Skip to main content

Abdullah Tsamara dan Ferifrok

Bismillahi..

Hari ini Sabtu 27 Januari 2018 M.Abdullah dan Tsamara kembali tranfusi. Setiap bulan mereka selalu ke hospital. Belakangan lebih dekat jaraknya hingga per tiga pekan. Jadi setiap tiga pekan sekali mereka tranfusi untuk memenuhi kebutuhan hemoglobinya agar sempurna. Kali ini Abdullah membutuhkan 2 x 170 cc PRC. Sedangkan Tsamara 1 x 130 cc PRC. Hb awal mereka masing-masing adalah Abdullah 7.7 dan Tsamara 9.3. Angka normal Hb berkisar diantara 12.00 - 13.00. Terima kasih kepada Ayah bunda Bapak ibu Ustad Ustdzah senantiasa komitment membantu kebutuhan darah ananda. Bulan ini Pak Dedi dan Bunda Erika terima kasih semua atas supportnya.

Umur Abdullah sudah menginjak 5 tahun 3 bulan. Sedangkan Tsamara sudah 3 tahun 11 bulan. Bulan depan ferbruari nanti Tsamara genap 4 tahun. Jadi dengan melihat umur mereka dapat digambarkan sudah berapa lama mereka melakukan proses tranfusi. Sejak Tsamara umur 4 bulan di tahun 2014. Lumayan lama ya, 3 tahun 7 bulan.

Kali ini saya akan bercerita mengenai feritin. Ferritin adalah sebuah protein yang terdapat di dalam sel pada hampir seluruh makhluk hidup. Ferritin merupakan protein penyimpan zat besi paling utama pada tubuh. Mengapa saya penting menceritakan ferritin?. Pada pasien thallasemia ferritin tidak asing dan menjadi bahasan penting.

Setelah sebelumnya saya bercerita tentang Abdullah Tsamara dengan hemoglobin mereka maka diharapkan semua pembaca akan lebih memahami pentingnya mengetahui kadar ferritin.

Fe atau besi di dalam tubuh pasien thallasemia tidak mengalami gangguan, semuanya normal. Namun karena sering dimasukkan darah pada proses tranfusi, maka tingkat Fe nya menjadi tinggi. Semakin banyak rutinitas tranfusi maka jumlah ferritin semakin bertambah. Kelebihan zat Fe di dalam tubuh akan berakibat menggangu sistem kerja organ. Fe bisa jadi akan menumpuk di organ-organ tertentu. Jadi penting sekali untuk mengetahui kadar Fe bagi seoarang thallasemia. Semoga Abdullah dan Tsamara Fe nya normal Aamiin. 

Untuk menurunkan tingkat Fe di dalam tubuh maka mereka harus mengkonsumsi zat peluruh Fe. Diantaranya adalah Ferifrok. Beberapa jenis direkomendasikan untuk mereka. Mulai dari bentuk cair hingga bentuk tablet atau pil. Abdullah dan Tsamara konsumsi jenis tablet berwarna putih yang disebut dengan ferifrok.

Tablet putih tersebut dikonsumsi dengan dosis 1 x 1 per hari. Pesan dokter Wasis Rohimah, S.Pa setiap kami kontrol, kadar ferritin ini harus dichek setiap tiga bulan sekali atau enam bulan sekali.

Di Bengkulu satu-satunya alat yang dapat mengetahui kadar ferritin di dalam darah ada di Laboratorium M.Yunus Bengkulu. Labor-labor swasta kemungkinan juga dapat mengechek kadar ferritin. Kendala yang dihadapi adalah jika di M.Yunus sering terjadi kehabisan reagen atau zat yang digunakan untuk chek Fe. Sementara kalau di laboran swasta lainnya, selain mengeluarkan biaya dengan cosh tidak murah hasil yang dicapai juga terbatas. Chek Fe sebaiknya berbanding lurus dengan konsultasi fungsi organ tubuh lainnya seperti jantung, paru, hati dan lainnya.

Terakhir kami mengechek kadar ferritin ananda Abdullah dan Tsamara sekitar dua tahun yang lalu di RSCM Jakarta. Kadar ferritin mereka sudah mencapai lebih dari 2.000. Sejak saat itulah mereka rutin konsumai ferifrok.

Apakah dalam waktu dekat ananda akan kontrol ferritin sekaligus konsultasi fungsi organ? Wallahualam bishowab. Kami selalu berdoa agar ananda senantiasa sehat dengan tumbuh kembangnya dan menjadi muslim muslimah yang shaleh. Menjadi generasi pembela agama Allah, hafidz dan hafidzah. Aamiin

Baarakallahu fikum.


Efri Deplin

Bengkulu, 27 Januari 2018

RS.M.Yunus Bengkulu

belajariangriang.blogspot.co.id

ig: efri deplin

fb: efri deplin

WA: 085268125187

Telepon: 0895326418115


Comments

Popular posts from this blog

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk