Sunday, 31 December 2017

Bu Zaiti Lulus Sertifikasi

Bismillahi..

Tuntunan telah mengajak diri untuk bersyukur atas Nikmat dari Allah SWT, karena Dia berjanji akan menambahkan Nikmat itu, benar kan? jadi tidak ada pilihan lain selain syukur. Alhamdulillah..

Baarakallahu fik istriku @misni_akzaiti Lulus UTN dalam rangkaian panjang proses Sertifikasi tahun ini. Semoga menjad guru yang dirindukan murid-muridmu. Guru teladan bagi semua. Guru Profesional. Aamiin

Semoga teman-temanmu yang belum Lulus agar Lulus juga di Ujian Ulang. Aamiin

Selamat menjadi Guru Bersertifikasi. Baarakallahu fik.

#syukur #syukuran #alhamdulillah #guru #sertifikasi #baarakallahufik #allahuakbar❤️

Jeruk Gerga Pal VII ke Kota Semarang

Bismillahi..

Kita kenalan lagi yuk, biar kenal dan makin sayang hee..

Namaku Gerga, Lengkapnya Gerga Pal VII, karena aku tumbuh dan berkembang di Pal VII Curup, Bengkulu, Indonesia. Aku dirawat seperti anak majikanku sendiri. Kaya Malika haha.. 😁😁😁 Ah Garing kenalannya, sudah ah..

Ini aku Hijau tapi sudah matang lho. Rencana insya Allah Aku akan berangkat ke Semarang Jawa Tengah selasa ini. Perjalananku kali ini tidak menggunakan tiket udara ✈✈✈ tapi dengan jalur darat. Iya aku berangkat dengan si empuhku nanti mengendari roda empat, mobil pribadi🚘🚘🚘. Nah.. kebayang kan lama perjalananku. Sebenarnya si ranum Kuning🍊🍊🍊 juga bisa ikut. Kan kulit kita tebal untuk melindungi bulir-bulir besar penuh nutrisi.

Sepertinya perjalanan panjang ini sangat menyenangkan. Aku yakin keluarga di Semarang pasti sudah tak sabar menunggu🏡🏡🏡 Eh.. sepertinya surprisis.. buat mereka.

Selamat menempuh perjalanan panjang si Hijau Gerga Pal VII. Sukses disana dan berkah. Aamiin

Baarakallahu fik Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

Open Order
WA.085268125187

#Gerga.Pal.VII #jeruk #JerukGergaPalVII #jualan #ngelapak #baarakallahufik #allahuakbar❤️
ngelapak.com

Monday, 25 December 2017

Model Hafidzoh

Model Hafidzoh

Hari-hari yang sulit hampir saja membuatnya putus asa. Mulai dari kehidupan remajanya hingga tugas akhir di kampus. Tapi ada sosok yang selalu membayangi dirinya. Meberikan energi positif untuk hari depan. Hingga ia tetap bertahan sampai saat ini.

Make up mulus dan tata rias mode zaman itu wajib melekat ditubuh. Kalau tidak maka ada yang kurang dalam pergaulan. Ibarat kids jaman now versi jahilia. Nauzubillah. Iya, sekelumit gambaran kisah darah gemini kelahiran 90.

Arus zaman terus berputar. Mata hati selalu berbicara tentang kebaikan. Fitrah kesucian yang terhubung dengan Rabb. Wajar ketika ia berhijrah banyak sekali batu kerikil onak dan duri menejebak di setiap langkah suci. Benarlah ayat "Tidak mungkin kamu mengaku beriman sebelum kamu diuji". Kenangan masa lalu yang gemerlap masih saja membayangi untuk mengajak mampir barang sebentar. Orang-orang yang mencintainya memiliki energi besar untuk membentengi.

Benteng besarpun hampir roboh. Pondasi terkuat dalam dirinyalah yang membuat ia begitu percaya diri dengan pilihan ini. Kini cewek tinggi semampai itu kini telah bermetamafose menjadi seorang ibu. Dan ia telah berani membungkam mulut-mulut yang melolong di tengah butanya malam. Menunjukkan taringnya dengan tujuan bukan untuk unjuk gigih kebolehan. Namun lebih kepada rasa ayukur yang harus diperjuangkan. Karena, ini bukanlah akhir dari masa tenang namun awal perjalanan panjang yang membutuhkan banyak dukungan.

Baarakallahu fik Ukhti Aini Binti Bakhtiar. Capaian akhir tahun yang luar biasa. Banyak cerita menuju anak tangga ini. Ayo kita tapaki satu persatu. Tapi tetap harus ingat! Sebatang pohon yang tinggi pasti angin disana jauh lebih kencang. So pasti harus mawas diri.

Ukhti Aini, pasti Bapak bangga sekali disana, Al-Fatiha untuk alm.Bapak.

Selamat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tinggal pilih, juz 29 atau juz 1. Juz 29 dimulai dari Al-Mursalat atau Al-Mulk? Pokoknya lanjut ya..

Terima kasih panitia, RKI
Rumah Keluarga Indonesia
Masjid Pesantren Al-Fida

Oh iya, ada doa Ibu yang SUPER.
I LOVE YOU EMAK.
Allahumma hamnabil Quran.

#emak #iloveyouemak #selamathariibu #baarakallahufik

Sunday, 24 December 2017

KISAH NYATA LGBT NEGERI DUKUH

Inilah kisah nyata tragis kampung pezina LGBT di negeri kita
________________________________

*DUKUH LEGETANG,SEBUAH DESA YANG LENYAP DALAM SEMALAM*

Ada sekelumit kisah nyata yang pernah terjadi pada sebagian bangsa ini yang mungkin kita telah lupa. Dan sayangnya, peristiwa yang penuh dengan pelajaran ini sama sekali tidak disinggung-singgung sedikit pun di dalam buku pelajaran di sekolah. Kita dan anak-anak kita tidak pernah tahu jika ada suatu desa yang penduduknya nyaris sama dengan kaum Sodom-Gomorah, senang bermaksiat, yang terkubur seluruhnya dalam satu malam hingga tidak bersisa. Satu desa bersama seluruh penduduknya lenyap dalam satu malam tertutup puncak sebuah gunung yang berada agak jauh dari lokasi desa itu.

Inilah kisah tentang Dukuh Legetang, yang masuk dalam wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Kejadiannya di tahun 1955.

Pada saat itu, Dukuh Legetang yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Banjarnegara, merupakan sebuah dukuh yang makmur. Berbagai kesuksesan di bidang pertanian menghiasi kehidupan dukuh (desa) itu.

Penduduknya cukup makmur dan kebanyakan para petani yang cukup sukses. Mereka bertani sayuran, kentang, wortel, kobis, dan sebagainya.

Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah dan sayur yang dihasilkan juga lebih baik dari yang lain.

Namun bukannya mereka bersyukur, dengan segala kenikmatan ini mereka malah banyak melakukan kemaksiatan. Barangkali ini yang dinamakan “istidraj” atau disesatkan Allah dengan cara diberi rezeki yang banyak namun orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan.

Masyarakat Dukuh Legetang umumnya ahli maksiat. Perjudian di dukuh ini merajalela, begitu pula minum-minuman keras. Tiap malam mereka mengadakan pentas Lengger, sebuah kesenian tradisional yang dibawakan oleh para penari perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan. Ada juga anak yang malah melakukan kemaksiatan bersama ibunya sendiri. Beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh ini.

Pada suatu malam, 17 April 1955, turun hujan yang amat lebat di dukuh itu. Tapi masyarakat Dukuh Legetang masih saja tenggelam dalam kemaksiatan. Barulah pada tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara keras seperti sebuah bom besar dijatuhkan di sana, atau seperti suara benda yang teramat berat jatuh. Suara itu terdengar sampai ke desa-desa tetangganya. Namun malam itu tidak ada satu pun yang berani keluar karena selain suasana teramat gelap, jalanan pun sangat licin.

Pada pagi harinya, masyarakat yang ada di sekitar Dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu barulah keluar rumah dan ingin memeriksa bunyi apakah itu yang terdengar amat Cumiakkan telingan tadi malam. Mereka sangat kaget ketika di kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah terbelah, rompal. Dan mereka lebih kaget bukan kepalang ketika melihat Dukuh Legetang sudah tertimbun tanah dari irisan puncak gunung tersebut. Bukan saja tertimbun tapi sudah berubah menjadi sebuah bukit, dengan mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini sudah menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan Dieng…

Seperti diceritakan oleh salah satu saksi hidup peristiwa ini, Toyib (71) ‘’Suara ‘guntur ’-nya (sebutan longsor di daerah setempat) itu sampai terdengar ke rumah saya. Padahal, rumah saya Desa Kepakisan,’’ kisah Toyib yang saat peristiwa itu berusia 11 tahun. Lanjut Toyib, akan tetapi karena gelapnya malam dan hawa dingin menusuk tulang, membuat warga yang mendengar suara mengejutkan itu tidak berani keluar rumah untuk memeriksanya.

Baru esok paginya diketahui, ternyata suara itu berasal dari longsoran lereng sisi tenggara Gunung Pengamun-amun yang tepat menimpa Dukuh Legetang. Dari kejauhan terlihat puncak Gunung Pengamun-amun sudah ‘rompal’ (Jw. Terbelah).

Bukan saja tertimpa tapi juga berubah menjadi sebuah bukit yang mengubur seluruh dukuh beserta warganya. Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah, kini berubah menjadi gundukan tanah menyerupai bukit.

Menyadari peristiwa itu, sontak masyarakat di sekitar Dukuh Legetang terkejut. Kemudian banyak yang berteriak ‘Legetang guntur !’, situasi saat itu menjadi ramai dan membuat masyarakat berbondong-bondong untuk melihat lokasi kejadian.

‘’Walaupun dusun yang lain juga hampir sama, tapi Dukuh Legetang sudah terlalu parah, terutama maksiat-maksiat masalah seks bebas,’’ kata Toyib.

Dari 351 korban jiwa, terdapat 19 orang yang berasal dari luar Dukuh Legetang. Sementara itu, masih ada dua orang warga asli Legetang yang selamat dari bencana tersebut.

‘’Yang hidup cuma disisakan dua sama Allah, itu perempuan semua. Mungkin disisakan dua biar untuk sejarah keadaan desa sini, tapi sekarang sudah meninggal,’’ imbuhnya.

Masyarakat sekitar terheran-heran. Seandainya Gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka longsoran itu pasti hanya akan menimpa lokasi di bawahnya. Akan tetapi kejadian ini jelas bukan longsornya gunung. Antara Dukuh Legetang dan Gunung Pengamun-amun terdapat sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Namun sungai dan jurang itu sama sekali tidak terkena longsoran. Jadi kesimpulannya, potongan gunung itu malam tadi terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.

Siapa yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah Yang Maha Kuasa?

Dan apabila gunung-gunung diterbangkan,” (QS. at-Takwir: 3).

Untuk memperingati kejadian itu, pemerintah setempat mendirikan sebuah tugu yang hari ini masih bisa dilihat siapa pun.

Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:

“TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG

SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA

SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN

PADA TG. 16/17-4-1955″

Salah seorang saksi tragedi Legetang, Suhuri warga Pekasiran RT 03/04 yang kini berusia sekitar 72 tahun mengatakan, musibah terjadi malam hari pukul 23.00 saat musim hujan. ”Saya dan beberapa teman malam itu tidur di masjid. Saya baru dengar kabar gunung Pengamunamun longsor jam tiga pagi,” katanya. Suhuri mengaku lemas seketika begitu mendengar kabar tersebut, karena kakak kandungnya, Ahmad Ahyar, bersama istri dan 6 anaknya tinggal di dusun Legetang. Namun Suhuri maupun keluarganya dan warga lain tak berani langsung ke dusun yang berjarak sekitar 800 meter dari pusat desa Pekasiran, karena beredar kabar tanah dari lereng gunung Pengamunamun masih terus bergerak.

Lenyapnya desa Legetang dan penghuninya juga menyimpan misteri, karena Suhuri dan beberapa warga Desa Pekasiran lain seusianya yang kini masih hidup mengatakan, antara kaki gunung sampai perbatasan kawasan pemukiman di dusun itu sama sekali tidak tertimbun, padahal jaraknya beberapa ratus meter. ”Longsoran tanah itu seperti terbang dari lereng gunung dan jatuh tepat di pemukiman. Sangat aneh”, kata Suhuri sembari menjelaskan, gejala lereng gunung akan longsor sudak diketahui 70 hari sebelum kejadian. Para pencari rumput pakan ternak dan kayu bakar untuk mengasap tembakau rajangan di samping untuk memasak, melihat ada retakan memanjang dan cukup dalam di tempat itu. Tapi tanda-tanda tadi tak membuat orang waspada, meski sering jadi bahan obrolan di Legetang. Orang baru menghubung-hubungkan soal retakan di gunung itu setelah Legetang kiamat,” katanya.
Waktu itu semua orang tercengang dan suasana mencekam melihat seluruh kawasan dusun Legetang terkubur longsoran tanah. Tak ada sedikit pun bagian rumah yang kelihatan. Tanda-tanda kehidupan penghuninya juga tak ada, kenang Suhuri.

Sungguh kisah tenggelamnya dukuh Legetang ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa azab Allah swt yang seketika itu tak hanya terjadi di masa lampau, di masa para nabi, tetapi azab itu pun bisa menimpa kita di zaman ini. Bahwa sangat mudah bagi Allah swt untuk mengazab manusia-manusia lalim dan durjana dalam hitungan detik. Andaikan di muka bumi ini tak ada lagi hamba-hamba-NYa yang bermunajat di tengah malam menghiba ampunan-Nya, mungkin dunia ini sudah kiamat.

Jika Anda dari daerah Dieng menuju ke arah (bekas) dukuh Legatang maka akan melewati sebuah desa bernama Pakisan. Sepanjang jalan itu Anda mungkin akan heran melihat wanita-wanitanya banyak yang memakai jilbab panjang dan atau cadar. Memang sejak dulu masyarakat Pakisan itu masyarakat yang agamis, bertolak belakang dengan dukuh Legetang, tetangga desanya yang penuh dengan kemaksiatan. Ketika kajian triwulan Forum Komunikasi Ahlussunnah wal Jamaah Kabupaten Banjarnegara bertempat di Pakisan, maka masyarakat Pakisan berduyun-duyun ke masjid untuk mendengarkan kajian dari Ustadz Muhammad As Sewed. Ya, hampir semua masyarakat Pakisan aktif mengikuti kajian dan da’wah.

Alhamdulillah.

Wallahu a’lam bisshawab.

Thursday, 21 December 2017

Wisudah Quran

Bismillahi..

Baarakallahu fik Ukhti Aini bin Bakhtiar. Pasti, Pasti, yakinlah Bapak sangat Bahagia mendengar Kabar Bahagia ini.. Allahumma Hamnabil Quran.. Baarakallahu fik semoga makin sholehah dan selamat berbahagia. Aamiin

Tuesday, 19 December 2017

Jualan Jeruk Gerga PAL VII

Jualan Jeruk Gerga PAL VII

Jeruk Gerga PAL VII memberikan pengalaman baru bagi saya salam hal bisnis. Sebenarnya masih sangat awam dengan kata-kata bisnis. Mungkin lebih tepatnya berjualan. Oke berjualan saja ya.

Akhir-akhir ini Jeruk Gerga PAL VII milik kami dan keluarga di daerah Bermani Ulu Raya mulai membuahkan hasil. Prediksi awal ternyata lebih cepat dari yang diduga. Iya, kita mulai memasarkan dari mulut ke mulut dan melalui media sosial. Waktupun terbagi antara bertugas sebagai pendidik dan juga berbisnis, eh berjualan maksudnya hehe. Alhamdulullah saya dapat membagi waktu dengan berjualan di sore hari ketika pulang kerja dan di malam hari bakda isya.

Dimana lagi tempat saya berjualan kalau bukan melalui media sosial. Madia sosial yang saya pakai cuma dua, instagram dan facebook. Selain aplikasi whatsapp yang juga sangat bermanfaat dan lebih efektif. Karena kerjanya malam, otomatis saya membatasi waktu hingga pukul 22.30 - 23.00. Yang memesan diantara jam tersebut langsung direspon. Lainnya respon pagi sebelum jam 07.00, disela-sela jam istirahat dan di sore hari setelah pulang sekolah.

Alahmdulillah syukur kepada Allah SWT, pelanggan di dalam kota terus menunjukkan minat positif. Semoga keberkahanNya menaungi kita semua Aamiin.

Diantara pelanggan lainnya ada yang memesan dari luar kota, bahkan luar pulau. Ada yang memesan dari Argamamur Bengkulu Utara, Bekasi, dan Bogor.

Berjualan atau berniaga memberikan sensasi berbeda, di dalamnya ada Sunnah Rasulullah Muhammad SAW.

Terima kasih atas kepercayaan dan respon positif kepada Jeruk Gerga PAL VII. Selamat menikmati dan ditunggu order selanjutnya.

Salam.
ngelapak.com
#jerukGergaPALVII

Monday, 18 December 2017

Helm Dimanakah Kini?

Innalillahi wa innailahi rojiuun
Ini adalah musibah, aku secara pribadi juga pernah merasakan hal yang sama, ketika ingin menggunakan helm karena sebuah urusan penting tapi helmnya tidak tahu kemana dan setelah bertanya-tanya (nada agak kesal waktu itu) Alhamdulillah hlmnya ditemukan, beliau minta maaf dan kita saling memaafkam. Namun perlu untuk kita cermati bersama, ternyata marahnya aku waktu itu tidak berbuah solusi buktinya hingga hari ini masih ada saudaraku yang kehilangan helm.

Alhamdulillah aku tidak pernah menuduh siapa yang meminjam tanpa pamit, ataupun aku tidak pernah memakai helm saudarku tanpa pamit karena diri ini sadar betapa beliau kalau helmnya dipakai tanpa pamit dan ketika beliau butuh mendesak apalah yang akan terjadi. Mendzolimi saudara.

Mengingat lingkungan sekolah yang heterogen baik dari internal maupun eksternal, apakah mungkin helm itu dicuri oleh orang luar? astagfirullahaladzhim.. Akupun berhenti berfikir jauh. Akhirnya GM biru dengan double protection eyes selalu kubawa ke kelas. Beda jika yang kupakai helm hitam lusuh, helm itu kubiarkan saja di atas Revo Biru yang menemaniku sejak tahun 1999.

Kini aku jarang memakai helm lagi. Tapi sesekali aku tetap mengenakan helm dengan motif masjid putih dengan latar hijau. Kuperhatikan hanya aku dan istriku saja yang memakai helm ini di Yayasan tempatku bernaung. Helm itu tidak jelek dan juga kurang minat pemakai, mungkin hehe karena ada gambar masjidnya kali hihi.. Bagiku helm ini adalah helm kesayangan, di dalamnya kuberi sebuah peci putih sebagai alas dalam dan identitas pribadi. Helm kau memang menarik hati. Terkadang kusimpan dibawah jok motor. Seringkali kulakukan ketika aku ke hospital maka dia kusimpan di bawah jok.

Untuk saudaraku yang sering kehilangan helm, pertama istigfar dan berdoalah dengan doa yang baik,  bersabarlah dan berprasangka baik. Mungkin yang sedang memakai sangat membutuhkan dan yakin kita tidak akan marah ketika dia memakainya. Kedua, dikesempatan yang lain simpanlah helm di bawah jok motor dengan baik atau dibawah ke dalam kelas kita agar lebih aman dan terjaga.

Untuk saudaraku yang memakai helm tanpa pamit, pertama berigtigfarlah banya-banyak karena tanpa disadari bahwa saudaramu telah terdzolimi. Segera kembalikan dan segeralah minta maaf. Kedua, tidak salah atau tidak akan menurunkan harga diri ketika mengucapkan kata _boleh pinjam helm_ atau menahan diri dan tangan untuk tidak langsung ambil helm _nganggur_ itu jauh lebih baik.

Jika benar-benar kebanyakan helm selama ini dengan issu kehilangan disebabkan orang ekternal kita harus ekstra hati-hati dengan berbagai tips diatas, kunci dibawah jok atau dibawa ke kelas. 

Bengkulu, 18 Des 2017.

Pulau Buatan Reklamasi

PULAU BUATAN DGN 1.8 JUTA KAMAR???

Kenapa mereka NGOTOT ingin melaksanakan REKLAMASI?

Simak ini :

Mereka telah merancang 17 Pulau Buatan. Setiap pulau dengan luas masing-masing di antara 45-50 hektar (ha), kecuali Pulau G yang luasnya hanya belasan hektar karena paling dekat ke pantai.

Kita ambil luas pulau dengan nilai tengah-tengah, yaitu 47,5 ha, jadi luas total adlah = 47,5 x 16 ha = 760 ha + 15 ha (Pulau G) = 775 ha.

Karena pulau buatan sendiri, kita anggap yang bisa dibangun 80 % dari luas total, yaitu : 80/100 x 775 ha = 620 ha.

Setiap 5000 m2 bisa didirikan 5 tower apartemen mewah beserta seluruh fasilitasnya. Jadi total apartemen yang bisa didirikan dalam 1 ha = 10 tower.

Jadi total apartemen yang bisa dibangun = 6200 tower. Dalam 1 tower bisa dibuat sekitar 300 kamar apartemen mewah.

Jadi total kamar apartemen mewah yang bisa dibuat adalah =
1.860.000 kamar apartemen mewah.

Artinya tersedia di pulau-pulau tersebut sebanyak 1.860.000 tempat untuk keluarga baru ASING (karena apartemen ini sudah diiklankan di Singapura, Hongkong, Macau, Taiwan dll dan bangsa Indonesia tak akan mampu membeli apartemen dengan harga milyaran).

Artinya juga penduduk Jakarta akan bertambah sekurangnya sejumlah 1.860.000 KTP Baru, di luar pertambahan di daratan yang bisa diprediksi setidaknya ratusan ribu keluarga.

Kalau dalam 2-5 tahun ke depan penduduk Jakarta bertambah 2 juta warga asing (China) saja, ditambah dana yang tak terukur besarnya, maka dalam setiap PILKADA DKI, seumur sisa umur dunia ini, GUBERNUR DKI akan selalu dijabat oleh WARGA CHINA atau setidaknya KETURUNAN CHINA.

Kalau sudah demikian, dalam hitungan beberapa tahun ke muka, dengan cara yang sama, Indonesia menjadi JAJAHAN CHINA. Mudah bukan?

PENTING!
Bila mereka berhasil meggiring Ahok menjadi tidak bersalah maka persiapan serangan balik mereka adalah:

1. Ummat Islam akan dituntut untuk meminta maaf karena pencemaran nama baik.
2. MUI didesak untuk dibubarkan
3. Para Ulama penggerak aksi damai akan ditangkap karena dianggap propokator.
4. Akan muncul aturan-aturan baru yang dapat dipastikan mengekang segala kegiatan ummat Islam.

Jadi pilihannya ada pada ummat Islam sendiri. Ikut berjuang untuk menegakkan agamanya sampai berhasil atau diam apalagi nyinyir dengan perjuangan ini.

BANGKITLAH DARI TIDUR NYENYAKMU.. !!!

Sunday, 17 December 2017

FH

Pemecatan FH  itu Terencana (?)

