Wednesday, 29 July 2020

Puasa Arafah


Puasa Arafah

Puasa Arafah adalah puasa pada Hari Arafah, yaitu hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tidak pergi haji, sebagaimana terdapat dalam riwayat dari Rasulullah SAW tentang puasa Arafah:

“Dari Abu Qatadah Al-Anshariy (ia berkata),” Sesungguhnya Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah di tanya tentang (keutamaan) puasa pada hari Arafah?” Maka dia menjawab, “ Menghapuskan (kesalahan) tahun yang lalu dan yang sesudahnya.” (HR. Muslim no.1162 dalam hadits yang panjang)”

Di dalam hadits yang mulia ini terdapat dalil dan hujjah yang sangat kuat tentang waktu puasa Arafah, yaitu pada hari Arafah ketika manusia wuquf di Arafah. Karena puasa Arafah ini terkait dengan waktu dan tempat. Bukan dengan waktu saja seperti umumnya puasa-puasa yang lain. Oleh karena puasa Arafah itu terkait dengan tempat, sedangkan Arafah hanya ada di satu tempat yaitu di Saudi Arabia di dekat kota Makkah bukan di Indonesia atau di negeri-negeri yang lainnya, maka waktu puasa Arafah adalah ketika kaum muslimin wuquf di Arafah.
(Wikipedia)

Jadi intinya adalah puasa Arafah dilakukan kaum muslimin yang tidak berhaji pada tahun itu pada saat orang-orang atau kaum muslimin yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah dalam rangkaian Ibadah Haji.

Keutamaan Puasa Arafah

Sungguh besar syafaat dari Allah Subhanahu wa ta'ala pada Hari Arafah. Kemudian orang yang melaksanakan Puasa Arafah insya Allah diampuni dosanya, seperti dijelaskan dalam hadis yang diriwayakan Abu Qotadah, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya: "Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim Nomor 1162)

Niat Puasa Arafah

Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Latin: Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya : Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala.

Puasa Arafah bulan ini sesuai hasil sidang Isbat Kementerian Agama jatuh pada tanggal 30 Juli 2020. 


Thursday, 9 July 2020

Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng


Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini.

Benar saja kami dari tadi sudah siap untuk trip hari ini. Kemana kita? benar kita akan ke air terjun. Tujuan trip kita hari ini adalah air terjun Curug Cay, Curug Cay Pengantin. Entahlah apa maksudnya namanay kok ada pengantin-pengantinnya hehe.


Pukul 08.00 wib kita sudah siap berangkat. Semua amunisi dan perlengkapan juga sudah masuk ke dalam mobil. Ada 6 buah mobil dan beberapa sepeda motor yang memuat sekitar 40an orang dari satu komplek. Waw.. Iya Alhamdulillah kita satu komplek nih trip bareng guys.

Dari Kota menuju lokasi sekitar 45 menit namun apa daya, jreng jreng. Sampai di lokasi Curug Cay Pengantin kami tidak menemukan kecocokan dengan tempat haha. Akhirnya kami berpindah ke Curug Cay. Putar mobil kita guys.

Sampai di Curug Cay kami masuk sekitar 30 meter kedalam lokasi. Kami menemukan sebuah air terjun berukuran sedang dan tentu ini sangat tidak cocok dengan jumlah kita. Jangan-jangan ini juga tidak cocok untuk lokasi trip. Tapi tidak jauh dari sana ada tulisan 50 meter menuju lokasi Air Terjun dan gas poll kita menuju kesana. Jalan kaki sambil bawa beban melewati jalan setapak di pinggir tebing guys. Sampai kesana kita melewati jalanan turuanan dan oh my god. Luar biasa guys.. Air terjunnya sedikit lebih besar dari yang di atas barusan.

Positif, kita bakal pindah ke tempat lainnya guys. Waduh ini lokasi recommended jika trip untuk keluarga kecil, tapi kurang cocok dong untuk rakyat sekampung ini nih hahaha. Tidak sampai 5 menit di sana kita semuanya putar balik lagi. Paling menyedihkan itu anak-anak yang sudah pada siap tempur ke dalam air. Tapi kudu disemangati terus dan kita menuju lokasi di Desa Lubuk Sini tepatnya. Trip sesungguhnya baru akan segera dimulai.

Menuju Desa Lubuk Sini

Enam buah mobil dan empat buah motor trip ke Desa Lubuk Sini. Pernah dengar namanya? Pernah karena daerah ini berada tepat di arah menuju jalan lintas Bengkulu-Kepahiang tepatnya sebelum desa Taba Penanjung sebelum mendaki puncak.

Awalnya saya yakin ini trip bakal jauh. Saya beneran lupa untuk usul ide agar kita bisa putar balik ke Seluma Menuju Desa Napal Jungur, Klik Di Sini Keseruan Air Terjun Napal Jungur. Iya karena saya yakin pasti di Lubuk Sini bakal seru juga ya. Kalau tadi perjalanan sekitar 45 menit, Kali ini dengan modal Goggle Map waktu tempuh tercatat sekitar 55 menit.

Benar saja, setidaknya kami satu mobil dan dua mobil lainnya yang memuat para bocah-bocah ini harus terhenti lantaran kehilangan jejak. Usut punya usut lokasi trip masih jauh sekali. Setelah bertanya dengan warga sekitar akhirnya kami terus melaju menuju lokasi.

Dalam perjalanan tidak ada kendala yang signifikan sehingga kami sampai di persimpangan Desa Lubuk Sini. Dari sini kita berbelok kiri menuju lokasi yang berdekatan dengan Bukit Kandis. Terbayang kan jauhnya masuk ke dalam. Bagi kalian yang sudah pernah menuju Bukit Kandis yakin bisa kebayang suasana perjalanan to the jungle.

Kami melewati jalan yang cukup sempit dari jalan kota. Terkadang bertemu sebuah perkampungan penduduk yang sangat asri dan perkebunan kelapa sawit. Selebihnya adakah hutan yang menampung semua keseimbangan ekosistem di alam bebas. Iya saya sangat yakin kalau di dalam hutan ini masih banyak hewan liar.

Beberapa kali kami melewati sebuah sungai. Fikiran saya sudah sampai saja karena kok sudah lama berjalan belum juga tiba ya. Ternyata kita sudah melewati Bukit Kandis haha. Kali ini kita melewati Medan yang cukup terjal dan mendaki dengan santai saja merangkak dengan roda empat. Di beberapa titik kami mendapati jalanan yang rusak dan bisa dibilang parah. Lobang besar di tengah jalanan dengan bebatuan koral yang bertebaran. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika dalam kondisi hujan.

Tiba di Desa Penembang

Desa Penembang cukup asri. Sawah di samping rumah Pak Tamrin membuktikan bahwa penduduk desa ini tercukupi kebutuhan hidupnya. Ikan-ikan yang berkejaran di sela rumpun padi itu menambahkan nuansa takjub setiap memandangnya.  Beberapa mobil sudah terparkir di pinggir jalan di seberang jembatan depan rumah Pak Tamrin. Kami sengaja parkir di sana. Karena Cuup Psuk ternyata belum menyediakan eral parkir memadai. Kata Pak Tamrin lagi dulu kalau sedang ramai, banyak mobil terparkir hingga ke atas. Iya di sepanjang jalanan satu-satunya ini.

Kami kemudian masuk ke lokasi yang berada di arah Barat. Melewati jalan setapak yang menyusuri aliran Air Terjun. Tak lama setelah itu kami tiba di pemberhentian karena harus bayar uang masuk guys. Wah dipungut sejumlah biaya nih guys. Wajarlah lah ya, uang ini tentu untuk menjaga kebersihan dan meningkatkan fasilitas di sekitar Air Terjun. Dipungut Rp 3.000.00 per orang dewasa, iya Anak-anak tidak dikenakan biaya. Kami akhirnya masuk ke lokasi yang di sana sudah tertumpah ruah pengunjung. Baik yang berada di daratan maupun yang sudah di dalam Air.

Fasilitas dan Fisik Air Terjun Cuup Psuk

Kami memutar pemandangan mencari lokasi yang tepat untuk sekedar duduk dan meletakkan barang-barang. Pilihan jatuh di sebelah kamar ganti darurat di pinggir aliran sungai. Lebih tepatnya box dengan dinding dari spanduk bekas hee. Anggota kami yang lainnya di sebelahnya lagi. Lokasi ini dicapai setelah melewati sebuah jembatan kecil saat masuk lokasi tadi. Setidaknya ada dua jembatan yang bisa dilewati.

Saya berharap di sini sudah menyediakan saung-saung atau pondok untuk pengunjung. Namun tak ada satupun yang bisa digunakan. Puingnya pun tidak tampak. Saya berfikir Air Terjun ini masih sangat baru dimanfaatkan sebagai lokasi wisata strategis. Termasuk kamar ganti yang cuma satu-satunya ini masih terlihat sangat darurat. Namun cukup sebagai tempat untuk mengganti pakaian.

Kami semua sepakat jika kami akan makan siang terlebih dahulu. Menu makan siang sudah terhidang dan kami semua makan dengan lahap. Mengapa tidak karena perjalanan sudah sangat melelahkan setelah beberapa kali ganti tempat untuk trip Air Terjun ini. Dan pilihan ini jatuh di Cuup Psuk yang memesona.

Bagian Atas Air Terjun

Selepas makan siang, saya langsung memperhatikan dengan seksama lokasi air terjun. Dari sekitar saya melihat bagian atas ada beberapa pengunjung yang ke sana. Akhirnya saya juga memberanikan diri menuju ke atas dengan menapaki jalan setapak di dalam kebun sawit. Jalannya cukup terjal guys, curam dan menantang bisa dibilang hampir 80 derajad kemiringan. Ternyata pada saat di atas ada akses jalan yang bagus dan dapat dilalui sepeda motor. Menyusuri jalan ini akhirnya saya tiba juga di bagian atas Air Terjun. Suara air yang bising membuat volume suara saya harus lebih kencang saat berbicara.

Sangat menakjubkan, sumber air ini berasal dari hulu sungai diantaranya dari perkebunan Durian kabaranya begitu hee. Luasnya kawasan air di bagian atas ini dapat dimanfaatkan juga sebagai tempat untuk bermain air atau berendam sepuasnya. Selain itu juga ada satu tingkat lagi air yang terbendung di atasnya lagi. Di bagian atas ini tidak ada bebatuan besar melainkan hamparan air seperti air sungai.

Bagian Bawah Air Terjun

Setelah puas bermain air terjun di bagian atas, saya kemudian turun menyusuri jalan setapak yang saya lewati tadi. Saya shalat dhuhur dan sejenak bikin video untuk mendokumentasikan lokasi. Menakjubkan guys.. selayaknya setiap air terjun, trip air terjun Cuup Psuk ini memberikan nuansa berbeda.

Titik jatuhnya air ada sekitar 3 titik. Dimana titik terbesar ada di bagian tengah, dua lainnya ada di bagian pinggir. Sayangnya di bagian pinggir ini tidak dapat kita akses dengan bebas karena batu cadas dan berlumut yang licin serta tertutup bebatuan besar.

Satu-satunya titik lokasi air terjun yang dapat dijadikan arena bermain air dan berenang adalah yang di bagian tengah. Di bagian tengah ini masih menyimpan batu-batu besar. Ada berbagai bentuk batu yang terhampar di dalamnya. Ada yang mirip lantai, bahkan ada yang masih berdiri kokoh. Namun airnya dalam dan sedikit lebih luas.

Waspada ya.. Guys

Karena banyaknya batu-batu besar di tempat jatuhnya air, perlu diwaspadai adalah:

1. Batu besar yang licin
Batu ini licin karena karang dilalui pengunjung, jadi kita mesti hati-hati saat bermain. Jangan sampai kita tergelincir karena licinnya batu.

2. Batu berhimpitan
Batu-batu ini ada juga yang berhimpitan di dalam air. Jadi bisa saja kita terpijak di bagian sela antar batu. Ini akan memberikan sensasi tenggelam karena ukuran air akan bertambah dalam saat kita tidak sengaja memijak titik ini. Akibat yang lebih parah adalah, jangan sampai kaki kita terjepit. Nauzubillah, kudu hati-hati ya.

3. Lokasi Air Terjun
Air terjun Cuup Psuk berada di tengah hutan dan di pinggir kebun. Saat kami kesini kemarin setidaknya ditemukan ada 2 ekor ular. Ini sangat perlu dihindari dan waspada setiap saat.

4. Banjir
Cukup dihindari ya, ingat banjir di hulu harus kita perhatikan. jangan sampai debit air bertambah kita tidak menyadarinya. Alhamdulillah kemarin cukup aman. BANJIR tidak datang dari hujan di lokasi saja ya, bisa juga disebabkan oleh hujan di hulu.

Kami mau izin pulang dulu ya, capek juga ya hampir seharian disini hee. Saat pulang ada saja yang mabuk hehe akhirnya kami berhenti di perjalanan sambil beristirahat sejenak. Rame Guys, enam mobil dan empat motor lho guys. Udah macam sekampung aja, se RT nih haha.

Catatan Kecil

Guys.. untuk kita ketahui semuanya ya, ini Cuup Psuk sudah beroperasi sejak tiga tahun yang lalu. Lokasi ini kerap ramai dikunjungi saat lebaran id Fitri tiba. Banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Bengkulu. Dari penjelasan anak-anak muda disini Niko, Endang, Yosep, dulu lokasi Air Terjun Cuup Psuk Desa Penembang Kecamatan Merigi Kelindang ramai dikunjungi wisatawan.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh Bu Nida yang menampung Uang Masuk tadi. "Cuup Psuk dulu ramai dikunjungi pada saat liburan lebaran". Kami masuk kesini membayar sekian gunanya untuk merawat kawasan wisata dll.

Lokasi yang nampak seadanya ini sebenarnya dulu sudah tertata rapi dengan baik. Saung-saung sudah berdiri di beberapa tempat. Setidaknya fasilitas umum sudah dibangun oleh warga sekitar. Menurut Pak Tamrin yang halaman rumahnya kami jadikan tempat parkir kemarin, "Dulu sebenarya sudah kami bangun saung untuk tempat berteduhnya pengunjung".

Lalu mengapa saat ini kondisinya menjadi minim fasilitas? Jawabnya adalah karena peristiwa banjir besar di bulan April tahun 2019 yang lalu. Dianna saat itu, banjir juga melanda daerah setempat khususnya di bagian dekat aliran sungai dan banjir juga memutus jalan utama dan satu-satunya akses menuju desa Penembang.

Banjir besar ini mengakibatkan semua fasilitas umum yang sudah dibuat oleh warga menjadi rusak bahkan hilang dibawa arus banjir. "Kami lihat tiangnya ada yang tersangkut disana" Kata Pak Tamrin sambil menunjukkan ke arah seberang sawah di samping rumahnya.

Nah Guys ayo kita bangkitkan kembali wisata yang luar biasa ini untuk mengangkat nama baik dan kesejahteraan warga setempat khususnya dan Bengkulu pada umumnya. Ayo Guys luangkanll waktumu dan segera kesana ikuti juga protokoler kesehatan yang ada. Semoga wisata Air Terjun Cuup Psuk kedepan lebih baik lagi dengan adanya fasilitas umum dan juga tempat ibadah agar pengunjung lebih tertarik dengan segala yang disuguhkan.

Salam

Dibuang sayang








Sunday, 28 June 2020

Wisata Keluarga Guys Gerga PAL 7

Hallo sahabat kali ini Guys Gerga kembali menyapa kita semua. Trip yang paling ditunggu-tunggu adalah dimana saat rencana pekan ini kita mulai dengan jelajah wisata keluarga kebun jeruk Gerga.

Nah jika wisata pekan kemarin ada Keluarga Ust Dr. Dani Hamdani, M.Pd. dan Ibu Sefty Yuslinah beserta YouTubeber Kak Ihsan, kali ini kita akan bersantai-santai dengan 7 keluarga untuk berwisata Jeruk Gerga.
Kebun Jeruk Gerga ini berada di desa Pal 7 Bermani Ulu Raya, Rejang Lebong. Sejak Syawal tahun 1441 hijriah ini buah yang ada di pepohonan masih terlihat ranum dan memikat guys. Itulah sebabnya permintaan masih banyak di lapangan.

Kaya Vitamin C


Semuanya tentu sudah tahu kan bahwa jeruk kaya akan vitamin C. Vitamin C yang kaya di dalam jeruk Gerga sangat membantu membuat imunitas tubuh menjadi lebih baik.


Selain kandungan vitamin C yang tinggi, kadar glukosa dalam buah-buahan ini juga sangat terasa pada saat kulit buah dibuka pertama kali. Ada sebagian orang-orang tahu mana jeruk yang manis dan mana yang agak asam lho. Kok bisa?

Penangkal Korona

Wisata Jeruk Gerga juga sangat menyenangkan karena selain kita dapat memetik langsung di pohonnya, jeruk Gerga kaya vitamin C juga bisa sebagai penangkal Korona.

Nah selain itu juga, karena wabah Covid-19 masih terus berlanjut, apa salahnya jika kita mewaspadai agar tidak terjangkit dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh.

Flu atau batuk filek biasa tidak perlu menggunakan obat-obatan kimiawi, namun penanganan pertama dengan konsumsi buah-buahan segar sangat dianjurkan. Diantaranya adalah buah jeruk Gerga.

Trip Dimulai

Wisata Jeruk Gerga berada di dataran tinggi Curup guys, pastinya persiapan ke sana juga harus fiks dan akurat. Tentunya kita menggunakan kendaraan roda empat guys. Jangan lupa pastikan semua perlengkapan kendaraan mesin dan onderdil oke. Kita ketemu di satu titik agar mudah berkoordinasi.


Berangkat pukul 07.00 wib kita sampai di lokasi sekitar pukul 09.45 wib. Sengaja mobil diparkirkan agak jauh sekitar 100 meter dari lokasi karena kita akan merasakan sensasi berjalan kaki untuk mencapai kebun dengan jalan mendaki dan menurun. Pokoknya seru deh.


Sampai di lokasi kita istirahat sejenak dan langsung tempur berkeliling kebun. Bebas berkeliling dan memetik buah jeruk Gerga di pohonnya.


Ingat ya bagaimana cara memetik Jeruk Gerga?
Pegang buahnya, patahkan ke kanan patahkan ke kiri dan tarik agar kulit buah tidak terkelupas. Jika kulit buah sobek akan lebih mudah busuk. Jadi usahakan lebih hati-hati ya.

Pulang Membawa Jeruk 

Setelah makan siang kita semua masih berlanjut keliling kebun dan tak terasa hari sudah semakin meninggi. Siap-siap pulang kita guys. Wisata Jeruk Gerga nya bisa dilanjutkan pekan depan guys.


Nah lebih serunya adalah, bebas memetik dan semuanya boleh dibawa pulang tapi ditimbang dulu ya. Harganya cukup terjangkau, di kebun langsung lho beda dengan harga di pasar.

yuk ah ke sini, perginya bareng biar seru-seruan. Info lebih lanjut hubungi wa.me/62895326418115 ditunggu ya.

Salam Guys Gerga PAL VII.

Thursday, 25 June 2020

Guys Gerga Jeruk Gerga Manis Asam Segar

Guys Gerga Jeruk Gerga Manis Asam Segar Tiada Duanya


Pagi pagi kami sudah berada di kawasan perkebunan keluarga. Iya saya ingat sekali saat pertama kali mertuaku menyampaikan maksud agar kami juga memiliki kebun di dataran tinggi Curup. 

Sambil menata hidup, mengais rezeki dari berbagai pintu akhirnya kami mengiyakan ajakan Bapak Mertua. Kami tidak punya modal sedikitpun, tapi setiap masalah pasti punya solusi. Akhirnya kami diberikan pinjaman dari Emak sebesar 5 juta rupiah untuk biaya penanaman bibit dan sebagainya. 

Setelah ditanam bibit jeruk Gerga tidak bisa dibiarkan begitu saja. Ada tindakan pemeliharaan yang patut untuk diperjuangkan guys. Pemupukan batang, pemangkasan cabang yang tidak penting. Bahkan hingga sampai pada peremajaan batang, apa itu.. ya dimanjakan guys, dikasih pupuk biar cepat besar. 

Semua tahapan di atas memerlukan modal dan sumber dana. Lagi-lagi kami harus memutar otak agar tidak berhenti di tengah jalan. Lebih serunya lagi, sambil berkebun saya sedang aktif di Pasca Sarjana Magister Teknologi Pendidikan UNIB wah lengkap sudah perjuangan.. hahaha

Buah Pertama

Umur 2 tahun dia mulai berbuah, buah pertama ini membuat kami kewalahan karena sebaiknya buah harus dibuang. Kalau tidak dibuang buah akan terus berkembang dan membesar. Maaf guy itu buah memenuhi batang sedangkan batangnya masih belum kuat untuk menopang beban. 

Tapi, buah ini sebagian tetap dibesarkan. Buah Pertama ini sangat memikat hati guys. Ranum dan memukau. Tak sabar menunggu untuk saatnya memetik Jeruk Gerga. Benar, akhirnya buah pertama bisa dipetik dan buahpun berlanjut dengan putik-putik yang membuat mata berbinar.

Panen dan Berjualan Jeruk Gerga

Alhamdulillah sampai saat ini tidak menyangka saya dapat menjalankan profesi sebagai penjual jeruk juga hahaha. Jadi selama pandemi saya sering juga jualan disela-sela daring siswa saya. Iya untuk menunjang ekonomi keluarga dalam rangka ketahanan pangan. 

Rasa dari Jeruk Gerga ini bisa dikatakan kombinasi Manis Asam sehingga menciptakan sensasi segar yang tidak dimiliki oleh jeruk-jeruk yang lain pada umumnya. Ukuran buahnya pun bervariasi, dari 3-4 buah satu kg, hingga 6-7 buah satu kg. 


Kini jika kalian ingin melihat kebun dan berwisata bisa hubungi 0895326418115. Tentunya bisa petik sendiri dan sensasi mengarungi keliling kebun untuk menyegarkan diri dari kepenatan kota. Ikuti protokoler kesehatan yang ada ya. Jeruk Gerga PAL VII juga banyak mengandung vitamin C dan jangan lupa bahagia agar imunitas tetap prima.

Monday, 27 April 2020

Langkah-langkah Menulis Cerpen


Langkah-langkah Menulis Cerpen 

Menulis merupakan aktifitas yang sering dilakukan siswa. Setiap hari siswa di sekolah melakukan kegiatan menulis, entah itu menulis di buku ataupun di papan tulis. Baik itu menuliskan tugas di sekolah atau benar-benar belajar menulis cerpen.

Namun dalam kesempatan yang terbatas sejak diberlakukan pembelajaran jarak jauh siswa memiliki keterbatasan untuk melakukan kegiatan menulis. Padahal menulis merupakan kebutuhan pokok dalam mengikat ilmu.

Nah, apa saja langkah-langkah untuk produktif menulis cerpen dari rumah selama proses pembelajaran jarak jauh berlangsung. Berikut langkah-langkah untuk produktif menulis cerpen yang dapat dilakukan di rumah selama dimasa pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga: Karya dan Penghargaan Efri Deplin di bidang Literasi

1. Menentukan Tema

Tema merupakan hal utama yang harus ditentukan terlebih dahulu. Tema adalah gagasan pokok atas ide utama. Tema bisa ditentukan misalnya tentang Sekolah, Sahabat, Hobi dll.

2. Menentukan Jenis Cerpen

Cerpen apa yang ingin ditulis? Cerpen jenaka, drama, misteri, religi, horor atau drama komedi? jika jenis cerpen religi yang akan ditulis maka fokuskan pada cerpen religi saja.

Alur pada cerpen juga ditentukan disini, ada 3 alur dalam membuat cerpen. Maju, Mundur dan Campuran.
Alur maju bercerita dari awal hingga akhir. Alur mundur bercerita dari akhir menuju awal. Alur campuran bercerita acak antara bercerita dari awal ke depan dan dari akhir menuju awal cerita.

3. Menentukan Segmen

Segemen sangat penting untuk ditentukan. Apakah cerpen ini untuk anak-anak, renaja atau dewasa. Menulis cerpen buat anak-anak jelas tidak sama dengan menulis cerpen untuk remaja, apalagi untuk dewasa. Nah siswa SD cenderung biasanya menulis cerpen untuk anak-anak usia mereka dan segmen remaja.

4. Menentukan Tokoh dan Sifat Tokoh

Menentukan tokoh dalam sebuah cerpen sangat penting. Kita harus menentukan tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama nanti akan mendominasi di dalam cerpen dan akan dibantu perannya oleh tokoh pembantu lainnya.

Sifat Tokoh juga demikian harus diperhatikan. Apakah protagonis atau baik atau antagonis atau jahat. Kedua sifat ini penting dimunculkan untuk membuat adegan konflik yang akan dimuat di dalam cerpen.

5. Menentukan Konflik

Konflik disebut juga dengan masalah. Dalam sebuah cerpen harus mencantumkan sebuah masalah. Ingat cerpen hanya memiliki satu masalah pokok saja dan jangan bertele-tele untuk disampaikan. Dari konflik yang dibuat dimasukkan juga pesan-pesan atau nilai-nilai yang dapat diambil dalam sebuah konflik. Misalnya adalah konflik antara dua sahabat yang berselisih paham dan lain sebagainya.

6. Menentukan Ending

Menentukan Ending sebuah cerpen sangatlah penting. Cerpen yang ditulis harus memuat penyelesaian dari konflik atau masalah yang timbul di dalam cerpen. Akhir yang menyedihkan dan membuat baper, atau ending bahagia dan membuat tersenyum.

