Monday, 25 February 2019

Pahlawan Nasional Penjahit Sang Saka Merah Putih dan Rumah Fatmawati


Rumah Fatmawati


Nama lengkap beliau adalah FATMAWATI lahir di Bengkulu, 5 Februari 1923. Istri dari Presiden pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia Ir. Soekarno. Oleh sebab itu beliau bersatus sebagai  Ibu Negara Pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ayah beliau bernama Haji Hasan Din dan ibu beliau bernama Siti Khadijah. Dari pernikahan beliau dengan Bapak Ir. Soekarno lahirlah 5 orang putra yakni Guntur Soekarno Putra, Megawati Soekarno Putri, Rahmawati Soekarno Putri, Sukmawati Soekarno Putri, dan Guruh Soekarno Putra. Beliau menghembuskan nafa terakhir di Kuala Lumpur Malaysia, 14 mei 1980 setelah menaunaikan ibadah umroh tahun 1980.

Semasa hidup beliau beberapa jabatan penting beliau emban diantara adalah:
1.       Pelindung/ penasehat Kowani (Kongres Wanita Indonesia)
2.       Pelindung/ penasehat Perwari (Persatuan Wanita Indonesia)
3.       Pelindung/ penasehat Persit (Persatuan Istri Tentara)
4.       Pelindung/ penasehat Nasional Woman`s Internasional Club (WIC)
5.       Pelindung Yayasan Rumah Sakit Fatmawati
6.       Pelindung Yayasan Perguruan Cikini Jakarta
7.       Sesepuh keluarga besar “Sekato” di Jakarta
8.       Pelindung Persatuan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Bengkulu di Jakarta
9.       Pelindung Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta
10.   Pembina Barisan Wanita Indonesia (BWI)

Beliau juga diberikan tanda kehormatan diantaranya adalah:
1.       Bintang Maha Putra Adi Pradana, 1995
2.       Ibu Negara Pertama Republik Indonesia, 1945
3.       Istri Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, 1945
4.       Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, 1977
5.       Janda Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia, 1977

Riwayat Perjuangan Ibu Fatmawati diantaranya adalah:


Pengalaman beliau berorganisasi telah diawali sejak remaja yaitu di bidang

Nasyiatul Aisyah
Hizbul Wathan (HW)
Kepanduan Muhammadiyah
Penolong Korban Perang (PEKOPE) dan anggota Fujinkai pada masa penjajahan
Jepang
Setelah Indonesia merdeka Fujinkai melebur menjadi Barisan Wanita Indonesia
(BWI)


Pada Masa Perjuangan Kemrdekaan Republik Indonesia beliau turut dalam

perjuangan diantaranya adalah:
Menjahit Bendera Pusaka Merah Putih
Menghadiri sidang Dokutsu Zyunbi Tyoosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha
Kemerdekaan Indonesia) BPUPKI dalam rangka menyaksikan lahirnya Pancasila, 1
Juni 1945.
Ikut menderita bersama bayinya bernama Guntur Soekarno Putra yang ikut diculik
oleh pemuda dan dibawa ke Rengasdengklok pada pukul 03.00 wib dini hari pada
tanggal 16 Agustus 1945.
Selama 1945-1946 sering berpindah-pindah tempat, dan sering bersembunyi
menyamar karena di Jakarta tidak aman dan telah diduduki oleh pasukan NICA
Belanda.
Memberi bantuan berupa beras kepada para prajurit.
Mengirim perbelakan untuk para pejuang di Front yang sedang bergerilya berupa
makanan, pakaian bahkan peluru (30 Tahun Indonesia Merdeka. 1985: 139)


Kesetiaan dan ketangguhan dalam perjuangan membela dan meningkatkan derajat

wanita oleh ibu Fatmawati diantaranya adalah
Mengahadiri detik-detik Proklamasi 17 Agustus 1945, bersama-sama dengan
Ny.S.KTrimurti sebagai unsur wanita.
Selalu menjadi penasehat dan pelindung setiap oraganisasi wanita seperti: Kowani,
Kowari, dan Persit.
Sebagai wanita yang konsekuen dan konsisten dalam membela hak-hak wanita
yang tercermin dalam sikapnya antipoligami dan pada masa Orde Baru sikap ini
dapat melindungi para istri pegawai negeri dengan lahirnya PP.10.
Atas usul Ibu Fatmawati bahwa Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) harus ada
unsur wanita dan melalui PENPRES (Penetapan Presiden) nomor 17 tahun 1949, 3
orang anggota KNIP diantaranya adalah, Ny.Wakijah Sukijo, Ny.Pujo Utomo, dan
Ny.Mahmudah Mas`ud.
Ibu Fatmawati gigih memperjuangkan bedirinya Gedung Wanita Pertama di
Indonesia yang terletak di jalan Diponegoro Jakarta.

Peran Ibu Fatmawati sangat besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan

rakyat, pendidikan, kesehatan, anak terlantar dan disabilitas sehingga
beliau memprakarsai
Pendiri Perguruan Cikini
Yayasan Pendiri Anak Cacat, (YPAC)
Pendiri Yayasan Rumah Sakit “Fatmawati”
Mengunjungi dan memberi santunan kepada Panti Asuhan pada bulan puasa dan
pada perayaan hari Ibu dan tradisi ini sampai sekarang masih tetap berlanjut.
Ikut aktif dalm rangka pemberantasan buta aksara.
Ikut sebagai sponsor berdirinya organisasi “Sekato” di Jakarta.


Ikut memperjuangkan agar dokumen, barang dan arsip pemerintah RI yang

dirampas oleh Belanda antara tahun 1945-1950 di Jakarta dan di Yogyakarta dapat
dikembalikan ke Indonesia.


Sebagai Ibu Negara, Ibu Fatmawati selalu memperkenalkan wajah Indonesia

beserta budayanya kepada Negara-negara sahabat dengan menampilkan hal-hal
yang merupakan ciri khas Budaya Indonesia seperti: makanan, tarian, dan
penataan ruangan pada saat diaadakan jamuan kenegaraan.


Sebagai seorang pejuang yang gigih dalam memperjuangkan bekas keresidenan

Bengkulu menjadi Provinsi Bengkulu , yang telah banyak memberi jasa-jasa baik
dan figurnya sebagai Ibu Proklamator untuk meyakinkan pihak eksekutif, dalam
hal ini Bapak Presiden Suharto pada saat itu.


Ibu Fatmawati wafat pada tanggal 14 mei 1980 di Kuala Lumpur Malaysia.

Jenazahnya dimakamkan di pemakaman Karet Jakarta. Pemerintah Republik
Indonesia Bintang Maha Putra Adi Pradana pada tanggal 10 Nopember 1995.


Ibu Fatmawati adalah seorang Putri Teladan dari Bengkulu yang masa remajanya

dilewati di Bengkulu dalam suasana perjuangan perintis kemerdekaan dan pindah
ke Jakarta dalam revolusi fisik. Sosok Ibu Fatmawati dengan kepribadian yang
teguh dan pola hidup yang sederhana menjadi acuan pemerinta ORBA. Ibu
Fatmawati sebagai wanita yang teguh imannya dan orang yang penyabar dalam
menghadapai cobaan serta mempunyai prinsip, dengan pengabdian yang tulus
kepada seorang suami serta pengorbanan tanpa pamrih kepada Negara dan
Bangsa maka sudah sewajarnya Ibu Fatmawati dianugrahi gelar Pahlawan Nasional.


Lukisan Ibu Fatmawti
Sumber: https://www.tripadvisor.com/LocationPhotoDirectLink-g1472388-d6780994-i180728312-Rumah_Pengasingan_Bung_Karno-Bengkulu_Bengkulu_Province_Sumatra.html


Kini kita dapat mengenang beliau melalui doa dan lantunan suci sebagai

hambah Allah SWT. Sebagai bentuk penghargaan juga bahwa
di Kota Bengkulu masih berdiri dengan gagah Rumah Fatmawati yang
beralamat di Jl. Fatmawati,Penurunan, Ratu Samban, Kota Bengkulu,
Benkulu 38222.

kemarin sore aku dan anak sulungku pergi ke rumah Ibu Fatmawati, alhamdulillah bertemu dengan Bapak Marwan sebagai penjaga rumah Ibu Fatmawati. Beliau menyampaikan bahwa sudah 15 tahun bekerja di sana. Rumah ini cukup bersih dan rapi. Semua tertata dengan baik. Mulai dari halaman rumah yang bersih hingga ke ruangan rumah yang nyaman dan tertata dengan baik. 