1. Hari ini tepat dua tahun yang lalu, 16 Desember 2015, MPP PKS mengesahkan 2  Pedoman sekaligus.  Pertama, Pedoman Pemberian Penghargaan dan Penjatuhan Sanksi. Kedua, Pedoman Beracara Penegakan Disiplin.

2. Saya sengaja mencari dan mempelajari dua Pedoman tersebut setelah seorang Ustadz menyarankan anggota sebuah grup diskusi untuk membaca dan mempelajari AD/ART dan 2  Pedoman diatas.

3. Yang membuat saya tertarik mempelajarinya karena Ustadz tersebut mampu membungkam kawan-kawan yg berpendapat bahwa FH tidak boleh membawa masalahnya dalam Jamaah ke Pengadilan Umum dengan mengutip pasal 21 dalam Pedoman nomer: 1 tahun 2015.

4. Bunyi pasal 21: “penjatuhan ta’dib sebagaimana dalam pasal 17, tidak menutup kemungkinan bagi teradu dan/atau pihak lain untuk mengajukan penyelesaian perkaranya melalui jalur hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan” Jleeeebbb...

5. Saat membaca pasal di atas, saya sangat sedih, ternyata pasal ini tidak dipahami (tidak dibaca) bahkan oleh para petinggi PKS sekalipun,  sehingga mereka sering mengatakan masalah internal partai tidak boleh dibawa ke ranah hukum. Wajar kader- kader dibawah berpendapat yg sama.

6. Setelah diskusi di grup WA semalam, saya mengumpulkan berbagai dokumen partai dan mengkajinya seharian penuh. Kemudian saya searching berbagai pemberitaan tentang kegaduhan PKS selama ini terutama yg terkait dengan pemecatan FH. Dan saya menemukan beberapa keanehan.

7. Pertama: Pedoman yg terkait dengan penjatuhan sanksi dan tata beracara penegakkan disiplin ini tampaknya menjadi perhatian pertama dan utama MPP, sehingga 2 pedoman diatas menjadi produk peraturan partai pertama dalam kepengurusan periode ini. Terbukti dengan penomeran Pedoman tersebut. Yaitu nomer 1 dan nomer 2 tahun 2015.

8. Kedua: pengesahan Pedoman yang tertanggal 16 Desember 2015 bersamaan dengan tanggal dimintanya FH oleh KMS untuk menjawab permintaannya mau mundur dari Pimpinan DPR atau tidak. Dan FH menyatakan belum ada kemantaban hati. Perlu dicatat bahwa Pertemuan FH dg KMS dilaksanakan pagi hari dan tentu pengesahan Pedoman tersebut di MPP atau pun di DPTP siang atau sore harinya.  Tampaknya dua Pedoman partai tersebut sudah disiapkan untuk mengantisipasi sikap FH.

9. Ketiga: dalam tradisi PKS yang namanya Pedoman itu sifatnya lebih global dan menjadi payung bagi bidang2 yg terkait. Bila memerlukan aturan lebih rinci diserahkan kepada bidang2  di DPP atau  DSP. Uniknya MPP juga membuat Pedoman tata beracara   dalam penegakkan disiplin sebagai breakdown dari Pedoman Pemberian Penghargaan dan Penjatuhan Sanksi. Padahal ini menjadi domain DPP cq BPDO. Tampaknya MPP ingin  segera ada perangkat peraturan yg cukup untuk dipakai dalam kasus FH.

10. Keempat: dalam tradisi penegakkan disiplin partai di PKS selama ini, BPDO hanya memproses kasus disiplin organisasi berdasarkan aduan atau pelimpaham dari DSW/DSP. Dalam Dua Pedoman baru diatas MPP memasukkan norma baru yaitu BPDO dapat menangani perkara tanpa pengaduan dan penugasan dari ketua DPTP atau Presiden. Norma baru ini tampaknya disiapkan untuk menjerat orang2 tertentu seperti FH.

11. Kelima: menurut seorang ustadz di DPP, pada tanggal yg sama, yaitu 16 Desember 2015, MPP juga membuat keputusan dalam rapatnya agar partai segera melakukan pembenahan Etalase-etalase partai agar tidak menimbulkan kekecawan bagi kader yg ingin adanya perbaikan partai dan tidak menimbulkan publik distrust yg luas. FH, DPR, DPRD adalah etalase yg dimiliki partai saat ini.

12. Keenam: menurut  kesaksian ustadz Untung Wahono di sidang perdata PN Jaksel tgl 03 Oktober 2016, beliau mengatakan permintaan agar FH mundur dari pimpinan DPR tidak dibahas sebelumnya di DPTP. Masalah FH baru diangkat dalam rapat setelah FH tidak mau mundur. Padahal menurut AD/RT PKS, (pasal 15 AD) keputusan posisi jabatan pimpinan DPR menjadi wewenang DPTP sebagai lembaga. Bukan pribadi-pribadi anggota DPTP. Artinya harus dibahas dan diputuskan dalam rapat DPTP.  Ini berarti telah terjadi pelanggaran AD/ART.

13. Inilah beberapa keanehan yg saya temukan ketika mengkaji AD/ART PKS dan 2 Pedoman di atas. Terutama bila kita hubungkan dg kasus FH.  Belum lagi kalau kita coba kaji pemberitaan Media dan kita hubungan dengan penjelasan PKS ttg kasus FH dan penjelasan FH tentang masalahnya sendiri, kita akan banyak sekali mendapatkan keanehan-keanehan lain.

14. Sebagai contoh, statemen FH ttg DPR rada rada Bloon, yg dijadikan  salah satu bukti DPP PKS bahwa FH tidak mentaati perintah untuk lebih sopan adalah wawancara live dalam sebuah dialog di Metrotv sekitar tanggal 23 mei 2015. namum diramaikan kembali di media pada bulan agustus dan september 2015. Hingga ada seorang anggota DPR melaporkan FH ke MKD. Diramaikannya masalah ini di media setelah 3 bulan diucapkan jelas punya maksud. Ini salah satu contoh adanya operasi media untuk mengkondisikan pengambil kebijakan di PKS bahwa FH layak diganti dari Pimpinan DPR.

15. Dalam penjelasan PKS, FH pernah diberi sanksi ringan oleh MKD karena kasus pengaduan atas stetemen “rada rada bloon”. Tetapi menurut FH dia tidak pernah disidang oleh MKD dalam kasus apapun, lalu bagaimana dirinya bisa mendapat sanksi?. Dan hal ini juga dibenarkan salah seorang pimpinan MKD bahwa MKD tidak pernah memberi sanksi apapun kepada FH.

16. Dalam hal ini sangat mungkin telah terjadi kebohongam atau pemalsuan dokumen sehingga PKS begitu yakin kalau FH pernah mendapat sanksi MKD. Bila ini benar,  harusnya BPDO mengenakan pelakunya sanksi katagori (2) yaitu perbuatan yg mengakibatkan dosa besar selain hudud, sesuai Pasal 10 Pedoman Pemberian Penghargaan dan Penjatuhan Sanksi.

17. Hal lain yg perlu saya sebutkan di sini sebagai keanehan adalah keterlibatan pihak Luar PKS, seperti pembocoran  surat keputusan Majlis Tahkim kepada media pada akhir Maret 2016, yg disinyalir dilakukan oleh orang yg sama dengan yg menunjukkan surat tersebut kepada dua orang pimpinan DPR rekan FH pada 3 hari setelah diputuskan (11 Maret 2016).

18. Melihat berbagai keanehan di atas, wajar banyak pihak menilai bahwa pemecatan FH terencana. Lalu siapakah yg merencanakannnya? Siapa yg punya kepentingan? Apakah seperti itu cara kerja partai dakwah? Dimana nilai-nilai dakwah yg mulia ini; “dakwah itu merangkul bukan memukul” juga “dakwah itu menyatukan kekuatan bukan memcah belah barisan”.??? Wallahul musta’aaan.

Ujung Kulon, 16 Desember 2017

Abu Abdurrahman

Disadur dari:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1722749654416637&id=100000448565786

Repost by.Efri

Saturday, 16 December 2017

GERGA PAL VII Ke Pulau Jawa

Bismillahi..

Alhamdulillah..

Berniaga, seakan diri ini benar melakoni profesi Uswah nan Agung Rasulullah SAW.
Allahumma shalli ala Muhammad wa ala ali Muhammad.

Ini masih seujung kuku miniatur kehidupan. Disana diajarkan untuk jujur, sabar, rela berkorban, optimis, dll.dsb.

Nantikanlah disana antara Sumatera dan Tanah Jawa paket ini hadir, kita brsaudara, semoga berkah dan menambah kebaikan buat kita semua. Aamiin

"Rabb demi jiwa kami yang berada di tanganMu berkahilah kehidupan kami dunia dan akhirat Aamiin"

ngelapak.com
#gergaPALVII
WA.085268125187

#motivasion #motivasidiri #muhasabah #muhasabahdirisendiri  @ Bengkulu, Bengkulu

Kata Siapa Rokok Haram

KATA SIAPA ROKOK HARAM...!!!???

GURU : “Syeikh, menurut saya rokok itu tidak haram.”
Syeikh : “Kenapa?”

Guru : “Tak ada dalilnya. Saya ingin tahu, satu ayat saja yang menyebutkan ‘diharamkan atas kalian rokok’.”
Syeikh : “Apakah Anda makan jeruk, apel, maupun pisang?”

Guru : “Iya.”
Syeikh : Apakah” ada ayat yang menyebutkan bahwa jeruk, apel maupun pisang itu halal?”

Guru : “Tidak ada.”

Syeikh : “Bagaimana tidak ada, bagaimana Al Qur’an tidak menyebutkan mana yang halal dan mana yang haram, padahal Qur’an itu pedoman umat. Coba perhatikan firman Allah Ta’ala dalam surat al-A’raf : (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan MENGHALALKAN bagi mereka segala yang BAIK dan MENGHARAMKAN bagi mereka segala yang BURUK..(QS al A’raf 157).”

“Maka segala yang baik semisal daging (halal). jeruk, apel, susu dan lain-lain itu termasuk yang baik-baik sehingga termasuk yang
dihalalkan. Adapun yang buruk- buruk, maka Allah mengharamkannya.”

Guru : “Menurut kami, rokok itu termasuk thayyibaat (yang baik-baik), meskipun menurut Anda tidak baik.”
Syeikh : “Anda punya istri?”

Guru : “Ya…”
Syeikh : “Anda punya anak?”

Guru : “Ya …”
Syeikh : “Jika kaulihat anakmu memakan pisang, apakah kamu ridha?”

Guru : “Ya, tidak masalah…”
Syeikh : “Kalau kaulihat anakmu sedang menghisap rokok, apakah kamu ridha?”

Guru : “Tidak…”
Syeikh : “Kenapa?”

Guru : “Karena itu tidak baik (yakni termasuk sesuatu yang buruk).”
Syeikh: “Jika itu sesuatu buruk, bukankah masuk yang haram? Bagaimana pula jika yang merokok itu istrimu?”

Tiba-tiba sang guru mengeluarkan bungkusan rokok dari sakunya, ia meremas dengan tangannya lalu menginjak dengan kakinya, lalu ia berkata, “Mulai sekarang wahai Syeikh, saya bertaubat kepada Allah dari rokok.”

Jika rokok haram siapa yang akan hidupi petani tembakau?
Jika ganja haram siapa yang akan hidupi petani ganja?
Jika mencuri haram siapa yang akan hidupi maling?
Jika korupsi haram siapa yang akan hidupi koruptor?
Jika narkoba haram siapa yang akan hidupi kartel narkoba?
Kalau cuma alasan pembenaran seperti itu, siapapun juga punya.

Mengapa ibu hamil tidak boleh merokok...?
karena ROKOK tidak baik untuk si hamil dan calon bayinya.

Mengapa para pelajar tidak boleh merokok...?
karena ROKOK bukan ajaran baik, dan pelajar tidak diajarkan yg tidak baik.

Mengapa di toko buku, perpustakaan, majalah dan Koran tidak ada tuntunan cara merokok...?
karena jelas, ROKOK sesuatu yang tidak baik,

buat apa capek" mikir dan nulis faedah rokok, Kan Kaga bakal nemu.

Allah Ta'ala Berfirman

ﻭَﻟَﺎ ﺗُﻠْﻘُﻮﺍ ﺑِﺄَﻳْﺪِﻳﻜُﻢْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﺘَّﻬْﻠُﻜَﺔِ ۛ.

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." [ QS. Al Baqarah 195 ]

Rosulullah Shollallahu 'alayhi wasallam bersabda,
"Barangsiapa yang menghirup racun (dengan sengaja) hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu selama-lamanya di neraka Jahannam." [HR. Al Bukhari dan Muslim]

Sebarkanlah Ilmu ini.
Semoga Bermanfaat

Yang merokok jangan marah ya 😊

disadur dari facebook: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=155158865106848&id=100018382056898

repost by.Efri

Cara Mengatasi Anak Hyperakif

10 CARA MENGHADAPI ANAK HYPERAKTIF DI KELAS


Salam sahabat guru di mana anda berada, kali ini saya akan share tips dan kiat meghadapi anak yang hyperaktif atau kinestetik. dalam bahasa awam kadang kita melebelkan kata nakal kepada anak didik berkarakter seperti ini, namun sebelum lebih jauh lagi saya yakin dan percaya sebagai guru kita dapat membedakan antara "nakal" dengan aktif. Nakal sendiri dalam kamus bahasa Indonesia di tujukan kepada orang yang telah mengetahui suatu kebenaran tapi melanggarnya atau orang yang suka usil, sedangkan aktif diartikan tidak dapat diam, selalu bergerak, Yang akan kita bahas bersama di sini adalah "AKTIF" sedangkan untuk kenakalan akan dibahas pada artikel selanjutnya.

Bagi sahabat guru, yang pernah atau saat ini menjadi guru TK atau SD meghadapi anak didik yang aktif pastilah bukan hal yang baru lagi bukan. Ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari kita, berhadapan dengan anak-anak kecil yang lincah dan aktif memang membutuhkan banyak keterampilan, bagi saya pribadi mempelajari tingkah laku anak (Psikologi Perkembangan Anak) adalah hal mutlak yang harus pertama kita kuasai sebelum menjadi seorang guru bahkan setelah menjadi gurupun saya tetap belajar dan membaca tentang hal yang satu ini.

 

Saya punya pengalaman sewaktu pertama kali menjadi guru yang mungkin pernah anda alami di mana dalam suatu kondisi yang sangat kacau balau anak-anak berlari-lari, berbicara dan tidak memperhatikan guru didepan mereka, tentu saja ini membuat saya merasa begitu frustasi campur bingung. Sebagai manusia biasa dalam kondisi seperti ini biasanya kita akan mengambil jalan pintas dengan cara memukul papan tulis contohnya, atau memukul meja bahkan berteriak sambil marah-marah (sebaiknya jangan pernah melakukan hal-hal tersebut). Namun lambat laun saya sadar kondisi itu bukan karena kesalahan mereka tapi karena kurang berpengalamannya saya dalam  menguasai manajemen kelas. Pengalaman adalah guru yang paling baik pepatah itu sangat tepat ,mulai sejak itu saya mulai belajar dan belajar melalui buku, internet, diskusi dengan teman dan melakukan observasi di kelas. Dan setelah beberapa lama kemudian saya mulai bisa mengendalikan keadaaan di kelas tanpa harus marah, dan memukul benda keras. 

Berikut beberapa ilmu dalam menangani anak yang hyperaktif di kelas berdasarkan pengalaman saya mengajar dan beberapa pengalaman sahabat-sahabat saya.

Kenali dan catat nama-nama anak yang aktif di kelas anda, biasanya keributan terjadi akibat ulah beberapa anak yang mempengaruhi teman mereka. Beri mereka perhatian khusus setiap kali anda mengajar.Tempatkan posisi duduk anak didik yang telah anda catat namanya pada posisi paling depan atau dekat dengan posisi anda baik pada saat anda menerangkan atau pada saat mereka mengerjakan tugasDekatkan mereka dengan siswa yang tenang dan anda yakin tidak akan mudah terpengaruh oleh temannya yang aktif. Jika murid anda yang aktif adalah cowok bisa anda dampingkan dengan murid cewek begitu pula sebaliknya, biasanya anak-anak agak malu berkomunikasi dengan lawan jenis ( cara ini yang biasa saya gunakan)Berikan mereka jabatan contoh sebagai ketua kelas atau ketua kelompok sehingga mereka merasa bertanggung jawab  lebih untuk menjaga ketenangan di kelas.Janjikan reward kepada mereka jika mau memperhatikan guru dan menjaga ketenangan dikelas.Pujilah anak didik anda yang tertib sebagai contoh agar teman mereka yang lain terpancing untuk tenang, biasanya anak-anak akan merasa iri jika melihat teman mereka di puji oleh gurunya.Gunakan alat peraga yang menarik perhatian anak-anak jika memungkinkan gunakan Multimedia dengan latar belakang musik yang disukai anak-anak.Saat mengajar hindari menggunakan metode ceramah yang lama ini akan membuat anak bosan dan memancing mereka untuk mencari aktifitas yang lain.Sibukkan mereka dengan tugas yang bisa anda prediksi selesai tepat saat jam pelajaran berakhir.Gunakanlah yel-yel atau nyanyian dengan aba-aba tepuk tangan untuk menarik perhatian peserta didik , jika mayoritas dari mereka sudah mengikuti anda yang lain pasti akan terpengaruh dan ikut bernyanyi atau bertepuk tangan mengikuti anda. Aba-aba yang biasa saya gunakan adalah sebagai berikut:

Lakukan dengan menggunakan nada bernyanyi yang menarik

- "Tepuk diam dalam hati" maka anak-anak akan menepuk tangannya tanpa bersuara

- " Perhatian!" maka anak-anak akan menjawab"siap"

- " Mana Siapmu" anak-anak menjawab "Ini siapku", "Mana tertibmu" anak-anak menjawab"ini tertibku"

Nah sahabat guru , inilah sedikit pengalaman saya dalam menghadapi anak-anak yang hyper aktif , cerdas menghadapi mereka adalah tuntutan guru Profesional saat ini, ingat marah dan memukul bukanlah cara yang efektif saat ini ,justru akan membuat mental mereka menjadi temprament bahkan dendam terhadap guru mereka. Jika sahabat guru punya pengalaman yang bisa di share di sini silahkan beri komentar.

Terima Kasih


disadur dari:http://semestamengajar.blogspot.co.id/2015/06/10-cara-menghadapi-anak-hyperaktif-di.html?m=1


repost by.Efri

Rusa dan Singa

_*Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh._*
_*Semangat MAGHRIB :_*

*| Inspirasi dan Motivasi:*

*RUSA & SINGA.*

*● KECEPATAN lari *RUSA 🦌🦌 mencapai 90 km/jam.*

*● kecepatan lari SINGA 🐅🐅cuma 58 km/jam.*

🦌🐅
Kecepatan lari ke 2 binatang
ini berbeda jauh sekali. Anehnya seringkali
Singa begitu gampang memburu rusa & memangsanya.

🐅🦌 *Kok Bisa? Ketika mengetahui seekor Singa mengintai & memburunya, seekor Rusa berlari secepat angin untuk menyelamatkan dirinya.*

🦌🐅
Namun dalam waktu yang bersamaan
rusa yakin betul bahwa singa akan memangsanya.

🦌🐅 *- Rusa merasa bahwa dirinya lemah dibandingkan dengan singa.*

🐅🦌
- Rusa berpikir mustahil dirinya bisa lolos dari sergapan singa.

🐅🦌 *- ketakutan rusa pada singa & yakni dirinya tidak akan lolos dari terkaman singa.*

🦌🐅
Ini yang membuat rusa senantiasa
melihat ke BELAKANG
saat berlari,
untuk memantau seberapa jauh jarak singa yang ada belakangnya.

🐅🦌 *Pantauan mematikan ini berpengaruh secara negatif terhadap kecepatan rusa.*

🦌🐅
Pantauan2 inilah yang membuat lari rusa semakin lambat & membuat singa semakin mendekatinya.

🐅🦌 *Dan selanjutnya singa menyergap dan memangsanya, lalu melahapnya.*

🦌🐅
Andai saja rusa tidak sering2 melihat ke belakang,
niscaya kecepatannya akan stabil dan sudah pasti singa tidak dapat memangsanya.

🐅🦌 *Kalau saja rusa mengerti betul titik KEKUATAN nya ada pada KECEPATAN nya, niscaya dia akan selamat dari cengkraman singa.*

🦌🐅
*RENUNGAN:*
Banyak sekali waktu yang sudah kita buang untuk melihat kebelakang.

🐅🦌 *Sehingga kita pun akhirnya dimangsa oleh kegagalan2 masa lalu.*

🦌🐅
Seringkali ketakutan2 kita pada kegagalan membuat kita jatuh ke dalamnya.

🐅🦌 *Seringkali kegagalan masa lalu membuat kita tidak percaya diri bahwa kita mampu menggapai sukses & mampu mewujudkan cita2 kita.*

🦌🐅 *Dan akhirnya ketakutan itu benar2 membunuh kita.*

🐅🦌
Lupakan apa yang ada dibelakang kita,
mari menatap ke *DEPAN*
ada begitu banyak
kesempatan & peluang untuk meraih kesuksesan....

🦌🐅 *Semangat Malam. Selamat berakhir pekan. Sehat dan Sukses selalu.*

*Mari sholat Maghrib jamaah di Masjid lanjut do'akan ortu dan keluarga, do'akan  sesama muslim.*

_*Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh._*

Supported by PPMI

Monday, 11 December 2017

Lomba Pramuka

Assallamuallaikum wr wb
Salam Pramuka
Sehubungan dengan akan diselenggarakkan Kegiatan HUT Gudep PRAMUDA KSATRIA - DEWI PRATISTA Anniversary ke-26 th kami mengadakan kegiatan perlombaan tingkat Siaga ,Penggalang dan Penegak Se-Provinsi Bengkulu yg akan dilaksanakan pada:
Jum'at 26 Januari - minggu 28 Januari 2018 & TECHNICAL MEETING yg akan dilaksanakan Jum'at 12 Januari 2018 JAM 13.30 di SMA Negeri 06 KOTA BENGKULU
dengan mata lomba
Siaga :
1. TUS
2. SCOUT COSTUM FESTIVAL
3. PANCA LOMBA
4. KIM
5. BOLA STOK
Penggalang Se- Provinsi Bengkulu:
1. KOLONE TONGKAT
2. PIONERING
3. MUSIKALISASI PUISI
4. JEJAK SANG PENGGALANG
5. ASAH OTAK PENGGALANG (AOP)
6. KULINER SASAMORAI
7. SHORT MOVIE COMPETITION
8. DANCE SEMAPHORE
9. MASKOT COMPETITION
Penegak Se- Provinsi Bengkulu :
1. DERAP
2. PIONERING
3. DEBAT
4. DRAMATISASI PUISI
5. KULINER SASAMORAI
6.VIDEO REPORTER
7.JEJAK SANG PENEGAK

Untuk Undangan beberapa sudah di sebarkan dan beberapa sedang proses penyebaran bagi yg belum mendapat undangan mohon konfirmasinya
CP :
Isti Anugrah( Ketua Panitia ) : 0895603551099
Rahnad Alfiansyah : 089634214678 (WA)
Kami tunggu kehadiran pasukkan terbaik kakak2 .
Terima kasih
Salam Pramuka!

Sunday, 10 December 2017

BOIKOT PRODUK AS

*'Daftar Produk AS yang Diboikot Oleh Para Ulama'*

✍🏼
*Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al-Jawy al-Bantani, S.Pd, M.Pd* * Selaku Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Praktisi PAUDNI/Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal, Kontributor di Situs Media Media Islam

*Restoran:*

1. KFC

2. Arbys

3. McDonalds

4. McBurger

5. Pizza Hut

6. Chilies

7. Hardees

8. Paridies

9. Pizza Little Sitzer

10. Jack in the Box

11. A&W

12. Kantez

13. Baskin Robbins

14. Wimpy

15. Dominos Pizza

16. Texas

17. Slizer

*Produsen Makanan & Minuman AS:*

*Minuman:*

1. Pepsi dan anak perusahaannya: Mirinda dan 7up

2. Coca-Cola dan anak perusahannya (Anda kalau membaca tulisan Coca-cola dari belakang botol, akan tertulis: no Muhammad, no Mecca): Sprite dan Fanta

3. Produk Hanes and Crystal: Mayonnaise, Kecap

4. California Garden and Warner & Lambert

5. T-Shirt, Sepatu: Semua baju dan sepatu merk Nike (pernah tertulis kata "Allah" dalam sebuah produknya), Adidas, Kate dan Calvin Klein

6. Peralatan Listrik : Power, Union Air, Clifinitour , Admiral, Harmony, Alaska, Duncan, Motorola, Alcatel.

7. Baterei: Everydy, Energizer dan Doorsill

8. Mobil: Ford, Chrysler, Hammer, Chevrolet, Puck

9. Dan Semua produk General Electric

*Perusahaan-Perusahaan AS yang mendanai Zionisme Internasional:*

1. A & M FOODS

2. A & W BRANDS

3. CAMACHO, INC .

4. ZEREGA'S SONS

5. PANZA & SONS

6. A.E. STALEY MANUFACTURING COMPANY

7. A.J. ALTMAN

8. A.L. BAZZINI CO

9. A ARHUS, INC

10. ABBA AB BEIJER COMPANY

11. ABCO LABORATORIES

12. ABEL & SCHAFER

13. ABELES & HEYMANN

14. ABRAHAM'S NATURAL FOOD

15. ACCRU PAC GROUP

16. ACE BAKING CO .

17. ACIME SMOKED FISH CORP

18. ADAMS VEG. OILS

19. ADAM MILLING

20. ADRIENNE'S GOURMET FOODS

21. ADVANCED SPICE & TRADING

22. AG PROCESSING

23. AGRO FOODS

24. AIR PRODUCTS & CHEMICALS,INC

25. AJINOMOTO, U.S.A

26. AK PHARMA, INC

27. AKZO & PACIFIC OLEOCHEMICALS

28. ALBERTO

29. CULVER COMPANY

30. ALBRIGHT & WILSON CO .

31. ALCAN FOIL PRODUCTS

32. ALEX FRIES & BROS .

33. ALGOOD FOOD COMPANY

34. ALL STAR FOODS

35. ALLE PROCESSING

36. LLEN FOOD PRODUCTS

37. ALLFRESH FOOD PRODUCTS

38. ALLIED CUSTOM GYPSUM COMPANY

39. ALLIED FOOD DISTRIBUTORS

40. ALLTECH

41. ALEO FARMS

42. ALTA DENA

43. ALUMAX FOIL

*Bahan-bahan Kimia dan pembersih:*

1. PT. Procter and Gamble (memproduksi: Oloiez, Pampers, Ferry, Downy, Ariel, Tide, Head and Shoulder, Pantene, Camay, Zeset, Mack Factor, Carmen)

2. PT. Johnson & Johnson (memproduksi: Shower to Shower, Cream Johnson…)

3. Nectar

4. Avon

5. Revlon

6. Gardena

7. Pasta gigi Corset

8. Alat Tulis: Bulpen merk Shiver, Parker dan Hear

9. Bank Amerika: Bank America International, American Express, Bank of America, Bank of New York

10. Lain-lain: Rokok AS seperti: Marlboro, Kant, Janstown, Lark, Merit, Gold Cost, Carlton, LM, More.

*Para ulama' tersebut adalah:*

1. *Prof. DR. Yusuf Qardhawi*, Ulama dan Cendekiawan Muslim kondang di seluruh dunia. Kini tinggal di Doha, Qatar.

2. *Syaikh DR. Salman bin Fahd Al Audah*, ulama' kharismatik dari Arab Saudi

3. *Syaikh Muhammad Saed Ramadhan al Buthi*, ulama' kharismatik tinggal di Suriah

4. *Al Allamah Syaikh DR. Abdullah bin Abdurrahman al Jibrin*, ulama' Arab Saudi dan anggota Persatuan Ulama Besar Arab Saudi

5. *Syaikh DR. Hammam Saed* dan *Syaikh DR. Muhammad Abu Faris*, Intelektual Muslim tinggal Amman, Yordania.

6. *Syaikh Faishal Maulawi*, ulama' kharismatik tinggal di Mesir

7. *Syaikh DR. Naser Farid Wasil*, Mufti Mesir

8. *Fatwa Majelis Ulama Sudan*

9. *Fatwa Majelis Ulama Palestina*, dll.

Sumber: *al Markaz al Filistini lil I'lam (PIC)* (Abu Ais) dan PUSAT INFORMASI PALESTINA di www.infopalestina.com yang Pimrednya kawan dari *Ustadz Abu Fayadh* Yakni: *Al Ustadz Ahmad Syahidin, Lc, MA Hafidzhahulloh*

*Ustadz Abu Fayadh* adalah Penulis tentang *Haram Berdamai dengan Israel* Yakni di: https://www.nahimunkar.org/fatwa-haram-berdamai-dengan-yahudi-laknatulloh-alaihim/

*✍🏼Catatan :*

Produk-produk inilah yang sebagian besar labanya digunakan untuk membeli senjata oleh zionis yahudisrael untuk membantai warga palestina dan libanon, bahkan tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti kita akan diperlakukan sama seperti palestina dan lebanon.

Semoga Bermanfaat, Barokallohu' fiikum

*#SavePalestina*
*#BoikotProdukYahudi*

*Tidak dilarang untuk diperbanyak dan disebarkan kepada yang lain*

Masjid Jamik Al-Huda

Masjid Jamik Al Huda

Masjid ini terletak di jalan Danau Panorama Kota Bengkulu. Masjid dengan halaman luas tampak megah dengan arstektur yang cukup baik. Pola kubah berbentuk bulat di tengah masjid, menambah kewibawaan dan kekhasan seperti masjid-masjid Indonesia pada umumnya. Ruangan di dalam masjid ini hampir sama dengan masjid Agung At-Taqawa Anggut Kota Bengkulu. Sehingga dapat menampung ribuan jamaah yang akan melaksanakan ibadah shalat.

Saat ini masjid yang memiliki bentuk segi empat ini tengah direnovasi di bagian kubah. Kubah dibentuk sesuai dengan bentuk lama yakni berbentuk bundar. Bagian dalamnya terlihat sangat megah dengan sentuhan warna terang dari bahan seng putih. Kubah ini juga semakin memukau denagn ukuran yang cukup fantastis. Saya lupa dengan ukuran aslinya, tapi melihat perbandingannya dengan bangunan utama kubah ini sangatlah besar.

Semoga masyarakat di sekitar masjid jamik Al-Huda semakin mencintai masjid dan memakmurkannya. Aamiin

Makna Logo FLP


Tidak semua anggota FLP tahu kalau logo FLP diciptakan Andi Yudha Asfandiyar. Logo yang bergambar orang membaca buku menggantikan logo lama yang bergambar pena melingkari bumi.

Agar dapat mengerti maknanya, mari simak deskripsi logo FLP di bawah ini:

–       Huruf F seperti pintu bagi semua orang yang ingin bergabung dalam aktivitas membaca dan menulis.

–      Huruf L seperti lembaran buku yang terbuka. Kalau diperhatikan seperti orang sedang membaca buku. Sehingga melambangkan aktivitas membaca yang tidak pernah henti. Kalau di logo lama ada gambar pena melingkari bumi (melambangkan aktivitas menulis), di logo baru huruf L melambangkan mata pena yang juga berarti aktivitas menulis.

–         Huruf P jika digabungkan dengan huruf P jika digabungkan dengan huruf L menyerupai orang yang sedang menjenguk buku melambangkan orang yang tidak henti membaca dan menegakkan pena.

Warna-warna logo FLP juga memiliki arti.

Biru berarti universalitas.Putih berarti aspiratif dan konsistensi.Merah berarti pencerahan.

Dalam AD/ART FLP yang disahkan pada Musyawarah Nasional FLP 2005, diatur pemakaian logo. Pengaturan penggunaan logo FLP sangat penting saat berkaitan dengan penerbit dan penulis. Urgensi pengaturan pemakaian logo FLP dibuat karena permasalahan yang pernah muncul seperti :

–         Apa isi tulisan sesuai dengan visi-misi FLP?

–         Apa penulis benar-benar anggota FLP?

Logo FLP sebagai identitas organisasi digunakan dalam kegiatan internal maupun kerjasama dengan pihak lain yang sesuai dengan azas, visi, misi FLP. Lofo FLP dapat digunakan untuk kebutuhan administrasi organisasi. Bisa juga digunakan untuk merchandise yang dibuat pengurus FLP. Keuntungan dari penjualan merchandise digunakan untuk kepentingan organisasi.

Pengaturan penggunaan FLP yang penting berkaitan dengan penggunaan dalam media khususnya buku. Sayangnya peraturan ini belum bisa dijalankan sepenuhnya.

Untuk pengawasan kualitas karya penulis FLP, penulis harus mengajukan permohonan pencantuman logo kepada organisasi dan penerbit. Kelak penerbit dan penulis wajiib membayar fee ke organisasi jika logo dicantumkan pada setiap penerbitan karya.

*Artikel ini ditulis oleh Andi Tenri Dala, dimuat di Buletin PENA Edisi 9/Desember/2006 rubrik Sosok. BuletinPENA merupakan media internal yang diterbitkan oleh FLP DKI Jakarta

*repost by.efri

Saturday, 9 December 2017

Nasihat

TAHUKAH KITA?

Bahwa ikan yg ribuan tahun lalu menelan Nabi Yunus As itu ternyata masih hidup sampai sekarang, bahkan sampai hari kiamat. hal ini sdh dijelaskan dalam al-Qur'an: andai Yunus itu tidak beristighfar, tentu ia akan tinggal dalam perut ikan tersebut sampai hari kebangkitan..

*taukah anda*....?
bahwa janin semasa dalam kandungan perut ibunya, dia dilihatkan perjalanan hidupnya mulai dr lahir sampai mati, karena itu, terkadang ketika kita berkunjung ke beberapa tempat yang baru, tp seolah tempat tersebut sudah tidak asing bagi kita.

*taukah anda*.....?
di saat bersin, seluruh anggota tubuh kita berhenti berfungsi, seolah mati, ini terjadi dalam hitungan detik, setelah itu berfungsi normal kembali, inilah kenapa dalam islam di sunnahkan membaca alhamdulillah setelah bersin, sebagai ungkapan syukur atas berfungsinya kembali seluruh anggota badan kita.

*taukah anda*.....?
menguap itu bukan tanda bahwa kita mengantuk, tapi itu adalah pertanda bahwa tubuh kita butuh tambahan oksigen

*taukah anda*......?
bahwa memakan kurma dalam jumlah genap itu akan menghasilkan gula darah, karena itu Rasulullah menganjurkan kita untuk memakannya dalam jumlah ganjil, agar berubah menjadi karbohidrat.

*taukah anda*......?
bahwa tepat setelah dikumandangkannya azan itu adalah waktu yang mustajab untuk berdoa.

