Skip to main content

Raflesia di Puncak Bengkulu

Bismillahi..

Raflesia di Puncak Bengkulu

Aku berada di tepi barat Sumatera, diapit oleh dua provinsi besar Sumbar dan Lampung. Di sebelah timur membentang sebuah garis panjang yang terhubung dari Aceh hingga Lampung, kedua ujung Sumatera. Bukit barisan. Negeriku sangat kaya.

Di bagian barat membentang Samudera hingga lautan Hindia. Ketika pagi menjelang. 'Pukek mendarek' sebutan kapal kecil merapat di bibir pantai. Di sore menjelang sunset terpapar di hamparan luas riak gelombang, bak sekeping tembaga dibawah terik mentari gurun pasir. Di sana di Pantai Zakat Kota Bengkulu terbentang.

Akupun menepi, kembali dengan kesibukan kota. Bangunan berbetuk kura-kura jika terlihat dari udara menambah kekayaan negeriku. Ah, sebuah Benteng peninggalan Inggris Fort Marlborough. Tak jauh para bangsawan tertanam di tanah lapang Makam Inggris.

Kutinggalkan hiruk pikuk kotaku. Maklum kota kecilku yang luas, sepuluh kabupaten kota. Sejenak relaksasi tubuh di tepi sebuah bukit dalam wadah alami kehangatan air murni campuran belerang. Ada banyak tempat kawan. Semua, semua negeriku kaya.

Kabupaten Kaur
Kabupaten Seluma
Kabupaten Bengkulu Selatan
Kabupaten Bengkulu Tengah
Kabupaten Bengkulu Utara
Kabupaten Mukomuko
Kabupaten Kepahiang
Kabupaten Rejang Lebong
Kabupaten Lebong
Kota Bengkulu

mengapa luas, karena disetiap kabupaten di Bengkulu menjadi tempat lokasi transmigrasi. Jadi di Bengkulu banyak sekali saudara-saudara dari tanah Jawa bahkan Bali.

Baik, cukup dulu ya. Ada baiknya kalian berkunjung ke Bengkulu. Kalian akan tahu bahwa Puspa Langka terbesar di dunia ada di Gunung Liku Sembilan Kabupaten Bengkulu Tengah. Tumbuhan endemik parasitisme yang memukau mata dunia. Tak salah kalau google menjadikan halaman depan kemarin menggganti huruf 'O' dengan gambar Raflesia.

Dia juga ada di SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu. Jalan semeru No.22 RT.13 RW.IV Sawah Lebar Ratu Agung Kota Bengkulu.

@30haribercerita
#30haribercerita
#30hbc1812
#30hbckota

Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk