Monday, 30 September 2019

Akhir Pekan Berkemah di Halaman Depan Rumah



Sudah lama si sulung tidak meminta untuk didirikan tenda dom di halaman rumah. Entah kenapa sore ini ia kembali ingat akan sebuah tenda dom kecil muatan 4 orang dewasa. Akhirnya kami berdua kolaborasi pasang tenda ini di tengah angin yang lumayan kencang sore ini. Beberapa kali hampir saja putus asa karena terganggu angin yang lumayan kencang. Insya Allah malam nanti kita jadi berkemah hee.
Disamping Tenda sambil Membakar Ikan

Tak bisa dipungkiri bahwa kemarau yang panjang ini membuat halaman depan rumah tanpa hijau rumput nan elok. Semua menguning kecuali beberapa tanaman yang rutin disiram air bekas olahan di dapur atau air AC yang dinyalakan malam harinya. Iya, pada saat menancapkan patok tenda terasa sekali betapa kerasnya yang di halaman rumah. Beda sekali dengan tanah saat musim hujan yang lalu.
Beda dengan adiknya, Tsamara ingin makan ikan bakar katanya. Sepertinya benar-benar berkesan metode sentra dan tema yang digagas oleh sekolahnya tempo hari. Iya, di sekolahnya kemarin dia bersama teman-teman dan ibu guru menyiangi ikan, membersihkan, serta mengolah ikan dengan cara dibakar lalu kemudian setelah itu dimakan bersama-sama. 
Memasak Ikan di PUAD IT AULADUNA

Sebenarnya Tsamara tidak suka ikan sebelumnya. Kami terkadang memakai beberapa jurus agar dia mau makan ikan hee. Pakai acara ngobrol santai dan ketika lengah masuk deh ikannya. Atau metode kamuflase, Apa ya?? maaf, Dagin ikan kan warnanya putih, langsung saja ajak ngobrol sana sini dan pas dia lengah mssuk deh. Kalian punya jurus lain ga? bagi doonk.
Hasil Olahan Ikan Bakar

Berbicara tentang sekolahnya Tsamara saya termasuk orang tua yang antusias dengan perkembangan si buah hati. Maaf tapi bukan obesisi, sekali lagi antusias dengan perkembangan si buah hati. Makanya ketika dia ingi Ikan Bakar langsung umminya memenuhi permintaan dan kita semua support. Salah satu bentuk suportnya adalah memenuhi permintaan dan memberikan suasana yang berbeda dalam menikmatinya.

Alhasil malam Ahad ya kita makan malam di luar. Beneran, kita di luar rumah hee tepatnya di halaman rumah.
Makan Malam di Tenda

Proses Membakar Ikan

Tips Bakar Ikan
1. Siapkan ikan yang akan dibakar.
2. Bersihkan sirip dan sisik ikan serta cuci bersih dan tiriskan.
3. Letakkan di pemanggang ikan dengan rapi dan susun sedemikian rupa.
4. Siapkan bumbu tumis berupa olahan rempah-rempah desa, bawang putih, bawang merah, dll
5. Siapkan pemanggang ikan yang sebelumya sudah dibuat apinya membara.
6. Letakkan ikan di atas api dan dikontrol panas baranya.
7. Jangan lupa dibolak-balik agar matangnya merata sambil dituangkan sedikit demi sedikit dengan bumbu yang sudah disiapkan tadi.
8. Angkat ikan ketika daging sudah empuk dan matang.

Nah.. ini dia tips salah satu kegiatan berkahir pekan bersama keluarga. Ga perlu ribet santai dan bermaknah.
Semoga menginspirasi ya

Dan ini dia kumentasi














Friday, 27 September 2019

Mengenal Golongan Darah dan Donor Darah

Palang Merah Indonesia Bengkulu yang beralamat di komplek Rumah Sakit Umum M.Yunus Bengkulu memberikan kesempatan kepada setiap pendonor untuk mendonorkan darah tepat pada waktunya.

Sebelum lebih jauh mari kita mengenal beberapa penjelasan dan istilah penting terkait donor darah.

Golongan Darah Manusia
A, B, AB , dan O.

Golongan Darah Manusia Berdasarkan Faktor Rhesus (Rh) Positif (Rh+) dan Reshus Negatif (Rh-)

A+
A-

B+
B-

AB+
AB-

O+
O-


Berdasarkan Sistem Golongan Darah ABO, Golongan Darah ditentukan oleh Aglutinogen dan Aglutinin.

Apa itu Aglutinogen dan Aglutini?
Aglutinogen adalah jenis protein yang dapat menggumpal (Aglutinasi) dan terdapat pada eritrosit, sedangkan Aglutinin adalah jenis serum antibodi yang dapat menggumpalkan Aglutinogen. dan terdapat pada plasma darah.

Tabel Pewarisan Golongan Darah Dari ayah dan Ibu kepada Anak


Keterangan:

Jika Ibu O dan Ayah O
Golongan Darah anak adalah O

Jika Ibu O dan Ayah A
Golongan Darah anak adalah O dan A

Jika Ibu O dan Ayah B
Golongan Darah anak adalah O dan B

Jika Ibu O dan Ayah AB
Golongan Darah anak adalah A dan B

Jika Ibu A dan Ayah O
Golongan Darah anak adalah O dan A

Jika Ibu A dan Ayah A
Golongan Darah anak adalah O dan A

Jika Ibu A dan Ayah B
Golongan Darah anak adalah O, A, B dan AB

Jika Ibu A dan Ayah AB
Golongan Darah anak adalah A, B, dan AB

Jika Ibu B dan Ayah O
Golongan Darah anak adalah O dan B

Jika Ibu B dan Ayah A
Golongan Darah anak adalah O, A, B dan AB

Jika Ibu B dan Ayah B
Golongan Darah anak adalah O dan B

Jika Ibu B dan Ayah AB
Golongan Darah anak adalah A, B, dan AB

Jika Ibu AB dan Ayah O
Golongan Darah anak adalah A dan B

Jika Ibu AB dan Ayah A
Golongan Darah anak adalah A, B dan AB

Jika Ibu AB dan Ayah B
Golongan Darah anak adalah A, B, AB

Jika Ibu AB dan Ayah AB
Golongan Darah A, B dan AB

Lebih lanjut penjelasan lebih lengkap dan terperinci dapat dilihat pada uraian berikut:

Golongan darah seseorang ditentukan berdasarkan ada atau tidaknya zat antigen pada sel darah merah dan plasma darah. Antigen berfungsi seperti tanda pengenalan sel tubuh Anda. Ini supaya tubuh bisa membedakan sel tubuh sendiri dari sel yang berasal dari luar tubuh. Jika sel dengan antigen yang berlawanan masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan memulai perlawanan terhadap sel yang dianggap asing tersebut dengan memproduksi antibodi.

Ada dua teknik yang dipakai untuk mengelompokkan darah, yaitu menggunakan sistem ABO dan rhesus (Rh). Kedua sistem ini bisa sangat membantu jika Anda ingin melakukan transfusi darah.

Melalui sistem ABO, golongan darah dibagi menjadi 4 tipe, yaitu A, B, AB dan O.

Jika Anda memiliki golongan darah A, maka Anda memiliki antigen A pada sel darah merah dan memproduksi antibodi untuk melawan sel darah merah dengan antigen

Jika Anda memiliki golongan darah B, maka Anda memiliki antigen B pada sel darah merah dan memproduksi antibodi A untuk melawan sel darah merah dengan antigen A.

Jika Anda memiliki golongan darah AB, maka Anda memiliki antigen A dan B pada sel darah merah. Ini juga berarti Anda tidak memiliki antibodi A dan B pada plasma darah.

Jika Anda memiliki golongan darah O, maka Anda tidak memiliki antigen A atau B pada sel darah merah. Orang bergolongan darah O memproduksi antibodi A dan B di plasma darah.

Siapa Saja Penerima Darah Kita?

Dulu, pemilik golongan darah O bisa mendonorkan darahnya kepada siapa pun, namun kini tidak lagi dianjurkan. Golongan darah O negatif kemungkinan memiliki antibodi yang bisa menyebabkan reaksi serius selama transfusi darah berlangsung. Sedangkan golongan darah O positif hanya boleh diberikan dalam situasi darurat, yaitu jika pasien sedang terancam jiwanya atau persediaan tipe darah yang sesuai tidak mencukupi.
Abdullah Tsamara sedang Tranfusi Darah

Sebaliknya, golongan darah AB tergolong penerima universal. Kalangan ini bisa mendapat transfusi darah dari jenis A, B, AB, atau O. Namun kalangan ini hanya bisa mendonorkan darahnya kepada mereka dengan darah jenis AB saja.

Faktor resus (Rh) adalah jenis antigen yang ada pada sel darah merah. Jika darah memiliki faktor Rh maka dikatakan resus positif, dan jika tidak memiliki faktor Rh maka dikatakan resus negatif.
Orang yang memiliki Rh negatif bisa mendonorkan darahnya kepada orang yang memiliki status Rh negatif dan Rh positif. Pendonor dengan Rh positif hanya bisa memberikan darahnya kepada orang dengan status Rh positif.

Donor Darah dan Gaya Hidup

Masih banyak orang yang awam dengan donor darah. Bagi sebagian orang donor darah identik dengan jarum suntik yang menyakitkan. Tidak salah karena donor darah tentu menggunakan media jarum suntik untuk proses pengambilan darah. Namun rasa sakit itu tidak sebanding dengan "kepuasan" dan kepedulian kita terhadap sesama. Rasa sakit itu tidak terlalu lama. Ketika darah mengalir dari lengan ke dalam kantong darah dalam waktu beberapa menit saja, proses donor sudah usai.

Donor Darah


Namun sebelum itu pendonor akan dichek kesehatan berupa tekanan darah dan Hb dengan cairan biru.

Baca Juga: Syarat-syarat menjadi pendonor darah

Semoga tulisan ini dapat membantu pemahaman kita semua.

Tuesday, 24 September 2019

UNRAS dan Olahan LOKAN dalam Program Pengabdaian Masyarakat



Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan hari Sabtu 31 Agustus 2019 di Desa Serangai Kecamatan Batik Nau kemarin merupakan kegiatan lanjutan dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh tim Dosen Universitas Ratu Samban yang merupakan program Kemenristekdikti tahun 2019.

Saat ini terlihat bahwa masyarakat khususnya ibu- ibu PKK sudah mulai terbuka wawasannya dan terampil yang berkaitan dengan peningkatan nilai jual lokan melalui berbagai olahan produk makanan yang bervariasi dan berpotensi mempunyai nilai jual yang lebih baik. 



Berbagai hasil olahan lokan


Produk olahan lokan tersebut diantaranya peyek lokan, crispy lokan, dan rendang lokan. Produk tersebut berpotensi dan mempunyai nilai jual yang cukup menjanjikan. Pemasaran bisa melalui konvensional dan bisa melalui media internet facebook, whatshaps dll.

PROFIL LPPM UNIVERSITAS RATU SAMBAN UNRAS

Kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Ratu Samban, dengan mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itulah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ratu Samban ini ada, melakukan semua aktivitas pemberdayaan masyarakat di semua bidang. 
LPPM Universitas Ratu Samban terbentuk melalui SK Rektor Universitas Ratu Samban Nomor : 018/Kpts/I.b-1/IX/2001 tanggal 8 September 2001. LPPM Universitas Ratu Samban adalah organisasi yang diamanatkan untuk mengemban Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup Universitas Ratu Samban, yaitu dengan memberikan layanan yang diperlukan oleh masyarakat secara optimal.

Baca Juga: Wisata Bengkulu yang Layak Dikunjungi

Implementasinya berupa pengutusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) ke desa-desa yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara, pelatihan untuk kelompok tani, nelayan maupun pemberian bantuan berupa fasilitator yang menguasai bidang ilmu yang diinginkan oleh masyarakat, pengembangan kewirausahaan, pembinaan dan pengembangan koperasi dan pengusaha kecil. Sejak tahun 2015 LPPM Universitas Ratu Samban telah mulai melaksanakan KUKERTA di daerah terluar Indonesia atau bagian dari Kabupaten Bengkulu Utara yaitu di Pulau Enggano. Partisipasi LPPM Universitas Ratu Samban ini disambut antusias oleh masyarakat Pulau Enggano tersebut.
LPPM Universitas Ratu Samban setiap tahunnya mengalokasikan sejumlah dana untuk dana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dimanfaatkan oleh dosen melalui proses seleksi yang cukup ketat, walaupun dana yang disiapkan masih kurang mencukupi dari kebutuhan dosen dalam melaksanakan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, namun hal ini cukup memotivasi dosen untuk ikut terlibat dalam pengajuan proposal ini. Pengalaman tim dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat adalah sebagai berikut : LPPM Universitas Ratu Samban pada tahun 2013 mendapatkan amanah dari DIKTI berupa pemberian hibah penelitian Dosen Pemula sebanyak 2 orang dosen dan Hibah penelitian bagi Dosen PTS dari Kopertis Wilayah 2 sebanyak 1 orang. Pada tahun yang sama LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan Hibah Bantuan Dana Stimulus pelaksanaan seminar bedah proposal Penelitian dan Pengabdian Desentralisasi. Tahun 2014 LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan 5 hibah dosen pemula, 1 hibah bersaing, 2 hibah IbM dan 2 PKM-AI. Pada tahun 2015 LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan 4 hibah dosen pemula, 1 hibah bersaing, 2 hibah IbM, 3 PKM-Penelitian, 1 PKM-Kewirausahaan, 2 PKM-AI dan Hibah Dana Operasional Bantuan Akreditasi Prodi (Prodi Agroteknologi). Pada tahun 2016 LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan 2 hibah dosen pemula, 1 hibah bersaing, 1 hibah INSINAS dari Kemenristek, 2 IbM dan 2 PKM-Penelitian serta hibah Pusat Karier. Pada tahun 2017 LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan 4 hibah dosen pemula, 1 hibah PEKERTI, 1 IbM, 1 hibah INSINAS lanjutan tahun ke-2, dan 1 PKM-Penelitian. Pada tahun 2018 LPPM Universitas Ratu Samban mendapatkan 2 hibah dosen pemula, 1 hibah PEKERTI lanjutan, 2 hibah pengabdian IbM/PkM.. Pada dasarnya LPPM Universitas Ratu Samban dari tahun ke tahun menghasilkan tren yang meningkat jika ditinjau dari keberhasilan mendapatkan pendanaan hibah penelitian dan hibah pengabdian dari Kemenristekdikti. Tahun 2019, LPPM Unras mendapat hibah PDP 3 judul dan hibah PKM 1 judul pengabdian.

Berikut dokumentasi produk olahan dan proses pembuatan olahan lokan











Friday, 20 September 2019

Kuliah Kesehatan di FIKES Dehasen Bengkulu



Waktu saya masih duduk di bangku menengah pertama saya pernah bercita-cita ingin menjadi tenaga kesehatan. Pernah ingin menjadi seorang dokter juga perawat. Alasannya tidak muluk-muluk karena ingin membantu menyembuhkan orang-orang yang sedang sakit. Memotivasi orang-orang yang sakit dengan lisan yang yang baik dan mampu mendorong orang lain untuk semangat sembuh. Saya sangat yakin dokter atau perawat yang menjalani profesinya sebagai tenaga medis akan memberikan pelayanan maksimal agar pasien cepat sembuh baik dengan cara medis dengan pengobatan maupun dengan kata-kata motivasi untuk semangat menjadi sehat.

Nah belakangan ini ada sebuah instansi pendidikan ternama di kota Bengkulu yang telah banyak mencetak perawat-perawat yang berkualitas. Tidak lain dan tidak bukan instansi ini bernama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Mari sejenak kita melihat apa saja yang ada disana sehingga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen Bengkulu layak menjadi rujukan.

Fasilitas Ilmu Kesehatan

Fasilitas yang disediakan untuk menunjang kegiatan pendidikan yang ada di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen Bengkulu adalah :
a. Gedung belajar lantai 6 dengan ruang perkuliahan ber-AC



b. Laboratorium
Fasilitas laboratorium di bagi atas 3 jenis, meliputi :
1. Laboratorium Bahasa
2. Laboratorium Komputer
3. Laboratorium Kesehatan, terdiri atas :
➢ Laboratorium Anak
➢ Laboratorium Maternitas
➢ Laboratorium gawat darurat
➢ Laboratorium medikal bedah
➢ Laboratorium kebutuhan dasar manusia
c. Klinik umum
d. Sarana olahraga
e. Aula 
f. Hotspot gratis di setiap ruangan
g. Perpustakaan
h. Kantin
i. Mushola
j. Tempat penitipan anak
k. Mini Market 



Bagaimana Sejarah Fikes Dehasen Bengkulu 

Berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen diawali dengan berdirinya Akademi Perawatan Karya Husada Bengkulu pada tahun 1995 dengan Surat Keputusan NOMOR : HK.00.06.1.1.2939 tanggal 30 Agustus 1995. Pada tahun 2000 Akademi Keperawatan Karya Husada di akreditasi oleh Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Jakarta dengan nilai strata B dengan Surat Keputusan NOMOR : HK.00.06.2.2.00440 tanggal 3 Maret 2006. Ini merupakan pengakuan terhadap keberadaan Akademi Keperawatan Karya Husada. Yayasan Dehasen berupaya mengembangkan Akademi Keperawatan Karya Husada dengan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen dengan SK Mendiknes NO: 82/D/0/2008 pada tanggal 3 Maret 2008. Pada tahun 2017 akhirnya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen Bengkulu Merger ke Universitas Dehasen Bengkulu dengan keluarnya Surat Keputusan Merger Universitas Dehasen Bengkulu dari Kementrian Ristek Dikti Tahun 2017.

Kampus yang beralamat di Jl. Merapi Raya No.Kel, Kebun Tebeng, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38226 ini artinya sudah berdiri sejak lama. 

Fakultas Ilmu Kesehatan Dehasen Bengkulu digerakkan oleh tenaga pendidik yang profesional. Mereka adalah lulusan luar negeri dan dalam negeri yang berdedikasi penuh di kampus ini. Siapa sajaka mereka? Berikut profil singkat pengajar Fakultas ILmu Kesehatan Dehasen Bengkulu:

Dosen FIKes lulusan luar Negeri:
Ns. Handi Rustandi, S.Kep, MAN lulusan Arrelano University Filipina.
Ns. Dwi Wulandari, S.Kep, MAN lulusan Arrelano University Filipina.
Ns. Mariza Afrianti, S.Kep, MAN lulusan Arrelano University Filipina.  
Ns. Tita Septi Handayani, S.Kep, MNS lulusan Kasetsart University



Sementara itu beberapa dosen mendapatkan danah hibah penelitian diantaranta adalah:

Ns. Desmetasari, S.Kep, M.Kes mendapatkan dana Hibah Penelitian PDP dari Kemenristek Dikti Tahun 2017
Fiya Diniarti, SKM, M.Kes mendapatkan dana Hibah Penelitian PDP dari Kemenristek Dikti Tahun 2017
Ns. Tita Septi Handayani, S.Kep, MNS mendapatkan dana Hibah Penelitian PDP dari Kemenristek Dikti Tahun 2018
Darmawansyah, SKM, M.Kes mendapatkan dana Hibah Penelitian PDP dari Kemenristek Dikti Tahun 2018



Dan tahun 2019 dosen-dosen FIKes kembali lagi mendapatkan dana Hibah PDP dari Kemenristek Dikti, yakni atas nama Darmawansyah, SKM, M.Kes (Epid), Ns. Handi Rustandi, S.Kep, MAN, Wulandari, SKM, M.Kes, Ns. Mariza Arfianti, S.Kep, MAN, Ns. Tita Septi Handayani, S.Kep, MNS, Syami Yulianti, SST, M.Keb, Diyah Tepi Rahmawati, SST, M.Keb, Ns. Dwi Wulandari, S.Kep, MAN, dan Ns. Elsi Rahmadani, S.Kep, M.Kep. Dan atas nama Ns. Danur Azissah Roesliana Sofais, S.Kep, M.Kes mendapatkan dana Hibah Penelitian AIPViKI tahun 2018.

Selain itu juga Fikes Dehasen selalu aktif di berbagai kegiatan luar kampus maupun antar kampus. Ini menandakan bahwasanya geliat edukasi di dalam kamus selalu berdampak positif dalam pengembangan diri baik untuk intern kampus sendiri seperti Dosen dan Mahasiswa juga ekstern kampus untuk menunjang kretreatifitas mahasiswa dan dosen.


Peringatan hari besar agama juga rutin di sini guna menciptakan suasana yang religius. Harapannya nanti adalah lulusan-lukusan FIkes Dehasen Bengkulu setelah tamat menempuh pendidikan disini juga memiliki kompetensi dan bekal tidak hanya duniawi namun juga ukhrowi.


Ust K.H. Dr. Dani Hamdani, M.Pd.
Memberikan Tausya

Ayo tunggu apa lagi, segera daftarkan diri kamu di kampus terbaik FIkes Dehasen Bengkulu.

"Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition bersama Blogger Bengkulu dan Fikes Dehasen"

Ini Jadwal testnya coba deh



Hayya The Power Of Love Cinta dan Kedamaian



Hayya The Power Of Love 2


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah kembali bersama kita dalam ukhuwah dan barokahNya Aamiin. Sudah tidak sabar saya ingin mengulas film serial Drama dan Kemanusiaan yang dibintangi oleh Fauzi Baadila, Adhin Abdul Hakim, Amna Hasanah Sahab, Meyda Sefira, Hamas Syahid, Fajar Lubis, Asma Nadia dan Ria Ricis.

Hayya: The Power of Love 2 adalah film Indonesia yang merupakan sekuel dari film '212: The Power of Love'. Sekuel adalah sebuah karya dalam sastra, film, atau media lain yang menggambarkan kronologis kejadian orang-orang berikut kerja sebelumnya. Dalam banyak kasus, sekuel meneruskan unsur-unsur cerita asli, seringnya dengan karakter dan pengaturan yang sama. Namun muatan di dalam Hayya: The Power Of Love 2 ini mampu membuat mata kita berbinar dengan part setiap segmen yang tegang dan serius. Matamu akan mengalirkan butiran suci hangat di pipih membawa pikiran ke alam negeri Para Nabi. Allahu Akbar.

Film ini disutradarai oleh Jastis Arimba dan ditulis oleh Ali Eunoia. Mengambil latar belakang Indonesia dan Palestina, film berdurasi 101 menit ini didedikasikan untuk jasa para relawan kemanusiaan seluruh dunia yang peduli terhadap konflik Palestina – Israel.

Film ini mengangkat tema tentang kemanusiaan dan menceritakan pentingnya cinta terhadap sesama manusia, terutama di negeri Palestina yang mengalami konfik berkepanjangan. Konflik yang harus dipahami bahwa ini merupakan sunatullah antara hak dan bathil. Melihat dimana kaki kita berpijak, apakah menutup mata dengan keadaan atau berpihak pada kebenaran.


Sinopsis

Film Hayya: The Power of Love 2 menceritakan kisah Rahmat (Fauzi Baadila) yang dihantui perasaan bersalah dan dosa di masa lalu. Rahmat (32th) seorang jurnalis yang sedang belajar memahami arti tentang cinta dan keimanan. Sosok yang barusan saja berhijrah merasa perlu melakukan hal berbeda. Dia memutuskan untuk menjadi relawan kemanusiaan di camp pengungsian perbatasan Palestina-Israel.

Saat bertugas Rahmat bertemu sosok Hayya (5th) gadis lugu yatim piatu korban konflik di Palestina. Kehadiran Hayya banyak membawa perubahan terhadap kehidupan Rahmat, hingga suatu ketika Rahmat harus kembali ke Indonesia karena harus menikah dengan Yasna yang membuat Hayya terluka.

Beberapa Ulasan

Hayya


Hayya by. Google

Hayya hadir dalam kehidupan nyata Rahmat. Gadis kecil Palestina ini menyelinap masuk ke dalam koper hingga sampai ke Indonesia. Rumah tempat tinggal Rahmat di kompleks mewah di Jakarta. Awalnya Adin ingin membantu Rahmat untuk mengembalikan Hayya ke Palestina dengan melapor kepada perwakilan relawan kemanusiaan Indonesia untuk Palestina tapi Rahmat memberikan tanggapan yang berbeda. Karena ini merupakan pelanggaran hukum dua negara dan kasus perdagangan manusia.

Pengasuh Hayya RICIS


Ricis dan Hayya
By. Google

Adin membuat iklan pengasuhan untuk Hayya karena tidak memungkinkan jika Hayya keluar rumah dan diketahui oleh khalayak ramai. Pada part ini ada beberapa bintang yang muncul diantaranya adalah, Syahrini KW, Mamah Dede KW, Riana KW, ketiganya mampu mencairkan suasana dalam film ini karena tingkah dan ulah mereka yang menarik perhatian penonton. Tampil terkahir yaitu youtuber Ricis dengan nama aslinya hadir dan lebih mencairkan suasana lagi. Ricis mampu melakoni adegan dengan dialeg Melayu Malaysia. Ia diterima menjadi baby sitter untuk Hayya dan nampak Ricis sangat senang ditandai dengan lantunan lirik Nisa Syabbiyan yang dinyanyikannya.

Adin


Adin dan Hayya
By. Google

Teman dan sahabat baik Rahmat. Dalam membersamai Rahmat untuk hijrah Adin rela melakukan apa saja demi untuk menjaga hidayah yang tertanam dalam diri Rahmat. Tapi terkadang Adin juga tidak bisa melakukan apa-apa ketika watak asli Rahmat muncul tiba-tiba yakni Keras Kepala seperti Anaknya Rahmat. Adin mengalah saja. Nampak ketika Adin mengajak Rahmat untuk menyerahkan Hayya ke Ust Yusuf pimpinan relawan Indonesia untuk Palestina. Rahmat berani menyela dan mengalihkan topik pembicaraan dan Adin hanya mengalah.

Yasna

Sosok perempuan dengan hijab syar'i dan siap mendampingi hidup Rahmat kedepan. Ia siap menerima Rahmat apa adanya dan menantikan Rahmat yang sering lupa. Lupa membeli cincin lupa dengan hari penting untuk pernikahan mereka dan Yasna tetap bersabar. Puncak dari semuanya adalah ketika Yasna berujar setelah akad di bawah hujan itu, "Akang itu egois, hanya mementingkan diri sendiri tanpe memikirkan perasaan orang lain" saat itu Yasna sudah berstatus istri Rahmat.

Rahmat


Rahmat dan Hayya
By. Google

Sosok yang sering pelupa dan baru berhijrah menuju kebaikan. Dengan semangat yang menggebu-gebu Rahmat lupa bahwa mementingkan diri sendiri itu pilihan yang kurang tepat. Akibat dari sifatnya yang egois ingin menyelamatkan Hayya secara tidak langsung telah melanggar undang undang internasional dan dapat dikategorikan sebagai trafiking. Tidak cepat ia menyadari akan hal itu hingga ia harus mengalah ketika Hayyabl direbut paksa oleh tim Kemanusiaan Indonesia Palestina di akhir cerita.

Untuk Karakter lainnya tentu mereka berperan saling menunjang untuk menghasilkan drama dan tampilan apik atas sebuah pesan besar yang ingin disampaikan dalam film layar lebar Hayya: The Power Of Love.

Apa Sajakah Pesan Moralnya?

Pertama
Hubungan baik Indonesia Palestina

Hubungan antara Indonesia dan Palestina adalah hubungan yang sudah sangat erat dan akrab. Indonesia menolak untuk mengakui negara Israel hingga kesepakatan damai tercapai antara Israel dan Palestina. Indonesia sangat membela hak-hak dan kebebasan rakyat Palestina dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Sejarah 

Dukungan Palestina ini diwakili oleh mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini yang terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia pada 6 September 1944, Radio Berlin menyiarkan 'selamat selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (ayah saya sendiri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) untuk Alam Islami, bertepatan 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia.

Berita ini disiarkan melalui radio dua hari berturut-turut, disebar-luaskan, bahkan harian Al-Ahram yang terkenal telitinya juga menyiarkan. Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi “Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia” dan memberikan dukungan penuh. Sayang, acara bersejarah ini tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat di negeri ini.

Sungguh dukungan ini telah dimulai sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI.

Seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia, Muhammad Ali Taher. Dia adalah seorang saudagar kaya Palestina yang secara spontan mengirimkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata, “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia”. Setelah itu mendukung mengalir, di jalan Palestina terjadi gelombang untuk solidaritas dan dukungan untuk Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah.

Ketika terjadi serangan Inggris di Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya, demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur Tengah, khususnya Mesir. Shalat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang jatuh dalam pertempuran yang sangat dahsyat itu.

Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal Volendam milik Belanda pengangkutan serdadu dan senjata telah sampai di Port Said. Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir di pelabuhan itu. Yang mencengangkan, mereka menggunakan kapal kapal dengan bendera merah putih yang berkeliaran Pesisir Port Said guna mengejar, melarang dan melakukan blokade terhadap kapal-kapal perusahaan yang ingin menyuplai udara & makanan untuk kapal Volendam milik Belanda yang dapat dipindahkan Terusan Suez, ke kembali ke pelabuhan.

Bagaimana rasanya saat melihat bendera kita di kibarkan oleh bangsa lain dengan kesadaran penuh menunjukkan rasa solidaritasnya? Bukti cinta mereka pada bangsa Indonesia. Wartawan Al-Balagh pada 10/8/47 melaporkan, “Kapal-kapal yang membantu warga Mesir yang mengejar kapal-kapal besar dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. Mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan kapal-kapal besar itu ke jurusan lain. ”

Tentu saja, motivasi yang kita buat tidak hanya dari aspek historis, namun ini dapat kita ambil sebagai pelajaran untuk mengingat kembali tentang Mesir dan khusus Palestina yang pernah melakukan hal yang sama terhadap Indonesia. Tidak ada alasan untuk tidak mendukung kemerdekaan Palestina sebagai negara merdeka.
(Sumber: http://fimadani.com/kemerdekaan-indonesia-berawal-dari-mesir-dan-palestina/)

Kedua
Kamp pengungsi

Sementara itu, anak-anak Palestina yang tinggal di kamp-kamp pengungsi di luar negeri, terutama di Lebanon atau Suriah yang dilanda perang, menghadapi serangkaian penderitaan, termasuk kemiskinan dan kondisi hidup yang buruk.

Mahmoud Hanafi, kepala Lembaga Palestina untuk Hak Asasi Manusia, sebuah LSM yang berbasis di Beirut, menggambarkan bahwa anak-anak Palestina di kamp-kamp pengungsi sengsara.

"Anak-anak pengungsi hidup dalam kondisi yang sangat buruk, yang sangat membatasi kemampuan mereka untuk membangun masa depan yang layak," kata Hanafi kepada Anadolu Agency.

Dia mengutip data dari badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) yang menempatkan tingkat kemiskinan orang-orang Palestina di kamp-kamp pengungsi Lebanon pada angka 73 persen dan tingkat pengangguran pada 56 persen.

Menurut Hanafi, anak-anak di kamp sering mengalami kerawanan pangan, dengan 38 persen menderita kerawanan pangan sedang dan 24 persen lainnya menderita kerawanan pangan akut.

Aktivis HAM itu juga mengungkapkan bahwa sebagian besar anak-anak pengungsi tidak memiliki akses yang memadai ke pendidikan, sebuah kondisi yang dia kaitkan dengan situasi sosial ekonomi mereka dan pembatasan hukum yang diterapkan pada pengungsi Palestina di Lebanon.

Menurut perkiraan, ada 300.000 warga Palestina, termasuk puluhan ribu anak-anak, saat ini tinggal di 12 kamp pengungsi yang tersebar di seluruh Lebanon.
Sumber: https://www.aa.com.tr/id/dunia/anak-anak-palestina-hadapi-momok-kematian-dan-penahanan/1443743

Palestina Cinta dan Kedamaian

Adalah negeri para nabi dan tanah yang dirindukan. Shalat di Masjidil Aqsha merupakan ibadah terbaik setelah shalat di Masjidil Haram Makkah Almukaromah.


Sudahvm menjadi sunatullah yang telah digariskan Allah SWT bahwa yang kita lihat hari ini akan terjadi. Allah SWT bisa saja ingin menyudahi sengketa berdarah di tanah para nabi. Namun hingga hari ini gencatan senjata terus terjadi. Banyak Hanya Hanya yang lainnya bahkan ribuan yang tidak beruntung kehilangan keluarga.

Disini Allah SWT melihat dimana posisi kita berada, apakah terbesit dihati ini untuk membela kemerdekaan Palestina? Atau malah menutup dengan sebelah mata menepis semua fakta dan kenyataan yang ada.

Semoga dengan hadirnya film Hayya The Power Of Love 2 mampu memberikan semangat untuk berada di posisi yang benar. Membela kemerdekaan Palestina dan ikut serta berkontribusi baik moril dan spiritual serta doa yang senantiasa disenandungkan untuk saudara-saudara kita di Palestina.

Bermimpi suatu hari nanti akan shalat di Masjid Al Aqsa. Allahu Akbar!

Baca Juga: Pesan dan Amanat yang disampaikan dari 212 The Power Of Love

Film Hayya The Power Of Love sangat direkomendasikan untuk ditonton. Walaupun untuk usia 13 tahun ke atas namun sebagi orang tua kita juga bisa mengimbangi komunikasi dengan si buah hati agar mereka memaknai sebuah perjuangan hidup serta cinta dan kedamaian yang hakiki. Allahu Akbar.

Pemain

Fauzi Baadila sebagai Rahmat
Adhin Abdul Hakim sebagai Adin
Amna Hasanah Sahab sebagai Hayya
Ria Ricis
Hamas Syahid
Meyda Sefira
Asmanadia
Humaidi Abas
Fajar Lubis







Sumber:
http://fimadani.com/kemerdekaan-indonesia-berawal-dari-mesir-dan-palestina/



https://www.aa.com.tr/id/dunia/anak-anak-palestina-hadapi-momok-kematian-dan-penahanan/1443743

Thursday, 12 September 2019

Review Konten Rumah Belajar BUKU IPA kelas 4 SD


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh perkenalkan saya Efri saya akan mereview sebuah konten di rumah belajar buku ilmu pengetahuan alam untuk SD dan MI kelas 4 buku ilmu pengetahuan alam untuk SD dan MI kelas 4 ini ditulis oleh Bapak Priyono dan titik Sayekti titik buku ini memiliki ukuran 17,6 25 cm yang telah memiliki isbn. buku ini memuat materi sains studi dan pengajaran pendidikan dasar masih sangat relevan digunakan oleh guru dan siswa yang duduk di bangku kelas 4 SD. buku ini juga diterbitkan oleh Pusat perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2010. demikian review terhadap buku IPA kelas 4 SD dan MI yang ada di konten rumah belajar. Demikian Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Review Konten Rumah Belajar BUKU IPA kelas 4 SD MI


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh titik nama saya Efri. saya akan mereview sebuah konten di rumah belajar judul buku ilmu pengetahuan alam 4 untuk SD MI kelas 4 buku ini koma memiliki ukuran 17 * 6 * 25 cm yang memiliki tebal 238 halaman. Memuat materi sains studi dan pengajaran pendidikan dasar yang telah memiliki ISBN. Buku ini diterbitkan oleh Pusat perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2010 artinya buku ini juga sangat relevan digunakan oleh guru dan siswa yang duduk di bangku kelas 4 SD masih sangat layak kita gunakan untuk belajar ilmu pengetahuan alam IPA

Tuesday, 10 September 2019

Kisah Nyata Mualaf di Persimpangan Syariat-Nya




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Kisah ini bagus untuk dibaca dan direnungkan, banyak pelajaran dalam kehidupan yang penuh dengan lika-liku perjuangan. Kisah ini saya dapatkan dalam sebuah pesan singkat WhatsApp semoga menginspirasi.

*Kisah Nyata: Mualaf di Persimpangan Syariat-Nya*
By: _*Irene Radjiman*_

Beberapa bulan yang lalu saya mendapat email dari salah seorang sahabat saya. Dia juga seorang mualaf sama seperti saya, Sharen namanya. Dulu Kami bertemu di sebuah lembaga pelatihan pramugari di Jogja.

Sharen mahasiswi Atmajaya, gadis cantik keturunan Tionghoa. Kalau mau banding-bandingkan kecantikan dengan Sharen, saya mending tutup muka. _Udah_ pasti kalah _jaaauuhhh_.

Sharen, si gadis Tionghoa ini bukan hanya fasih bahasa Mandarin tapi juga fasih bahasa Inggris dan bahasa Jawa. maklum Cina Semarang.

Kami sama-sama pramugari waktu itu, bedanya Sharen lebih dahulu diterima jadi pramugari reguler Garuda Indonesia, sementara saya cukup puas di Airline swasta.

Satu tahun terbang, Sharen resign untuk menikah dengan seorang pengusaha muslim. Di situlah awal dia menjadi mualaf. Mereka tinggal di kawasan Menteng Jakarta. 1 tahun menikah Sharen dikaruniai anak. Namun malang, saat anaknya masih berusia 6 bulan, suaminya mengalami depresi berat karena usahanya bangkrut. Terlilit utang ratusan juta. Suaminya stress berat nyaris gila, sehingga tidak mungkin menjalankan kewajibannya sebagai seorang suami sebagai tulang punggung yang menafkahi.

Sharen memutuskan untuk kembali terbang, _apply_ ke Saudi Arabia Airline dan alhamdulillah diterima. Dengan berat hati, dia harus titipkan anak semata wayangnya yang belum genap 1 tahun kepada ibu mertuanya untuk dirawat. Dia hanya bisa mengunjungi keluarganya paling tidak 1 tahun sekali. Sharen harus menetap di Saudi. Ia tegarkan hati, demi melunasi utang-utang suaminya, kebutuhan rumah tangga, termasuk biaya pengobatan suaminya.

10 tahun Sharen bekerja sebagai pramugari Saudi, alhamdulillah suaminya sudah pulih dan sudah mulai bangkit kembali sebagai pengusaha. Usaha suaminya kini maju dengan pesatnya. Sharen pun resign.

*Ini tulisan Sharen dalam emailnya untuk saya*:
_Dear Irene_
_Assalamualaikum wr wb_.
Semoga Irene sekeluarga selalu dalam keberkahan Allah SWT.

Aku tidak tahu tiba-tiba teringat denganmu. Dulu kita sering berkirim kabar melalui Yahoo Messenger. Tapi tiba-tiba terputus karena kesibukan kita masing-masing. Untunglah aku masih menyimpan emailmu ini. Semoga email ini terbaca olehmu.

Irene aku butuh teman. Aku tidak tahu harus bicara pada siapa dan aku juga tidak tahu harus bagaimana. Mungkin karena kita sama-sama mualaf, maka entah mengapa tiba-tiba aku mencari emailmu.

3 tahun terakhir ini adalah masa-masa bahagiaku. Aku sudah punya baby lagi berusia 1 tahun, alhamdulillah. Dia perempuan. Lengkap sudah aku memiliki 1 arjuna dan 1 srikandi. Kembali berkumpul bersama anak-anakku, suamiku, keluargaku.

Alhamdulillah 10 tahun perjuanganku di Saudi tidak sia-sia. Suamiku sudah kembali pulih, bahkan usahanya kini semakin pesat. Suamiku juga aktif mengikuti kegiatan pengajian.

Irene, 1 minggu yang lalu suamiku bicara padaku, dia akan berpoligami dengan seorang hafizhah bernama Azizah, gadis berusia 25 tahun.

Irene, kumohon jangan hakimi aku dulu dengan setiap dalil syariat Allah. Aku berharap sebagai sesama wanita kau bisa memahami yang aku rasa. Bila ia menginginkan istri seorang hafizhah, mengapa dia dulu menikahiku yang seorang Katolik?

Irene, mohon doakan aku agar aku tetap istiqamah dalam keyakinanku. Dan mohon doakan aku, agar aku tidak pernah merasa menyesal telah mengenal agama ini.
Mohon balas emailku bila tulisan ini sudah terbaca olehmu.
_Wassalamualaikum wr wb_
– Theresia Sharen Magdalena –
===================

Ada gemuruh di dalam dada usai membaca email Sharen. Aku tercenung cukup lama, tidak berani langsung membalas emailnya. Aku hanya khawatir bila langsung kubalas, maka yang tertulis hanyalah rasa seorang Irene yang justru ditakutkan akan menjadi pemberontakan pada syariat Allah.

*Tiga hari kudiamkan email Sharen. Hingga akhirnya kubalas emailnya*:

Dear Sharen
Semoga saat kau baca email ini, kau masih berkumpul bersama keluargamu dalam satu aqidah suci, Islam.

Sharen, aku rindu berjumpa denganmu. Rindu melihat mata sipitmu yang terpejam saat kau tertawa. Kuharap mata itu kini makin bercahaya dalam sinar terang bacaan ayat-ayat Alquran.

Sharen, Allah juga sedang rindu padamu. Allah ingin melihat kau tengadahkan berlama-lama tanganmu yang halus putih bersih itu.

Bila kau bisa mengingatku, sudahkah kau tumpahkan semua yang kau rasa pada Allah. Allah tidak akan menghakimimu dengan dalil-dalil-Nya. Allah akan menyentuh tanganmu yang menengadah pada-Nya. Tanyakan pada-Nya apa yang Dia inginkan darimu? Mintalah petunjuk pada-Nya. Bila poligami ini baik bagimu dan keluargamu maka Dia akan mampu membuatmu ikhlas menerimanya. Namun bila poligami ini kelak tidak mendatangkan kebaikan bagimu dan bagi keluargamu, mintalah agar prahara itu segera menjauh darimu.

Sharen, kita sudah berjalan dari gelap menuju terang. Janganlah lagi menoleh ke belakang dan berhasrat kembali pada kegelapan, hanya karena di dalam terang kita melihat ada jalan berlubang. Ingatlah selalu syariat Allah tidak pernah salah.
Doaku selalu untukmu
_Wassalamualaikum wr wb_.
===================

Wahai para suami, kami para istri tahu syariat poligami. Kami tahu hukum poligami adalah sunah bagi yang mampu. Tapi saat ada seorang istri yang belum mampu menerima poligami, janganlah kau _judge_ dia melawan syariat Allah. Janganlah kau _judge_ dia mengharamkan poligami.

Durian adalah buah yang dihalalkan, bila ada yang tidak menyukai durian, janganlah kau _judge_ dia mengharamkan durian. Periksalah dulu dirimu, begitu banyak sunah yang disyariatkan, sudahkah mampu kau jalankan semua? Sehingga kau merasa perlu menyuguhkan poligami bagi istrimu?
Terkhusus bagi kalian yang memiliki istri seorang mualaf. Insya Allah dengan hijrahnya istrimu, Surga sudah ada di tanganmu. Kewajibanmu adalah menjaganya agar tetap istiqamah menuju muslimah yang _kaffah_. Biarkan ia berproses menuju keikhlasannya dalam berhijrah. Lihatlah, betapa mengerikan kalimat terakhir dari email Sharen: _*“Doakan aku agar aku tidak menyesal telah mengenal agama ini.”*_
*Semua butuh proses*

Wahai para istri, satu hal yang perlu diingat, “suamimu bukanlah milikmu, dia milik Allah” Janganlah berlebihan mencintainya hingga membuat Allah cemburu. Ini sangat sulit, tak semudah mengetikkan kata-katanya. Saya sangat memahami, karena saya seorang wanita. Datanglah pada Allah, sujud menangis dan curhatlah di hadapan Allah saat kau merasa terabaikan semua yang telah kau lakukan dengan segenap hati dan jiwamu.

Bagi kalian wahai para wanita yang telah mampu memiliki hati seluas samudera, telah mampu ikhlas hidup dalam bahtera poligami, janganlah kau _judge_ wanita lain yang belum mampu sebagai wanita yang membangkang syariat Allah. Karena bisa jadi tanpa kau tahu dia telah melalui perjuangan yang bisa jadi lebih dahsyat dibandingkan dirimu.

Apakah Aisyah lebih baik dari Siti Khadijah yang seumur hidupnya tidak pernah dimadu oleh Rasulullah? Apakah para istri sahabat Rasulullah lebih _kaffah_ dibanding Fatimah binti Nabi Muhammad SAW, yang seumur hidupnya tidak pernah dimadu oleh Ali bin Abu Thalib?

Walau memang jamu itu terasa pahit tapi menyehatkan, dibandingkan gula yang manis tapi menyebabkan penyakit.
Kalo bisa sih pilih madu, manis, enak dan menyehatkan.
*Tapi, siapkah dimadu?*
_Barusan_ saya sudah dapat balasan email dari Sharen setelah dua bulan lebih saya menunggu. Alhamdulillah, sahabat saya masih istiqamah di dalam Islam.

Seperti apa balasan email Sharen? saya share di status berikutnya. Kepanjangan _kalo_ disambung di sini.

Mohon doakan sahabat saya agar tetap istiqamah di dalam Islam.
_Wassalam_.
========

Lebih dari dua bulan aku menunggu balasan email dari Sharen. Apa kabarmu Sharenku? Masihkah kau istiqamah di dalam Islam.

Entah mengapa aku gelisah. Ada rasa khawatir. Kucari sosmednya. Tidak ketemu. Duh mengapa Sharen tidak meninggalkan WA di dalam emailnya?

Akhirnya yang kulakukan hanya menunggu dan berdoa untuknya.

Saat aku merasa tak kuasa lagi menunggu, aku butuh dukungan saudara-saudariku seaqidah yang lain. Mohon maaf Sharen tanpa bertanya terlebih dahulu, aku share permasalahanmu. Aku berharap banyak doa terucap untuk mengetuk pintu langit bagimu.
*Tepat saat aku akan mengakhiri statusku, notification email berbunyi. Subhanallah, Sharen!*
====================

Dear Irene
Assalamualaikum wr wb.
Irene, terima kasih atas balasan emailmu. Apa kabarmu hari ini? Kamu pasti sedang memikirkan aku kan?
Berkat doamu kini aku lebih bahagia. Alhamdulillah.

Ketahuilah Irene, saat aku menulis email padamu, aku sudah mengajukan gugatan cerai untuk suamiku. Tiga hari kemudian kubaca emailmu. Isi emailmu hampir sama dengan tanggapan seorang ustadzah yang juga mualaf.

Saat itu, sejujurnya aku masih dalam kondisi marah pada Allah. Aku merasa Allah banyak meminta dari hidupku. Aku mulai berhitung setiap sedekah, amal ibadah yang telah kulakukan untuk keluargaku khususnya suamiku.

Ibu mertuaku yang sangat menyayangiku itu setiap malam menangis membujukku untuk mencabut gugatan ceraiku.
Aku gamang, aku bingung. Hingga akhirnya di 1/3 malam dimana seharusnya manusia bermunajat kepada Rabbnya, namun aku justru menumpahkan kekesalanku pada Tuhanku.

*“Apalagi yang kau inginkan dariku ya Allah!!!!!”*

“Mengapa bencana ini Kau hadirkan untukku? Bila Kau adalah Zat Yang Maha Penyayang, seharusnya Kau adalah Zat Yang Maha Perasa. Tidakkah kau bisa merasakan apa yang kurasakan? Hingga Kau turunkan syariat poligami untuk menghukumku?”

_Naudzubillah_…. doakan aku, Allah mengampuni dosaku di malam itu.

Aku tertidur. Sedikit lega rasa hatiku. Esok malamnya kuulangi lagi tengadahkan tanganku di 1/3 malam memohon ampunan karena entah mengapa tiba-tiba datang rasa bersalah. Kemudian aku mencoba saranmu. Satu minggu aku terlibat diskusi dengan Allah.

Hingga suatu hari dengan lantangnya ibu mertuaku mengatakan satu hal pada suamiku, “Pras, bila kamu tetap ingin menikahi gadis itu, pergi kamu dari rumah ini! Biarkan mama bersama Sharen dan anak-anakmu di rumah ini. Mama malu memiliki anak yang tidak tahu diri seperti kamu!”

Aku keluar dari kamarku. Ibu mertuaku langsung memelukku. “Kamu jangan pergi Sharen, biarkan Pras yang pergi. Dia tidak pantas menjadi suamimu. Maafkan mama yang telah gagal mendidik Pras menjadi laki-laki yang tahu diri.”

Aku hanya menangis dalam diam. Suamiku pun hanya menunduk diam.

Malam itu kami bertiga (aku, ibu mertuaku dan suamiku) berdiskusi.

“Baiklah ma, aku tidak akan menikahi Azizah, bila itu hanya akan membuat mama dan Sharen tersakiti. Aku sangat menyayangi kalian. Maafkan aku” suamiku memeluk kami berdua.

Aku lega, kupikir inilah jawaban dari Allah atas diskusi panjang di atas sajadahku di tiap 1/3 malam.

Namun ternyata aku salah.

Esok malamnya ba’da isya, Azizah datang ke rumahku bersama kedua orang tuanya.
Pada malam itu aku tahu, ternyata bukan suamiku yang ingin menikahi Azizah, tetapi ayah Azizah yang merupakan teman pengajian suamiku yang meminta suamiku untuk meminang anaknya. Malam itu jelas kutatap wajah Azizah. Azizah, semula kupikir dia adalah gadis belia yang cantik dengan segala pesona yang menggairahkan mata lelaki termasuk suamiku, ternyata sangat jauh dari itu. Dia gadis lugu yang selalu menundukkan kepala. Ada keteduhan di wajahnya.

Di malam itu aku tahu, Azizah memiliki miom yang akan segera dioperasi dan dokter mengatakan 90% Azizah tidak akan mampu memberikan keturunan bagi suaminya. Sudah 3 orang pemuda lajang membatalkan khitbahnya setelah mengetahui kondisi Azizah. Entah mengapa ayah Azizah memiliki trust pada suamiku.

Kudekati suamiku dan kutanya, “Kenapa mas gak pernah cerita ini sebelumnya padaku?”

Suamiku menjawab, “Karena aku tidak mau kamu menganggapnya sebagai modus”

Kudekati ibu mertuaku, “Mama, kumohon terimalah Azizah menjadi bagian dari keluarga kita. Aku ikhlas menerimanya sebagai adik maduku.”

Azizah dan ibunya nyaris tersungkur di kakiku, namun aku cegah. Kupeluk Azizah dan kukatakan, “Kau akan menjadi saudariku.”

Suamiku terperangah menyaksikan semua itu. “Kamu yakin telah ikhlas dengan keputusanmu sayang?”

“Iya mas. Nikahi dia. Dia akan menjadi bagian dari keluarga kita.” Jawabku mantap.

Suamiku terlihat masih ragu. Aku tersenyum, “Aku akan mencabut gugatan ceraiku besok.”

Alhamdulillah, seisi rumah mengucapkan hamdalah.

Dan sudah 1 bulan ini suamiku menikah dengan Azizah. Kami tinggal 1 rumah. Kurasa tak masalah, rumah kami sangat besar.

Tahukah kamu Irene, bisnis suamiku makin pesat. Kini suamiku lebih sering melibatkan aku dalam bisnisnya. Aku yang tadinya hanya di rumah mengurus rumah, kini lebih sering bersama suami untuk menangani bisnis. Anak-anakku di rumah bersama ummi Azizah (begitulah mereka memanggilnya).

Di saat tetangga kami harus membayar 5-6jt untuk seorang baby sitter, anak-anakku justru dibimbing oleh seorang hafizhah.

Tahukah Irene, anakku yang pertama sudah hafal 1 juz dalam 1 bulan selama ada Azizah. Setiap malam mereka mengaji dibimbing oleh umminya. Bayangkan bila suatu saat Arjunaku menjadi hafizh melalui pendidikan dari dalam rumah kami sendiri.

*“Maka nikmat Tuhanmu mana lagi yang kau dustakan.”*

Irene, terima kasih telah menjadi sahabatku di dunia dan di akhirat. Andai saat itu kuturuti amarahku meneruskan gugatan cerai pada suamiku, aku pasti tidak akan pernah merasakan kebahagiaan ini.

Ini pelajaran poligami yang langsung Allah ajarkan padaku. Selama ini aku berpikir poligami adalah syariat yang tidak paham pada perasaan wanita. Karena aku tidak pernah bisa menerima saat istri sedang sakit suami justru berpoligami, seakan nafsu lelaki lebih pantas untuk dilindungi.

Namun ternyata kini Allah justru memilihku menjadi orang yang menjalankan poligami sebagai solusi. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana nasib gadis seperti Azizah bila tidak ada syariat poligami. Haruskah menjalani kesendirian dalam hidupnya hanya karena vonis dokter tidak mampu memberikan keturunan?

Semula kupikir ink hukuman Allah bagiku. Namun ternyata Allah sedang menyanjungku.

Irene, sudah dulu yaaa suatu saat kau harus mengenal Azizahku.

Kumohon doakan kami agar selalu menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Kumohon juga, doakan Azizahku agar Allah berkenan menyembuhkan miomnya sehingga tidak perlu menjalani operasi dan ia bisa memberikan keturunan untuk suamiku. _Aamiin_.

Bulan depan kami bertiga akan umrah untuk meminta kesembuhan bagi Azizah. Doakan kami yaaa….
_Wassalamualaikum wr wb_
Theresia Sharen Magdalena
================

*Poligami tetaplah syariat yang benar*.

Bila banyak kasus poligami yang justru menghancurkan rumah tangga, ini karena pelakunya yang gagal paham pada syariat.
Wahai suami, kalian memang memiliki hak untuk berpoligami. Namun hak ini tidak lantas digunakan suka-suka kalian dan sesuai hawa nafsu kalian. Berdiskusilah pada Allah, apa maksud Allah mempertemukanmu dengan wanita lain. Bukan langsung menggunakan hak veto mu dengan ke-sok tahuanmu dan lantang menggunakan dalil-dalil dengan berkata, “Ini syariat yang dihalalkan Allah dan kau istri harus menerimanya. Bila tidak bersedia menerima artinya kalian telah mengingkari salah satu syariat Allah!”

Wahai istri, wanita dengan segala rasa, janganlah cepat meradang saat mendengar kata poligami. Jangan berdebat sesuai nafsumu. Cintailah Allah lebih dari kau mencintai suamimu. Ingatlah syariat Allah tidak pernah salah. Poligami bukanlah kenikmatan tambahan bagi laki-laki, namun tambahan tanggung jawab bagi laki-laki.

Wahai para suami dan para istri, libatkan selalu Allah dalam setiap galaumu. Sehingga kita terhindar dari sikap gagal paham yang sok tahu (#SelfReminder)

Untukmu Theresia Sharen Magdalena. Kau bukan hanya rupawan, namun hatimu juga sangat menawan. Kau laksana Ibrahim yang menerima perintah Allah untuk menyembelih anak sulungnya dengan ikhlas.

_Sami’naa wa atha’naa_.
_May you’re one of the best woman in heaven_.
Mohon doa untuk Sharen sekeluarga dan mohon doa untuk kesembuhan Azizah.
_Wassalam_

Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng

Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini. Benar saja kami dari tadi s...