dan harus menghidupi keluarga besar.
Terdapat kemiripan antara Ja'far dan Muhammad, baik dalam rupa maupun sifat yang dimiliki. Muhammad memanggil Ja'far, "Bapak orang-orang Miskin", karena ia selalu menolong dan membantu orang miskin dengan semua uang yang dimiliki.
Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]
Ja'far bin Abi Thalib termasuk golongan awal memeluk Islam, sewaktu kecil dia dalam pengasuhan pamannya yaitu Al-Abbas, begitu juga saudaranya Ali bin Abi Thalib berada dalam pengasuhan Nabi Muhammad, Ja'far bin Abi Thalib menikah dengan Asma binti Umays.
Hijrah ke Habasyah[sunting | sunting sumber]
Ja'far dan istrinya kemudian ikut hijrah kedua ke negeri Habasyah (Ethiopia) kemudian melalui dia raja negeri Habasyah, An-Najasyi yaitu Ashhamad bin Al-Abjar masuk Islamsetelah menerima surat dari Nabi Muhammad yang dikirim melalui Amr bin Ummayyah Adh-Dhamary.
Ja'far bin Abi Thalib kembali pulang dari Habasyah sewaktu penaklukan Khaibar dan ikut menuju Khaibar bersama dengan Abu Musa Al-Asyary. Pada tahun 629, Ja'far bin Abi Thalib ikut perang Mu'tah dan gugur. Selain dia ikut gugur antara lain Zaid bin Haritsah dan Abdullah bin Rawahah. Peperangan itu merupakan peperangan pertama umat islam dengan pasukan Romawi.

kelas 5 paralel berkomitmen selain berteladan utama pada Rasulullah Muhammad SAW. juga tidak menutup mata pada para sahabat. 

Saipa saja di kelas 5C Jaafar bin Abi Thalib? berikut mereka generasi milenial sang pembangun peradaban era demografi nanti. Generasi emas hadir di kelas 5C Jaafar bin Abi Thalib.
Wali Kelas : Efri Deplin, S.Si.
Pendamping Kelas : Esty Elsawati, S.Pd.

Ketua Kelas : Arya
Wakil             : Rasya
Bendum        : Naila
Sekretaris     : Kirei

Sie. Keamanan        : Hafidz
Sie. Kebersihan       : Dhiya
Sie. Ketertiban        : Lutfi
Sie. Keindahan        : Zila
Sie. Kekeluargaan : Rafi
Sie. Kerindangan    : Haikal
Sie. Kesehatan         : Nabilla





























Oh iya jangan kaget ya kalau ketua kelas kita mirip dengan salah satu orang penting di JSIT Pusat. Ustad Sukro Muhab hee 
Baarakallahu fikum



Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng

Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini. Benar saja kami dari tadi s...