Skip to main content

Pengobatan Thallasemia

Penggolongan thalasemia...
.
Thalasemia itu adalah kelainan darah merah, yg berhubungan dengan berkurangnya sampai tak mampunya membentuk protein globin... Kecacatan tersebut terletak pada gene globin-nya, yg merupakan "cetakan" dalam pembentukan protein globin...
.
Akibatnya adalah haemoglobin yg terbentuk dalam sel darah merahnya berkurang sampai berubah struktur molekulnya... Sehingga menjadi "lautan-anemia", suatu sebutan untuk anemia yg kronis dan berlangsung seumur hidupnya...
.
Terdapat banyak sekali jenis-jenis thalasemia, yg tingkat keparahannya bisa berbeda beda, dan usaha untuk menyebutkan kondisi yg ada, thalasemia itu digolongkan berdasarkan jenis kelainan genetiknya (genotype), dan berdasarkan gejala klinisnya (phenotype)...
.
1. Berdasarkan kelainan genetik gene globinnya (genotype), thalasemia dikatagorikan... beta thalasemia, alpha thalasemia, beta-delta-thalasemia, dan kelainan hb (kayak HbE, HbS, dsb)...
.
Karena gene manusia itu sepasang, satu dari ibu, dan satu dari ayah...
Maka jika hanya sebelah gene globin yg cacat, dikatakan trait (pembawa sifat)...
.
Jika kedua gene-nya mengandung jenis kecacatan yg sama, dikatakan homozigot thalasemia...
.
Nah karena lokasi kecacatan (locus) pada gene-nya (untaian dna-nya) juga bisa berbeda beda... Misal dititik ke 20, dititik ke 126... Maka jika kecacatannya berbeda antara sebelah gene dengan sebelah gene yg lainnya... Dikatakan heterozygote thalasemia...
.
Contoh: keduanya gene globin beta-nya cacat, yg satu kecacatannya khas yaitu HbE, yg lainnya jenis beta... Maka dikatakan Beta-HbE (heterozygote) thalasemia... Biasanya kata heterozygotenya tidak digunakan laagi, karena sudah jelas Beta-HbE itu dua kecacatan genenya berbeda...
.
Contoh lain: jika jenis kecacatannya globin betanya katakan "IVS1-NT5 C-G" dan keduanya gene globinnya mempunyai kecacatan yg serupa, maka dikatakan "homozygote beta thalasemia"
.
Contoh lain: dua kecacatan globin betanya, yg satu "IVS1-NT5" yg satu lagi "IVS1-NT1"... Maka dikatakan heterozygote beta thalasemia...
.
2. berdasarkan gejala klinis/fisiknya (phenotype)... thalasemia bisa dikatagorikan 3 bagian... (sebenarnya sih bergradasi, nggak tepat juga dibagi tiga bagian)... yaitu:
.
a. Thalasemia mayor, yaitu thalasemia yg untuk mempertahankan hidupnya, membutuhkan rutin berkala tranfusi seumur hidupnya... kesetimbangan hb-nya jika tidak dibantu tranfusi, bisa sangat rendah, berkisar dibawah 6 g/dl.. bahkan ada yg bisa dibawah 2 g/dl
.
b. Thalasemia minor, yaitu thalasemia yg tidak membutuhkan bantuan tranfusi karena thalasemianya... Kesetimbangan hbnya bisa sedikit saja dibawah normal (misal 11-10-an), bahkan ada yg kesetimbangan hbnya normal sama sekali..bisa 13-15... Karena itulah thalasemia minor itu tidak butuh bantuan tranfusi karena thalasemianya...
Terkadang (nggak semua!) ada sebagian kecil thaller minor yg ketika hamil, hbnya drop dan butuh bantuan sedikit tranfusi...
.
c. Thalasemia intermediate... Yaitu thalasemia yg berada diantara yg mayor dan minor... Kesetimbangan hbnya bisa berkisar antara 7-9, tanpa bantuan tranfusi... Namun sesekali ketika terkena penyakit 'berat' hbnya bisa drop, dan butuh bantuan tranfusi...
Termasuk juga yg butuh rutin tranfusi berkala, tapi jarak antar tranfusinya yg panjang... Misal ada yg 3 bulan sekali, ada yg 6 bulan sekali, ada yg setahun sekali... Ini bisaa berbeda antara thaller intermediate yg satu dengan thaller intermediate yg lainnya... Jadi penanganan tranfusinya, bisa berbeda dengan thalasemia mayor...
.
Jadi intermediate ini bisa juga dikatagorikan lagi, intermediate yg ringan (condong ke minor), intemediate, dan intermediate yg agak berat (condong ke mayor)....
.
Jadi thal-Minor itu cara (saja) penggolongan berdasarkan gejala klinisnya, yg biasanya tak ada masalah (karena thalasemianya), sulit dibedakan dengan orang normal lainnya...
.
Penyebutan yg lengkapnya bisa kombinasi dari penggolongan genetik dan klinisnya...(Genotype + phenotype-nya)
.
Jadi ada beta thalasemia mayor, ada alpha thalasemia intermediate, ada beta thalasemia minor, ada beta-delta thalasemia mayor, dsb, dsb, dsb...
.
oh yach.. hati hati dengan diagnosa thalasemia minor (saat kini), karena kerap terdengar thalasemia minor, tapi rutin sebulan-dua bulan sekali tranfusinya... jelas itu salah kaprah...
.
mungkin itu bisa terjadi karena:
- dulu diagnosanya baru suspect (terduga), tapi salah dipahami seolah "suspect thalasemia minor" itu pasti thalasemia minor...padahal nggak begitu, belum tegak kok diagnosanya...
.
Ada juga yg katanya terdiagnosa thalasemia minor, tapi hbnya cukup rendah sekitar 8-9... Limpanya membesar, jelas ini juga salah kaprah... Karena thalasemia minor itu tak ada masalah dengan organ limpanya... Itu jelas lebih tepat dikatakan thalasemia intermediate..
.
Mengingat sering terjadinya kerancuan pemahaman antara genotype dan phenotype... Maka kini sedang digunakan istilah penggolongan yg baru berdasarkan phenotypenya (bukan lagi minor-intermediate-mayor), tapi dilihat dari ketergantungan tranfusinya...
.
Ada istilah TDT: (Transfusion Dependent Thalasemia) -> kira kira sama dengan mayor sampai intermediate (yg condong ke mayor)
.
Ada istilah: NTDT (Non transfusion dependent thalasemia) -> kira kira sama dengaan intermediate sampai ke minor
.
Salam perjuangan...

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)