Skip to main content

Keseruan Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-74 di SDIT IQRA'1 KOTA BENGKULU



Keseruan dalam memperingati hari kemerdekaan RI Ke-74 tahun 2019 banyak ragam dan inovasi. Mulai dari mata lomba biasa hingga mata lomba yang luar biasa. Mulai dari panjat pinang yang merakyat sampai permainan adu kecepatan yang sangat diminati kalangan anak-anak.

Tak ubahnya siswa saya di sekolah, keseruan dalam memperingati hari kemerdekaan RI Ke-74 tahun 2019 ini kami nikmati dengan mengikuti beberapa mata lomba yang telah disusun panitia. Wah saya harus cukup pasang strategi hihi kenapa, saya juga panitia ternyata.
Keseruan dalam memperingati hari kemerdekaan RI Ke-74 tahun 2019 di SDIT IQRA'1 KOTA BENGKULU diikuti oleh semua siswa dan dewan guru. Mata lomba siswa diantaranya adalah lomba balap kelereng, kereta balon, tarik tambang, futsal pakai sarung hee, mewarnai, menyanyikan lagu nasional perjuangan dan futsal antar siswa. Menyajikan makanan, mengupas nanas, desain kelas, untuk kategori guru.

Nah dari kelas 4 Abdullah bin Umar mendapatkan juara 2 futsal, juara 2 tarik tambang putra, dan juara 3 mengentikan lagu nasional perjuangan. Lumayan nih buat memgasa startegi kami di kelas 4 Abdullah bin Umar untuk menghadapi moment liga prestasi mendatang hee.


Untuk kategori guru dan kelas Alhamdulillah kelas 4 paralel mendapatkan juara 3 desain kelas dan juara 2 lomba menyajikan makanan. Wih keren makanan nya kakak, kalau jurinya jeli kita mengangkat kearifan lokal lho dan sangat kental dengan nilai perjuangan. Apa sajkiannya? Kami beri nama Gethuk Perjuangan. Keren kan, tahu kan sejarah Gethuk bagaimana? Hayoo mampir ke kelas kita hee.

Saya menekankan kepada anak-anak bahwa dalam perlombaan hal yang biasa jika ada kalah dan menang. Jika kita memang harus bersyukur dan jika kalah harus bersabar dan bersikap sportif. Kuncinya adalah satu lakukan yang terbaik. Alhamdulillah kami mendapatkan 3 kategori juara. Selamat ya teman-teman hebat 4 Abdullah bin Umar.

Baca juga: Rizki Menjuarai Sempoa Internasional in Cambodia

Mengisi Kemerdekaan 

Hal yang masih berkembang di masyarakat dalam menunaikan gagasan memaknai kemerdekaan tidaklah cukup dengan adu kecepatan. Memaknai kemerdekaan juga tidak bisa dilabel dengan simbol pancasilais semata. Atau bahkan kemerdekaan tidak dapat dimaknai dengan upacara bendera yang menjadi seremonial semata.

Namun lebih dari itu adalah membangun negeri yang semakin menua di umur 74 tahun ini, mampukah membuat kita berfikir untuk kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai. Memberikan sesuatu hallonkrit untuk membangun bangsa dalam me gusi kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan bangsa. Tidaklah dapat diukur dengan adu kecepatan di setiap seremonial haru bukan dan tahun kemerdekaan semata.

Untuk generasi emas dan pengisi negeri ini di era demografi nanti, camkan satu kata penting sebuah kemerdekaan. Kebebasan di atas tanah sendiri dan bebas membangun tanpa campur tangan pihak-pihak yang merugikan negeri.

Anak-anakku kapada kalianlah negeri ini nanti akan terwariskan. Bangunlah dari tidur panjang untuk mengisi kemerdekaan dari para pejuang dahulu untuk harga diri bangsa.

Dokumentasi:






Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Pembagian Raport Online di Tengah Issue Covid-19

Pembagian Raport Online di Tengah Issue Covid-19 Saya bersama anak-anak Aulad Hari ini adalah hari Sabtu. Hari yang dinanti-nantikan bagi siswa saya ketika belajar tatap muka berlangsung. Mengapa? pasalnya adalah kalau tidak libur maka akan ada out door study atau kita akan melaksanakan POMG. Iya besok pembagian raport dan POMG. Pembagian Raport 😊. Kelas 4 Abdullah bin Umar  di Hutan Mangrove Apa itu POMG? POMG adalah Pertemuan Orangtua Murid dan Guru. Saat pembagian raport SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu sejak lama menggaungkan budaya literasi tatap muka dengan beberapa istilah yang menarik seperti ini. Pembagian Raport dan POMG setidaknya kami laksanakan dua kali dalam satu semester. Pertama pada saat tengah semester dan yang kedua adalah di akhir semester. Biasanya pertemuan berlangsung dengan tatap muka di Masjid Qolbun Salim 1 atau Qolbun Salim 2 dan kembali berkumpul di kelas masing-masing. Baca Juga: Wisata yang Layak Dikunjungi di Bengkulu Namun ada perbe