Skip to main content

Belajar Sepanjang Hayat

Bismillahi...

Belajar sepanjang hayat merupakan implikasi dari sebuah hadits yang berbunyi "Tholabul `ilmi faridtatun `ala kulli muslim" artinya "Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap orang muslim". Mengapa setiap muslim diwajibkan menuntut ilmu?. Merupakan pertanyan yang tepat untuk semua umat manusia. Bukan hanya muslim namun semua umat manusia. Namun ada perbedaan makna dan tujuan ketika membahas tentang "ilmu" dan "umat manusia".
Perbedaannya terletak pada kata "muslim" dan "umat manusia". Jika dibicarakan disini mengenai muslim maka letak ilmu akan berada pada hal yang luara biasa yakni sebuah amal. Karena ilmu akan menghasilkan amal yang akan membawa seorang muslim menuju Rabb-Nya. Hal ini seperti yang telah di sampaikan dalam Al-Quran "Allah akan mengangkat beberapa derajat bagi orang-orang yang berilmu". Sementara apabila ilmu dikaitkan dengan kata "umat manusia", pertanyaannya akan berujung panjang. Umat manusia yang mana? jika ia muslim maka seperti yang dibicarakan sebelumnya. Namun jika "umat manusia" disini "selain muslim" maka semua ilmunya tidak akan menghasilkan apa-apa kecuali keduniawian saja. Tidak lebih. Ini sangat erat hubungannya antara ilmu dan agama. Dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Ilmu dan agama merupakan penyatuan hal yang religius untuk menemukan Rabb. Seperti yang tercantum dalam Al-Qur`an "Agama yang diridhai di sisi Allah adalah agama ISLAM".
Dari uraian diatas sangatlah besar arti dari sebuah kata "belajar" bagi seorang "muslim". Tentulah aktifitas belajar ibarat seekor ikan yang menemukan lubuknya. Ia akan senantiasa senang dan gembira berenang bebas di samudera ilmu yang luas untuk menemukan Rabb-Nya.
Selamat belajar.
Belajar Sepanjang Hayat.
Bumi Raflesia dihujani keberkahan
Bengkulu 24 Januari 2016
Terima Kasih Ilmunya

Comments

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya semoga menginspirasi jangan lupa tulis komentarmu di kolom komentar dan dapatkan informasi terbaru di setiap postingan. Jangan lupa follow akun Instagram @efrideplin dan Twitter @efrideplin87 juga YouTube Efri Deplin. Terima kasih semoga menginspirasi.

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk