Skip to main content

Taklimat Pekanan Sako Pramuka SIT 6 dan 7

*Taklimat pekanan SAKO Pramuka SIT – 6 dan 7*

_Senin, 19 dan 26/03/2018_

🙏🏻😁😀😄🙏🏻

*KIASAN DASAR, APA DAN BAGAIMANA PENERAPANNYA DALAM SAKO PRAMUKA SIT*

Kiasan dasar atau _symbolic framework_ adalah *kerangka simbolis* yang diadopsi dari *Baden-Powell.*

Dalam Kegiatan Kepramukaan, Kiasan Dasar dimaksudkan untuk membangkitkan jiwa kejuangan dan cinta tanah air sehingga mampu memberi _atsar_ (membekas) di hati peserta didik.

Kiasan dasar adalah sesuatu yang sederhana, mewakili (simbol) yang mudah diingat,  mengesankan, *digunakan sebagai tema* suatu kegiatan kepramukaan sehingga peserta didik dapat merasakan ikut (terbawa/terlibat) dalam suasana yang dijadikan kiasan pada kegiatan tersebut.

Dalam AD GP pasal 11 dinyatakan bahwa Penyelenggaraan kepramukaan dikemas dengan menggunakan Kiasan Dasar yang bersumber pada sejarah perjuangan dan budaya bangsa.

Selanjutnya dijabarkan dalam ART GP dalam pasal 12 yang intinya adalah ; Penggunaan Kiasan Dasar dimaksudkan untuk mengembangkan imajinasi yang *disesuaikan dengan usia dan perkembangan, minat, kebutuhan, situasi dan kondisi peserta didik*, mampu mendorong kreativitas dan meningkatkan keikutsertaan dalam kegiatan, menarik, menantang dan merangsang untuk memperkaya pengalaman dan juga memperkuat pengamalan kode kehormatan.

Dalam praktiknya, berawal dari nama PRAMUKA, kemudian penjenjangan SGTD yang kemudian disesuaikan dengan penamaan kelompok spt barung/regu/sangga/reka dan juga tingkatan siaga mula hingga Pandega. Penyebutan lainnya terdapat dalam kegiatan Jambore, Gladian, Raimuna, dst.

Kiasan dasar ini sangat sesuai dengan, firman Allah SWT di antaranya terdapat dalam QS. 14 Ibrahim ayat ke 4 :

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلابِلِسَانِ قَوْمِهِ لِيُبَيِّنَ لَهُمْ

Artinya : _Kami tidak mengutus seorang Rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka...._

Bahasa kaumnya bisa mengisyaratkan sesuai dengan penggolongan usia, minat, kebutuhan dan perkembangan.

*BAGAIMANA PENERAPANNYA DI SAKO PRAMUKA SIT?*

Selain untuk kuat kan jati diri NKRI dalam diri peserta didik kita, Sebagaimana paparan di atas, maka kiasan dasar di SAKO Pramuka SIT juga bertujuan untuk memberikan _atsar_ secara _Ruhiy, Jasady dan Fikry_ yang Islami.

Berikut ini Beberapa contoh di antaranya :

1. Buat tema-tema kegiatan berlatar sejarah dan perjuangan para Rasul dan sahabat.

Misalnya ketika memasuki bulan Muharram. Jadikan tema kegiatan selama sebulan bertema Muharram. Bagi menjadi 4 pekan.

Pekan #1. Sub temanya *situasi mekkah sebelum peristiwa hijrah* dgn kegiatannya memecagkan beberapa sandi yang ika diterjemahkan adalah cerita singkat latar belakang peristiwa hijrah.

Pekan #2. Sub temanya *peristiwa hijrah* dgn kegiatannya mencari jejak (wide game) dengan pos-pos yang dikiaskan seperti peristiwa hijrah di antara ttg jaring laba2.

Pekan #3. Sub temanya *muhajirin dan anshor* dgn kegiatannya seolah menjadi kaum anshor yang hendak menyambut Rasul SAW dan para sahabat dengan membuat Gapura selamat datang.

Pekan #4. Sub temanya *Thola’al Badru ‘Alaina* dgn kegiatannya mengarang syair nasyid yang senada dengan nasyid Thola’al Badru ‘Alaina.

2. Buat nama-nama kegiatan yang mencerminkan nilai-nilai ke Islam an. Seperti *Kemah Ukhuwwah*, kemah Badar, Kemah Uhud, di mana dalam perkemahan tersebut terdapat kegiatan yang menyerupai peristiwa tsb, seperti kemah di tepi danau, ada kegiatan memanah dari atas bukit atau ketinggian, dsb

3. Dorong imajinasi, petualangan, kreativitas dan motivasi sehingga peserta didik mampu meresapi dan merenungi serta memahami setiap keiasan dasar yang kita siapkan

4. Ciptakan tradisi dan kepemilikan dan bantu peserta didik mampu mengidentifikasi nilai-nilai (suluk/simat) SAKO Pramuka SIT seperti pembacaan Matsurat, Kafaratul Majelis, berjabat tangan dan berpelukan, memberi salam dan penghormatan jika bertemu siapa saja, bersih dan Rapi, sehat dan bugar.

5. Bangun identitas SAKO Pramuka kita dengan memperhatikan penggunaan seragam yang baik dan benar serta sesuai Syariat dan juga ketentuan dalam SAKO Pramuka SIT. Di antaranya penggunaan _Turk Woggle_, ring kacu Turki.

6. Hindari budaya atau kebiasaan yang sudah menjadi trend Pramuka lainnya, utamanya meninggalkan hal-hal yang kurang manfaatnya atau fokus pada hal-hal yang memiliki manfaat lebih. Spt yel-yel ke *aku* an. Pioneering hiasan, dsb.

```Ayo Kakak-kakaku kita terus kuatkan jati diri SAKO Pramuka SIT kita. Memang tidak mudah, memang perlu upaya serius, memang selalu akan ada hambatan. Maka dari itu Baden Powell pernah berpesan IF LIFE WERE ALWAYS EASY, IT WOULD BE INSIPID. Jika hidup selalu mudah, itu akan menjadi hambar.```

Semoga Allah memudahkan upaya kita dalam membangun generasi pilihan sehingga mampu memimpin Ummat di masa yang akan datang.

_AminYaRobbal’alamin_

_In uridu illal ishlaha mastatho’tu wa ma taufiqi illa billah ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi unibu_

_Wallahu’alam bi showab_

*Salam Pramuka*

Ahmad Fikri,
_Pinsakonas_

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)