*taukah anda*......?
di mana dosa-dosa kita diletakkan ketika kita shalat?
Nabi Muhammad saw bersabda: "sesungguhnya seorang hamba ketika menunaikan shalat, dia membawa serta semua dosa-dosanya, kemudian dosa-dosa itu d taruh di atas kepala dan kedua pundaknya, maka ketika tiap kali ia ruku' atau sujud berjatuhanlah dosa-dosa tersebut".
wahai orang-orang yang biasa tergesa-gesa dalam shalatnya, tenanglah... dan tahanlah lebih lama ruku' dan sujudmu, agar lebih banyak lagi berguguran dosa-dosamu.

*taukah anda*.......?
diceritakan ada seorang wanita soleha yg meninggal, maka tiap kali penduduk desa ziarah kubur, mereka mencium harumnya mawar dr dalam kubur, kemudian suaminya menjelaskan, bahwa istrinya itu semasa hidup selalu membaca surah al-mulk, setiap mau tidur..
sesungguhnya surat al-mulk itu menyelamatkan dari siksa kubur.

*taukah anda*.......?
ketika kita membaca ayat kursi tiap usai shalat, maka tidak ada penghalang antara kita dan surga kecuali maut.

*taukah anda*.......?
bahwa para malaikat mendoakan kita ketika usai shalat, karena itu jangan terburu untuk beranjak dari posisi duduk shalat kita.

semoga bermanfaat
. . .
Nota Bene:
Referensi dari ayat Al-Quran dan Hadits telah ditambahkan pada komentar. Silahkan silaturahmi.
Semoga menjadi amal Jariyah kepada yang membagikan. Aamiin Allahuma Aamiin

Memanah

Bismillahi..

Subhanallahu sensasinya luar biasa. Allahu Akbar!

Memanah di sebagian kalangan tidak menjadi sebuah hal baru. Memanah merupakan sebuah aktifitas jasadiyah yang mampu mengolah diri. Sebab memanah merupakan salah satu dari arahan Rasulullah dalam mendidik generasi.

#memanahindo #memanahsunnahrasul

Friday, 8 December 2017

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PERSELISIHAN

    

SIKAP SEORANG MUSLIM TERHADAP PERSELISIHAN

Oleh
Ustadz Abu Isma’il Muslim Al-Atsari

Hikmah Allâh Azza wa Jalla menetapkan adanya perbedaan dan perselisihan diantara manusia. Diantara penyebabnya adalah adanya perbedaan ilmu, kecerdasan, sifat, pengalaman, lingkungan, dan lain-lainnya. Oleh karena itu perselisihan merupakan takdir Allâh Subhanahu wa Ta’alayang pasti terjadi. Karena perselisihan sudah terjadi dan pasti akan terus terjadi, maka sangat penting bagi kita memahami beberapa hal yang berkait dengan masalah ini, sehingga kita bisa menyikapinya dengan benar. Semoga tulisan singkat ini bisa menambah wawasan kita seputar masalah yang besar ini.

APA HIKMAH ADANYA PERSELISIHAN?
Semua takdir Allâh Azza wa Jalla pasti mengandung hikmah, karena Allâh Azza wa Jalla adalah al-Hakîm (Yang Maha Bijaksana). Allâh Subhanahu wa Ta’ala telah memberitakan kepada kita tentang hikmah penciptaan dalam beberapa ayat al-Qur’ân, diantaranya adalah:

تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

Maha suci Allâh yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. [al-Mulk/67: 1-2]

Juga firman-Nya yang artinya, “Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya.” [Hûd/11: 7]

Juga firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang lebih baik perbuatannya. [al-Kahfi/18: 7]

Ayat-ayat ini menunjukkan bahwa diantara hikmah Allâh Azza wa Jalla menciptakan makhluk ini adalah sebagai ujian bagi manusia, agar tampak siapakah di antara mereka yang lebih baik perbuatannya. Termasuk adanya perselisihan bahkan perpecahan diantara manusia atau bahkan di antara kaum muslimin, adalah sebagai ujian siapa di antara mereka yang paling baik perbuatannya.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata, “Yaitu agar Allâh Azza wa Jalla menguji kamu. Karena Dia telah menciptakan apa saja yang ada di langit dan di bumi dengan disertai perintah-Nya dan laranganNya, lalu Dia akan melihat siapa diantara kamu yang paling baik perbuatannya. Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, ‘Yang paling ikhlas dan paling shawab (benar)’. Beliau ditanya, ‘Hai Abu ‘Ali, apakah (yang dimaksud dengan) ‘yang paling ikhlas dan paling shawab (benar)?’ Beliau menjawab, ‘Sesungguhnya amalan itu jika ikhlas, tetapi tidak benar, tidak akan diterima. Dan jika benar, tetapi tidak ikhlas, tidak akan diterima. Amal akan diterima jika ikhlas dan benar. Ikhlas maksudnya amalan itu untuk wajah Allâh dan benar maksudnya amalan itu mengikuti syari’at dan sunnah”. [Taisîr Karîmir Rahmân, surat Hûd, ayat ke-7]

MACAM-MACAM PERSELISIHAN DAN HUKUM ORANG YANG BERSELISIH
Perselisihan itu banyak jenisnya. Oleh karena itu merupakan kesalahan ketika seseorang mengatakan bahwa semua perselisihan itu buruk dan tercela. Juga ketika seseorang mengatakan bahwa semua perselisihan itu boleh, bahkan merupakan rahmat. Yang benar adalah mensikapi perselisihan itu sesuai dengan sebab-sebab perselisihan itu. Ada beberapa bentuk perselisihan di antara manusia sebagai berikut :

1. Bentuk atau jenis perselisihan yang terpenting dan terbesar adalah perselisihan (perbedaan) antara iman dengan kekafiran, antara ketaatan dengan kemaksiatan, antara al-haq dengan al-batil. Perselisihan jenis ini, salah satunya terpuji, sedangkan yang satu lagi tercela. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُمْ فَمِنْكُمْ كَافِرٌ وَمِنْكُمْ مُؤْمِنٌ

Dia-lah yang menciptakan kamu, maka di antara kamu ada yang kafir dan di antaramu ada yang mukmin. [at-Taghâbun/64: 2]

Juga firman-Nya:

تِلْكَ الرُّسُلُ فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۘ مِنْهُمْ مَنْ كَلَّمَ اللَّهُ ۖ وَرَفَعَ بَعْضَهُمْ دَرَجَاتٍ ۚ وَآتَيْنَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ الْبَيِّنَاتِ وَأَيَّدْنَاهُ بِرُوحِ الْقُدُسِ ۗ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا اقْتَتَلَ الَّذِينَ مِنْ بَعْدِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَلَٰكِنِ اخْتَلَفُوا فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ وَمِنْهُمْ مَنْ كَفَرَ

Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allâh berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allâh meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allâh menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah Rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. [al-Baqarah/2: 253]

Perselisihan ini terjadi dengan kehendak dan takdir Allâh Azza wa Jalla , dan Allâh memiliki hikmah yang sempurna dalam semua takdirnya. Dan dari sebab perselisihan ini muncul sikap saling membenci, memisahkan diri, bahkan saling memerangi. Walaupun orang-orang beriman dilarang berbuat zhalim kepada siapapun. Karena perselisihan yang disebabkan iman dan kekafiran ini adalah perselisihan pokok. Perselisihan ini akan terus berlangsung, perselisihan antara al-haq dengan al-batil, antara wali-wali Allâh dengan musuh-musuh-Nya, antara hizbullah (golongan Allâh) dengan hizbusy syaithan (golongan setan).

Kebenaran yang ada dari perselisihan jenis ini jelas berada di pihak para Rasul dan pengikut mereka. Maka barangsiapa ingin selamat, bahagia, dan ingin sukses, hendaklah dia bergabung dengan pihak ini. Barangsiapa berada di pihak yang lain, maka dia telah menentang Allâh dan Rasul-Nya. Allah berfirman :

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ شَاقُّوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ وَمَنْ يُشَاقِقِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَإِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allâh dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allâh dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allâh Amat keras siksaan-Nya. [al-Anfâl/8: 13)]

Perbedaan yang jelas ini juga berdampak pada kondisi akhir masing-masing golongan. Allâh Azza wa Jalla berfirman :

هَٰذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍكُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِإِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ

Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka. Maka orang-orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini”. Sesungguhnya Allâh memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. [Al-Hajj/22: 19-23]

Dan perlu diketahui bahwa mayoritas manusia berada dalam golongan setan, sebagaimana firman Allâh Subhanahu wa Ta’ala:

إِنَّ السَّاعَةَ لَآتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman. [al-Mukmin/40: 59]

Juga firman-Nya, yang artinya, “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allâh. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allâh). [al-An’âm/6: 116]

2. Di antara bentuk perselisihan atau perbedaan yang ada di kalangan manusia adalah perselisihan di antara agama-agama kafir. Dalam perselisihan jenis ini, semua pelakunya tercela, semuanya berada di dalam kesesatan, walaupun dengan derajat kesesatan yang berbeda-beda.

Allâh berfirman, yang artinya, “Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”.

(Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allâh, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Rabbnya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,” Padahal mereka (sama-sama) membaca al-Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allâh akan mengadili diantara mereka pada hari kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya. [al-Baqarah/2: 111-113]

3. Diantara bentuk perselisihan atau perbedaan adalah perselisihan diantara umat Islam. Penyebabnya adalah perbedaan dalam berpegang kepada al-Qur’an dan As-Sunnah. Banyak kaum Muslim tidak berpegang kepada al-Qur’ân dan as-Sunnah dengan benar, sehingga terjerumus dalam berbagai kesesatan. Mereka menjalankan agama dengan sesuatu yang tidak disyari’atkan oleh Allâh Azza wa Jalla . Sebagian mereka memiliki keyakinan yang tidak ada dalilnya dari wahyu Allâh Azza wa Jalla , sehingga muncul berbagai firqah (golongan) di kalangan umat ini. Mereka membuat atau mengikuti berbagai bid’ah (perkara baru di dalam agama), lalu menganggapnya sebagai agama. Mereka berselisih satu sama lain, dan masing-masing golongan berbangga dengan perkara yang ada padanya.

Perselisihan antar golongan di kalangan umat Islam ini juga berbahaya, karena hal itu akan melemahkan mereka dan menghilangkan kewibawaan mereka. Bahkan golongan-golongan yang menyimpang dari Ahlus Sunnah, dari jalan yang telah ditempuh oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya, mereka diancam dengan neraka, sebagaimana disebutkan di dalam hadits al-firqatun-najiyah sebagai berikut :

عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْتَرَقَتِ الْيَهُودُ عَلَى إِحْدَى وَسَبْعِينَ فِرْقَةً فَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَسَبْعُونَ فِي النَّارِ وَافْتَرَقَتِ النَّصَارَى عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً فَإِحْدَى وَسَبْعُونَ فِي النَّارِ وَوَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَتَفْتَرِقَنَّ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ فِرْقَةً وَاحِدَةٌ فِي الْجَنَّةِ وَثِنْتَانِ وَسَبْعُونَ فِي النَّارِ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ هُمْ قَالَ الْجَمَاعَةُ

Dari Auf bin Malik Radhiyallahu anhu , dia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang-orang Yahudi telah bercerai-berai menjadi 71 kelompok, satu di dalam sorga, 70 di dalam neraka. Orang-orang Nashoro telah bercerai-berai menjadi 72 kelompok, 71 di dalam neraka, satu di dalam sorga. Demi (Allah) Yang jiwa Muhammad di tanganNya, umatku benar-benar akan bercerai-berai menjadi 73 kelompok, satu di dalam sorga, 72 di dalam neraka”. Beliau ditanya: “Wahai Rasûlullâh! siapa mereka itu?”, beliau menjawab, “al-Jama’ah”. [HR.Ibnu Majah no: 3992; Ibnu Abi Ashim, no: 63; Al-Lalikai 1/101. Hadits ini berderajat Hasan. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Ibni Majah, no: 3226]

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَأْتِيَنَّ عَلَى أُمَّتِي مَا أَتَى عَلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ حَذْوَ النَّعْلِ بِالنَّعْلِ حَتَّى إِنْ كَانَ مِنْهُمْ مَنْ أَتَى أُمَّهُ عَلَانِيَةً لَكَانَ فِي أُمَّتِي مَنْ يَصْنَعُ ذَلِكَ وَإِنَّ بَنِي إِسْرَائِيلَ تَفَرَّقَتْ عَلَى ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِينَ مِلَّةً وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِي النَّارِ إِلَّا مِلَّةً وَاحِدَةً قَالُوا وَمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِي

Dari Abdullah bin ‘Amr Radhiyallahu anhu, dia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh umatku akan ditimpa oleh apa yang telah menimpa Bani Israil, persis seperti sepasang sandal. Sehingga jika diantara mereka ada yang menzinahi ibunya terang-terangan, dikalangan umatku benar-benar ada yang akan melakukannya. Dan sesungguhnya Bani Isra’il telah bercerai-berai menjadi 72 agama, dan umatku akan bercerai-berai menjadi 73 agama, semuanya di dalam neraka kecuali satu agama”. Para sahabat bertanya: “Siapa yang satu itu wahai Rasulullah?”, beliau menjawab: “Apa yang saya dan para sahabatku berada di atasnya”. [Hadits Shahih Lighairihi riwayat Tirmidzi, al-Hâkim, dan lainnya. Dishahihkan oleh Imam Ibnul Qayyim dan asy-Syathibi, dihasankan oleh al-Hafizh al-‘Iraqi dan Syaikh al-Albani. Syeikh Salim al-Hilali menulis kitab khusus membela hadits ini dalam sebuah kitab yang bernama “Daf’ul Irtiyab ‘An Haditsi Maa Ana ‘Alaihi Wal Ash-hab]

Perselisihan di kalangan umat Islam ini dari satu sisi menyerupai perselisihan antara kaum Mukminin dengan orang-orang kafir, karena perselisihan antara Ahlus Sunnah dengan semua ahli bid’ah adalah perselisihan tadhad (kontradiksi). Ahlus Sunnah di tengah-tengah ahli bid’ah adalah seperti umat Islam di tengah-tengah orang-orang kafir. Meski jumlah mereka sedikit, namun kebenaran selalu berada di pihak Ahlus Sunnah, yaitu orang-orang yang berpegang dengan Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya. Sedangkan ahli bid’ah tetap dalam penyimpangan mereka. Penyimpangan mereka bervariasi, semakin jauh dari Sunnah, maka kesesatan mereka juga semakin besar. Semakin dekat kepada Sunnah, kesesatan mereka semakin sedikit.

Perselisihan di antara umat Islam ini benar-benar terjadi, bahkan telah dijelaskan oleh al-Qur’ân dan as-Sunnah. Karena Allâh Azza wa Jalla telah memberitakan bahwa umat-umat zaman dahulu telah berpecah-belah, sebagaimana firman-Nya :

وَمَا تَفَرَّقُوا إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ

Dan mereka (ahli Kitab) tidak berpecah belah, kecuali setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka. [asy-Syûra/42:14]

Sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberitakan bahwa sebagian umat ini pasti akan mengikuti perilaku umat-umat zaman dahulu, termasuk perbuatan mereka yang berselisih dan berpecah belah.

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى قَالَ فَمَنْ؟

Dari Abu Sa’id al-Khudri, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kamu benar-benar akan mengikuti jalan-jalan orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga seandainya mereka melewati lobang dhob (satu jenis kadal pasir), kamu benar-benar juga akan melewatinya”. Kami (para sahabat) bertanya: “Wahai Rosululloh, apakah anda maksudkan orang-orang Yahudi dan Nashoro?” Beliau menjawab: “Siapakah selain mereka?” [HR. Bukhari, no: 3456; Muslim, no: 2669]

Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh mengatakan, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menghendaki bahwa umatnya tidaklah meninggalkan sesuatupun yang telah dilakukan oleh orang-orang Yahudi dan Nashoro kecuali umat ini melakukan semuanya. Mereka tidak akan meninggalkan sesuatupun darinya. Oleh karena itulah Sufyan bin ‘Uyainah berkata: “Orang yang rusak di antara ulama kita, maka padanya terdapat perserupaan dengan Yahudi. Dan orang yang rusak di antara ahli ibadah kita, maka padanya terdapat perserupaan dengan dan Nashoro”. Alangkah banyaknya dua kelompok ini. Akan tetapi di antara rohmat Alloh dan nikmatNya, tidak menjadikan umat ini tidak akan bersatu di atas kesesatan”.[Fathul Majid, hal: 240, penerbit: Dar Ibni Hazm]

Di antara contoh hal ini adalah penjelasan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits sebagai berikut:

عَنْ عَرْفَجَةَ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ سَتَكُونُ هَنَاتٌ وَهَنَاتٌ فَمَنْ أَرَادَ أَنْ يُفَرِّقَ أَمْرَ هَذِهِ الْأُمَّةِ وَهِيَ جَمِيعٌ فَاضْرِبُوهُ بِالسَّيْفِ كَائِنًا مَنْ كَانَ (وفي رواية: فَاقْتُلُوهُ )

Dari ‘Arfajah, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah n bersabda, “Akan terjadi musibah demi musibah. Maka barangsiapa ingin mencerai-beraikan umat ini, saat mereka bersatu, maka pukullah dia dengan pedang, siapapun dia”. (Dalam riwayat lain, “maka bunuhlah dia”. [HR. Muslim, kitab: Imaâah, no: 1852]

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Dalam hadits ini terdapat perintah memerangi orang yang memberontak terhadap imam, atau ingin mencerai-beraikan kaum Muslimin atau perbuatan sejenis lainnya. Dia dilarang dari hal itu, jika dia tidak berhenti, maka dia diperangi. Jika kejahatannya tidak tertolak kecuali dengan membunuhnya, maka dia dibunuh, dan kematiannya sia-sia. Maka sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , “Maka pukullah dia dengan pedang”, pada riwayat lain, “Maka bunuhlah dia”, maksudnya, jika tidak tertolak kecuali dengan itu”. [Shahih Muslim, Syarh Nawawi 12/241-142]

4. Ada juga perselisihan di antara Ahlus Sunnah, namun perselisihan ini bukan dalam masalah-masalah pokok dalam aqidah, tidak sebagaimana perselisihan antar sesama ahli bid’ah, atau perselisihan ahli bid’ah dengan Ahlus Sunnah. Perselisihan sesama Ahlus Sunnah ini ada dua jenis :

a). Perselisihan Tanawwu’ (perselisihan variasi), yaitu jenis perselisihan yang kedua pihak yang berselisih berada dalam kebenaran dan terpuji. Namun mereka akan berdosa jika berbuat zhalim terhadap pihak lain, atau mengingkari kebenaran yang ada di pihak lain. Contoh, kejadian yang dikisahkan dalam hadits di bawah ini :

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ رَجُلاً قَرَأَ آيَةً سَمِعْتُ مِنَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خِلاَفَهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ فَأَتَيْتُ بِهِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كِلاَكُمَا مُحْسِنٌ قَالَ شُعْبَةُ أَظُنُّهُ قَالَ لاَ تَخْتَلِفُوا فَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمُ اخْتَلَفُوا فَهَلَكُوا

Dari Abdullah (bin Mas’ud), dia berkata, “Aku mendengar seorang laki-laki membaca sebuah ayat, yang (bacaan)nya menyelisihi yang telah aku dengar dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Maka aku pegang tangannya, dan aku bawa kepada Rasûlullâh n , lalu beliau bersabda, “Kamu berdua telah berbuat sebaik-baiknya.” Syu’bah berkata: Aku sangka dia mengatakan: “Janganlah kamu berselisih, karena orang-orang sebelum kamu telah berselisih, lalu mereka binasa”. [HR. Bukhari no: 2410]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang perselisihan yang di dalamnya orang-orang yang berselisih menolak kebenaran yang ada pada pihak lain. Karena dua orang yang membaca (al-Qur’an) itu telah benar bacaan. Kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan alasan (larangan) tersebut adalah kebinasaan orang-orang sebelum kita akibat perselisihan”.

Syaikhul Islam rahimahullah juga bmengatakan: “Ketahuilah, bahwa mayoritas perselisihan antara umat, yang melahirkan hawa-nafsu, engkau dapati termasuk jenis ini, yaitu: setiap orang dari orang-orang yang berselisih itu benar, atau sebagiannya benar, tetapi dia keliru karena telah menafikan kebenaran yang ada pada orang lain.” [Iqtidhâ’ Shirâthil Mustaqîm]

b). Perselisihan Tadhâd (perselisihan kontradiksi), perselisihan ini ada dua jenis:
• Perselisihan kontradiksi dalam suatu masalah dan terdapat dalil tegas yang menunjukkan kebenaran satu pendapat dari pendapat-pendapat yang ada.

Dalam hal ini, pendapat yang benar adalah pendapat yang sesuai dengan dalil, yang lain salah. Namun jika orang-orang yang berselisih ini berijtihad, yakni berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencari kebenaran, dengan disertai keikhlasan, maka mereka semua terpuji dan mendapatkan pahala. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا حَكَمَ الْحَاكِمُ فَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَصَابَ فَلَهُ أَجْرَانِ ، وَإِذَا حَكَمَ فَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَخْطَأَ فَلَهُ أَجْرٌ

Jika seorang hakim menghukumi, dia telah berijtihad, lalu ketetapannya sesuai dengan kebenaran, maka dia mendapatkan dua pahala. Dan jika dia menghukumi, dia telah berijtihad, lalu dia melekukan kesalahan, maka dia mendapatkan satu pahala. [HR. Bukhâri, no. 7352; Muslim, no.1716]

• Perselisihan kontradiksi dalam suatu masalah dan tidak terdapat dalil tegas yang menunjukkan kebenaran salah satu dari dua pendapat yang berselisih.

Maka dalam masalah ini, kedua pendapat itu boleh diikuti dan semua pihak yang telah berijtihad terpuji dan mendapatkan pahala, wallahu a’lam bishh shawwab.

Contoh hal ini adalah sebuah peristiwa yang dikisahkan oleh sahabat Ibnu Umar Radhiyallahu anhu sebagai berikut :

قَالَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – لَنَا لَمَّا رَجَعَ مِنَ الأَحْزَابِ « لاَ يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الْعَصْرَ إِلاَّ فِى بَنِى قُرَيْظَةَ » . فَأَدْرَكَ بَعْضُهُمُ الْعَصْرَ فِى الطَّرِيقِ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لاَ نُصَلِّى حَتَّى نَأْتِيَهَا ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ بَلْ نُصَلِّى لَمْ يُرَدْ مِنَّا ذَلِكَ . فَذُكِرَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَلَمْ يُعَنِّفْ وَاحِدًا مِنْهُمْ

Ketika kami telah kembali dari perang Ahzâb, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada kami, “Janganlah seseorang melakukan shalat Ashar kecuali di kampung Bani Quraizhah!”. Sebagian mereka (sahabat) mendapati waktu shalat Ashar di jalan, maka sebagian mereka berkata, “Kita tidak akan melakukan shalat Ashar sampai mendatanginya”. Sebagian yang lain berkata, “Kita melakukan shalat Ashar (sekarang), tidak dikehendaki dari kita hal itu (yakni shalat Ashar di kampung Bani Quraizhah walaupun habis waktunya-pen)”. Hal itu disampaikan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , dan beliau tidak menyalahkan seorangpun dari mereka. sampai mendatanginya”. [HR. Bukhâri, no. 946 dan 4119]

SOLUSI PERSELISIHAN
Kewajiban seorang Muslim adalah berpegang teguh denan al-Qur’ân dan as-Sunnah, dan bersikap adil dalam hukum dan perkataan. Bersikap adil dalam menghukumi antara orang Muslim dengan orang kafir, antara Ahlus Sunnah dengan ahlul bid’ah, antara orang yang taat dengan orang yang bermaksiat, dengan menerima kebenaran dari orang yang membawanya, jika telah nyata kebenarannya.

Tidak boleh fanatik kepada pendapat pribadinya, atau pendapat gurunya, atau pendapat siapapun yang menyelisihi al-Qur’ân dan as-Sunnah.

Dan kewajiban semua orang Muslim untuk mengembalikan permasalahan yang diperselisihkan kepada al-Qur’ân dan as-Sunnah. Allâh Azza wa Jalla berfirman, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allâh dan ta’atilah Rasul-Nya, dan ulil amri (ulama dan umaro’) di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allâh (al-Qur’ân) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allâh dan hari kemudian.” [an-Nisâ’/4:59]

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “Allâh Azza wa Jalla perintahkan manusia agar mentaati-Nya dan mentaati Rasul-Nya. Allâh Subhanahu wa Ta’alamengulangi kata kerja (yakni: ta’atilah !) dalam rangka memberitahukan bahwa mentaati Rasul-Nya wajib secara otonomi, dengan tanpa meninjau ulang perintah beliau dengan al-Qur’an. Jika beliau memerintah, maka wajib ditaati secara mutlak, baik perintah beliau itu ada dalam al-Qur’ân atau tidak ada. Karena sesungguhnya beliau n diberi al-Kitab dan yang semisalnya.” [I’lâmul Muwaqqi’in 2/46), penerbit: Darul Hadits, Kairo, th: 1422 H / 2002 H]

Beliau rahimahullah juga berkata, “Kemudian Allâh memerintahkan orang-orang yang beriman agar mengembalikan apa yang mereka perselisihkan kepada kepada Allâh dan Rasul-Nya, jika mereka orang-orang yang beriman. Dan Allâh Azza wa Jalla memberitakan kepada mereka, bahwa itu lebih utama bagi mereka di dunia ini, dan lebih baik akibatnya di akhirnya. Ini memuat beberapa perkara :

a). Orang-orang yang beriman terkadang berselisih pada sebagian hukum. Perselisihan ini tidak menyebabkan mereka keluar dari iman, selama mereka mengembalikan apa yang mereka perselisihkan itu kepada Allâh (al-Qur’an) dan Rasul-Nya, sebagaimana yang disyaratkan oleh Allâh Azza wa Jalla . Dan sudah tidak diragukan lagi bahwa (jika) sebuah hukum ditetapkan dengan sebuah syarat (tertentu), maka hukum itu akan hilang seiring dengan hilangnya syarat.

b). Firman Allâh Azza wa Jalla yang artinya, “Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu,” mencakup seluruh masalah agama yang diperselisihkan oleh kaum Muslimin, baik yang kecil maupun yang besar, yang tampak jelas maupun yang masih samar.

c). Seluruh kaum Muslimin sepakat bahwa mengembalikan kepada Allâh maksdunya adalah mengembalikan kepada kitab-Nya; mengembalikan kepada Rasul-Nya (maksudnya) adalah mengembalikan kepada diri beliau di saat hidup beliau, dan kepada Sunnah beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah wafat beliau.

d). Allâh Azza wa Jalla menjadikan keharusan mengembalikan seluruh perkara yang diperselisihkan kepada Allâh dan Rasul-Nya sebagai kewajiban dan konsekwensi iman. Jika ini tidak ada, maka iman hilang. [Diringkas dari I’lamul Muwaqqi’in 2/47-48), penerbit: Darul Hadits, Kairo, th: 1422 H / 2002 H]

Oleh karena itu, seorang Mukmin harus menerima dengan sepenuh hati, jika datang kepadanya dalil dari al-Qur’ân, atau hadits shahih dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan pemahaman yang benar, pemahaman para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Kesimpulannya, orang-orang yang berselisih wajib mengembalikan semua permasalahan kepada al-Qur’an dan as-Sunnah. Jika ia tidak mampu mengembalikan kepada keduanya, karena tidak memiliki ilmu tentang nash-nash al-Qur’an dan as-Sunnah, maka kewajibannya adalah bertanya kepada para ahli ilmu. Oleh karena itu, menghormati para ulama itu wajib, sesuai dengan kedudukan mereka sebagai pewaris Nabi, tidak bersikap ghuluw (melewati batas).

Inilah sedikit tulisan berkaitan dengan masalah ini, semoga Allâh selalu memberikan bimbingan kepada kita di atas jalan yang Dia cintai dan ridhai, menganugerahkan keikhlasan niat dan kebenaran amalan, sesungguhnya Dia Maha Mendengar doa dan Maha Kuasa mengabulkannya.

Semoga shalawat dan salam selalu dilimpahkan kepada Nabi Muhamad, keluarganya, dan para sahabatnya, al-hamdulillahi rabbil ‘alamin.

Catatan :
Makalah ini banyak mengambil manfaat dari muhadharah (ceramah) syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Barraak dengan judul Mauqiful Muslim minal Khilaf (Sikap Seorang Muslim Terhadap Perselisihan)

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 04-05/Tahun XV/1432/2011M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]

Sumber: https://almanhaj.or.id/3340-sikap-seorang-muslim-terhadap-perselisihan.html

Thursday, 7 December 2017

Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan

PRINSIP DASAR (PD)
1.Taqwa kepada TUHAN yang maha esa
2.Peduli kepada bangsa,negara,lingkungan dan sesama
3.Peduli terhadap diri sendiri
4.Taat pada kode kehormatan

METODE KEPRAMUKAAN (MK)
1.Kegiatan Dilaksanakan di ruang/alam terbuka
2.Kegiatan yang menarik; menantang dan progresif
3.Belajar sambil melakukan
4.Dalam bimbingan dan pengawasan serta melibatkan orang dewasa
5.Sistim tanda kecakapan
6.Sistim Satuan Terpisah antara Putera dan Puteri
7.Sistim berkelompok/beregu dalam mekaksanakan kegiatan
8.Menerapkan/melaksanakan kode Kehormatan

Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan adalah  satu kesatuan yang utuh YANG tidak akan mampu  berjalan sendiri. Jika melihat hanya sebahagian  maka akan Gagal dalam memaknainya, bagaikan orang buta memahami seekor gajah saat memegang telinga maka akan berasumsi bahwa gajah itu datar lebar bagaikan sebuah nampan. Mari kita bersama dalam memaknai PRAMUKA yang sesungguhnya.

Efri Deplin. 

Ka.Gudep 06.007-06.008 Ali bin Abi Thalib - Fatimah Azzahra SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu

Ka.PINSAKODA Bengkulu

Ketua Bidang Pramuka SIT Wilayah Bengkulu

Wednesday, 6 December 2017

Ilmu Allah

Sebagai pencipta, Allah adalah Tuhan yang Maha mengetahui. Ilmu-Nya Mahaluas tersebar di alam semesta, di samping masih ada pula yang tersimpan dalam perbendaharaan ilmu-Nya. Untuk menggambarkan keluasan ilmu Allah itu Al-Qur’an memberikan perumpamaan yang sangat indah, di antaranya:

“Sekiranya pohon-pohon yang ada di bumi ini adalah pena dan lautan [menjadi pena] ditambah lagi dengan tujuh lautan sesudahnya [kering]nya, niscaya tidak akan habis-habis [dituliskan] kalimat-kalimat Allah.” (Lukman: 27)

Dilihat dari jalan untuk mendapatkannya, ilmu Allah itu dapat diketahui melalui dua cara:

1. Khusus, diperoleh melalui jalur formal yaitu melalui wahyu yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul-Nya. Ilmu yang ada di dalam wahyu disebut sebagai ayat-ayat qauliyah. Ia berada di dalam kitab suci al-Qur’an, Taurat, Zabur, dan Injil. Di samping itu, juga terdapat dalam sabda nabi-Nya yang telah dihimpun oleh para ulama dalam kitab-kitab hadits.
2. Umum, diperoleh melalui jalur non formal yang oleh Allah berikan melalui ilham. Ilmu yang didapat tidak melalui wahyu tetapi melalui ilham disebut ayat-ayat kauniyah. Allah memberikan ilmu-Nya kepada manusia umumnya secara langsung. Didapatkannya ilmu dengan cara ini, kalau menemukannya sendiri disebut inspirasi, dan kalau melalui orang lain disebut aspirasi. Inspirasi mau aspirasi dalam bahasa arab disebut ilham.

Ada sinergi yang sangat baik antara ayat-ayat kauniyah dan ayat-ayat qauliyah,karena keduanya berasal dari sumber yang satu dan merupakan tanda-tanda kekuasaan-Nya. Ayat-ayat qauliyahmemberikan isyarat-isyarat kepada para ulama dan ilmuwan untuk melakukan kajian dan penelitian terhadap fenomena alam, hasilnya merupakan bukti kebenaran ayat-ayat qauliyah itu. Sebagai contoh, al-Qur’an mengatakan bahwa kita mengira bahwa bumi ini diam padahal ia bergerak seperti halnya awan. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa bumi bergerak demikian.

Dalam sebuah riwayat Rasulullah saw. mengatakan.: “Apabila ada lalat hidup di air minum, hendaklah tenggelamkan sekalian.” Penelitian ilmiah membuktikan bahwa salah satu sayap lalat membawa microba dan sayap lain membawa anti microba yang hanya akan efektif kalau mendapatkan tekanan dengan ukuran tertentu yaitu dengan menenggelamkannya. Sinergi yang baik antara kedua ilmu itu akan memberikan kemaslahatan yang besar bagi kehidupan umat manusia.

Wahyu datang dari Allah Yang Maha Mengetahui meka seharusnya berlapang dada untuk menjadikan wahyu sebagai pedoman hidup sebab kebenarannya adalah kebenaran yang mutlak. Akan tetapi, ilham [penemuan-penemual ilmiah yang dilakukan manusia] tidak dapat dijadikan sebagai pedoman hidup karena kebenarannya tidak mutlak. Kebenaran ilham merupakan kebenaran eksperimental yang kadang terbukti sesuai dengan wahyu namun terkadang terbukti sebaliknya. Penemuan ilmiah yang satu terbantah oleh eksperimen yang dilakukan oleh ilmuwan yang lain, bahkan tidak jarang terjadi bahwa penemuan seorang ilmuwan kemudian termentahkan oleh penemuannya sendiri di waktu yang lain.

Kebenaran sains dan kemajuan teknologi dapat digunakan untuk sarana kehidupan, dalam rangka melaksanakan tugas memakmurkan bumi. Namun harus tetap memperhatikan batas-batas syar’i yang terdapat dalam ayat-ayatqauliyah. Penggunaan sains dan teknologi yang tidak mengindahkan batas-batas wahyu seringkali menimbulkan dampak negatif terhadap ekosistem dan keseimbangan alam. Bila ini yang terjadi, tentu bukan kemashlahatan yang akan dinikmati umat manusia. Sebaliknya yang terjadi selalu saja berupa kerusakan, tragedi, petaka, bencana, dan kehancuran. Semua petaka tersebut adalah akibat ulah tangan manusia sendiri

Wisata Keluarga Guys Gerga PAL 7

Hallo sahabat kali ini Guys Gerga kembali menyapa kita semua. Trip yang paling ditunggu-tunggu adalah dimana saat rencana pekan ini kita ...