Tuesday, 27 March 2018

Taklimat Pekanan Sako Pramuka SIT 6 dan 7

*Taklimat pekanan SAKO Pramuka SIT – 6 dan 7*

_Senin, 19 dan 26/03/2018_

🙏🏻😁😀😄🙏🏻

*KIASAN DASAR, APA DAN BAGAIMANA PENERAPANNYA DALAM SAKO PRAMUKA SIT*

Kiasan dasar atau _symbolic framework_ adalah *kerangka simbolis* yang diadopsi dari *Baden-Powell.*

Dalam Kegiatan Kepramukaan, Kiasan Dasar dimaksudkan untuk membangkitkan jiwa kejuangan dan cinta tanah air sehingga mampu memberi _atsar_ (membekas) di hati peserta didik.

Kiasan dasar adalah sesuatu yang sederhana, mewakili (simbol) yang mudah diingat,  mengesankan, *digunakan sebagai tema* suatu kegiatan kepramukaan sehingga peserta didik dapat merasakan ikut (terbawa/terlibat) dalam suasana yang dijadikan kiasan pada kegiatan tersebut.

Dalam AD GP pasal 11 dinyatakan bahwa Penyelenggaraan kepramukaan dikemas dengan menggunakan Kiasan Dasar yang bersumber pada sejarah perjuangan dan budaya bangsa.

Selanjutnya dijabarkan dalam ART GP dalam pasal 12 yang intinya adalah ; Penggunaan Kiasan Dasar dimaksudkan untuk mengembangkan imajinasi yang *disesuaikan dengan usia dan perkembangan, minat, kebutuhan, situasi dan kondisi peserta didik*, mampu mendorong kreativitas dan meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan, menarik, menantang dan merangsang untuk memperkaya pengalaman dan juga memperkuat pengamalan kode kehormatan.

Dalam praktiknya, berawal dari nama PRAMUKA, kemudian penjenjangan SGTD yang kemudian disesuaikan dengan penamaan kelompok spt barung/regu/sangga/reka dan juga tingkatan siaga mula hingga Pandega. Penyebutan lainnya terdapat dalam kegiatan Jambore, Gladian, Raimuna, dst.

Kiasan dasar ini sangat sesuai dengan, firman Allah SWT di antaranya terdapat dalam QS. 14 Ibrahim ayat ke 4 :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلابِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ

Artinya : _Kami tidak mengutus seorang Rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka...._

Bahasa kaumnya bisa mengisyaratkan sesuai dengan penggolongan usia, minat, kebutuhan dan perkembangan.

*BAGAIMANA PENERAPANNYA DI SAKO PRAMUKA SIT?*

Selain untuk kuat kan jati diri NKRI dalam diri peserta didik kita, Sebagaimana paparan di atas, maka kiasan dasar di SAKO Pramuka SIT juga bertujuan untuk memberikan _atsar_ secara _Ruhiy, Jasady dan Fikry_ yang Islami.

Berikut ini Beberapa contoh di antaranya :

1. Buat tema-tema kegiatan berlatar sejarah dan perjuangan para Rasul dan sahabat.

Misalnya ketika memasuki bulan Muharram. Jadikan tema kegiatan selama sebulan bertema Muharram. Bagi menjadi 4 pekan.

Pekan #1. Sub temanya *situasi mekkah sebelum peristiwa hijrah* dgn kegiatannya memecagkan beberapa sandi yang ika diterjemahkan adalah cerita singkat latar belakang peristiwa hijrah.

Pekan #2. Sub temanya *peristiwa hijrah* dgn kegiatannya mencari jejak (wide game) dengan pos-pos yang dikiaskan seperti peristiwa hijrah di antara ttg jaring laba2.

Pekan #3. Sub temanya *muhajirin dan anshor* dgn kegiatannya seolah menjadi kaum anshor yang hendak menyambut Rasul SAW dan para sahabat dengan membuat Gapura selamat datang.

Pekan #4. Sub temanya *Thola’al Badru ‘Alaina* dgn kegiatannya mengarang syair nasyid yang senada dengan nasyid Thola’al Badru ‘Alaina.

2. Buat nama-nama kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai ke Islam an. Seperti *Kemah Ukhuwwah*, kemah Badar, Kemah Uhud, di mana dalam perkemahan tersebut terdapat kegiatan yang menyerupai peristiwa tsb, seperti kemah di tepi danau, ada kegiatan memanah dari atas bukit atau ketinggian, dsb

3. Dorong imajinasi, petualangan, kreativitas dan motivasi sehingga peserta didik mampu meresapi dan merenungi serta memahami setiap keiasan dasar yang kita siapkan

4. Ciptakan tradisi dan kepemilikan dan bantu peserta didik mampu mengidentifikasi nilai-nilai (suluk/simat) SAKO Pramuka SIT seperti pembacaan Matsurat, Kafaratul Majelis, berjabat tangan dan berpelukan, memberi salam dan penghormatan jika bertemu siapa saja, bersih dan Rapi, sehat dan bugar.

5. Bangun identitas SAKO Pramuka kita dengan memperhatikan penggunaan seragam yang baik dan benar serta sesuai Syariat dan juga ketentuan dalam SAKO Pramuka SIT. Di antaranya penggunaan _Turk Woggle_, ring kacu Turki.

6. Hindari budaya atau kebiasaan yang sudah menjadi trend Pramuka lainnya, utamanya meninggalkan hal-hal yang kurang manfaatnya atau fokus pada hal-hal yang memiliki manfaat lebih. Spt yel-yel ke *aku* an. Pioneering hiasan, dsb.

```Ayo Kakak-kakaku kita terus kuatkan jati diri SAKO Pramuka SIT kita. Memang tidak mudah, memang perlu upaya serius, memang selalu akan ada hambatan. Maka dari itu Baden Powell pernah berpesan IF LIFE WERE ALWAYS EASY, IT WOULD BE INSIPID. Jika hidup selalu mudah, itu akan menjadi hambar.```

Semoga Allah memudahkan upaya kita dalam membangun generasi pilihan sehingga mampu memimpin Ummat di masa yang akan datang.

_AminYaRobbal’alamin_

_In uridu illal ishlaha mastatho’tu wa ma taufiqi illa billah ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi unibu_

_Wallahu’alam bi showab_

*Salam Pramuka*

Ahmad Fikri,
_Pinsakonas_

No comments:

Post a comment

Terima kasih atas kunjungannya semoga menginspirasi jangan lupa tulis komentarmu di kolom komentar dan dapatkan informasi terbaru di setiap postingan. Jangan lupa follow akun Instagram @efrideplin dan Twitter @efrideplin87 juga YouTube Efri Deplin. Terima kasih semoga menginspirasi.

4 Tips Donor Darah Saat Puasa

Donor darah menjadi trend gaya hidup sehat masa kini. Selain memenuhi kebutuhan hidup para penggunanya, donor darah menjadi sebuah kebutuhan...