7. Menentukan Judul

Judul cerpen dibuat minimal 2-5 kata. Judul cerpen sangat penting dibuat sebagai identitas. Judul yang baik menggambarkan isi cerpen yang dibuat. Mengkombinasikan kata sifat dan kata benda juga menjadi startegi dalam menentukan judul cerpen. Contoh misalnya kata benda "Jendela" kata sifat "Baik" maka judul yang dapat dituliskan adalah "Jendela Kebaikan" dimana cerpen tersebut berisikan tentang kesempatan berbuat baik kepada teman dan sekeliling kita.

Baca Juga: Buku Lima Jendela Karya Terbaik siswa SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu

Nah inilah langkah-langkah dalam menulis cerpen. langkah-langkah di atas tidak mutlak harus dilakukan secara berurutan. Namun semuanya harus terpenuhi untuk menunjukkan cerpen yang kita buat menjadi utuh dan enak dibaca.

Selamat mencoba.

Friday, 24 April 2020

Tiga Pekan Masa Pendemi Covid-19 Pasien Thalasemia di Rumah Sakit


Momentum ini mengingatkan saya pada 6 tahun silam. Saat pertama kali bersahur ria di rumah berlantai dua di jalan Pramuka tepat di depan toko buku terkenal itu di Matraman Jakarta. Iya, sempat sebelumnya bolak balik ke Salemba melewati jembatan layang naik motor tidak pakai helm (jangan ditiru) di bawah hujan rintik bersama rekan yang luar biasa. Sampai akhirnya saya harus turun naik dari lantai 6 poli anak ke lantai 4 dimana disana berkumpul manusia sejagad tanah air. Ampun, hari Jumat itu saya shalat dhuhur karena antrean panjang di sana dan tidak ada waktu lagi untuk hari selanjutnya, sabtu tidak buka guys poliklinik tutup. Kami akhirnya menginap di IGD RSCM malam itu juga.
_____________________________________________
Sungguh menantang saat pertama kali kami harus berhadapan dengan pilihan. Iya harus ke rumah sakit dengan berbagai pertimbangan. Secara saat ini menghadapi pandemi bukan hal biasa dan juga tidak bisa diajak bermain-main. Pertama kali sebelum kami putuskan untuk hadir ke RSUD M.Yunus, saya khususnya konsultasi berulang-ulang dengan seorang dokter spesialis penyakit dalam mengenai solusi apa yang harus kami ambil. Jawaban beliau cuma satu, datang ke rumah sakit dan budaya hidup sehat. Pakai masker, selalu mencuci tangan, membawa hand sanitizer, jaga jarak dan pulangnya nanti mandi dengan bersih. Terima kasih atas semangatnya Dok.

Baru saya legah dan memantapkan diri mengenakan kijang merah sambil berdzikir sepanjang perjalanan.

Pekan Pertama
Langkah-langkah yang diambil

1. Chek Hb atau Hemoglobin di laboratorium luar rumah sakit

Rutinitas anak-anak kami sudah kami hafal di luar kepala, walau terkadang ada juga yang lupa sesekali sih, biasa faktor umur dan pekerjaan juga kali ya. Nah karena sudah jadwalnya nge-charge dan untuk meminimalisir kontak rumah sakit akhirnya kami memutuskan untuk chek Hb di laboratorium luar. Sampel sudah diambil betapa tercengang nya kami melihat hasilnya diatas 10 mg/L. What pingin tanya lanjut, iya saya tanyakan lanjut ke petugasnya bukan untuk komplain brutal tapi, coba lihat sekali lagi. Mereka meyakinkan hasilnya benar. Oke fine.

Akhirnya besok kami masuk ke RSUD M.Yunus dan chek Hb ulang, hasilnya ada di angka 8. Bagaimana bisa selisih 2 angka guys? Ya ampun bagaimana jika kemarin kami tunda sepekan apalah jadinya ya?

Horor Berita Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Pada saat waktu bersamaan di Bengkulu sedang tranding topik sebuah kabar yang terkena Covid-19 meninggal dunia. Meninggal nya di rumah sakit ini. Iya di tempat kami sekarang berada. Pada saat bersamaan juga, lokasi laboratorium Rumah Sakit sedang diramaikan oleh sekelompok dengan pakaian khas bolak-balik ke laboratorium.

Awalnya kami tidak ngeh sama sekali, innalilahi setelah tahu bahwa mereka sedang chek darah juga karena dikabarkan ada kontak dengan pasien yang meninggal, terkejutlah sekampung mendadak auto kaget dan segerah menyingkirkan diri secepat mungkin dari sana. Bukankah ada rapid-test. Wallahualam saking horornya.

2. Pendaftaran Pasien Dipermudah

Sebelumnya kami sudah mendaftar di bagian utama pendaftaran. Baik daftar pasein maupun daftar BPJS. Pada saat ini lebih dimudahkan dengan cukup membawa surat rujukan berkala tanpa finger pasien. Biasanya finger ini memakan waktu yang cukup lama karena antrean panjang dengan pasien lainnya juga mencocokkan jari pasien dengan alat finger.

Syukurlah Alhamdulillah ada baiknya mulai saat ini tidak pakai ribet dan bisa langsung ke poli setelah menyerahkan surat rujukan kepada petugas BPJS.

Baru setelah itu kami ke Poliklinik anak yang menangani anak-anak berobat pada hari itu dan khususnya Thalasemia.

Surat pengantar chek Hb di laboratorium Rumah Sakit didapat kami langsung cus ke TKP.

barulah kejadian horor tadi terjadi, menegangkan sekali guys.. Alhamdulillah kami masih sehat sampai saat ini hingga nantinya Aamiin Aamiin Aamiin ya Rabbal Alamiin.

3. Mengambil Alat Tranfusi Set di Depot Farmasi Tali dari Pintu Belakang

Tidak seperti biasanya ke depot farmasi kali ini. Karena untuk mengambil alat tranfusi set yang telah diresepkan berdasarkan hasil chek laboratorium dan analisa dokter, keluarga pasien membawa secarik kertas resep ke depot farmasi. Biasanya duduk di ruang ber-AC di sana dengan penuh sesak karena banyaknya pasien yang antre. Namun kali ini pintu tertutup rapat dan kita bakal pindah ke belakang. Sebenarnya tidak tepat juga dibilang belakang karena masih dalam gedung dan depot farmasi terletak di tengah gedung.

Hanya saja penerimaan dan pemberian resep melalui jendela yang dibatasi dengan plastik bening. Agar aman guys.. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sukses. Resep pasien Thalasemia lebih cepat dipanggil karena termasuk pasien khusus disini.

