Skip to main content

Tata Upacara Pramuka

Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan

Salam Pramuka!

Upacara adalah serangkaian perbuatan yang ditata dalam suatu ketentuan peraturan yang wajib dilaksanakan dengan khidmat sehingga merupakan kegiatan yang teratur dan tertib, untuk membentuk suatu tradisi dan budi pekerti yang baik.

Tujuan upacara dalam Gerakan Pramuka adalah membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur sehingga menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila seperti yang tercantum dalam tujuan Gerakan Pramuka (AD GP).

Sebelum memulai dan sesudah melaksanakan latihan, wajib untuk melaksanakan upacara. Upacara yang dilaksanakan sebelum latihan disebut upacara pembukaan latihan (Upabuklat) dan upacara yang dilaksanakan sesudah latihan disebut upacara penutupan latihan (Upatuplat). Sasaran upacara dalam Gerakan Pramuka ialah agar peserta didik: memiliki rasa cinta tanah air, bangsa dan negara; memiliki rasa tanggungjawab dan disiplin pribadi; selalu tertib dalam kehidupan sehari-hari; memiliki jiwa gotong royong dan percaya kepada orang lain; dapat memimpin dan dipimpin; dapat melaksanakan upacara dengan khidmat dan tertib; meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Unsur-unsur pokok dalam upacara Gerakan Pramuka ialah: Bentuk barisan, Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan Pancasila, Pembacaan Kode Kehormatan, Doa. Berikut adalah tata upacara dalam Pasukan Pramuka Penggalang.

1. Upacara Pembukaan Latihan

Perlengkapan upacara:

Bendera Merah PutihTiang Bendera (tongkat yang disambung tiga)Teks PancasilaTeks DasadarmaPelaksana upacara:

Pemimpin upacara (Pratama): 1 orangPembina upacara: 1 orangPengibar Bendera: 3 orangPembaca Dasadarma: 1 orangPersiapan:

Pemeriksaan kerapian, absensi, oleh masing-masing pimpinan Regu.Pembagian tugas pelaksana dan persiapan perlengkapan upacara oleh regu yang bertugas.Pratama membentuk barisan angkare dan memeriksa kerapian barisan upacara.Pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan:

Laporan masing-masing Pimpinan regu kepada Pratama (sebelum laporan, Pinru paling kanan memimpin penghormatan kepada Pratama).Pratama menjemput Pembina Upacara sekaligus laporan bahwa upacara siap dilaksanakan.Pembina Upacara mengambil tempat di samping kanan belakang tiang bendera dan Pembantu Pembina berada dibelakang Pembina Upacara dalam bentuk barisan bersaf.Pembina Upacara melangkah satu langkah, penghormatan dipimpin oleh Pratama dan diikuti seluruh perserta upacara.Pratama menyerahkan Pasukan kepada Pembina Upacara, dan kembali ke tempatnya/ regunya.Pengibaran Bendera Merah Putih oleh petugas bendera, penghormatan dipimpin oleh Pembina Upacara.Pembacaan teks Pancasila oleh Pembina Upacara.Pembacaan Dasadarma oleh yang bertugas.Kata pengantar dari Pembina Upacara tentang tema atau acara latihan.Doa dipimpin oleh Pembina Upacara.Pasukan diserahkan kepada Pratama, penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pratama.Pembina Upacara meninggalkan lapangan upacara dan mengucapkan terima kasih kepada Pembantu Pembina.Pratama membubarkan barisan upacara untuk mengikuti latihan.

2. Upacara Penutupan Latihan

Perlengkapan upacara:

Bendera Merah PutihTiang Bendera (tongkat yang disambung tiga)

Pelaksana upacara:

Pemimpin upacara (Pratama): 1 orangPembina upacara: 1 orangPenurun Bendera: 3 orang

Persiapan:

Pemeriksaan kerapian oleh masing-masing pimpinan Regu.Pembagian tugas pelaksana dan persiapan perlengkapan upacara oleh regu yang bertugas.Pratama membentuk barisan angkare dan memeriksa kerapian barisan upacara.

Pelaksanaan Upacara Pembukaan Latihan:

Laporan masing-masing Pimpinan regu kepada Pratama (sebelum laporan, Pinru paling kanan memimpin penghormatan kepada Pratama).Pratama menjemput Pembina Upacara sekaligus laporan bahwa upacara siap dilaksanakan.Pembina Upacara mengambil tempat di samping kanan belakang tiang bendera dan Pembantu Pembina berada dibelakang Pembina Upacara dalam bentuk barisan bersaf.Pembina Upacara melangkah satu langkah, penghormatan dipimpin oleh Pratama dan diikuti seluruh perserta upacara.Pratama menyerahkan Pasukan kepada Pembina Upacara, dan kembali ke tempatnya/ regunya.Penurunan Bendera Merah Putih oleh petugas bendera, penghormatan dipimpin oleh Pembina Upacara. (Saat penurun bendera kembali ke tempatnya tidak boleh balik kanan).Kata arahan dari Pembina Upacara tentang pelaksanaan latihan atau acara latihan berikutnya.Doa dipimpin oleh Pembina Upacara.Pasukan diserahkan kepada Pratama, penghormatan kepada Pembina Upacara dipimpin oleh Pratama.Pembina Upacara meninggalkan lapangan upacara dan mengucapkan terima kasih kepada Pembantu Pembina.Pratama membubarkan barisan upacara.
Berikut adalah gambar formasi barisan upacara latihan Pramuka Penggalang:

Demikianlah tata Upacara Pembukaan dan Penutupan Latihan Pramuka golongan Penggalang. Semoga berguna.

"Salam Damai" 

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)