Skip to main content

Tips Cerdas Menghadapi Suami yang Egois dan Cuek Pada Istri

Tips Cerdas Menghadapi Suami yang Egois dan Cuek Pada Istri

1. Bersabarlah

Sifat egois yang dimiliki suami mungkin seringkali membuat anda harus terus-terusan menelan kekecewaan dan merasa tidak diperhatikan. Namun, dalam hal ini kesabaran begitu dituntut dalam diri anda, karena tidak mungkin api dibalas dengan api. Sewaktu suami anda marah dan meminta anda membantu melakukan sesuatu, maka tidak ada salahnya turuti semua keingannnya dan bantulah ia hingga selesai dan alihkan pembicaraan untuk meredam amarah pada diri suami pada pembicaraan yang lebih bermanfaat. Siapa tahu penyebab dari sifat egois yang muncul dari suami disebabkan karena tuntutan pekerjaan suami yang begitu menumpuk sehingga membuatnya panik dan takut tak bisa terselesaikan. Untuk itulah, istri yang baik adalah mereka yang mampu bersabar dan mampu membantu suaminya dalam menghadapi masalah.

class="eliadunit">

2. Pintarlah Dalam Mengutarakan Perasaan

Terkadang sulit sekali mengutarakan perasaan dan maksud hati kita pada suami yang cenderung ingin menang sendiri dan lebih cuek pada pasangannya. Nah, untuk menghadapi suami yang demikian, maka sebagai istri kita dituntut untuk bisa sepintar mungkin mengutarakan maksud hati dan perasaan pada suami. Maksud pintar disini adalah istri dituntut untuk bisa menyampaikan maksud hatinya dengan baik tanpa menyinnggung atau menyakiti perasaan suaminya. Jangan serta merta anda mengatakan suami anda egois jika perasaan dan keinginan anda tak pernah digubrisnya. Jika hal ini sampai terjadi, maka bukan saja anda tidak akan didengar justru pertengkaran akan semakin mudah tersulut dan terjadi dalam rumah tangga anda. Cukup katakan pada suami bahwa anda dan anak-anak membutuhkan perhatiannya. Contoh lain, mintalah suami untuk lebih memperhatikan kata-katanya sewaktu anda dan suami mengobrol. Tidak perlu kata-kata kasar untuk mengungkapkan rasa kesal anda pada suami, sebaliknya ungkapkan dengan lembut tanpa membuat suami tersakiti.

3. Cerdas Sewaktu Berkompromi

Untuk dapat menghadapi suami yang egois dan terkesan cuek, maka sebagai seorang istri kita perlu pintar-pintar dalam bersiasat. Pada saat anda membutuhkan bantuan suami namun mereka menolak melakukannya, maka hindari memarahi atau bahkan mengutuk suami. Sebaliknya lakukan kompromi bersama dengan suami. Misalkan, ketika anda sedang memasak dan anak anda menangis ingin digendong, sementara anda melihat suami sedang bersantai. Maka mintalah suami untuk mengajak anak dan menjaganya sementara anda memasak dan berikan pula kompensasi pada suami bahwa anda akan memberikan mereka menu yang disukai suami anda. Dengan begitu, suami akan merasa lebih baik dan seolah tidak diperintah, melainkan lebih merasa tulus sewaktu membantu anda.

4. Sediakan "Me Time"

Sifat keegoisan akan mungkin muncul atau lahir dari kejenuhan melakukan rutinitas. Kesibukan yang menumpuk akan mungkin berpotensi memudarkan kepedulian terhadap ligkungan sekitar termasuk pada keluarga. Orang-orang yang egois seringkali berdalih bahwa mengurus dirinya sendiri saja sudah kesulitan, bagaimana mengurus orang lain? Nah, bagaimana jika kalimat yang sama muncul dari mulut suami anda? Untuk itulah diperlukan langkah untuk menyediakan me time atau waktu luang untuk melakukan hal-hal positif yang menyenangkan yang bisa meningkatkan kesehatan mental anda dan pasangan. Seperti misalkan melakukan beberapa hal dengan jalan-jalan atau berolah raga bersama seperti yang biasa anda lakukan sewaktu anda berpacaran dulu bersama dengan suami. Atau contoh lain bisa juga dilakukan dengan melakukan kegiatan yang disukai suami seperti memancing bersama atau pergi bersama dengan teman-temannya.

5. Menumbuhkan Kembali Rasa Sayang

Permasalahan yang terjadi sehari-hari apalagi dilatarbelakangi oleh sifat suami yang cuek dan egois seringkali membuat seorang istri lupa caranya menyenangkan suami. Hal ini mungkin saja disebabkan karena istri terlalu sibuk mengurus anak dan urusan rumah tangga dan mengelola keungan rumah tangga. Sehingga perhatian dan kasih sayang istri pada suami menjadi berkurang. Begitupun dengan suami saat mereka tak diberikan perhatian, mereka akan cenderung menganggap jika kita sudah tak lagi mencintainya. Nah, saat mereka berpikir demikian, suami akan cenderung lebih tega pada istrinya. Untuk itulah, ketika anda ingin diperlakukan baik oleh suami maka perlakukan mereka seperti anda ingin diperlakukan. Suami yang makin sayang pada istrinya akan secara otomatis lebih peka dan lebih peduli pada sang istri, bahkan mereka lebih rela mengesampingkan lelahnya sekalipun.

Demikian beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk menghadapi suami yang egois. Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Dan rasanya sudah bukan saatnya anda menangisi suami yang egois. Namun, segeralah atasi dan bagaimana menaklukan dan mendapatkan kembali perhatiannya pada anda

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)