Skip to main content

Kursus Mahir Tingkat Dasar


Beberapa Guru Yayasan Al Fida Bengkulu Mengikuti KMD di KWARDA

Al Fida Bengkulu,

KMD- Pramuka Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) bekerjasama dengan KWARDA Bengkulu menggelar kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD), Senin(06/09).

Kegiatan ini berlansung selama 6 hari dimulai pada tanggal 5 September hingga 10 September 2016. Peserta berasal dari guru-guru yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Se-Provinsi Bengkulu. Pada acara tersebut turut hadir Ka. KWARDA Heriyadi MS, Ka. KWARCAB Ir. Patriana Sosialinda, Ka. JSIT Apriadi Haryono,M.Pd.Si, serta Ka. Pusdiklatcab Herman Suryadi.

Dikatakan ketua panitia penyelenggara ustad Herizal,S.Pd bahwa pelatihan ini berguna untuk para pendidik terkhusus sekolah islam terpadu di Provinsi Bengkulu. “ Ada sejumlah 62 peserta yang berasal dari sekolah islam terpadu kota maupun kabupaten Se-Provinsi Bengkulu yang mengikuti pelatihan ini,’’sampainya. Ustad Herizal juga mengucapkan selamat datang kepada KWARDA dan KWARCAB yang menyempatkan waktu untuk bercengkrama dalam pembukaan KMD pagi ini. “Saya berharap tim dari KWARDA dan KWARCAB dapat membina dan mengarahkan peserta selama mengikuti masa KMD selama 6 hari tersebut.

Pada acara tersebut turut hadir Ka. KWARDA Heriyadi MS, Ka. KWARCAB Ir. Patriana Sosialinda, Ka. JSIT Apriadi Haryono,M.Pd.Si, serta Ka. Pusdiklatcab Herman Suryadi. Acara dibuka secara resmi oleh Ka. Kwarcab Ir. Patriana Sosialinda yang sekaligus sebagai Wakil Walikota Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Ir. Patriana Sosialinda berpesan untuk tetap menjaga nilai-nilai berkebangsaan kita. Kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan ini dengan khidmat hingga selesai sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Diinformasikan oleh Ketua Gudep 06.007-06.008 Pangkalan SDIT IQRA' 1 Kota Bengkulu kak Efri Deplin, S.Si, MG memaparkan peserta yang berasal dari sekolah IT dibawah naungan Yayasan Al Fida Bengkulu cukup banyak. Ada sejumlah 32 orang yang berasal dari SDIT IQRA’ 1 11 orang, SDIT IQRA’ 2 3 orang, SMPIT IQRA’ 10 orang dan SMAIT IQRA’ 8 orang. (Humas/HN)

Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk