Skip to main content

Pandawa Lima Jaman Now ala SDIT IQRA 1 Kota Bengkulu



Masih terngiang di benak, Pantai Pandawa Bali dengan patung besar Pandawa Lima di tebing batu hitam sebelah kiri jalan menurun menuju Pantai. Pantai Pandawa di bawahnya sudah tersusun rapi arena tarian khas Bali tari kecak. Siang itu begitu panas dan terik, aroma wewangian dari asap-asap beberapa batang dupa menambah khas nya Pantai Pandawa Bali.

Kali ini aku ingin mengambil satu angel dari sebuah photo hasil jepretan shahabat sholehah satu tim di tempat kerjaku.

Aku ingin mengambil satu kisah di balik Pandawa Lima. Kisah terbaik tentang siapa mereka. Sebelum terlalu jauh mari disimak apa itu Pandawa. Pandawa merupakan istilah dalam bahasa Sanskerta, yang secara harfiah berarti anak Pandu, yaitu salah satu Raja Hastinapura dalam wiracarita Mahabharata. Dengan demikian, maka Pandawa merupakan putra mahkota kerajaan tersebut. Wikipedia

Inilah mereka, Nakula, Sadewa, Arjuna, Bima, dan Yudistira.

Kisah ini bermula.
Kami dilahirkan dari rahim yang berbeda, namun karena cintaNya hati ini terpaut bak satu tubuh yang penuh rasa.

Bukan kami sempurna hingga bersandingkan Pandawa Lima, Pandawapun hanya sebuah cerita. Sempurna karena kesempurnaan milik Allah SWT.
Jika Pandawa adalah Pandu maka Kami adalah anak panah dari sebuah busur yang gagah, melekat kuat melontar dan melesat tajam pada sebuah sasaran. Kamipun Pandawa.

Pandawa pada kisah lainnya memiliki 99 saudara, maka kami memiliki berjuta bahkan miliaran saudara seakidah yang terhubung oleh robbitho di pagi dan petang bahkan di setiap tarikan nafas yang paling dalam. Ada Tarbiyah, Pendidikan di kehidupan kami Allahu Rabby.

Yudistira yang mendapat surga setelah ia tak sanggup terpisah dari 4 saudara lainnya. Kami pun demikian, karena tak sanggup berdiri sendiri. Berpegangan tangan dengan erat. Berpadu bagaikan satu tubuh, Seikat Sapu, Bak sebuah kapal besar dengan nahkoda dan awak bijaksana. Bersama mengarungi samudera Mahabbah menuju RidhaNya.
Aamiin

Pandawa Lima Jaman Now ala SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu, Ari, Andi, Syahruddin, Wawin, dan Efri.


Bengkulu, 15 Maret 2018
22.13 wib 
efrideplin.com
wa.085268125187
telp.0895326418115
fb.efrideplin
ig.efrideplin
tweet.@efrideplin87

Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk