Ramadan: Memanen Pahala di Ladang
Keberkahan
Bayangkan
Anda berdiri di pinggir sebuah ladang yang sangat luas. Sejauh mata memandang,
dahan-dahan pohon merunduk karena beratnya buah yang ranum. Aroma harum
memenuhi udara, dan setiap jengkal tanahnya menjanjikan hasil bumi yang
melimpah. Itulah Ramadan.
Ramadan
bukan sekadar perubahan jadwal makan atau rutinitas menahan lapar. Ia adalah ladang panen raya yang dihamparkan
Sang Pencipta setahun sekali. Di dalamnya, setiap detik adalah benih yang
tumbuh instan, dan setiap sujud adalah dahan yang berbuah pahala berlipat
ganda.
Antara Pengagum dan Pemetik
Saat
berada di tengah ladang yang indah ini, manusia biasanya terbagi menjadi dua
kelompok:
- Si Pengagum: Mereka yang terpaku melihat keindahan Ramadan. Mereka
memuji kemuliaannya, mengagumi suasananya, namun hanya berdiam diri di
pinggir jalan. Mereka sibuk berwacana tanpa sempat mengulurkan tangan
untuk memetik satu pun buah ibadah.
- Si Pemetik: Mereka yang sadar bahwa waktu panen sangatlah singkat. Mereka masuk ke dalam ladang dengan keranjang ketulusan, memanjat dahan-dahan tahajud, memetik buah sedekah, dan mengumpulkan bulir-bulir tilawah hingga keranjangnya penuh sesak.
Memaksimalkan "Pungutan"
Kita
Pilihan
ada di tangan kita. Apakah kita hanya akan menjadi penonton yang memuji-muji
indahnya Ramadan di media sosial, atau menjadi pekerja keras yang tangannya
"kotor" karena sibuk bersujud dan mengabdi kepada Allah SWT?
Ingatlah,
ladang ini akan segera ditutup. Pintu gerbangnya akan terkunci kembali dalam 30
hari. Jangan sampai saat musim panen berakhir, kita pulang dengan tangan hampa,
hanya membawa sisa kekaguman tanpa ada hasil yang bisa dibawa pulang ke kampung
akhirat.
"Ramadan adalah lahan subur. Kelelahan kita
dalam beribadah saat ini adalah kelelahan yang paling manis, karena setiap
peluh akan diganti dengan ampunan yang tak terhingga."
Mari
kita kuatkan azam. Mari kita maksimalkan setiap tarikan napas untuk
"memetik" sebanyak mungkin rahmat-Nya. Jangan hanya terpana, mulailah
memanen!

No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas kunjungannya semoga menginspirasi jangan lupa tulis komentarmu di kolom komentar dan dapatkan informasi terbaru di setiap postingan. Jangan lupa follow akun Instagram @efrideplin dan Twitter @efrideplin Tiktok @EfriDeplin juga YouTube Efri Deplin dan MrDeplinChannel. Terima kasih semoga menginspirasi.