4. Menuju Bank Darah BDRS M.Yunus

Dengan membawa sampel untuk crosmatching dengan darah pendonor serta kertas pengantar dari poliklinik anak tadi, urusan administrasi hampir selesai guys. Dan kita tidak bisa langsung masuk guys, karena sudah kesiangan dan hari semakin meninggi pukul 10.00 wib ruangan thalasemia tidak menerima pasien. Jadinya hari ini kami hanya daftar saja.

Negosiasi alotpun tidak bisa, ruangan tidak bisa lebih dari 6 pasien karena tempat tidur hanya ada 6 dan budaya sosial distancing and fisical distancing. Mengurangi kerumunan masa dan jaga jarak antar sesama. Oke fine dan clear besok jadwal kita guys.

Horor Kembali Meneror

Telepon seluler berdering lama, tidak diangkat kemudian telepon berbunyi lagi, kali ketiga diangkat dan
"Cepetan, jenazahnya mau dibawa ke Kamboja"
"Innalilahi.." Sahutku kaget dan langsung lari menuju mobil untuk segerah beranjak pergi dari sini.

Jenazah yang dikabarkan meninggal barusan tadi akan disemayamkan terlebih dahulu di kamar mayat. Sekitar 200 meter dari Bank Darah dan jalur lewatnya juga melewati sisi samping Bank Darah.

Sambil istighfar saya langsung started mobil dan pergi keluar dari rumah sakit. Alhamdulillah

Siang berganti sore, sorepun berganti malam, pagi tiba kami kembali ke rumah sakit dan dengan menyiapkan mental terlebih dahulu tentunya. Tranfusi pun berjalan lancar selama satu hari. Cukup satu hari ini ya.

Pekan Kedua
Mengambil Obat-obatan Berkala

Sistem mengambil obat di Rumah Sakit yang menangani thalasemia di Bengkulu tidak dapat dilakukan sekaligus dengan proses tranfusi. Keluarga pasien harus melakukan proses pendaftaran seperti layaknya masuk rumah sakit seperti biasanya. Namun tujuan di poli dibuat untuk mengambil obat.

Kali ini juga mendapat keringanan dengan tidak adanya finger dari pasien bersangkutan. Kalau biasanya harus finger, anak-anak masih susah membagi waktu ketika mereka sekolah. Namun kali ini juga sedang tidak ada proses belajar di sekolah tapi digantikan dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Jadi mengambil obat-obatan bisa saya lakukan sendiri.

Pekan Ketiga

Berjarak sekitar 21-28 hari dari tranfusi maka Abdullah Tsamara kembali ke rumah sakit untuk tranfusi. Iya kembali mengulangi prosedur dan tahapan yang telah ditentukan.

Baik akan kami ulas kembali satu-satu ya.

1. Daftar pasien dan daftar BPJS

Seperti biasanya pasien harus tiba lebih pagi dan daftar di lobi pendaftaran dan lobi BPJS. Menunggu beberapa lama sesuai dengan nomor antrean panggilan. Sabar ya guys..
Setelah terdaftar kita akan diarahkan ke poliklinik yang dituju, dalam hal ini pasien thalasemia ada dua poli yang dituju, poli anak atau poli penyakit dalam. Poli penyakit dalam jika pasien sudah termasuk pasien dewasa. Namun tindakan medisnya tetap dilakukan di ruang khusus thalasemia.

2. Menunggu panggilan di poliklinik 

Pasien menunggu panggilan di poliklinik anak berdasarkan pemanggilan dari status yang masuk. Jadi lebih awal datang lebih awal juga dipanggil. Namun di massa pandemi ini kami rasakan pasien yang datang ke rumah sakit sangat sedikit tidak seperti biasanya. Termasuk di poli anak ini. 

Setelah petugas poli memanggil pasien akan dilihat kondisi berat badan, umur, pemeriksaan umum lainnya. Baru setelah itu diberikan surat pengantar ke laboratorium untuk melakukan pengambilan sampel chek Hemoglobin.

3. Pemeriksaan kadar hemoglobin di laboratorium rumah sakit

Pasien diambil sampel darah untuk diperiksa kadar hemoglobin, membutuhkan beberapa waktu sehingga harus lebih cermat dan sabar menunggu. Kita bisa bertanya apakah sudah selesai atau belum kepada petugas melalui celah jendela kaca dan dilapisi plastik bening ini. Atau menunggu santuy sampai nama pasien dipanggil hee.

Selesai hasil hemoglobin keluar, pasien kembali menuju poli untuk dihitung kebutuhan darahnya.


4. Menunggu hasil penghitungan jumlah CC darah yang akan ditransfusikan

Penghitungan kebutuhan darah berdasarkan rumus. Ada dua patokan yang diambil, pertama Standar Hb 12 kedua Standar Hb 13. Rumusnya adalah:

Selisih Hb saat ini dengan standar Hb dikali 4 dikali berat badan.

Misalnya:
BB: 20
Hb lab: 9 mg/L
Hb satandar: 12

Maka hitungannya adalah
3 x 4 x 20 = 240 CC (cukup satu kantong) karena BB juga mendukung.

BB: 20
Hb lab: 9 mg/L
Hb satandar: 13

Maka hitungannya adalah
4 x 4 x 20 = 320 CC
Tidak bisa satu kantong karena satu kantong maksimal 250 CC dan tergantung juga dengan BB pasien serta umur. 
320 dapat diramu menjadi
2 x 160 CC (artinya ini adalah dua kantong)

5. Mengantre mengambil alat tranfusi set di depot farmasi rumah sakit

Selesai semuanya dihitung pasien menuju depot farmasi untuk mengambil alat tranfusi set. Cairan infus, selang infus, aboket, semacam kasa, imugard. 

Fisical distancing juga berlaku di sini walau sifatnya sementara. Justru disini lebih harus diwaspadai ya, karena semua pasien ke depot untuk ambil perlengkapan dan obat-obatan.


6. Menyerahkan sampel darah dan surat pengantar ke bank darah

Selesai semua administrasi di atas barulah kita ke Bank Darah. Ketahuilah guys dan kita mentok bisa masuk ruangan pada hari Kamis. Wah lama juga ya sekarang masih selasa haha, biasa guys.. antrean kita mah apalagi harus jaga jarak atau fisical distancing. paham ya dengan kebijakan ini.

Beberapa hal yang mengharukan ditemui

1. Pasien dilayani oleh petugas dengan APD
atau Alat Pelindung Diri khusus dipakai saat tindakan. Di setiap post jika boleh saya katakan begitu ya untuk setiap tahapan. Mulai dari pendaftaran, hingga di ruang poliklinik thalasemia. Ada yang standar lengkap ada juga yang secukupnya. Untuk upaya pencegahan lumayan mengharukan karena kata beliau MEMAKAI APD itu gerah guys..

2. Darah juga harus dipersiapkan lebih baik karena selain masa pandemi pendonor jadi terbatas ke PMI. Juga karena bulan Ramadhan kalau mau donor darah lebih aman di malam hari. Ada baiknya ikuti protokol yang sudah ditentukan nya guys.

Baca juga: Tranfusi dan Donor Darah di Bulan Ramadhan


3. Hand sanitizer juga sudah ada sejak dulu, namun himbauan sejak pandemi ini lebih digaungkan di berbagai tempat. Tujuannya agar setiap kita bisa cuci tangan kapan saja dan budaya hidup sehat ya guys.

4. Iya pengunjung rumah sakit sangat sedikit, beda dengan hari-hari biasanya yang sangat ramai.


Terima kasih para pahlawan garda terdepan dalam melawan dan menghadapi pandemi Covid-19 juga pahlawan-pahlawan di sana dimana saja berada struktur pemerintahan, akademisi, birokrasi, organisasi, personal, dan lain sebaginya pemerhati thalasemia di seluruh dunia.

Kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan terhindar dari segala macam marabahaya yang ada, khusuk dalam ibadah Ramadhan dan pada akhirnya nanti Covid-19 musnah dari muka bumi ini Aamiin.

Wednesday, 22 April 2020

Tips Khatam Membaca Al Qur'an Berkali-kali di Bulan Ramadhan


Membaca Al Qur'an adalah ibadah yang luar biasa dahsyatnya apalagi jika dilakukan di bulan Ramadhan. Ramadhan sendiri daiat diartikan sebagai bulan Al Qur'an karena pada bulan Ramadhan diturunkannya Al-Qur'an untuk pertama kalinya.

Berikut adalah tips bagaimana cara agar kita dapat membaca Al-Qur'an dan mengkhatamkan Al-Qur'an berkali-kaki di bulan Ramadhan.

Tips Berkali-kali khatam Al-Qur'an selama Ramadhan di masa PSBB

1. Siapkan Al Quran dg ukuran cukup besar.
2. Siapkan dudukan Al Quran agar bisa terbaca saat posisi kita berdiri di tempat sholat (lihat gambar)
3. Bacalah 1 halaman di setiap rakaat.




Bagaimana cara menghitungnya?

1. Sholat rawatib 16 rakaat (mengikuti mazhab Imam Syafii)
2. Sholat tarawih 8 rakaat
3. Sholat tahajud 4 rakaat
4. Sholat witr 3 rakaat
5. Sholat dhuha 8 rakaat
6. Sholat wajib 10 rakaat

Ini berarti jumlah halaman yg sdh kita baca adalah 49 halaman. Manfaatkan waktu2 tertentu utk baca lagi 11 halaman shg genap semuanya 60 halaman. Boleh disatukan atau dipecah lagi, yg penting disiplin.

Kalau kita istiqomah dan mendapatkan hidayah, maka kita akan terbiasa tilawah sebanyak 3 juz per hari.

Ini artinya kita akan khatam setiap 10 hari, tapi kita tetap produktif mengerjakan aktivitas rutin kita. Maka pasti akan dibukakan pintu-pintu  rizki yang tidak terduga oleh Allah SWT.

Noted: lebih bagus kalau kita sudah hafal halaman yang mau dibaca.

Atau ikuti tips berikut ini:
Tips Berkali-kali khatam Al-Qur'an selama Ramadhan.

Dibaca setelah shalat wajib sesuai dengan target lembar Al Qur'an.
dikali 5 waktu shalat wajib setiap hari.

ilustrasinya adalah sebagai berikut:

1 kali Khatam
2 Lembar x 5 = 10 Lembar = 1 Juz

2 kali khatam
4 Lembar x 5 = 20 Lembar = 2 Juz

3 kali khatam
6 Lembar x 5 = 30 Lembar = 3 Juz
dst


Saya mengucapakan marhaban ya Ramadhan mohon maaf lahir dan batin semoga Allah SWT memberikan gelar Taqwa kepada kita semua Aamiin

#quantumtahfizh40
#ramadhan
#psbb
#rejekitakterduga

Dari berbagai sumber dan diedit di bagian tertentu.

Friday, 10 April 2020

Oh Guruku Tersayang Lagu JSIT INDONESIA

Oh Guruku Tersayang
Lagu JSIT INDONESIA

Begitu luasnya, kasih sayangmu
Begitu besarnya, kecintaanmu
Kepada kami semua

Janganlah kau bersedih, atau gundah, wahai guruku tercinta
Karna kami akan selalu ada, bersama…. cintamu…

Reff
Oh Guru Tersayang, maafkanlah sikap kami
Oh Guruku Tersayang, cintamu tetap abadi
Kau akan selalu ada, didalam dada kami
Kasih sayangmu…. abadi, di dalam hati ini


Wednesday, 25 March 2020

Media Belajar Jarak Jauh



Media Belajar Jarak jauh sebelum diberlakukannya oleh beberapa pakar pendidikan dalam menangani kebutuhan siswa sudah sejak akhir-akhir saya ikuti. Namun ada perbedaan yang cukup jauh antara kelas yang saya ikuti dengan kelas siswa ini. Dimana saat saya belajar tentunya saya menjadi siswa. Saya mengatakan bahwa saya adalah siswa karena benar-benar ingin belajar dari pakar dan praktisi yang memberikan materi. Konten yang didapatkan pun beragam sesuai dengan pilihan dan fashion. Karena saya guru SD tentu memilih yang berhubungan dengan kegiatan keseharian yakni dunia mengajar di jenjang Sekolah Dasar.


Siswa saya di kelas
Bikin kangen lama tak bersua

Saya cukup puas dengan belajar sistem daring atau dalam jaringan. Disini saya dituntut harus lebih disiplin dan tekun agar dapat menguasai beberapa hal baru yang harus dikuasi. Berinteraksi dengan beberapa teman satu profesi se-Indonesia dalam video conference yang telah dibina sejak berbulan-bulan lalu. Bagaimana tidak daring yang dilakukan minimal diikuti selama satu bulan bahkan lebih. Sekali lagi saya sangat senang dan merasa beruntung dapat meningkatkan kemampuan dan kreatifitas, keterampilan, berkenalan dengan banyak guru-guru hebat untuk saling berbagi. Terkahir saya dinyatakan lulus dan ditandai dengan sebuah sertifikat sebagai sebuah apresiasi.


Salah satu dari beberapa piagam 


Namun kali ini saya sebagai guru memiliki tantangan tersendiri sejak diberlakukannya kelas online karena sistem pembelajaran dari rumah menggunakan sistem jarak jauh. Saat mulai diberlakukan sistem belajar jarak jauh saya sempat menyiapkan bahan ajar daring. Namun dengan berbagai pertimbangan niat itu saya urungkan. Jadi selama dua pekan atau 14 hari ini saya converence dengan Walimurid untuk menjelaskan apa saja yang harus dilakukan siswa selama di rumah saat belajar jarak jauh diberlakukan. Sehingga besok hingga 14 hari kedepan setiap hari share informasi berkenaan dengan tugas siswa.

Koordinasi dengan siswa dan walimurid
Video Conference

Saya tidak bisa santai-santai saja di rumah sementara anak-anak memiliki tanggung jawab dan amanah dari sekolah. Tentunya saya juga mengambil peluang ini untuk memaksimalkan apa yang didapatkan sebelumnya untuk sistem pembelajaran jarak jauh. Pilihan yang sangat tepat saat ini adalah siswa saya sendiri dan walimurid saya di kelas mampu mengimbangi antara tugas mereka sebagai anak, siswa, orang tua bahkan menjadi guru itu sendiri.

Baca juga: Kelas Maya Metode Belajar Jarak Jauh

Berbagai macam cara yang saya gunakan untuk memaksimalkan peran dan sistem pembelajaran jarak jauh. video conference, rekanan video, membuat tutorial, video youtube, pelaporan kegiatan siswa. Semaksimal mungkin saya lakukan seperti layaknya sekolah dan mengajar benaran seperti biasa. Semua saya upayakan menggunakan sistem online. Hingga sampai pada tahap pembagian raport pun dilakukan dengan sistem on-line. Kecuali sharing informasi terbaru di malam harinya yakni pesan panjang melalui WA grup, dan link laporan. Mengapa malam hari karena tugas yang kami berikan tidaklah banyak namun terlihat seperti pembiasaan sekaligus satu muatan ilmu pengetahuan yang dapat dengan mudah mereka selesaikan di pagi hari bahkan sejak bangun tidur sampai mereka tidur kembali.

Baca juga: Pembagian Raport Online di Tengah Issue Covid-19

Mata ini terbuka lebar, dari sedikit hal yang saya lakukan Alhamdulillah kembali membuka jalan lainnya untuk terus mengejar mimpi tidak berhenti sampai disini. Mendengar kabar mewabahnya Covid-19 yang semakin meluas baik dari informasi yang berseliweran di media massa maupun dari sumber-sumber terpercaya. Hingga akhirnya pembelajaran jarak jauh diperpanjang sampai tanggal 13 April 2020.

Surat Walikota dan Surat Tanggapan Ketua Yayasan

Kelas Maya Duta Rumah Belajar Streaming YouTube  Salah Satu Media Belajar Jarak Jauh

Mungkin ada benarnya kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Tak bisa bertatap muka melalui daring pun jadi bisa. Saya kemudian dalam waktu bersamaan kembali mengikuti beberapa kelas on-line. Penyelenggaraannya tidak lebay alay, semua serius, sesui dengan yang saya butuhkan. Materi yang saya dapatkan juga yang sedang tren saat ini. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk bergabung dengan sebuah komunitas Guru Tanggap Corona. Jika sebelumnya saya daring melalui sebuah aplikasi Meeting Room maka kali ini saya mencoba untuk berkontribusi melalui jaringan streaming YouTube.

Jika kemarin saya menyiapakn sendiri bahan ajar, mengemas media belajar siswa, mendesain media yang sangat sederhana dengan tujuan tercapainya tujuan pembelajaran yang ingin disampaikan, merapaikan rekaman video dan audio, rekam ulang jika terjadi kesalahan fatal, editing bahkan hingga akhirnya video berhasil diunggah di akun personal YouTube. Baru kemudian dibagikan di grup kelas siswa. Ternyata kelas ini nyata memberikan support semangat untuk siswa-siswi Nusantara melalui streaming YouTube. Masuk ke link yang dibagikan saya tidak langsung menjadi guru atau pemateri di dalamnya namun saya hanya menjadi moderator. Kesempatan pertama saya memoderatori materi Matematika yang disampaikan Bapak Ibnu Budiyono, S.Pd. dari SMP Islam Teratai Putih Global Bekasi. Materi disajikan hingga 30 menit kedepan dan diskusi juga pembahasan contoh-contoh soal berkaitan dengan bahan materi perbandingan. Disini dapat dipahami ya, kelas ini adalah kelas menjadi tutor atau penyelenggara belajar jarak jauh.


Memoderatori Kelas Maya Streaming YouTube

Setiap hari akan selalu dibuka kelas maya melalui streaming YouTube bersama Duta Rumah Belajar Streaming YouTube. Setiap harinya akan ada sedikitnya empat sesi materi. Sebagai host kali ini adalah Bapak Yahya Duta Rumah Belajar Kalimantan dengan semangatnya beliau mampu memotivasi guru-guru untuk berkontrbusi dalam event ini.

Media Belajar Streaming YouTube dimulai pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB untuk jenjang SD. Dilanjutkan pada sesi kedua pukul 10.00 WIB untuk jenjang SMP. Pada siang hari pukul 13.00 wib akan berlangsung sesi ketiga untuk jenjang SMA. Terkahir pukul 14.00 WIB untuk jenjang SMK.

Jadwal ini dibuat sejak jauh-jauh hari untuk memaksimalkan proses dan dinamika di dalamnya. Bahkan jadwal beberapa hari kedepan sudah tercatat di admin untuk menunaikan amanh mulia sebagian dari aktifitas rutin bapak ibu sebagai dewan guru.

Pengalaman pertama saat streaming YouTube untuk belajar jarak jauh ini sangat mengesankan karena selain siswa juga ada guru-guru yang tidak kenal lelah untuk mengasah diri. Saling mengisi dan saling menghargai, berbagi merupakan tradisi mulia bapak ibu guru disini untuk mencerdaskan anak bangsa.


Jadwal Streaming YouTube
Media Belajar Jarak Jauh

Sesuai dengan jadwal di atas saya kembali akan memoderatori pemateri dari Padang Selatan, ibu Syahda dari SD N 28 Rawang Timur. Salam kenal dari saya bu saya Efri Deplin dari SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu.

Puasa Arafah

Puasa Arafah Puasa Arafah adalah puasa pada Hari Arafah, yaitu hari kesembilan dari bulan Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan b...