Skip to main content

Wisata Edukasi (Bagian 6) Tikar Gegas dari Serawai

Tikar Gegas dari Serawai

Perjalanan kali ini menuntun untuk silaturahim ke tanah serawai. Bumi Bengkulu bagian selatan tepatnyan di Talo Seluma Bengkulu. Mengulang masa kecil dan menyatukan kolase-kolase kehidupan yang indah di sepanjang masanya.

Siang ahad itu dibawa terik mentari aku duduk diantara puing-puing  bangunan setengah permanen yang menuntun lisan ini untuk mengucap doa-doa terbaik bagi Almarhum Bapakku, Bakhtiar bin Suwi. Alfaateha. Kubawa segulung tikar yang dipakai saat makan siang tadi. Tikar Gegas, berasal dari jalinan pandan berduri dari dalam rimba Talo Seluma Bengkulu pulau Sumatera.

Apa yang menarik?
Tikar ini berbeda dengan tikar pabrik. Tikar pabrik dibuat dari bahan tiruan dan plastik. Sebagian dikenal dengan bahan sintetis walaupun ada yang memanfaatkan bahan alami. Namun Tikar Gegas tetap menjadi sebuah produk terbaik. Mengapa? Tikar Gegas berasal dari anyaman ibu-ibu hebat di negeri ini khususnya Ibuku. Sebuah hal yang menjadi keterampulan hidup dan kecerdasan berfikir yang menentukan kualitas hasil. Tikar Gegas konon tidak semua bisa menganyamnya. Hanya orang-orang tertentu dengan kecerdasan tingkat tinggi.

Bagaimana Prosesnya?

Bagian 1 Persiapan Awal

Pertama Mencari Pandan Berduri
Dilakukan pencarian dan memilih berupa yang terbaik dari pandan berduri di dalam rimba seberang sungai Air Talo Kecamatan Seluma Bengkulu. Daun yang sudah tua, lebar dan tidak sobek.

Kedua Rombongan
Persiapan mental dan keamanan mulai dari siapa saja rombongan yang akam berangkat mencari Pandan Berduri. Jangan sendirian karena tempatnya lumayan jauh di dalam rimba sana. Bersama-sama lebih asyik.

Ketiga Pakaian
Secara, perjalanan jauh dan menantang memerlukan pakaian khusus. Pakaian serba panjang menutup tubuh dan memakai sarung tangan tebal sebagai perlindungan dari duri. Pakai sepatu kebun ya, tidak pakai sandal jepit. Jalanan jauh lho? Ibuku bilang pakai sepatu Nuang Galing, sepatu dengan belasan pul di telapaknya.

Keempat Kekompakan
Kekompakkan, akan menentukan kemenangan bersama. Tidak ada yang memisahkan diri dari kelompok saat pencarian Pandan Berduri. Berbagi sama banyak beban bawaan saat melintasi medan berupa jalanan setapak licin dan saat menyeberang sungai.

Bagian 2 Pengolahan
Pertama Membuang Duri
Duri yang ada dibuang dengan cara mengikis atau meraut menggunakan pisau kecil secara manual satu persatu.

Kedua Menjemur
Pandan Berduri yang telah dibuang durinya kemudian dijemur secara alami dibawa terik matahari siang. Pandan yang semula berwarna hijau dan kaku akan berubah warna menjadi sedikit keabu-abuan dan lebih lentur. Tidak perlu diberi pewarna karena warna yang tercipta sudah sangat menarik dan menjadi ciri khas khusus Tikar Gegas ini.

Bagian 3 Menganyam
Pertama siapkan seikat besar pandan kering yang selesai dijemur. Kira-kira sebesar ikatan gulungan kasur.

Kedua siapkan dua lembar pertama untuk dianyam. Ambil bagian tengah dari kedua lembar pandan kering tersebut dan dianyam dengan tangan diikuti lembaran-lembaran pandan lainnya. Anyaman dilakukan secara menyilang. Menyelipkan satu lembar pandan ke lembar pandan lainnya. Begitu terus selanjutnya diulang hingga me-luas.

Ketiga jika anyaman semakin meluas, bagian sisi tikar harus cermat untuk dilipat dan diselipkan. Sehingga sisi-sisi tikar akan terlihat kokoh dan apik. Tidak longgar dan tidak mudah lepas dari anyaman. Jangan lupa siapkan pisau kecil untuk memotong bagian ujung pandang yang tidak digunakan.

Ketika sisi tikar sudah kokoh artinya tikar siang digunakan. Juga dapat dipasarkan dan bernilai ekomonis. Menjadi sebuah kebanggaan daerah dan menjadi salah satu aset kekayaan yang tak ternilai karena produk adalah sebuah karya cipta.

Terlihat gampang kan? namun tidak semua orang bisa membuatnya. Hanya orang-orang tetentu dengan kecerdasan tingkat tinggi. Apakah kamu salah satu orangnya? Buktikan.

Alhamdulillah Tikar Gegas juga memiliki filosofi yang baik. Besatu padu akan membuat lebih kuat dan kokoh jika dibandingkan dengan selembar daun pandan kering. Pandan Berduri menjadi kuat dan kokoh dan bernilai tinggi dari tangan seorang bijak amanah dan cerdas. Makna yang terkandung sangat bagus sekali diterapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Baik dari segi berbangsa dan bernegara juga beragama.

Pagar Gasing, 24 Juni 2018.
Seluma Bengkulu, Indonesia.


Berbagai gambar dari Tikar Gegas Serawai


Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)