Mengisi daftar hadir di buku tamu

Buku tamu


Ketika masuk pertama kali kita akan disuguhkan dengan ruangan tamu dan sebuah buku tamu untuk diisi. Di ruangan ini juga di sisi kiri ada sebuah mesin jahit dan beberapa foto. Dua buah foto besar Ibu Fatmawati dan Bapak Ir Soekarno.

Mencoba memperagakan menjahit bendera


Di bagian dalam pada kamar sebelah kanan juga terdapat sebuah mesin jahit yang terletak menghadap ke timur. Di kamar sebelah kanan terdapat dipan atau tempat tidur berbentuk ranjang.


pada bagian belakang terdapat kamar mandi yang sudah direnovasi.


Sumber Informasi: 
disadur dari Rumah Fatmawati dan diedit di beberapa bagian

Alamat Tempat

https://www.google.com/search?q=alamat+rumah+fatmawati+bengkulu&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjh-oSn3NbgAhVLfisKHRR_A6sQ_AUIECgD&biw=1350&bih=640

Foto Ibu Fatmawati
https://www.tripadvisor.com/LocationPhotoDirectLink-g1472388-d6780994-i180728312-Rumah_Pengasingan_Bung_Karno-Bengkulu_Bengkulu_Province_Sumatra.html

Sunday, 24 February 2019

SDIT IQRA`1 Kota Bengkulu Kembali Menjadi OSK Center Tahun 2019

Peserta OSK Babak Penyisihan di OSK Center SDIT IQRA`1 Kota Bengkulu

Assalamualaikum
Alhamdulillah babak penyisihan Olimpiade Sains Kuark 2019 berlangsung dengan baik. Ajang Olimpiade Sains Terbesar di Indonesia ini diikuti oleh 34 Provinsi di Indonesia. Termasuk halnya Bengkulu, ini merupakan ajang tahunan bergengsi yang bertempat di SDIT IQRA'1 Kota Bengkulu atau OSK Center 2019.

SDIT IQRA'1 Kota Bengkulu sudah sejak beberapa tahun yang lalu menjadi OSK Center sejak 2007 OSK dibuka secara Nasional. Sejak itu pula setiap tahunnya ada siswa yang menembus hingga babak final.

OSK yang memiliki 3 level yakni level 1 untuk kelas 1 dan 2, level 2 untuk kelas 3 dan 4, dan level 3 untuk kelas 5 dan 6. Mereka akan melewati 3 babak penting, dan antaranya adalah babak penyisihan, babak semifinal dan babak final. Babak penyisihan dan semifinal dilaksanakan di OSK Center atau daerah sedangkan babak final di Jakarta.
Peserta Berfoto Bersama

Peserta Berfoto Bersama

Penghargaan yang mereka raih jika menjadi juara adalah, winner medali, honorable mention medali, bronze medali, silver medali, dan gold medali, SDIT IQRA'1 Kota Bengkulu mencatat prestasi tertinggi pada tahap final dan juara honorable mention medali atas nama Kanaya Sadina Azfa pada tahun 2014. Mau tahu hadiahnya? wah keren banget kak, para pemenang ada yang diberi kesempatan edutrip hingga ke Singapura. Ada juga kisah menarik bersama Faqih Athaillah Bahri klik di sini dan di sini.
Kanaya Sadina Azfa bersama Pemenang kategori Honorable Mention Se-Indonesia


Tahun ini 11 siswa kelas 5C Jaafar bin Abi Thalib bersaing dengan ribuan peserta se-Indonesia. Biasanya mereka akan lolos jika mencapai 60% benar dalam mengerjakan soal tipe hots. Keren kan. 


Siswa 5C Jaafar bin Abi Thalib dan Guru


Kita doakan mereka lolos semua yaa Aamiin.
Ini dia mereka Peserta Olimpiade Sains Kuark 2019 Kelas 5c Jaafar Bin Abi Thalib SDIT IQRA'1 Kota Bengkulu.
Adzro Thohiroh Pr
Nasywa Aulia Al Karima Pr
Dhiya Salsabila Pr
Kevin Adrian Lk
Muhammad Haikal Kamil Lk
Muhammad Farhan Habiburrahman Lk
Azka Nadhirah Rozi Pr
Nur'aini Fathia Pr
Muhammad Luthfi Rozin Hidayat Lk
Muhammad Fatih Lk
Atiqah Rusydah Fadhilah Pr
Selamat berjuang yaa

Pengumuman babak semifinal biasanya akan diumumkan sebulan kemudian, yakni di bulan Maret 2019.

Selamat menantikan hasilnya ya
Wassalamualaikum wr wb

Wednesday, 20 February 2019

Keseruan BerArung Jeram Lebong Rafting Keluarga Besar SDIT IQRA`1 Kota Bengkulu


Assalamualaikum wr wb

Apa kabar semua? semoga sehat dan tetap dalam keberkahanNya Aamiin

Kali ini saya akan mengulas perjalanan pada awal semester kemarin bersama keluaraga besar saya. Tidak lain dan tidak bukan taara nih keluarga besar SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu. Pada ngapain dan kemana saja nih. Dari judulnya pasti sudah tahu semua kan kalau kita ber arung jeram.

Tidak perlu jauh kalau ingin berarung jeram, ga perlu ke Malang Jawa Timur sana hee. Dua kali kesana ga kesampean juga berarung jeram. Baliknya ya ke Bengkulu juga, iya ga kalah seru teman.

Tempatnya di Lebong sekita 3 jam perjalanan. Ga tanggung-tanggung kita menggunakan 2 buah bus besar. Satu bus untuk para ustadz dan satunya lagi buat para ustadzahnya. Seru? pastinya hee Alhamdulillah deh

Tantangan ga di arung jeram sahaja nih, perjalan di gunung membuat adrenalin terpacu untuk pasang strategi agar ga mabuk. Sebelum sampe Lebong kita melewati Kepahiyang dan Curup  City hee baru berbelok di persimpangan Lebong dan menuju daerah sedikit lebih tinggi dari Kota Curup.

Berangkat pagi sekitar pukul 08.00 wib kita nyampe sekitar pukul 11.00 wib dan benar kita disambut dengan hangat oleh mentor yang keren.

Ada baiknya baca tulisan sebelumnya di sini ya agar dapat memaksimalkan pemahaman ciee🤭🤭

Oke, kita disambut pada titik start dan dilatih dalam waktu singkat mengenai tata tertib dalam berarung jeram. Cara mengayuh, aba-aba dan sebagainya. Baru setelah dirasa cukup kita akan start bergantian berarung jeram.

Pada dasarnya teori harus selaras dengan praktik heee namunapa daya hee pada saat perahu bergerak kita sebaiknya pasang alat Indra dengan baik dan ikuti petunjuk instruktur.

Di tengah perjalanan kita akan disuguhi oleh pemandangan layaknya grand canyon. Kasau sih? Iya airnya tenang dan jernih cukup luas dan di kanan kiri bebatuan menjulang ke atas dihias beberapa titik air terjun wah.. seru ya, banget. Nah.. karena instrukturnya baek jadi kita pada nyebur byuur sampe puas.

Di satu titik kita akan istirahat makan siang. Ini fasilitasi ga sembarangan ya di dapat sesuai dengan deal dari awal bagaimana, sesuai budget hee. Sedap mantaplah Alhamdulillah ada menu hangat juga di sana.

Tak kalah serunya adalah ada jeram 100 meter 🤩🤩, perahu kita sempat nyangkut pada saat hampir selesai jeram ini. Wah pokoknya seru deh.

Semoga raihla ini semakin memperkuat ukhuwah dan meningkatkan kinerja menjadi lebih baik seperti slogan sekolah kita Kokoh Berkembang Berprestasi Jadi Lebih Baik.


Ini dokumentasi kegiatan dan aktivitas fisik yang kuat dalam menghadapi tantangan kedepan.
















































































































































































































































https://www.efrideplin.com/2018/09/tips-sukses-arung-jeram.html?m=1

Wisata Keluarga Guys Gerga PAL 7

Hallo sahabat kali ini Guys Gerga kembali menyapa kita semua. Trip yang paling ditunggu-tunggu adalah dimana saat rencana pekan ini kita ...