Skip to main content

Pramuka Dunia

_*Tulisan Kak Berthold :*_

Gerakan Kepanduan Sedunia, World Organization of the Scout Movement (WOSM), akan memiliki Sekretaris Jenderal (Sesjen) baru pada Maret 2017. Sesjen baru itu akan menggantikan Sesjen WOSM sekarang, Scott Teare, yang berasal dari Amerika Serikat. Sebagai Sesjen WOSM, dia mengepalai aktivitas sehari-hari kegiatan gerakan pendidikan bagi kaum muda di seluruh dunia, yang saat ini anggotanya telah mencapai lebih dari 40 juta orang.

Bakal Sesjen baru WOSM itu adalah Ahmad Alhendawi dari Yordania. Dia akan mulai bekerja di WOSM, setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Utusan Kaum Muda yang pertama di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Jabatan yang telah dipangkunya sejak 2013. Tampaknya ini bakal menjadi era baru bagi WOSM. Sebagai organisasi yang mengurus pendidikan kaum muda, agaknya inilah kali pertama Sesjen WOSM memang benar-benar dipegang oleh kaum muda.

Ahmad Alhendawi dilahirkan pada 1984, berarti sekarang baru berusia 32 tahun. Prestasi luar biasa ini menyusul prestasinya di PBB, yang digambarkan oleh Sekretaris Jenderal PBB (saat itu), Ban Ki-moon, sebagai “pejabat senior termuda dalam sejarah PBB”. Bayangkan, ketika di mana-mana posisi pengurus tingkat nasional pada gerakan kepanduan umumnya masih dipegang oleh mereka yang berusia di atas 40 tahun, bahkan tak sedikit di atas 50 tahun, *WOSM mengambil langkah berani dengan menempatkan Sesjen WOSM yang baru berusia 32 tahun.* Meski masih muda, Ahmad Alhendawi sudah sangat berpengalaman.

Dari biodata yang diterbitkan WOSM, disebutkan bahwa dia ] sebelumnya bekerja sebagai Penasihat Kebijakan Pemuda di Liga Arab dan pimpinan tim  pengembangan program yang didanai Bank Dunia untuk Liga Arab pada pengembangan kelembagaan untuk memperkuat kebijakan  dan partisipasi pemuda Arab. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Tim Proyek Kebijakan Pemuda Nasional di Irak, anggota pengurus Program Pemuda  United Nations Population Fund di Irak, Petugas Program Darurat Save the Children, suatu organisasi yang fokus pada penyelamatan dan bantuan kepada anak-anak di seluruh dunia, serta sebagai konsultan regional pendukung proyek Denmark Youth Council di Timur Tengah dan Afrika Utara.

Pendidikannya pun terbilang mengagumkan. Dia memegang gelar Master studi Eropa Lanjutan dan Hubungan Internasional, juga meraih ijazah "Petugas Kebijakan di Eropa dan Organisasi Internasional" dari Institut Eropa di Nice, Prancis, dan gelar Bachelor dalam sistem informasi komputer dari Al-Balqa University di Yordania.  Selain di negaranya sendiri, Alhendawi telah belajar dan bekerja di banyak tempat, yaitu di Irak, Mesir, Turki, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat. Selama dua tahun berturut-turut namanya masuk sebagai salah satu dari 100 orang Arab paling berpengaruh di bawah usia 40 dan juga terdapat dalam daftar Courier’s Diplomatic untuk  99 profesional kebijakan luar negeri paling berpengaruh di bawah usia 33. Ia juga seorang penerima Youth ActionNet Fellowship 2008 sebagai Wiraswasta Sosial Muda dari International Foundation Youth.

"Saya percaya bahwa gerakan kepanduan terus berupaya memberikan solusi untuk pembangunan kaum muda di abad ke-21. Saya berharap dapat bekerja dengan tim WOSM untuk memperluas gerakan kepanduan dan memperdalam dampak sosialnya, sambil terus menciptakan masa depan yang lebih baik bagi kaum muda, “ kata Ahmad Alhendawi.

Sebagai sesama kaum muda, Ahmad Alhendawi diharapkan dapat lebih mengerti gerak dinamis kaum muda, lebih memahami kebutuhan kaum muda, sehingga ketika menjalankan peran sebagai Sesjen WOSM, dapat lebih mengarahkan tim WOSM untuk membuat program kegiatan pendidikan yang benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat bagi kaum muda, sekaligus juga disenangi kaum muda masa kini. Selamat kepada Kak Ahmad Alhendawi. Salam Pramuka 

Selengkapnya : http://m.kompasiana.com/bertysinaulan/ahmad-alhendawi-pemuda-32-tahun-yang-bakal-jadi-sekretaris-jenderal-baru-gerakan-kepanduan-sedunia_582b2ca7147b61040edfb484

Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk