Skip to main content

Menu Spesial ala Tsamara


Doa-doa terbaik menuju TAQWA
13 Ramadhan 1439 H

Menu Spesial ala Ayuk Tsamara
Oleh: Efri Deplin

Tsamara Ufairoh Adzka

Beberapa hari ini Abdullah dan Tsamara pulang sekolah lebih awal dari biasanya. Jika biasanya pulang pukul 14.00 wib bersama umminya nah kali ini mereka pulang pukul 11.00 wib. Mereka tidak pulang bersama umminya tapi pulang bersama abi. Kebetulan ummi sedang sibuk dengan keperluan penting sekolahnya.

Seperti halnya hari ini Abdullah dan Tsamara langsung dijemput dan pulang ke rumah. Abdullah masih puasa dengan baik. Sesekali ia tawar-menawar untuk minum hee. Alhamdulillah pengalihan isu berhasil hingga dia tidak bertanya-tanya lagi dengan minuman atau makanan.

Tiba-tiba Tsamara mengeluarkan pensil warna yang baru dibeli kemarin sore. Dengan wadah laptop abi, pensil warna itu dimasukkan dalam sebuah wadah kecil tempat memasak. Kemudian diletakkan di atas laptop lalu dikipas-kipas. Abi hanya memperhatikan dari dekat. Iseng dengan kesibukkan Tsamara abi bertanya “Adek bikin apa ini?” Tsamara pun menjawab “Ayuk macak kue”  jawabnya pelan. Nah.. mulai lagi, ini yang membuat kami salut. Dia manggil dirinya “Ayuk”. Dari mana coba? Mungkin sering dengar dari teman-teman sekelasnya di sekolah.

Sekitar beberapa lama, sepertinya menu itu siap santap ala Tsamara. Jadilah dia berbagi dengan kami. Berbagi dengan abangnya Abdullah, kepadaku juga kepada umminya.

Kita semua penasaran dengan menu ini. apa ya kira-kira nama menu yang dibuatnya hari ini?

“Ayuk bikin apa ini namanya yuk” tanyaku penasaran. “Eclim” jawabnya singkat. Aku kurang paham apa maksudnya eclim. “Apa namanya yuk” tanyaku lagi sambil menyodorkan pensil warna yang kupegang. “Eclim” jawab Tsamara manja “I.. eclim abi walna pink” tambahnya lagi. “Ah abi, itu maksud ayuk ice cream” terang istriku. “Dek Adzka, tengok es krim abi warna pink” Abdullah menyela dan membuat kami semua tertawa.
Tsamara dan Abdullah
Lihat tu ada Ice Cream lho hee

Oh ternyata dari tadi Tsamara sedang membuat Ice Cream. Iya dia suka sekali makan ice cream sampai-sampai giginya seperti itu selain akibat kurang rajin menjaga giginya juga karena sering makan ice cream.

Terima kasih menunya Ayuk Tsamara.

Bengkulu, 31 Mei 2018


Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk