Post Page Advertisement [Top]

#basarnas #outingclass

Kunjungan Edukasi Siswa Kelas 3 SDIT Iqra`1 Kota Bengkulu ke Basarnas

  

Menjadi Pahlawan Kemanusiaan Sejak Dini: Keseruan Kunjungan Edukasi Murid Kelas 3 SDIT Iqra' 1 Kota Bengkulu ke BASARNAS

Oleh: Efri Deplin, S.Si., Gr., M.Pd.  

Bengkulu, Selasa, 8 September 2026



Suasana pagi di kompleks SDIT Iqra' 1 Kota Bengkulu tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pasang mata mungil siswa-siswi kelas 3 berbinar penuh semangat. Pagi itu, Selasa, 8 September 2026, agenda pembelajaran tidak berlangsung di dalam ruang kelas beralas keramik atau di depan papan tulis, melainkan di lapangan terbuka bersama para penolong tangguh bangsa. Ya, kami menggelar kegiatan Kunjungan Edukasi Kebencanaan menuju Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) Bengkulu.


Sebagai seorang pendidik yang juga aktif meliput momen-momen berharga ini, saya melihat betapa pentingnya mengenalkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini. Bengkulu, dengan kondisi geografisnya yang indah sekaligus rawan potensi bencana alam, menuntut generasi mudanya untuk memiliki kepekaan dan pemahaman dasar mengenai keselamatan diri serta pemindahan korban.


Menempuh 15 Kilometer Demi Ilmu Kesiapsiagaan

Tepat pukul 08.00 WIB, rombongan kendaraan yang membawa para siswa mulai bergerak meninggalkan kawasan Sawah Lebar. Perjalanan menempuh jarak sekitar 15 kilometer ini memakan waktu kurang lebih 26 menit.


Sepanjang perjalanan, celoteh riang anak-anak mewarnai suasana. Rasa penasaran mereka membumbung tinggi, membayangkan peralatan canggih apa saja yang akan mereka lihat nanti. Perjalanan singkat ini menjadi ruang diskusi kecil di dalam bus, tempat para guru mulai memantik wawasan awal siswa tentang pentingnya tugas-tugas kemanusiaan.


Informasi Lokasi Kegiatan:

·         SDIT Iqra' 1 Kota Bengkulu: Jl. Meranti Raya No. 01, Sawah Lebar, Kec. Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu 38228.

·         Kantor Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS Bengkulu): Jl. Raya Air Sebakul, Sukarami, Kec. Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 38211.


Mengenal Sang Penyelamat: Apa Itu SAR dan BASARNAS?


Setibanya di markas BASARNAS Bengkulu, rombongan disambut hangat oleh jajaran petugas yang mengenakan seragam oranye khas mereka. Anak-anak langsung diarahkan ke area edukasi outdoor untuk menerima pembekalan materi dasar mengenai kebencanaan.


Dengan bahasa yang lugas dan komunikatif, petugas SAR menjelaskan dua konsep utama yang sering tertukar di masyarakat:

  • Apa itu SAR? SAR merupakan singkatan dari Search and Rescue (Pencarian dan Pertolongan). Ini adalah segala usaha dan kegiatan untuk mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang, serta menghadapi situasi darurat dalam bencana alam, kecelakaan pelayaran, penerbangan, maupun kondisi membahayakan manusia lainnya.
  • Apa itu BASARNAS? Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) adalah lembaga pemerintah nonkementerian di Indonesia yang bertugas memimpin dan mengoordinasikan seluruh operasi SAR di wilayah NKRI.

Anak-anak mendengarkan dengan penuh antusias. Bagi mereka, para anggota BASARNAS bukan sekadar petugas, melainkan sosok real-life superheroes yang bertaruh nyawa demi keselamatan orang lain.


Praktik Penyelamatan Korban: Teknik Pemindahan Tanpa Alat


Edukasi tidak berhenti pada teori. Para personil BASARNAS memberikan peragaan langsung mengenai teknik memindahkan korban cedera (evakuasi darurat) tanpa menggunakan tandu. Pelajaran ini sangat krusial agar anak-anak memahami cara menolong teman atau keluarga saat kondisi darurat.


Petugas membagikan simulasi teknik pemindahan berdasarkan jumlah penolong:

1. Penyelamatan dengan 1 Orang Penolong

Digunakan jika kondisi darurat menuntut korban segera dipindahkan oleh satu orang saja.

  • R fireman’s carry (Gendong Pemadam): Korban diangkat ke atas bahu penolong untuk pergerakan cepat.
  • Cradle carry (Gendong Bayi): Cocok untuk korban anak-anak atau berbobot ringan.
  • Drag technique (Sangkutan Drag): Memindahkan korban dengan cara menarik pakaian atau ketiak korban secara hati-hati jika area sekitar berbahaya (seperti ancaman kebakaran).

2. Penyelamatan dengan 2 Orang Penolong

Cocok untuk korban yang membutuhkan kestabilan lebih saat dipindahkan.

  • Human Crutch (Kruk Manusia): Dua penolong merangkul pinggang korban dan menopang tangannya di bahu penolong untuk berjalan bersama.
  • Two-handed Seat (Dudukan Dua Tangan): Penolong saling bergandengan tangan membentuk kursi buatan untuk mendudukkan korban yang masih sadar.

3. Penyelamatan dengan 3 Orang Penolong

Teknik terbaik untuk menjaga kelurusan tulang belakang korban yang mengalami cidera cukup serius.

  • Three-person Lift: Tiga penolong berlutut di satu sisi korban, menyisipkan lengan di bawah kepala, punggung, pinggul, dan kaki korban, lalu mengangkatnya secara bersamaan dengan aba-aba yang kompak.

Sensasi Arung Gelombang di Atas Perahu Karet


Salah satu sesi yang paling dinanti adalah simulasi evakuasi banjir menggunakan perahu karet (inflatable raft). Walaupun kegiatan ini berlangsung di atas permukaan tanah/darat, petugas SAR berhasil menghidupkan suasana simulasi yang teramat nyata.


Seluruh siswa diwajibkan memakai life jacket (pelampung) standar keselamatan. Ketika anak-anak duduk rapat di atas perahu karet, para petugas SAR membantu menggerakkan perahu secara dinamis—menciptakan efek guncangan dan ayunan seolah-olah perahu sedang menerjang arus banjir yang deras.


Tawa riang bercampur jerit keseruan membahana di lapangan. Dari pengalaman simulasi alami ini, anak-anak tidak hanya merasakan kegembiraan, tetapi juga paham betapa pentingnya penggunaan pelampung keselamatan saat berada di wilayah perairan.


Menjajal Mobil ATV Amphibi: Menembus Rawa dan Lumpur


Kejutan bagi para siswa belum berakhir. BASARNAS Bengkulu memamerkan salah satu armada andalan mereka untuk medan ekstrem: Mobil ATV (All-Terrain Vehicle) Amphibi.


Anak-anak diajak mengenal kendaraan tangguh beroda banyak ini secara dekat. Petugas menjelaskan bahwa ATV Amphibi dirancang khusus untuk menembus medan-medan sulit yang tidak bisa dilalui kendaraan biasa, seperti:

  • Rawa-rawa yang dalam.
  • Area berlumpur tebal pascabencana banjir atau tanah longsor.
  • Daratan berbatu maupun medan perairan dangkal.

Melihat langsung kendaraan multifungsi ini beroperasi memberikan gambaran nyata kepada para siswa mengenai betapa beratnya medan tugas pencarian dan pertolongan, sekaligus memantik rasa kagum akan teknologi keselamatan modern.


Penutup: Kenangan Indah dan Doa Mulia


Kegiatan kunjungan edukasi ini diakhiri dengan sesi foto bersama di depan markas BASARNAS Bengkulu. Senyum merekah dari wajah-wajah polos siswa kelas 3 SDIT Iqra' 1, berpadu gagah bersama para personil SAR yang senantiasa siap siaga menjaga keselamatan masyarakat Bengkulu.

Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa, melainkan investasi pengetahuan keselamatan yang akan terus mereka ingat hingga dewasa. Semoga dari kegiatan ini, lahir calon-calon pahlawan kemanusiaan di masa depan yang siap berbakti bagi agama, bangsa, dan negara.

Baarakallah fikum jaami'an  semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan kepada kita semua, para guru, siswa, serta seluruh petugas BASARNAS Bengkulu yang telah menyambut dan mengedukasi anak-anak kami dengan penuh kesabaran.











No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya semoga menginspirasi jangan lupa tulis komentarmu di kolom komentar dan dapatkan informasi terbaru di setiap postingan. Jangan lupa follow akun Instagram @efrideplin dan Twitter @efrideplin Tiktok @EfriDeplin juga YouTube Efri Deplin dan MrDeplinChannel. Terima kasih semoga menginspirasi.

Bottom Ad [Post Page]

| Designed by Colorlib