Monday, 29 August 2016

Malu

Malu aku tak jemu-jemu
Menumpuk hati pakai sembilu
Dahaga bagai air di bawah perahu
Aku malu rasa ku di ujung peluru

kalau aku malu
membusa tanpa tahu
berasa di puncak perunggu
melihat ada honorable berseru

Kalau dia aku tak tahu malu
dia ajar minumkan air susu di bawah perahu
melihat dirimu ku sungguh berseru

Tuhan maafkan aku malu; dia
maafkan aku malu; dia
aku malu; dia
malu; dia
;dia

Bahasa dan Wajib Tahu

COPAS. IZIN SHARE.

BAHASANYA VULGAR.
APA ADANYA TAPI KITA WAJIB TAHU

Barusan nonton Basa Basi di Trans TV. Bintang tamunya Bu Elly Risman. Ngeri sekaligus bikin sedih. Musibah paling bahaya adalah ketika kita ga sadar kalau dalam bahaya besar. Kurang lebih ini kesimpulannya. Untuk para orang tua, silahkan dibaca.

Apa yang beliau paparkan, shocking banget buat para orangtua yang hadir.
Pemaparan awal tentang kesalahan-kesalahan komunikasi orang tua pada anak, bicara terlalu cepat,
bicara terlalu banyak, (ngomel) yang tidak perlu, tanpa sadar berbohong, mengkritik, mengenggurui, dll.

Komunikasi yang salah mengakibatkan anak jadi BLAST. Jiwanya jadi kosong, ga pede, pemarah, dendam sama orang tuanya sendiri.

Beliau ngasih contoh kasus anak kecil yang ngadu ke gurunya, "Bu, kalau aku bunuh ayahku boleh ga? Aku dosa ga?". Ternyata si anak merasa selalu disalahkan dan didikte orang tuanya.

Nah, anak-anak yang BLAST ini adalah sasaran empuk buat pengusaha pornografi karena rata-rata dari mereka pasti akan cari pelampiasan. Sekarang masuk ke bagian industri pornografi. Target market utama mereka adalah anak laki-laki. Kenapa laki-laki? Karena mereka lebih mudah fokus dan hormon testosteron mereka lebih tinggi daripada perempuan. Setiap tahun pebisnis pornografi rapat dengan para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk merencanakan strategi pemasaran yang baru.

Alih-alih mengembangkan produk, mereka memilih untuk 'investasi masa depan' pada anak-anak. Target mereka adalah anak laki-laki yang terpapar pornografi, kalau sudah 33 sampai 35x mast****si berarti sudah bisa dipastikan akan menjadi pelanggan masa depan karena otaknya pasti sudah ketergantungan dengan pornografi (porn addiction).

Yang perlu diketahui, porn addiction jauh lebih merusak otak daripada drugs addiction. Terapinya pun jauh lebih susah. Drug addict bisa diterapi dengan detoxifikasi tapi porn addict harus dengan terapi dan butuh tekad dari yang bersangkutan. Dan kerusakan yang ditimbulkan sekali kita terpapar akan permanen. Paparan pornografi itu berjenjang.

Jadi ibarat sampah, pertama kali mungkin kita akan muntah-muntah nyium baunya. Tapi lama kelamaan, kalau kita nyium sampah (misal tukang sampah) kita akan terbiasa bahkan bisa makan di deket sampah (bahkan ada yang tinggal di TPS tho?)

Begitupun dengan pornografi, setiap levelnya anak akan semakin kebal dan anak butuh melihat yang levelnya lebih tinggi untuk bisa terangsang. Kalau melihat sudah ga 'ngaruh' lagi, mereka akan melakukan. Dan disini bencananya.

Kami dikasih contoh beberapa kasus mengerikan yang pelakunya anak-anak sex addict. Ada audience yang curhat tentang tetangganya, anak kelas 6 SD yang 'ngerjain' adik kandungnya yg berusia 5 tahun. Sekarang si adik malah jadi ketagihan sex.

Ada lagi anak 10 tahun yang menyodomi temennya pake SENDOK! (Ada games yang ngajarin anak-anak untuk menyodomi)

Contoh-contoh mengerikan lainnya. Anak-anak porn addict bisa dikenali. Ada ciri-cirinya. Dan pertanyaan mereka luar biasa.

Kalau anak normal keponya cuman "sex itu apa?". "Bayi itu berasal dari mana?".
Anak-anak porn addict akan bertanya, "Bagaimana cara memasukkan p***s ke dalam v****a?". Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya yang terlalu vulgar.

Bahkan ada istilah-istilah yang audience aja ga tahu itu apa. Kalau anak sudah 33-35x mast****si, hampir bisa dipastikan akan terjadi incest. Atau dia akan melampiaskan pada temennya di sekolah. Dan itu kasusnya BANYAK. Jadi usia 7 tahun saudara laki-laki dan perempuan tidurnya udah harus dipisah. (Tahu kan kasus anak umur 11 tahun yang memperkosa 2 adik perempuan dan IBU KANDUNGnya karena selalu tidur 1 ruangan dengan mereka?)

80% kasus pelecehan terjadi di rumah sendiri/rumah keluarga dekat (rumah nenek pas ngumpul keluarga) dan sekolah. Nah, disitulah bibit awal pedofilia dan LGBT.

Semuanya saling berkaitan.
Sekarang tentang media, film. Terutama yang asalnya dari Amrika yang dicontohkan film Breaking Dawn sama Fifty Shades of Grey. Games-games cowok dan games cewek (The Sims4).

Video klip contohnya Nicky Minaj (yang ngajarin or*l sex) bahkan kata Bu Elly, kalau anak anda disuruh makan sosis malah muntah, berarti dia udah nonton video klipnya dan Miley Ciyrus (wrecking Ball).

Tontonan lainnya ada Glee (udah jelas lah ya misi LGBTnya), komik, spongebob (kami dikasih liat scene spongebob ciuman sama patrick), stiker LINE, K-Pop (diliatin foto 2 cowok K-Pop idol lagi ciuman bibir di panggung) dan situs (ada situs LGBT bahkan untuk anak-anak).

Bu Elly nangis di panggung, beliau curhat sama kami bahwa pemerintah seolah tutup kuping sama kejadian ini. Beliau sudah menawarkan reset dan mendatangi kementerian-kementerian terkait untuk sosialisasi porn awareness. Tapi ga pernah digubris.

UU pornografi pun ga ada penerapannya (kayak ga ada). Bahkan terakhir beliau diskusi dengan Ibu Jokowi tapi yang bikin kecewa justru bersamaan dengan seminar kami, Ibu negara malah kampanye kanker serviks (sudah booming karena si jupe kena).

Ga ngerti implementasinya sampe atau nggak ke masyarakat. Makanya ayo jadi penggerak di unit kerja kita masing-masing. Pemerintah itu seharusnya membentengi masuknya bencana ke Indonesia bukannya memfasilitasi.

Ekspresi harus bisa dipertanggungjawabkan.
Kalau dibiarin bebas, akhirnya orang jadi liar. Itulah kenapa harus ada aturan. Sebenernya yang pikirannya tertutup justru seniman Indonesia.

Pikirannya hanya terfokus pada gimana sih pemerintah!
Gimana sih umat Islam nih ga kompromis! Padahal harusnya mereka lebih DEWASA dalam berpikir. Ga pragmatis.

Orang Indonesia itu ga semuanya adult. Di sini juga ada anak-anak. Mereka belum ngerti mana yang harus diikuti, mana yang nggak. Di situlah peran kita melindungi mereka.

Kita semua punya tanggungjawab moral. Termasuk seniman.

Hal yang mengejutkan adalah isi sambutan founder salingsapa.com (penyelenggara). Beliau bilang, "Saya punya kenalan beberapa pemilik stasiun tv swasta. Salah satunya yang ada di kebon jeruk. Saya kaget, ternyata rata-rata dari mereka pada ga punya tv. Ketika saya tanya alasannya (sama pemilik stasiun di kobon jeruk), beliau bilang, "Saya sudah tahu bahwa produser itu mengejar rating. Sekarang, program tv itu pure A BUSINESS. Jadi mereka akan menayangkan apapun yang menarik minat masyarakat sehingga rating naik. Kalau rating naik, otomatis iklan berdatangan"

Mereka aja ga membiarkan anak mereka nonton tv. Dan kita masih membiarkan anak-anak kita nonton? Jadi intinya, kita semua punya peran untuk menanggulangi krisis moral di Indonesia. Karena dampaknya jangka panjang dan krusial. Ketika nanti kita jadi pejabat, jadi pengambil keputusan, pelajari baik-baik apa yang mau kita putuskan. Karena tanggungjawab kita besar. Sekarang, tugas kita adalah merintis perubahan positif di unit kerja masing-masing

Ajak diskusi orang-orang yang masih satu visi, orang-orang yang masih punya passion untuk memperbaiki carut-marut negara ini.

Kalimat terakhir paparannya Bu Elly Risman, "Ayo Bergerak Bersama. Lindungi Anak Indonesia dari Bahaya Pornografi".

Sorry, just sharing. Karena kita ga bisa kerja sendiri. Butuh KAMU...
IYA KAMU...
Butuh KAMU buat ikutan. Semoga kita bisa merintis perbaikan. Semoga negeri ini jadi lebih baik nantinya.

#FightTheNewDrugs

Sunday, 28 August 2016

Upacara Hari Pramuka ke-55

Asslamualaikum...

Bakda Tahmid wa Sholawat,,

Menidaklanjuti surat dari kwarcab untuk mengutus 7 Putra (Pa) dan 7 Putri (Pi) Siaga dalam Upacara Hari Pramuka ke-55 dan Penyambutan Tim Jamnas 2016 pada Selasa 30 Agustus 2016 di Lapangan Kantor Walikota Bengkulu,  Kami sampaikan kepada kakak pembina kelas 3, 4, dan 5 untuk membantu menyampaikan kepada kami nama calon peserta didik (ananda) yang dianggap mampu dan layak untuk dipertimbangkan dijadikan peserta Upacara pada kegiatan tersebut.

Kami tunggu mulai malam ini hingga besok pagi (Via Grup Humas atau Japri) untuk kami proses lebih lanjut sebelum ditetapkan dan diberi keputusan.

Terima kasih atas kerjasamanya  Baarakallahulakum.

akan dipilih
2 Pa dan 2 Pi kelas 5
3 Pa dan 3 Pi kelas 4
2 Pa dan 2 Pi kelas 3

Demikian
Ka.Gudep
06.007-08.008

Efri Deplin, S.Si
THB: 140/B/0804/16

Friday, 26 August 2016

Sunnah Idul Fitri


Ini 12 Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Idul Fitri

 bbonews  July 16, 2015

BULUKUMBA,BB – Sholat Ied Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi ditunaikan. Jika tak ada aral melintang umat muslim Indonesia menggelar shalat Id 1 Syawal 1436 Hijriyah pada Jumat 17 Juli 2015.

Selain shalat Idu Fitri, ada beberapa adab-adab dan sunah yang bisa mendapatkan amal jika dilakukan. Baik sebelum sholat Id maupun setelahnya. Diantara sunnah itu antara lain mandi. Mandi sebelum shalat Idul Fitri disunnahkan sebgaimana riwayat dari Al-Baihaqi melalui asy-Syafi’i.

Sunnah lain yang sering dilakukan adalah makan sebelum berangkat sholat. Berjalan kaki menuju tanah lapang. Melewati jalan pulang yang berbeda dengan jalan saat berangkat.

Untuk lebih detail berikut ini adab dan sunnah sebelum dan sesudah sholat Idul Fitri.

1. Mandi Dahulu Sebelum Shalat ‘Ied
Diriwayatkan dari Nafi’ bahwa Abdullah
Ibnu Umar ra mandi pada Hari Fithri sebelum berangkat.
Dalil yang paling kuat tentang
kesunahan mandi di 2 hari raya adalah riwayat dari Al-Baihaqi melalui asy-Syafi’i
tentang seseorang yang pernah bertanya kepada Ali ra tentang mandi, ia
menjawab,
“Mandilah setiap hari jika engkau mengehendakinya.” Kata orang itu,
”Bukan itu yang kumaksud, tapi mandi yang memang mandi (dianjurkan).
Ali menjawab , ”Hari Jum’at, Hari Arafah, Hari Nahr dan hari Fitri.
Ibnu Qudamah mengatakan bahwa karena hari Ied adalah hari berkumpulnya kaum muslimin untuk
shalat, maka ia disunnahkan untuk mandi sebagaimana hari Jum’at.

2. Disunnahkan Memakai Minyak Wangi
(bagi laki-laki) dan Bersiwak (gosok gigi)
Sebagaimana hal ini dianjurkan ketika mendatangi shalat Jum’at, yaitu
berdasarkan hadits Ibnu Abbas Nabi saw telah bersabda pada suatu hari
Jum’at:
“Sesungguhnya hari ini adalah hari Ied yang telah ditetapkan oleh Allah untuk
orang-orang Islam, maka barang siapa yang mendatangi Jum’at hendaknya ia mandi, jika ia memiliki minyak wangi
maka hendaknya ia mengolesinya, dan
hendaknya kalian semua bersiwak.” (HR Ibnu Majah)

3. Mengenakan Pakaian yang Paling Bagus, bukan yang Paling Baru.
Berdasarkan hadits Ibnu Umar ra ia
berkata:
“Umar mengambil sebuah jubah dari sutera yang dibeli dari pasar, kemudian
ia membawanya kepada Rasulullah saw dan berkata
“Wahai Rasulullah berhiaslah Anda dengan mengenakan ini ketika Ied dan ketika menjadi duta.”
Rasulullah saw bersabda,” Pakaian ini hanya untuk orang yang tidak punya bagian (di akhirat, maksudnya orang
kafir, pent).” (Muttafaq alaih).

4. Disunnahkan Makan Kurma (atau kue-kue) Sebelum Berangkat Shalat ‘Iedul Fitri.
Sebelum melakukan shalat Iedul fitri dianjurkan agar makan kurma atau makanan ringan terlebih dahulu, dan lebih utama jika dalam
jumlah ganjil, sedangkan dalam shalat Iedul adha sebaliknya tidak dianjurkan
makan dulu.
Diriwayatkan dari Buraidah ra: “ Rasulullah tidak keluar pada hari Iedul fitri sehingga makan, dan tidak makan
pada hari Iedul adha sehingga beliau menyembelih qurban.”(HR Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

5. Berjalan kaki dengan tenang dan khusyu’ menuju tempat shalat.
Diriwayatkan dari Ibnu Umar ra ia berkata:
“Rasulullah Saw biasa keluar menuju shalat ‘Ied dengan berjalan kaki dan pulang dengan berjalan kaki.(HR. Ibnu Majah)

6. Disunnahkan Shalat ‘Ied di Tanah lapang
Dari Abu Sa’id al-Khudri ra berkata:
”Bahwasanya Nabi Saw keluar pada hari Iedul Adha dan Iedul fitri menuju
lapangan, dan yang pertama beliau lakukan adalah shalat (shalat Ied).
Setelah selesai shalat dan memberi salam, baginda berdiri menghadap ke
(arah) orang-orang yang masih duduk di tempat shalat mereka masing-masing.
Jika baginda mempunyai hajat yang ingin disampaikan, baginda tuturkannya kepada orang-orang ataupun ada
keperluan lain, maka baginda akan membuat perintah kepada kaum muslimin. Baginda pernah bersabda
dalam salah satu khutbahnya pada Hari Raya: Bersedekahlah kamu!
Bersedekahlah! Bersedekahlah!
Kebanyakan yang memberi sedekah adalah kaum wanita. Kemudian baginda beranjak pergi. (Muttafaq alaih)

7. Dianjurkan agar berbeda jalan ketika berangkat dan pulang shalat ‘Ied.
Sebagaimana hadits Jabir ra ia berkata:
“Adalah Rasulullah saw ketika di hari ‘Ied berbeda jalan (ketika berangkat dan pulang).”(HR. Bukhari)

8. Bertakbir Ketika Berangkat Dengan Suara Keras
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat menunaikan shalat pada hari
raya ‘ied, lalu beliau bertakbir sampai tiba tempat pelaksanaan shalat, bahkan
sampai shalat akan dilaksanakan. Dalam
hadits ini terkandung dalil
disyari’atkannya takbir dengan suara lantang selama perjalanan menuju ke
tempat pelaksanaan sholat. Tidak disyari’atkan takbir dengan suara keras
yang dilakukan bersama-sama. Untuk waktu bertakbir saat Idul Fitri menurut
pendapat yang paling kuat adalah setelah meninggalkan rumah pada pagi harinya.

9. Tidak Melakukan Shalat Sunnat Sebelum dan Sesudah Shalat ‘Ied.
Berdasarkan hadits Ibnu Abbas ra,
Bahwa Nabi Saw pada hari Iedul Fitri shalat dua rakaat (shalat ‘Ied) dan tidak
shalat sebelum dan sesudahnya, dan bersama beliau ada Bilal.”
Namun jika Shalat Ied dilakukan di Masjid boleh melakukan shalat Tahiyatul
Masjid

10. Tidak Ada Adzan dan Iqamat Dalam Shalat ‘Ied.
Berdasarkan pada hadits Jabir bin Samurah ra ia berkata:”
Aku shalat ‘Ied bersama Rasulullah saw bukan sekali dua kali dengan tanpa adzan dan iqamah.”(HR Muslim).

11. Para Wanita Harus Memakai Hijab dan Dilarang Menggunakan Parfum.
Hadits dari Ummu Athiyah ia berkata;
“Bahwa Nabi Saw memerintahkan kami keluar di Hari Raya Fitri dan Adha. Anak-anak perempuan yang telah mendekati baligh dan para gadis, beliau memerintahkan agar yang sedang haidh menjauh dari tempat shalat. Dan hendaklah mereka menyaksikan kebaikan dan da’wah muslimin.
Aku (Ummi ‘Athiyah) katakan: “Ya Rasulallah, salah satu dari kami tidak ada jilbab? Beliau menjawab: Agar saudarinya memakaikan padanya dari
(salah satu) jilbabnya.” (HR Muslim)

12. Mengucapkan Selamat Hari Raya (Taqabalallahu Minna Wa Minkum)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah pernah ditanya tentang mengucapkan selamat
pada hari raya dan beliau menjawab:
“Adapun ucapan selamat pada hari raya ‘ied, sebagaimana ucapan sebagian mereka terhadap sebagian lainnya jika
bertemu setelah sholat ‘ied yaitu:
Taqabbalallahu minna wa minka [JIKA
BERTEMU SESEORANG] atau MINKUM
[jika bertemu banyak orang] (semoga Allah menerima amal kami dan kalian)
atau ahaalAllahu ‘alaika (Mudah-mudahan Allah memberi balasan
kebaikan kepadamu) dan semisalnya.”
Telah diriwayatkan dari sejumlah sahabat Nabi bahwa mereka biasa
melakukan hal tersebut. Imam Ahmad dan lainnya juga membolehkan hal ini.
Imam Ahmad berkata, “Saya tidak akan memulai seseorang dengan ucapan
selamat ‘ied, Namun jika seseorang itu memulai maka saya akan menjawabnya.” Yang demikian itu karena menjawab salam adalah sesuatu yang wajib dan memberikan ucapan bukan termasuk sunah yang diperintahkan dan juga tidak ada larangannya. Barangsiapa yang melakukannya maka ada contohnya dan bagi yang tidak mengerjakannya juga
ada contohnya (Majmu’ al-Fatawaa,24/253). Ucapan hari raya ini diucapkan
hanya pada tanggal 1 Syawal.

Diolah dari berbagai sumber

Thursday, 25 August 2016

Lomba Cerpen Kemenag

Lomba Menulis

admin

Agustus 24, 2016

Lomba Cerpen Kementerian Agama Hadiah Rp.200 Juta

Kementerian agama dalam rangka menyambut hari santri Nasional mengadakan beberapa ajang, di antaranya lomba foto dan cerpen. Hadiahnya total Rp. 200 Juta.

Lomba ini diperuntukkan bagi santri dan umum (ada dua ketegori ya)

Mari kita simak informasi lengkapnya berikut:

Penyelangga lomba ini khusunya ialah Diktorat Pendidikan Diniah dan Pesantren yang tahun 2016 dalam memperingati Gebyar Hari Santri Nasional, dimana Hari Santri Nasional akan diagendakan jatuh pada tanggal 22 Oktober 2016.

Tema Lomba: “Dari Pesantren Untuk Indonesia”

Syarat dan Ketentuan Lomba Cerpen Sebagai Berikut:

Peserta lomba cerpen, akan dibagi menjadi dua, yang pertama adalah Umum, dan yang kedua adalah santriCerpen yang diikutsertakan dalam lomba merupakan karya sendiri, no plagiat, no pornografi dan juga belum pernah di publikasikan ke media cetak ataupun media onlineKeputusan panitia tidak bisa dinggu gugatPanitia berhak mempublikasikan hasil cerpen terpilih, akan tetapi tetap karya menjadi hak pemilikcerpenCerpen tidak boleh melebih deadline pendaftaran, yakni pada tanggal 26 September 2016Karya Cerpen harus sesuai dengan temaPendaftran Lomba Cerpen ini Gratis

Ketentuan Khusus Lomba Cerpen

Peserta hanya dapat mengirimkan 1 (satu) cerpen terbaik.Khusus peserta kategori santri wajib menyertakan foto copy kartu santri atau surat keterangan dari pondok pesantren.Naskah cerpen yang diikutsertakan dalam lomba harus sesuai dengan tema dan tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.Panjang karya 10.000-15.000 karakter (dengan spasi), halaman A4, spasi 1,5, huruf  Times New Roman ukuran 12.Cerpen diketik menggunakan format MS World dan atau dicetak menggunakan kertas HVS Folio.Kriteria penilaian meliputi kreativitas, kesesuaian dengan tema, serta kekuatan pesan yang disampaikan dalam cerpen.Naskah cerpen yang terpilih akan diterbitkan dalam bentuk buku kumpulan cerpen. Setiap peserta yang karyanya masuk katagori cerpen terpilih akan mendapatkan kiriman buku tersebut.

Pengiriman Cerpen              

Peserta mengirimkan naskah cerpen dalam bentuk cetak dan file digital,Naskah cerpen dalam bentuk  file digital dikirim melalui E-mail  (lombacerpensantrikemenag2016@gmail.com),Naskah cerpen dikirim ke:

Panitia Pelaksana Lomba Cerpen Gebyar Hari Santri 2016

d/a Subag Tata Usaha / TU, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren,

Kementerian Agama Republik Indonesia, Lantai 6

Jl. Lapangan Banteng Barat no.3-4 Jakarta Pusat 10710

Tuliskan kategori lomba yang diikuti (umum/santri) di amplop depan kanan atas,Tuliskan nama, alamat, e-mail, dan nomor telepon yang bisa dihubungi,pada halaman terkhir naskah cerpen,Format file digital : Lombacerpensantri-Nama lengkap peserta,Batas akhir pengiriman cerpen: 26 September 2016 (diterima panitia).

Dewan Juri

(1) KH. A. Mustofa Bisri (sastrawan, pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin Rembang),

(2) Triyanto Triwikromo (cerpenis),

(3) Putu Fajar Arcana (redaktur sastra harian Kompas).

Pemenang dan Hadiah

Kategori Umum

Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-Pemenang Harapan I    Rp. 5.000.000,-Pemenang Harapan II   Rp. 3.000.000,-

Kategori Santri

Pemenang I                   Rp. 15.000.000,-Pemenang II                  Rp. 10.000.000,-Pemenang III                 Rp. 7.500.000,-Pemenang Harapan I    Rp. 5.000.000,-Pemenang Harapan II   Rp. 3.000.000,-

 

Informasi lebih lengkap bisa dilihat diwww.ditpdpontren.kemenag.go.id, atau menghubungi Ady S via telepon 082322889476 dan E-mail: adyagus17@gmail.com.

Syarat dan Ketentuan Lomba Foto bisa dilihat di poster ya.

Pengumuman pemenang lomba menulis terbaru ini akan diumumkan pada tanggal 05 Oktober 2016.

Selengkapnya lihat di http://ditpdpontren.kemenag.go.id/uncategorized/lomba-foto-dan-cerpen-santri-2016/

terimakasih

semoga bermanfaat

2

Related Posts

Lomba Menulis Nasional Tema Dinamika Ilmu Fisika di Indonesia

By admin

Lomba Menulis Artikel Lingkungan HLHS 2016

By admin

Lomba Cerpen DL Desember

By admin

BERANDACerpenNovelBlogPuisiArtikelLKTIEventSuratEsaiTipsLowonganKirim Info

Recent Posts

Lomba Cerpen Kementerian Agama Hadiah Rp.200 Juta

Lomba Novel DKJ 2016 Juara 1 Rp. 20 …

Lomba Menulis Quote dan Cerita Inspiratif Juara 1 …

Lomba Cerpen Hadiah 9 Juta

Lomba Karya Tulis Nasional Potensi Kearifan Lokal Hadiah …

 Tips Menulis

Honor dan Email Cerpen dan Puisi Ke KoranCara Menulis Flash Fiction Agar Menang LombaTips Menang Lomba Menulis yang Jarang Diungkap

Recent Search Terms

Lomba menulis skenario 2016lomba menulis puisi berhadiah rplomba menulis terbaru cerpen 2016lomba cerpenperlombaan membuat suratlomba menulis 2016 gratisinfo lomba menulis cerpenlomba menulis cerpen 2016lomba menulis online 2016

Gabung Dan Dukung!

Google Plus

LANGGANAN INFO LOMBA

Subscribe to our mailing list and get interesting stuff and updates to your email inbox.

we respect your privacy and take protecting it seriously

Lomba Menulis Copyright © 2016.KIRIM INFO LOMBA MENJADI SPONSOR DISCLAIMER PRIVACY POLICY ABOUT

Komsumsi Kelasi Besi

sudah sering saya infokan:
.
1. belajar lah mengetahui dosis standartnya (berdasarkan berat badan, bukan usia!)... kalau sebatas rajin konsumsi saja tiap hari, tapi dosisnya kurang, yach akan naik terus lah tumpukan zat besinya...
.
2. Cara konsumsinya harus yg baik dan benar...
.
3. ukur sgpt/sgot-nya jika kadar sgpt/otnya lebih dari 3 kali lipat batas atas normal, ABAIKAN hasil ukur ferritinenya, usahalah untuk menurunkan kadar sgpt/ot-nya...
.
4. kadar ferritine yg terukur itu hanya yg ada dalam ALIRAN DARAH saja, bukan tumpukan zat besi di jaringan yg sebenarnya... jadi pengukuran kadar ferritine itu hanya sebatas untuk mengukur DOSIS obatnya MEMADAI atau nggak?... jika kadar ferritinenya terus naik, artinya PERLU KOREKSI DOSIS atau kalau konsumsinya bolong bolong, perbaikilah jangan sampai bolong...
.
Jika bertahun tahun sebelumnya, jarang konsumsi obat khelasi zat besi, tumpukan zat besi sudah banyak di jaringan, ketika mulai rajin konsumsi obat khelasi zat besi dgn DOSIS yg masuk dosis standart, kadar ferritine dalam aliran darah malaah akan naik! Kenapa? Karena ada penarikan zat besi dari jaringan dan masuk dalam aliran darah...
Kadang untuk kasus kayak gitu, perlu dibantu desferal untuk membantu lebih cepat menurunkan zat besi di aliran darahnya...
.
Silahkan dipelajari point demi point, jika kurang paham, silahkan ditanyakan, agar bisa paham..
.
Salam perjuangan...

Wednesday, 24 August 2016

8 Salah Kaprah dalam Pramuka

8 Salah Kaprah dalam Pramuka

Di dalam pramuka dan kepramukaan ternyata sering kali terdapat 'salah kaprah'. Kaprah sendiri memiliki arti lazim, sehingga salah kaprah adalah kesalahan yang saking umum (sering) dilakukan sehingga dianggap lazim, bahkan dianggap tidak salah. Karena itu, salah kaprah dalam kepramukaan ini adalah segala hal yang seharusnya salah namun biasa dilakukan dan dianggap lumrah (bahkan dianggap benar).

Apa saja salah kaprah dalam pramuka itu? Blog Pramukaria mencatat sedikitnya delapan salah kaprah yang sering ditemukan di dalam kepramukaan dan Gerakan Pramuka. salah kaprah ini bisa saja dilakukan oleh orang-orang di luar kepramukaan, bahkan oleh anggota Gerakan Pramuka sendiri.

1. Hari Ulang Tahun Pramuka

Di berbagai kesempatan masih saja sering kita mendengar orang mengatakan 'Hari Ulang Tahun Pramuka' untuk menyebut peringatan yang dirayakan pada tanggal 14 Agustus.

Ini sebenarnya salah kaprah! Dalam Gerakan Pramuka tidak dikenal istilah peringatan Hari Ulang Tahun. Yang ada adalah Hari Pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus. Di mana sejak tahun 1960-an berbagai pihak (termasuk pemerintah) berusaha untuk menyatukan gerakan kepanduan di Indonesia. Puncaknya pada tanggal 20 Mei 1961 terbitlah Keputusan Presiden R.I Nomor 238 Tahun 1961 yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Tindak lanjutnya, pada tanggal 14 Agustus 1961 dilakukan pelantikan Mapinas (Majelis Pimpinan Nasional), Kwartir Nasional, dan Kwarnari oleh Presiden RI, Ir. Soekarno, dilanjutkan dengan penganugerahan panji-panji kepramukaan. Tanggal 14 Agustus inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka setiap tahunnya.

Tentang penggunaan istilah Hari Pramuka, jelas tertuang dalam Anggaran Dasar (Bab I Pasal 1 Ayat (6)). Tentang ini dapat pula membaca sejarah kepramukaan di Indonesia.

2. Kacu Leher Tidak Boleh Menyentuh Tanah

Salah kaprah kedua dan yang masih terus terjadi adalah adanya larangan kacu leher menyentuh tanah. Kacu leher dianggap sebagai perlambang bendera Merah Putih yang harus dihormati layaknya bendera merah putih.

Mitos ini kerap diturunkan dari pembina pramuka ke adik didiknya maupun dari senior kepada yuniornya. Jika ada yang pramuka yang setangan lehernya sampai menyentuh tanah atau kotor, maka siap-siap menerima sanksi berat. Karena membiarkan kacu leher menyentuh tanah sama halnya dengan membiarkan bendera merah putih menyentuh tanah. Dan itu pelecehan besar terhadap negara dan bangsa!

Padahal kacu leher atau setangan leher pramuka, bukanlah bendera merah putih. Pengertian, bentuk, penggunaan, dan aturan tentang bendera merah putih dimuat dalam Undang-undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam peraturan tersebut jelas, kacu leher pramuka bukanlah bendera merah putih.

Kacu Leher Pramuka
Seorang pramuka melakukan kegiatan dengan tetap menggunakan kacu lehernya

Berbagai peraturan dalam Gerakan Pramuka (mulai dari UU Nomor 12 Tahun 2010; SK Kwarnas; maupun Surat Edaran) tidak ditemukan satupun yang melarang setangan leher pramuka menyentuh tanah. Selengkapnya bisa dibaca: Bolehkan Setangan leher Menyentuh Tanah?

Jadi kacu leher pramuka tidak boleh menyentuh tanah adalah sebuah salah kaprah (bahkan mitos) yang berlaku turun menurun tanpa dasar! Padahal seharusnya kacu leher pramuka adalah salah satu bagian dari tanda pengenal pramuka (layaknya Tanda WOSM, TKU; Tanda Regu) juga salah satu bagian dari seragam pramuka. Baik sebagai tanda pengenal maupun seragam pramuka, sudah seharusnya kita jaga, rawat, dan hormati tetapi jangan berlebihan.

3. Ikatan Pangkal

Penyebutan "pangkal" (dan juga "jangkar") sebagai sebuah ikatan adalah salah kaprah selanjutnya. Menyebut sebagai 'Ikatan pangkal' dan 'Ikatan Jangkar' bisa jadi didasari atas pemahaman atas ikatan yang diartikan sekedar sebagai "ikatan adalah pertautan antara tali dengan benda lain (semisal kayu)".

Definisi tersebut terlalu sederhana dan menimbulkan kerancuan. Dengan berdasar pengertian tersebut, bisa jadi saat kita melingkarkan tali di tongkat, maka langsung disebut ikatan. Contoh lain:

Ketika kita membuat sebuah simpul tiang untuk menali leher binatang, maka namanya pun berubah menjadi ikatan tiang
Ketika membuat simpul perusik (anyam berganda) dan menautkannya di benda lain, maka namanya berubah menjadi ikatan perusik
Simpul tambat dan simpul tangga pun berubah menjadi ikatan tambat dan ikatan tangga karena keduanya pasti ditautkan di benda lain
Simpul tarik yang harus ditautkan di benda lain sehingga bisa digunakan untuk naik atau turun (semisal menuruni tebing) pun namanya berubah menjadi ikatan tarik.
Seharusnya pengertian dari ikatan tidak sekedar 'pertautan antara tali dengan benda lain (semisal kayu)". Akan tetapi dengan ""rangkaian tali dengan susunan tertentu yang digunakan untuk menautkan (menyatukan) dua atau lebih benda lain". Sehingga yang menjadi inti dari ikatan adalah kegunaannya yaitu "menautkan dua / lebih benda lain" bukan sekedar "menaut di benda lain".

Dengan pengertian yang komplit tersebut simpul pangkal dan simpul jangkar akan tetap menjadi simpul. Ulasan lebih lengkap baca : Simpul Pangkal ataukah Ikatan Pangkal?

4. Tanda Pelantikan

Tidak sedikit yang menganggap tanda pelantikan adalah tanda yang dipasang di lengan baju sebelah kiri (pada pramuka Siaga dan Penggalang) atau di lidah baju (Pramuka Penegak dan Pandega). Padahal tanda tersebut seharusnya adalah Tanda Kecakapan Umum, salah satu bagian dari Tanda Kecakapan dalam Gerakan Pramuka.

Lalu yang manakah Tanda Pelantikan itu? Tanda Pelantikan adalah tanda berbentuk belah ketupat yang pada pakaian seragam pramuka di pasang di saku sebelah kiri (pada anggota putra) atau dada sebelah kiri (Siaga Putra). Sedang pada pramuka putri berbentuk lingkaran yang dipasang di kerah baju sebelah kiri.

Disebut tanda pelantikan karena tanda ini hanya boleh digunakan setelah orang tersebut resmi dilantik menjadi anggota Gerakan Pramuka. Bukan dilantik karena lulus SKU.

Tanda Pelantikan Pramuka
Tanda Pelantikan Pramuka

5. Ketua Regu

Pernah mendengar orang menyebut ketua barung, ketua regu, ketua sangga, wakil ketua regu dan sejenisnya? Penyebutan ketua regu adalah salah kaprah.

Dalam satuan kelompok terkecil tersebut, tidak menggunakan istilah ketua, namun pemimpin. Di dalam berbagai peraturan tentang kepramukaan pun tidak satupun yang menyebutnya sebagai 'ketua regu'.

Antara pemimpin dengan ketua memiliki makna yang berbeda. Dalam barung, regu, dan sangga, pada hakekatnya masing-masing memiliki derajat yang sama. Tidak ada ketua dan anak buah. Yang ada adalah salah satu diantaranya dipercaya untuk memimpin teman-temannya yang lain untuk sama-sama belajar dan berlatih. Kedudukan sebagai pemimpin ini pun harusnya dijabat secara bergantian agar masing-masing anggota memiliki pengalaman dalam memimpin.

6. Dewan Kerja Ambalan

Di Kwartir Nasional terdapat Dewan Kerja Nasional (DKN), di daerah terdapat Dewan Kerja Daerah (DKD), di cabang terdapat Dewan Kerja Cabang (DKD), dan di ranting terdapat Dewan Kerja Ranting (DKR). Mungkin lantaran itu lah kemudian ada yang latah membuat Dewan Kerja Ambalan (DKA) di tingkat ambalan penegak. Kok tidak dibuat Dewan Kerja Gugusdepan (DKG) sekalian?

Dalam Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor: 214 Tahun 2007 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega disebutkan bahwa Dewan Kerja adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan di tingkat Kwartir yang beranggotakan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Puteri Putera.

Sehingga (lihat yang bergaris bawah), Dewan Kerja hanya dibentuk di tingkat Kwartir saja. Tidak sampai ke tingkat Gugusdepan apalagi Ambalan.

Di gugusdepan adanya adalah Dewan Kehormatan Gugusdepan yang beranggotakan dari unsur Majelis Pembimbing, Ketua Gudep, Pembina Satuan, dan Dewan Penegak/Pandega (jika diperlukan). Tugasnya adalah memutuskan pemberian anugerah, penghargaan, dan sanksi bagi anggota gugusdepan tersebut.

Organisasi yang terdapat di tingkat Ambalan adalah Dewan Kehormatan Penegak dan Dewan Ambalan Penegak atau disingkat Dewan Penegak. Dewan Kehormatan Penegak bertugas menentukan pelantikan, pemberian penghargaan, rehabilitasi anggota, dan memutuskan peristiwa terkait kehormatan Pramuka Penegak. Dewan Ambalan Penegak (Dewan Penegak) memiliki tugas membantu pembina pramuka dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi program kegiatan serta merekrut anggota baru.

Dalam golongan pramuka yang lain juga terdapat Dewan Kehormatan seperti Dewan Kehormatan Penggalang, Dewan Kehormatan Pandega. Juga terdapat Dewan Perindukan Siaga, Dewan Pasukan Penggalang dan Dewan Racana Penegak.

Biasanya yang sering kali dianggap sebagai Dewan Kerja Ambalan adalah Dewan Ambalan Penegak atau Dewan Penegak. Baca : Jangan Mau Menjadi Dewan Kerja Ambalan.

7. Pelatih Pramuka

Salah kaprah selanjutnya adalah penyebutan pembina pramuka sebagai pelatih pembina. Keduanya sebenarnya berbeda.

Pembina pramuka adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka yang melakukan proses pembinaan dan pendidikan kepramukaan bagi anggota muda. Pembina pramuka terdiri atas pembina siaga, pembina penggalang, pembina penegak, dan pembina pandega. Seorang pembina pramuka harus telah menyelesaikan Kursus Pembina Pramuka Mahir Lanjutan (KML).

Sedang pelatih pramuka adalah anggota dewasa Gerakan Pramuka yang bertugas di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) untuk melakukan pembinaan dan pendidikan kepada pembina pramuka. Seorang pelatih pembina pramuka setidaknya telah lulus Kursus Pelatih Pembina Dasar (KPD).

Singkatnya, pembina pramuka adalah orang yang membina peserta didik (siaga, penggalang, penegak, dan pandega), sedang pelatih pembina membina pembina pramuka.

8. Jenjang Anggota Pramuka

Jenjang keanggotan pramuka (peserta didik) atau penggolongan anggota muda pramuka kerap dikaitkan dengan jenjang sekolahnya. Di SD (Sekolah Dasar) tingkatannya adalah Siaga dan Penggalang, di SMP adalah Penggalang, di SMA adalah Penegak, dan di Perguruan Tinggi adalah Pandega.

Setiap pramuka yang telah masuk SMA adalah pramuka penegak. Pun setiap pramuka yang masuk perguruan tinggi adalah pandega.

Padahal penggolongan peserta didik pramuka tidak didasarkan pada tingkat pendidikannya melainkan pada usianya.
Pramuka Siaga (berusia antara 7-10 tahun)
Pramuka Penggalang (berusia antara 11-15 tahun)
Pramuka Penegak (berusia antara 16-20 tahun)
Pramuka Pandega (berusia antara 21-25 tahun)
Berdasarkan batasan usia tersebut jika ada anggota pramuka yang belum berusia 16 tahun harusnya tetap menjadi seorang Pramuka Penggalang meskipun telah bersekolah di SMA. Tetapi yang kerap terjadi (hingga jadi salah kaprah), meskipun belum 16 tahun seorang siswa SMA langsung dijadikan pramuka penegak dan menjadi anggota ambalan di SMA tersebut.

Pun pada perguruan tinggi. Jarang sekali ada ambalan penegak di Perguruan Tinggi. Padahal sangat banyak pramuka berusia di bawah 21 tahun yang telah berstatus mahasiswa. Jika mengikuti kegiatan kepramukan di Perguruan Tinggi tersebut, berapapun usianya, mereka langsung menjadi Pandega dan menjadi anggota Racana.

Tuesday, 23 August 2016

Lomba Komunitas ODOJ

Kominex 1840/04/08/2016
Tanggal : 22 Agustus 2016
Perihal  : Pendaftaran Peserta Lomba Olimpiade Pecinta Al Quran (OPQ)
Tujuan  : ODOJers dan Umum (Provinsi Bengkulu)

####################

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Dalam rangka menyambut kegiatan akbar Komunitas One Day One Juz yakni OPQ yang In Syaa Allah diselenggarakan pada bulan November 2016, Korprov ODOJ Bengkulu mengundang ODOJers Provinsi Bengkulu dan Umum untuk ikut serta dalam kegiatan Perlombaan OPQ Tingkat Provinsi.

In Syaa Allah dilaksanakan pada:
Hari     : Ahad
Tanggal : 28 Agustus 2016
Pukul    : 09.00 WIB-selesai
Tempat  : Masjid Al-Istiqomah, Kebun Tebeng, Kota Bengkulu

•Cabang Lomba•
1. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)
2. Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ)
3. Tafsir Quran (TQ)

•Persyaratan•
1. MTQ dan MHQ
- Kategori Dewasa : Ikhwan dan Akhwat, usia 16-25 tahun
- Kategori Anak : Usia maksimal 15 tahun

2. TQ
- Ikhwan dan Akhwat
- Usia tidak dibatasi

•Maqra' (Ayat-ayat Al Quran yang harus dibaca)•
1. MTQ
- Kategori Anak : Juz 1-10
- Kategori Dewasa : Juz 1-30

2. MHQ
- Kategori Anak : Juz 1, 29 dan 30
- Kategori Dewasa : Juz 1-10

3. TQ
- 30 Juz
- Golongan Tafsir Bahasa Indonesia
- Golongan Tafsir Bahasa Arab

Format pendaftaran :
DAFTAR_Jenis Lomba_Nama_Jenis Kelamin_Usia_Domisili

Contoh :
DAFTAR_MHQ_Rizka_P_24_Bengkulu

Kirim SMS/WA ke:
Ikhwan : 08994619232 (Hasbi)
Akhwat : 082312702223 (Nhila)

Pendaftaran ditutup tanggal 25 Agustus  2016.

Catatan:
1. Pemenang Tingkat Provinsi akan dikirim ke Bekasi untuk mengikuti perlombaan lanjutan Tingkat Nasional dan Internasional (Akomodasi dan penginapan final ke Bekasi ditanggung sepenuhnya oleh panitia)
2. Jika kuota peserta sudah terpenuhi, pendaftaran lomba akan ditutup
3. Dibuka donasi/infak bagi masyarakat Umum yang ingin ikut beramal dan berkontribusi memenuhi kebutuhan acara ini dengan cara menghubungi Contact Person di atas.

*#SuksesOPQ2016*

Jazakumullah khairan katsiran.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
-Korprov ODOJ Bengkulu-
#8101#

Monday, 22 August 2016

Tukang Kebun dan Pohon Asoka

Tukang Kebun dan Pohon Asoka

Pagi-pagi sekali Pak Wahid sudah berada di tengah-tengah halaman rumah. Dia nampak sibuk dengan gunting di tangannya. Sudah tahu pasti dia sedang membersihkan ranting-ranting kecil yang mengganggu pemandangan bila menatap bunga-bunga di depan rumah. Jelas sekali dan nampak cekatan tangan lincah Pak Wahid melibas semak yang mengganggu. Tapi lihatlah di sana ada sebatang Pohon Asoka yang tinggi menjulang, bercabang lima semua batangnya sejajar tinggi dan subur sekali.
“Akan kuapakan asoka ini ya?” gumam Pak Wahid. Pohon Asoka merasa PeDe habis, bertubuh tinggi di tengah-tengah halaman tanpa bayang dari pohon lainnya dan paling satu dua kupu-kupu yang hinggap. “Bungaku tetap mekar di tiap cabang, tempatku juga lumayan bagus dan tepat, Insya Allah aku akan diberi pupuk agar lebih rindang”. Pikir Pohon Asoka.
Tanpa disadarinya, kelima pucuk dari cabang Pohon Asoka sudah jatuh ke tanah dalam hitungan detik. Serasa petir menyambar di siang bolong, Pohon Asoka merasa terkejut dan terperanjat. Mau berlari ia tak berkaki, mau berteriak dai tak bersuara takkan ada yang menolong. Pohon Asoka bingung, dia tidak mengerti mengapa Tukang Kebun berani-beraninya memotong dahan subur miliknya. Bukankah untuk menumbuhkan kelima dahan itu butuh perjuangan yang tidak mudah. Butuh perjuangan yang sangat panjang. Apalagi diterik mentari yang mneyengat di pagi hari seperti ini. “Dahan itu sangat kubutuhkan Pak”. Keluh Pohon Asoka dengan isakannya. “Bagaimana aku bisa makan dengan lahap kalau dahanku kau tumbangkan?” tambahnya lagi dalam hati.
Dua alam yang berbeda menjadikan aktifitas pagi ini menjadi alamiah terjadi antara si Tukang Kebun dan Pohon Asoka yang malang. Tak anyal, gunting yang dipegang Pak Wahid masih bersinar-sinar memantulkan cahaya pagi dan menyilaukan Pohon Asoka. Pak Wahid bergegas pergi ke dalam rumah istirahat sejenak karena pagi kemarau ini sangat melelahkan bekerja di halaman. Sejenak ia duduk di kursi rotan sambil minum segelas air putih dan memandangi Pohon  Asoka yang kaku berserak di bawah pohon utamanya.
Sementara itu Pohon Asoka terus meratapi nasibnya hingga diujung musim.
Musimpun berganti, hujan semakin rapat. Pak Wahid si Tukang Kebun masih duduk di teras rumah, di kursih rotan tua menikmati secangkir teh hangat di pagi hari bersama majikannya. Mereka tersenyum-senyum melihat halaman rumah. “Andaikan kau biar Pohon Asoka itu meninggi, pastilah dia akan tumbang diterjang badai hujan, Pak Wahid”. Obrolan majikannya. Pak Wahid menunduk malu sambil melepas senyum kepuasan. “Lihatlah, dahan yang kau tanam di sampingnya kini bisa berkembang begitu pesat”. Tambah istrinya.
“Untunglah kau tebang cabangnya di musim kemarau, kalau tidak mungkin pohon itu akan mati kekeringan”. Tambah tuannya lagi. “Tidak tuan dan nyonya Pohon Asoka itu tidak akan kupotong lagi, kubiarkan saja ia meninggi di sepanjang desember dan januari”. Ungkap Pak Wahid. “Mengapa demikan?”. Jawab tuannya dengan rasa ingin tahu. “Waktu itu kurasa Pohon Asoka marah padaku, sekarang aku tak ingin ia marah lagi denganku, kubiarkan ia tumbuh di sepanjang musim penghujan”. Jawab si Tukang Kebun. “Oh.. iya saya mengerti”. Sela tuannya. “Kalau begitu kau buatlah rencana baik untuk musim depan”.
Pohon Asoka sangat girang bukan kepalang. Sayup-sayup percakapan di teras depan itu didengarnya dengan jelas di bawah rintik hujan. Dia tumbuh dengan peremajaan. Dia malu dengan dekilnya diri tanpa ilmu. Menjunjung egoisme tinggi dengan melenguh. Menghakim spontanitas tanpa berguru. Sia-sia amal nektar di kupu-kupu. “Ah aku jadi malu”. Keluhnya.
Pohon Asoka bersyukur diri, pada sang pencipata Illahi Rabbi. Bersyukur dikenal si Tukang Kebun yang senantiasa merawat disepanjang waktu. Di Penghujung musim ini tubuhnya tumbuh bersemi, menampakkan wangi dan corak indah di bawah mentari dilepas rintik-rintik gerimis pagi. Nampak di cakrawala musim akan berganti menemani pagi bertanda pelangi kan hilang menarik diri. Pak Wahid si tukang kebun juga harus berhati-hati. Di sana, masih di bagian lain halaman ini ada sebatang yang mungkin akan melukai kalau kau tidak berhati-hati. Hati muliamu tetap terpatri di sanubari tautan Illahi, begitu juga ia si mawar berduri.

Sunday, 21 August 2016

Idhul Qurban

MASYA ALLAH, TERNYATA PEMAHAMAN SEBAGIAN DARI KITA SELAMA INI TENTANG QURBAN KELIRU
(Mohon maaf jika ada beda pendapat)

Syeikh Ali Jaber meluruskan beberapa pemahaman yang keliru tentang tata cara pelaksanaan ibadah Qurban.

1. JUMLAH DAN ATAS NAMA QURBAN

Ada pemahaman yang berkembang di masyarakat, satu orang wajib berkurban dengan satu ekor kambing. Apabila dalam sebuah keluarga ada lima orang anak, maka menjadi genap tujuh orang sehingga wajib berkurban dengan 1 ekor sapi (konversi dari 7 ekor kambing). Jika tidak mampu, maka bisa berqurban dengan kambing dahulu, misal tahun ini mampu 1 ekor kambing atas nama istri, tahun depan atas nama anak, demikian seterusnya hingga seluruh anggota keluarga sudah dijatah per 1 ekor kambing.

"Ini hal keliru! Qurban berbeda dengan Aqiqah dan Zakat Fitrah yang dihitung perorang. Qurban hitungannya perkeluarga bukan perorang. Ketika nabi Ibrahim AS hendak sembelih Ismail, diganti dengan 1 ekor kambing oleh Allah SWT, padahal Ibrahim beserta 2 istri dan 2 anak harusnya lima ekor. Demikian juga Nabi Muhammad SAW, berkurban dengan 2 kambing. Pada kambing pertama beliau berkata 'Bismillah atas nama Muhammad dan keluarga Muhammad'. Lalu pada kambing kedua beliau berkata 'Atas namaku dan ummatku'. Padahal berapa jumlah istri dan anak serta umat beliau?" kata Syeikh Ali menjelaskan.

"Kewajiban itu tidak lebih dari 1 ekor kambing. Jika mampu 1 sapi atau 1000 sapi silahkan, karena tidak ada larangan atas kemampuan. Misalnya seorang bapak dengan seorang anak berqurban dengan 1 kambing, sah. Dengan 1 sapi silahkan. Seorang bapak dengan 4 orang istri dan masing-masing 10 orang anak hendak berqurban, wajib dengan 1 kambing saja untuk 45 orang sekeluarga. Jika mampu 1000 kambing atau 1000 sapi, boleh, silahkan," lanjutnya.

Tentang nama-nama yang disebut saat penyembelihan, Syeikh Ali mengatakan tidak ada kewajiban atas hal tersebut. Karena hakikatnya menyebut atas nama keluarga sudah mencakup seluruh anggota keluarga termasuk orang tua yang sudah meninggal dunia.

"Bismillah atas namaku dan keluarga. Tidak perlu membawa nama-nama. Atas namaku dan keluarga sudah termasuk orang tua yang meninggal. Ada sebagian ulama membolehkan, kalau kita mampu dan mau khusus, kambing atas nama orang tua, tidak masalah. Kalau tidak mampu, maka 1 ekor sudah termasuk keluarga dan orang tua kita. Ini adalah salah satu sedekah yang berguna bagi orang tua yang meninggal di keluarga kita," katanya.

2. MAKAN DAGING QURBAN

Sebagian besar masyakarat tidak mau memakan daging qurban dengan alasan ingin disedekahkan semua untuk fakir miskin.

"Padahal ini adalah sunnah Rasul seperti dalam aqiqah. Rasulullah membagi qurban menjadi tiga, pertama dihadiahkan kepada orang kaya untuk silaturrahim, kedua disedekahkan untuk orang miskin, dan yang ketiga untuk diri sendiri. Bahkan Rasulullah SAW sebelum shalat 'Ied berpuasa, lalu membatalkannya sesudah shalat dari hasil sembelihan hewan qurban," kata Syeikh Ali.

Beliau menekankan bahwa daging qurban yang ingin disedekahkan semua tidak masalah, namun mengajak jamaah agar sesekali menghidupkan sunnah Rasul dengan memakan daging qurban.

3. PEMBAYARAN DENGAN KULIT DAN KEPALA

Persoalan ketiga yang beliau sorot adalah maraknya pembayaran ongkos penyembelihan hewan qurban dengan kulit dan kepala, padahal tidak dibenarkan.

"Tidak boleh pembayaran hasil sembelihan dari kulitnya. Banyak tukang sembelih datang, ketika kita tawarkan untuk sembelih dan tanya berapa, 'ndak papa kasi aja kulitnya sama kepalanya'. Jangan anda setuju dan terima," kata beliau menegaskan.

"Qurban itu lillahi ta'ala bukan jual beli. Kalau sudah dijual berarti bukan qurban karena tidak lillahi ta'ala," tambahnya.

Beliau memberikan jalan keluar dengan terlebih dahulu menjelaskan akad awal dengan tukang sembelih terutama berapa ongkos atau biaya yang diminta. Sedangkan kulit dan kepala bisa diberikan sebagai hadiah.

"Ijab kabul. Tentukan, misal ongkos sembelihan 50 ribu. Jika setuju, selesai! Jika sesudah penyembelihan kita berikan ongkosnya dan tambahkan kulit dan kepala sebagai hadiah, tidak masalah. Tetapi bukan untuk bayar sembelihan. Jadi harus dibedakan," kata beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa amalan ibadah qurban bisa tidak diterima Allah, jika sebagian dari hasil sembelihan dijadikan pembayaran atau ongkos.

(Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, adalah salah seorang Imam di Mesjid Nabawi, Madinah. Beliau menyelesaikan 30 juz hafalan Al-Qur'an pada usia 11 tahun di Madinah. Sebagian besar masa kecilnya dihabiskan dengan mengaji kepada para Syeikh di Mesjid Nabawi).

Wallahu a'lam bish showab.
(Merdekasiana. Com)

Saturday, 20 August 2016

Nasihat

Angan-angan mereka yang telah mati ialah kembali ke dunia meski sejenak untuk menjadi orang shalih. Mereka ingin taat kepada Allah, dan memperbaiki segala kerusakan yang dahulu mereka perbuat. Mereka ingin berdzikir kepada Allah, bertasbih, atau bertahlil walau sekali saja. Namun mereka tidak lagi diijinkan untuk itu. Kematian serta-merta memupuskan segala angan-angan tersebut. Allah ta’ala berfirman mengenai mereka

>حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ (٩٩)لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (١٠٠)

“Hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku beramal shalih terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” (Qs Al Mukminun: 99-100)

Begitulah kondisi orang mati, mereka telah melihat akhirat dengan mata kepala mereka. Mereka tahu pasti apa yang telah mereka perbuat dan apa yang mereka terima. Dahulu mereka demikian mudah menyia-nyiakan waktu yang amat berharga untuk hal-hal yang tidak bermanfaat bagi akhirat mereka. Kini mereka sadar bahwa detik-detik dan menit-menit yang hilang tersebut sungguh tidak ternilai harganya.

Dahulu, kesempatan itu ada di depan mata, namun tidak mereka manfaatkan. Sekarang, mereka siap menebus kesempatan itu berapapun harganya! Sungguh tak terbayang alangkah ruginya dan alangkah besarnya penyesalan mereka..

Memang, saat manusia paling lalai terhadap nikmat Allah ialah ketika ia bergelimang di dalamnya. Ia tidak menyadari betapa besarnya kenikmatan tersebut, kecuali setelah kenikmatan itu tercabut darinya. Sebab itu, kita yang masih hidup sungguh berada dalam kenikmatan yang besar. Karenanya, jangan kita biarkan semenit pun berlalu tanpa ibadah walau sekedar mengucapkan tasbih, tahmid, takbir dan tahlil.

Abdullah bin Busr radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Ada dua orang Arab badui datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satunya bertanya kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Hai Muhammad, siapakah lelaki yang terbaik?’ ‘Yang panjang umurnya dan baik amalnya.’ jawab Rasulullah. Kemudian yang satu lagi bertanya, ‘Sesungguhnya ajaran Islam terlampau banyak bagi kami, lalu adakah amalan yang mencakup banyak kebaikan yang dapat kami tekuni?’ ‘Usahakan agar lisanmu selalu basah dengan dzikrullah’, jawab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Ahmad dengan sanad shahih)

Tidakkah pembaca tahu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita untuk memuji Allah saat bangun tidur, karena Dia telah menghidupkan kita setelah mati, dan mengijinkan kita untuk kembali mengingat-Nya? Benar, tidur memang identik dengan kematian. Saat tidur, manusia berhenti dari segala aktivitasnya dan acuh akan apa yang terjadi di sekelilingnya. Alangkah miripnya ia dengan orang mati, andai saja Allah tidak mengembalikan ruhnya.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَإِذَا اسْتَيْقَظَ فَلْيَقُلْ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي عَافَانِي فِي جَسَدِي وَرَدَّ عَلَيَّ رُوحِي وَأَذِنَ لِي بِذِكْرِهِ

“Jika seorang terbangun hendaklah mengucapkan AL HAMDULILLAAHILLADZII ‘AAFAANII FII JASADII WA RADDA ‘ALAYYA RUUHII WA ADZINA LII BIDZIKRIHI. (Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku tubuhku, dan mengembalikan nyawa kepadaku, serta mengizinkanku untuk berdzikir kepadaNya).” (HR. Tirmidzi)

Sekarang kita masih mengenyam nikmatnya hidup, kita masih bisa menambah pahala dan menghapus dosa. Ingatlah bahwa suatu saat Anda akan tutup usia, dan semuanya menjadi angan-angan. Oleh karena itu, marilah kita wujudkan angan-angan itu mulai sekarang!

Ibrahim bin Yazid al-Abdi mengatakan, “Suatu ketika Riyah al Qaisy mendatangiku seraya berkata, ‘Hai Abu Ishaq –julukan Ibrahim-, ayo ikut bersamaku menemui penghuni akhirat dan marilah kita mengikat janji setia di samping mereka.” Lalu aku pun pergi bersamanya ke sebuah pemakaman. Kami duduk di samping salah satu kuburan di sama, kemudian Riyah berkata,

“Hai Abu Ishaq, kira-kira apakah yang diangankan oleh mayit ini jika ia diminta berangan-angan?”

“Demi Allah, ia pasti ingin dikembalikan ke dunia agar bisa taat kepada Allah dan memperbaiki amalnya,” jawabku.

“Nah, kita sekarang berada di dunia. Karenanya, marilah kita taat kepada Allah dan memperbaiki amal kita,” sahut Riyah.

Maka Riyah bangkit meninggalkan kuburan tersebut dan mulai bersungguh-sungguh dalam beribadah. Ternyata tak lama berselang, ia dipanggil menghadap Allah, semoga Allah merahmatinya.

Saudaraku, jika Anda menziarahi pemakaman, carilah kuburan kosong dan duduklah di sampingnya. Perhatikan liang kubur yang sempit itu, dan bayangkan kalau Anda berada di sana ketika papan-papan kayu menutup tubuh Anda, lalu bongkahan tanah menimbun, kemudian sanak keluarga dan handai taulan pergi satu persatu. Anda terbaring sendirian dalam keheningan dan kegelapannya, tak ada teman di sana, dan tak ada yang Anda lihat selain amal Anda. Kiranya apa yang Anda damba-dambakan di saat menegangkan tersebut??

Bukankan Anda ingin kembali ke dunia supaya beramal shalih? Supaya shalat walau satu rakaat? Atau bertasbih dan berdzikir meski sekali?

Nah, sekaranglah waktunya…!!

Ibrahin At Taimi mengatakan, “Aku membayangkan tatkala diriku dicampakkan ke neraka, Lalu kumakan buah Zaqqum dan kuminum nanah, sedang tubuhku terkait dengan rantai dan belenggu. Saat itu kutanya diriku, “Apa yang kamu dambakan sekarang?” maka jawabnya, “Aku ingin kembali ke dunia dan beramal shalih,” maka aku berkata, “Engkau sedang berada dalam angan-anganmu sekarang, maka beramallah!” (Lihat Umniyat al Mauta)

Saudaraku, tatkala Anda ziarah kubur atau mengiring jenazah, janganlah menjadi orang yang lalai. Jangan sibukkan diri Anda dengan mengobrol, namun ingatlah angan-angan mereka yang terkubur di sekeliling Anda, merekalah orang-orang yang kini tertawan oleh amal perbuatan mereka.

Jika hawa nafsu mengajak Anda bermaksiat, ingatlah angan-angan mereka yang tiada. Mereka ingin dihidupkan lagi untuk taat kepada Allah, lalu mengapa Anda justru bermaksiat?

Jika Anda merasa lesu untuk beramal, ingatlah angan-angan mereka yang tiada…

Konon ar Rabi’ bin Khutsaim menggali kuburan di halaman rumahnya. Jika dia merasa hatinya mulai keras, ia letakkan belenggu di lehernya lalu berbaring dalam kuburan tersebut selama beberapa waktu, kemudian berteriak, “Ya Rabbi, kembalikan aku ke dunia agar aku beramal shalih!!” sembari mengulang-ulangnya. Setelah itu ia bangun dan berkata kepada dirinya, “Hai Rabi’, kini permintaanmu telah terkabul, maka beramallah sebelum tiba saat engkau meminta namun tak dijawab.” (Lihat Ihya’ Ulumuddin)

Abdullah dan Tsamara Agustus 2016

Kamis Jumat dan Sabtu

Bismillahi..
Hari yang melelahkan semoga Allah menggantikan dengan kebahagiaan yang kekal di JannahNya aamiin. Sore ini kamis kami sepakat akan membawa ananda ke praktek, biasa sudah terdaftar di urutan 7 dan 8 dokter anak sebuah rumah sakit islami di Bengkulu kota. Sebelumnya kami akan ke laboratorium swasta high quality untuk memastikan kadar hemoglobin di dalam darah anak-anak. Mulailah perjalanan spiritual ini berlangsung. Setelah pulang kerja pukul 16.15 saya dan istri langsung menyiapkan diri dan menyiapkan emosional anak-anak sebaik mungkin. Mengajak mereka senantiasa tersenyum dan bersemangat. Setelah semua siap barulah kita start menuju lab. Sampai di lab sesuatu terjadi diluar dugaan. Ananda Abdullah tidak mau turun dari roda dua. Sementara ummi anak-anak dan tsamara sudah berada di dalam ruangan. Terpaksa dengan jurus andalan mengajak ananda dengan iming-iming hadiah apalah gitu, alhamdulillah akhirnya berhasil.

Ananda sudah di dalam, satu persatu lengan mereka sudah ditusuk jarum untuk diperiksa Hb dan untuk diambil ampel darah ditampung tabung ungu. Tabung ungu super duper untuk kelengkapan chek crosmathing di bank darah nanti. Darah sudah diambil, terianakan menyayat hati dan memilukan telinga sudah tidak terdengar. Ananda juga sudah lebih tegar, saya dapat memedakan antara proses dua tahun lalu dengan hari ini. Jauh sekali progres mereka untuk bisa menerima takdir dari Allah SWT ini. Terutama dari ananda Tsamara yang tanpa cengeng karena tusukan jarum suntik, beda halnya dengan M. Abdullah yang masih menunjukkan keenganan. Allahu Rabbi.. Bimbinglah kami mengajari anak-anak kami agar taat kepadaMu. Aamiin

Pukul 17.45 hasil lab keluar, hal yang ditunggu dan dinanti. "Berapa mba, HbNya?". tanya saya, "Oh.. Tsamara 5.3 dan M. Abdullah 8.9".

Awan hitam bagai kabut tebal di ufuk barat. Tanpa mentari bak malam menaungi jalan-jalan di Tanah Patah. Kami melaju ke RS. Ummi, Dokter sudah menunggu, sebelum giliran tiba ananda refres di ayunan dan pelosotan kecil ujung ruangan. Kami sudah terbiasa dengan yangan tunggu, setidaknya sudah dua kali perubahan format ruang tunggu di poli anak Ummi.

Dokter dan Ummi anak-anak sudah duluan ngobrol, saya dan anak-anak menyusul karena bermain ayunan di ruang yang lain. Balon khas Kemerdekaan mencuri perhatian Tsamara, bekali-kali dia minta tapi tidak  saya tanggapi. Kita kesini mau chek kesehatan nak, dirimu sempat juga lirik merah putih.

Kebituhan Hb sudah ditentukan, rujukan ke rumah sakit daerah telah kami terima. Tiba-tiba hujan tutun sangat deras. Mantel lupa dibawa, naik angkot tidak mungkin. Akhirnya saya putuskan menempuh hujan munuju poli anak rumah sakit daerah terbesar di Bkl itu untuk mengamebil surat pengantar ke bank darah sekalian membawa sampel darah anak-anak untuk dicrosmath. Tiba disana hujan tetap mengguyur jalananan panjang. Pakaian saya semua basah, tak urung mulai dari sepatu hingga kepala semua basah. Tiba di depan pintu ruang anak saya panggil anak mahasiswa keperawatan yang sedang praktek. "Dik, bisa dibantu sebentar". "Dia belum paham, nampaknya". Batinku berkata. "Perawatnya sedang shalat". Oke. "Oh ada dokter koas dari Universiteas Negeri". "Maaf Pak ini rujukannya ke IGD, tidak bisa kami memberikan surat pengantarnya, Bapak silakan ke IGD". Kata Doker Koas tersebut. "Biasanya saya juga kesini dok, lagian kalau kesana nanti ujung-ujungnya juga kesini, setiap saya bawa anak-anak biasanya saya dilayani disini". Di sini memang harus begini nampaknya, kita harus tampil prima dan meyakinkan. Mungkin kata-kata dokter tersebut bagian dari kode etik bekerja, tapi coba dibayangkan kondisi saya yang basah kuyup dari atas hingga ujung kaki, kaus kaki saya tidak dilepas masih basah dilantai dan diberi pengertian seperti ini, saya pikir saya juga punya hak untuk dilayani. Akhirnya diujung debat yang hampir tak berujung tibalah satu perawat yang dinantikan semua yang ada di sana. Mahasiswa yang masih lugu itu melihat saja. "Yuk ini ada Bapak yang mau minta surat pengantar ke bank darah". kata Dokter tadi. "Oh.. Langsung dikasih aja". Balas perawat tadi. "Nah kan bener gua". bisikku dalam hati. "Ditulis aja rapi biasanya emang gitu kok tiap bulannya". Legah rasanya, Alhamdulillah lancar.

Menuju Bank Darah
Saya sudah disambut oleh petugas yang saya hafal wajahnya saja, "Iya Pak, Darah O dan B ya?". "Coba langsung ke PMI tadi ada yang baru donor sukarella". Akhirnya langsung saya ke PMI dan benar darah semuanya didapat dan tercukupi. 2 kantong darah B dan 1 kantong darah O.

Hatiku lega semua berjalan lancar, dibalik hujan yang deras ini Allah mudahkan urusan ini. Alhamdulillah ya Rabb.. anak-anakku dan umminya masih menunggu di kantin rumah sakit islami ummi. Hari sudah menunjukkan pukul 19.20 saya jemput mereka yang telah lama menunggu kehadirannku.

Kami pulang di bawa rintik mutiara malam dan dibalut cinta dengan nafas wa syukurillah atas nikmat di dada.

Di Kompleks Sakinah sesaat sebelum tiba di depan masjid Baabul Jannah motor kami slip di jalan tanah kuning, spontan ustad Muslim dan jamaah yang masih ada di masjid berhamburan menuju TKP. Kaminya tidak apa-apa. Lanjut menuju rumah. Sampai di rumah artinya sudah tiba isya, semua istirahat dan besryukur kehabiaan Tuhan yang maha kuasa menantikan kepastian besok tiba dengan segala rencana dan ketetapNya. Mari kita tutup mata du kamis bahagia. Tak tahu kita apakah skenario esok lebih bahagia, yang jelas dipandang mata bahwa hari ini sangat bahagia. Alhamdulillah..

Friday, 19 August 2016

Persahabatan Tikus Kecil

Persahabatan Tikus Kecil

Di pinggir sebuah danau yang terkenal di Kota Bengkulu bernama Danau Dendam Tak Sudah, hiduplah keluarga tikus sederhana. Menurut cerita kakek Mousy si tikus kecil yang periang, mereka sudah menempati pemukiman ini sudah bertahun-tahun yang lalu, sudah turun-temurun. Saudara Mousy juga sudah banyak, sebagian masih menempati tanah mereka, sebagian yang lain ada yang pergi merantau. Mousy hidup bahagia bersama ayah dan ibunya.
“Ayah, hari ini kita jadi kan membuat perahu baru untuk bermain di danau?” rengek Mousy. “Oh iya, kita ada jadwal untuk membuat perahu baru” sahut ayah Mousy. “Tapi ayah mohon maaf Mousy” sambil mengelus kepala Mousy. “Ayah juga sudah ada janji yang tidak bisa ditinggalkan” sambungnya. “Ah ayah, Apa ya kalau boleh tahu?” pintah Mousy. “Ayah mau menerima kadatangan warga baru dari seberang danau yang mau pindahan ke komplek kita” ayahnya menerangkan. “Ini mendadak dan ayah sebagai ketua RT harus siap”. “Kalau begitu saya di rumah saja yah”. “Iya, anak baik memang seperti itu” puji ayahnya.
Pagi itu tempat tinggal mereka kedatangan warga baru. Warga tikus dari seberang danau. Mereka menempati rumah yang bersebelahan dengan rumah Mousy. Rumah yang ada di sebelah rumah Mousy memang sudah lama kosong. Yang datang ada 2 orang, seorang bapak tikus dan anaknya yang seumuran dengan Mousy. Mousy tahu dan dia mempunyai ide untuk mengajak bermain si anak tamu ayahnya.
##
“Kalau begitu, terima kasih banyak pak RT, insya Allah kakek dan nenek Mokus datang siang nanti” bapak tikus mengakhiri pertemuan. “Oh ternyata nama anak itu Mokus” gumam Mousy.  Mousy mendengar dari balik pintu.
##

Malam harinya Mousy tidak diam, dia mau tahu mengapa si Mokus tidak begitu akrab. “Ayah, ibu, kenapa Mokus tadi pagi kok diam saja, tidak mau aku ajak bermain?” Mousy mengawali. “Mokus kan orang baru, mungkin itu yang membuat dia pendiam” jelas ibunya. “Ah enggak, padahal teman-teman Mousy yang lain, yang baru pindahan seperti Mokus, seperti Mory, Molan mereka tetap ceria”. “Iya kamu betul Mousy” sambung ayahnya. “Mokus seperti itu karena dia baru saja kehilangan yang sangat dicintainya” tambah ayahnya. “Siapa ayah?” Mousy tidak sabar. “Ibunya meninggal beberapa bulan yang lalu, makanya mereka pindah kesini supaya ada perubahan pada Mokus” jelas ayah panjang lebar. Mousy sangat terkejut, dia memandangi ibunya lalu memeluknya “Ibu aku sayang ibu” manja Mousy. “Ibu juga sayang Mousy” balas ibu. “Berarti Mousy harus bisa mengajak bermain si Mokus supaya dia tidak sedih lagi” tambah ibu. Mousy tersenyum.

##

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Mousy sudah siap dengan benda kesayangannya untuk mengajak Mokus bermain bersama. Rumah Mokus sudah rapi. Mousy bertamu ke rumah Mokus, dengan Bismillah dia melangkah dan berod`oa semoga Mokus mau diajak berteman. “Silahkan masuk anak manis” ayah Mokus mempersilahkan ketika Mousy sudah di halaman rumah Mokus. Mousy masuk rumah, di sana sudah ada Mokus “Hai Mokus, apa kabar?”. “Baik” jawabnya. “Aku ada ini untuk kamu, kita bermain bersama ya hari ini” pinta Mousy sambil menawarkan mobil mainan kepada Mokus. Akhirnya mereka bermain bersama. Mereka terlihat sangat akrab. Mousy bercerita bahwa ayahnya pandai membuat perahu. Sore nanti dia bersama ayahnya akan membuat perahu bersama. Perahu itu akan digunakan untuk berlayar di danau. Mousy mengajak Mokus datang ke rumah untuk ikut bergabung membuat perahu. Mokus sangat senang. Akhirnya mereka menjadi sahabat. (By. Efri Deplin)

Wednesday, 17 August 2016

Abdullah dan Tsamara

Foto Petama Kali Menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta
27 Juni 2014

Bismillahirahmanirrahim..

Perkenalkan nama ana Efri, Bapak dua anak yang imut dan sholeh sholeha aamiin.. Muhammad Abdullah Basfar Al Muharrik kami senang memanggilnya dengan sebutan Abdullah, Abang, atau Harrik. Kami bercita-cita agar anak kami menjadi seorang Hafidz layaknya Syeikh Abdullah Basfar aamiin.. Saat ini ananda berumur 3 tahun 10 bulan dan Abdullah sudah masuk di kelas Play Grup Auladuna Al Fida, di sekolah umminya. Kami sangat bahagia ananda tumbuh sehat dan aktif seperti kebanyakan anak pada umumnya. Tsamara Ufairoh Adzka sering dipanggil Adza tanggal kelahiran yang sama dengan Abinya 5 Februari, saat ini Tsamara panggilan akrabnya genap berusia 2 tahun 6 bulan, anak perempuan yang cantik dan nampak mandiri, semoga ananda senatiasa kuat dan cerdas dengan iman di dada mengarungi dunia yang fana ini menuju negeri abadi.. Aamiin..


Terima kasih sudah memberikan waktu dan tempat untuk membaca tulisan kami ini.

Allah SWT memberikan kelebihan bagi anak-anak kami dengan aktifitas tranfusi (red: memasukkan darah ke dalam tubuh) berkala sesuai dengan kadar Hemoglobin (red: Hb) di dalam darahnya. Tingkat Hb di dalam darahnya harus dikontrol minimal 9.0, kalau kurang dari itu maka dilakukan tranfusi. Umumnya saat ini dilakukan setiap satu kali dalam sebulan. Selama dua tahun kami melakoni aktifitas ini biasanya ananda membutuhkan sekitar dua kantong darah masing-masing sesuai dengan standar cc yang dibutuhkan. Ada juga kebutuhan darahnya hanya satu kantong sesuai dengan kondisi Hbnya. Kalau Hbnya tergolong bagus maka kebutuhan darah hanya sedikit.

Kami sepakat dengan dokter bahwa ananda tidak sakit karena secara alamiah tumbuh kembangnya tidak terganggu, sama seperti anak lainnya. Bahkan ananda tergolong sangat aktif dan lincah (pengamat di masjid, hobi main hehe).

Alhamdulillah dengan rutinitas indah dibarengi penuh jiwa seni ini kami tidak mengalami kesulitan dalam menjalani rumah kedua maupun rumah ketiga, jika rumah pertama ada pondok indah maka rumah kedua kami adalah sekolah dan rumah ketiga kami adalah rumah sakit. Pertanggal 20an kami selalu mengontrol Hb ananda di laboratorium dan hasilnya langsung diupdate ke dokter yang membidangi Thallasemia di Provinsi Bengkulu. Setelah diperiksa ulang kesehatan dan kebutuhan darah barulah kami menuju Rumah Sakit Daerah untuk menyiapkan Blanko permintaan Darah agar dapat diproses di bagian Bank Darah.

Setelah Blanko permintaan Darah masuk di Bank Darah maka, pencararian darahpun dimulai. Ada persediaan Darah di Bank darah maka langsung di crossmathcing. Darah Cocok maka tranfusi dapat dilakukan, tapi kalau "Belum cocok" atau "Maaf Pak Darah sedang kosong" maka kami mencari pendonor, sukarelawan. Telepon kesana kemari chek inbok buku telepon buka WA buka Grup dan dishare oleh sebagian teman-teman. Alhasil, Muhammad Abdullah Basfar Al Muharrik dengan tipe golongan darah O dan Tsamara Ufairoh Adzka tipe golongan darah B harus bersabar, mereka kami bawa bawa kerumah terlebih dahulu sebelum kepastian darahnya didapatkan. Setelah didapatpun darah harus diendapkaan hingga delapan jam dan tetap harus dicrossmath. Begitulah sampai kebutuhan darah terpenuhi maka ananda akan diberi cairan infus NaCl dan beberapa saat kemudian darah pendonor dapat diranfusikan. Baca di sini

Ana dan istri Alhamdulillah menerima semua ini dengan tegar dan senyuman. Menguatkan iman dan ikhtiar selalu berprasangka baik kepada Allah SWT, Allah Maha Bijaksana menempatkan sesuatu tepat pada tempnya dan memilih orang-orang yang dipilihnya agar menjadi insan yang mulia. Harapan kami Allah akan menyatukan keluarga kami di Surga Nya yang terbaik. Berkumpul dengan orang-orang yang mulia, berkumpul dengan keluarga besar dengan rasa puas dan tersenyum indah. Aamiin

Suatu saat nanti ananda Sehat Prima Aamiin.. ^_^
Kami sangat senang dan bahgia apabila ada saudara kami yang mendoakan kami ketika kami tidak mendengar doa dari beliau, tentu doa yang baik kan? Allah Maha Kuasa atas segalahnya. Somoga Allah SWT menyembuhkan ananda M.Abdullah Basfar Al-Muharrik dan Tsamara Ufairoh Adzka dari Thallasemia secara total hingga sembuh permanen dan sehat selama-lamanya Aamiin menjadi hafidz dan hafidzah penghafal quran dan teladan kebanggaan ummat Aamiin.
Alhamdulillah Ya Allah.

Saat ini Abdullah dan Tsamara sudah berumur 6 tahun dan 4 Tahun 8 bulan. Tahun depan insya Allah Abdullah akan sekolah di tingkat Dasar sementara Tsamara masih di kelas B. Alhamdulillah tumbuh kembangnya keduanya bagus. Aktifitas tranfusi tetap berjalan dengan baik. 

Mengapa Harus Tranfusi?

Transfusi menjadi salah satu cara dalam ilmu medis untuk mempertahankan nilai Hb. Ketika tranfusi berlangsung sel darah merah akan mengalir di dalam tubuh pasien untuk perkembangan dan pertumbuhan pasien.  Sel darah merah juga berperan penting pada proses mengalirkan darah hingga ke otak dan seluruh tubuh. Dapat dibayangkan jika tidak tercukupinya darah merah dalam tubuh. Bisa mengakibatkan perkembangan dan pertumbuhan menjadi terganggu.

Tranfusi dibutuhkan juga untuk membantu kerja limfa di dalam tubuh. Sejatinya jika tidak dilakukan tranfusi maka kebutuhan sel darah merah akan diproduksi oleh limfa. Jika ini terus berlanjut maka kerja limfa menjadi sangat berat. Kerja limfa yang berat ini lama kelamaan akan menyebabkan terjadinya pembengkakan limfa. Membengkak nya limfa diakibatkan kerja yang berat juga akan menyebabkan limfa menjadi lost produksi atau aus. Limfa bisa menjadi tidak dapat berfungsi dan harus diangkat. 

Sekali lagi, tranfusi merupakan salah satu cara dalam dunia medis untuk menanggulangi kekurangaan Hb dalam darah agar Hemoglobin dalam darah meningkat.


Besok tanggal 15 Juli 2019 adalah hari yang sangat bersejarah dalam tahap perkembangan ananda Abdullah dan Tsamara.

Besok Senin, 15 Juli 2019 Abdullah resmi duduk di bangku SD dan Tsamara duduk di TK B.




Bengkulu 17 Agustus 2016
Efri Deplin
WA 085268125187
Telepon +62895326418115
ig: efri deplin
fb: Efri Deplin
www.efrideplin.com

edit: 27 Januari 2018
edit: 22 Okt 2018
edit: 28 Mei 2019
edit: 14 Juli 2019

Tuesday, 16 August 2016

Penghargaan Insan Mulia

Bismillahi..

Asslmkm.wr.wb..
Apa kabar Ustad dan ustadzah?
Semoga senantiasa..
Dalam keberkahanNya aamiin..
Kami mengucapkan..
Syukron jazakallah khairon katsiro..

Atas support.., kerjasama.., motivasi.., masukan.., sumbangsih saran..
Soliditas.., team work..,
Semua hal membangun..
Beberapa agenda besar akhir-akhir ini..

Keterharuan ini timbul..
Karena kami merindukan..
Suasana ukhuwah..
Menyatukan hati-hati terpisah..
Bersatu dalam ikatan cinta illahia..

Semoga Allah membalas kebaikan semua dengan kebaikan yang lebih baik..
Mengganti keletihan dengan kebahagiaan yang tidak disangka-sangka..
Senantiasa Allah memberikan jalan keluar pabila dalam kesulitan..
Senantiasa dalam keberkahanNya dalam setiap nafas kehidupan..
Selalu menjadi insan yang terbaik dihadapan Allah dan Manusia..
Aamiin.. Aamiin.. Aamiin..

Semoga kedepan senantiasa lebih baik..
Aamiin.. Aamiin.. Aamiin..

Baarakallahulakum..

Salam semangat dan Merdeka!.

Wasslmkm.wr.wb..

Bumi Sakinah, Malam 17 Agustus 2016.

Monday, 15 August 2016

Cinta Berbalut Taqwa

Cinta Berbalut Taqwa

Ayam berkokok pertanda pagi..
Mengilhami diri malaikat illahi..
Bersuci diri dipangku nan suci..
Harap cemas cinta sang milik surgawi..

Diujung waktu kau semai dahaga..
Takluk hati bergolak di jiwa..
Penantian indah di ujung masa..
Taqwa.. cinta akan akhir bahagia..

Sunday, 14 August 2016

Doa Upacara HUT ke-55 Tahun 2016

Do’a Upacara Hari Pramuka Ke-55 Tahun 2016

Bismillahir rohmanir rohim. Allohumma sholli ‘ala Muhammadin wa'ala ali Muhammad. Hamdan syakirin hamdan na’imin hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi-u mazidah. Ya Robbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa ‘adzimu sulthonik.

Ya Allah Ya Rohman, Tuhan Yang Maha Pengasih,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Mu, atas limpahan rahmat Mu, sehingga pada hari ini kami dapat melaksanakan upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke-55 dengan tema “Bangun Karakter Kaum Muda melalui Kegiatan yang Keren, Gembira, dan Asyik”.

Ya Allah Ya Rohim, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Bangkitkan semangat perjuangan kami, semangat persatuan dan kesatuan kami. Berilah bimbingan kepada kami untuk dapat membangun karakter kaum muda yang jujur, gotong royong, patuh, punya semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Ya Allah Ya Hakim, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Hindarkan bangsa dan negara kami dari fitnah dan mara bahaya, jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan, mantapkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami, dan jadikanlah bangsa kami bangsa yang mandiri, maju, bertaqwa, dan beraklaq mulia.

Ya Allah Ya Qodir, Tuhan Yang Maha Kuasa,
Berikanlah kami Pramuka Indonesia, kekuatan dan kesempatan, untuk memiliki semangat baru dalam meningkatkan sumberdaya manusia yang unggul, cerdas berkarakter dan melakukan kerja keras untuk menghadapi tantangan sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan yang semakin kompetitif, demi mewujudkan kejayaan bangsa dan negara Indonesia yang makmur, adil dan sejahtera.

Ya Allah Ya Ghoffar, Tuhan Yang Pengampun,
Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami.

Robbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qina ‘adzaban-nar. Walhamdu lillahi robbil ‘alamin.

Thursday, 11 August 2016

Musyawarah Gugus

https://sunanampelscout.wordpress.com/2012/09/21/musyawarah-gugusdepan-mugus-tahun-2012/

Wednesday, 10 August 2016

Di Bawah Hujan

Di Bawah Hujan

Berpagar diri berkawan
Bersiul-siul bersahut-sahutan
Berbisik pada isyarat lawan
Bersilang tangan berbungkuk badan

lihatlah duhai angin malam
sepoi menyapa di titik rembulan
malu badan bak tampak kelam
mengalun-alun sesenduh kawan

mengalah pada sang bintang
merasuk pada yang tenang
peduli pada sang riang
menjemput kepastian datang

tak pungkir binar wajahtu
tak bias mata menyapu
daunpun menari-nari
tanda ibah syukur illahi

dahanpun muda bersemi
satu cinta kata sang pasti
iman terpaut di dalam diri
tanda hambah tak mampu sendiri

Berpagar diri berkawan
Bersiul-siul bersahut-sahutan
Allahumma Syayiban Naafian
Ya Rabb.. Berilah hujan bermanfaat ya Tuhan..

Aamiin..

Di Bawah Hujan Bumi Sakinah
Malam 11 Agustus 2016

Proposal KMD 2016 SAKO SIT

PROPOSAL

KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR
KMD
(KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR DASAR)


                                                                          









 

 

 

KWARTIR CABANG KOTA BENGKULU

SENIN – MINGGU, 05-11 September 2016


KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR
SATUAN KOMUNITAS (SAKO) SAKO PRAMUKA SIT
Provinsi Bengkulu
2016

I.     PENDAHULUAN

Perkembangan Gerakan Pramuka dari masa kemasa selalu mengalami perubahan yang sangat signifikan. Anggota Gerakan Pramuka pun tersebar di segala penjuru negeri ini. Ini adalah sebuah fenomena yang menggembirakan. Di mana berarti banyak generasi muda yang aktif dalam kegiatan positif. Hal tersebut perlu diimbangi oleh peningkatan kualitas dan kapasitas para Pembina Pramuka yang dilakukan secara berkala.

Sejalan dengan itu, Rasulullah SAW dalam Haditsnya telah bersabda, bahwa kaum muslimin diwajibkan untuk mencari ilmu sebagai wahana pengembangan diri dan sebagai bekal untuk menjelajahi kehidupan di masa yang akan datang. Oleh karena itu sangatlah penting bagi regenerasi bangsa untuk mencari ilmu sebagai wahana pengembangan diri.

Berlandaskan dari hal di atas, maka Pramuka Sekolah Islam Terpadu bermaksud menyelenggarakan suatu kegiatan yang dengan tujuannya mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bagi pembina-pembina pramuka di sekolah-sekolah Islam terpadu di seluruh daerah Bengkulu dengan kegiatan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).

Kegiatan KMD ini menjad isangat penting, karena para Pembina akan mendapatkan bekalan-bekalan yang mendasar serta bermanfaat dalam menyelenggarakan kegiatan Pembina generasi muda melalui kegiatan kepramukaan khususnya di sekolah Islam  Tepadu yang sesuai dengan AD/ART Gerakan Pramuka.

Para Pembina Pramuka Sekolah Islam Terpadu diharapkan dapat melakukan percepatan dalam mengembangkan Gugus Depannya dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi para peserta didik di pangkalannya. Percepatan tersebut merupakan dukungan dan kontribusi nyata dari Gerakan Pramuka SIT dalam program “Revitalisasi Gerakan Pramuka” yang dicanangkan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka

II.     LANDASAN KEGIATAN

1.    Putusan Presiden RI Nomor: 104 Tahun 2004 Tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
2.    SK Kwarnas Nomor : 086 Tahun 2005 Tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
3.    SK Kwarnas Nomor : 018 Tahun 2002 Tentang Sistem Pendidikan dan Pelatihan
SK Kwarnas Nomor : 058 Tahun 1980 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).
4.    Program Kerja Pramuka SIT

III.       TUJUAN KEGIATAN

Tujuanu mum
Memberi bekal pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kemampuan Pembina Pramuka SIT dalam mengasuh peserta didik dan mengelola satuan gugus depan, sehingga mutu kegiatan Kepramukaan makin meningkat.

Tujuan Khusus
1.  Memahami hal ikhwal tentang kepramukaan
2.  Memahami, menghayati dan mampu menerapkan prinsip-prinsip dasar metode kependidikan kepramukaan dan system Among kepada peserta didik dan masyarakat.
3.  Mampu melaksanakan kegiatan kepramukaan untuk peserta didik.
4.  Bergairah untuk mengelola satuannya dengan sebaik-baiknya.
5.  Mampu memberikan informasi yang benar tentang kepramukaan kepada orang lain.
6.  Selalu berusaha meningkatkan diri sehingga memiliki sikap sesuai dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan serta aspirasi peserta didik dan  masyarakat.
7.  Dapat bekerjasama dengan Majelis Pembimbing, orang tua dan masyarakat setempat.
8.  Mendukung program revitalisasi Gerakan Pramuka Kwartir Nasional

IV.      SASARAN KEGIATAN
1.  Pengurus Satuan Komunitas Nasional Pramuka SIT yang belum mengikuti KMD
2.  Pengurus Satuan Komunitas Daerah Pramuka SIT yang belum mengikuti KMD
3.  Para Pembina Pramuka SIT di tiap pangkalan SIT se-Propinsi Bengkulu

V.           NAMA KEGIATAN
Namakegiatan ini adalah “Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Satuan Komunitas Pramuka SIT Daerah Bengkulu
VI.  TEMA KEGIATAN
Tema dari kegiatan ini ialah “Implementasi Pendidikan Gerakan Pramuka Dalam Mencetak Calon Pembina Yang Handal Dan Profesional”

VII.      MOTTO KEGIATAN
Moto kegiatan“Ikhlas Bhakti Bina Diri Berbudi Bawa Laksana”




VIII.   WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Waku dan tempat dilaksanakannya kegiatan ini adalah:
Hari / tanggal                   : Senin – Sabtu 05-10 September 2016
          Waktu                              : 07:30 s/d selesai
          Tempat                            : Pusdiklatcab Bengkulu
PEMATERI
Pemateri dalam kegiatan ini adalah :
Pelatih dari SAKONAS dan Pelatih Daerah
IX.     KETENTUAN PESERTA
Terlampir

X.       FASILITAS PESERTA
Fasilitas yang akanditerimaolehpesertaialahsebagaiberikut :
1.             Note Book
2.             ID Card
3.             Sertifikat
4.             Kaos Kegiatan
5.             Scarf Kegiatan
6.             Modul Materi
7.             Konsumsi Selama Kegiatan
8.             Akomodasi

XI.    KEPANITIAAN
Terlampir
XII.  SUSUNAN ACARA
Terlampir
XIII.   PENUTUP
Kesuksesan sebuah aktifitas tidak hanya ditunjang oleh seorang diri, akan tetapi ditunjang oleh jama’ah atau orang lain yang dapat melakukan kerjasama.  Disamping itu tentu ditunjang oleh keputusan Allah SWT dan yang kita tidak boleh lupa adalah kekuatan ide dan kekuatan lainnya yang turut juga menghantarkan kesuksesan acara ini. Berharap dengan kegiatan ini seluruh sekolah SIT se Propinsi Bengkulu dapat bahu membahu bekerjasama memberikan sumbangsih terbesarnya. Atas partisipasi semua pihak kami berharap do’a dan dukungannya agar kegiatan ini terlaksana sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Aamiin..
Wallahu fi aunilabdimadamalabdul fi auniakhikhi.
Panitia







KMD (kursus Pembina Pramuka Mahir Tingka Dasar) Pramuka SIT


Ketua Panitia


Herizal, MS.
THB. 141/B/0704/16

Sekretaris


Efri Deplin, S.Si
THB. 140/B0704/16

Menyetujui,

PINSAKOCAB



Feridian Hidayat, S.Pd.


MABIDA



Apriadi Haryono, M.Pd.Si.





Persyaratan Peserta KMD
PERSYARATAN PESERTA
KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD)
SAKO SIT KWARTIR CABANG Bengkulu 2016

A.      PERSYARATAN UMUM
o   Sehat Jasmani dan Rohani
o   Aktif membina di Gugus Depan
o   Mendapat rekomendasi dari Gugus Depan dan Kwartir Ranting
o   Usia Minimal 19 tahun
o   Pendidikan formal minimal SMA atau yang sederajat
B.      PERSYARATAN ADMINISTRASI
Setiap peserta kursus agar melampirkan :
o   Biodata peserta (contoh terlampir)
o   Surat keterangan berbadan sehat (kir dokter)
o   Menyerahkan Surat Tugas dari Ka Mabigus
o   Foto copy Ijazah pendidikan terakhir
o   Pas foto berwarna dan berseragam pramuka ukuran 2x3 dan 3x4 masing-masing 2 lembar
o   Menyerahkan fee sebesar Rp. 800.000,00 (Delapan ratus ribu rupiah) yang digunakan untuk kelengkapan peserta berupa kaos, topi, atk, dll.
C.      PERSYARATAN KEGIATAN
Setiap peserta kursus agar membawa :
o   Pakaian pramuka lengkap
o   Pakaian bebas rapi, batik dan khusus pria ditambah kemeja dan dasi
o   Perlengkapan pakaian olahraga dan kegiatan lapangan
o   Perlengkapan alat-alat tulis
o   Perlengkapan obat-obatan pribadi


Lampiran 1
KEPANITIAAN
Pelindung                                  : Ir. Patriana Sosialinda Ka. Kwarcab Kota Bengkulu
Penasehat                                  :
A.   Agolo Suparto
B.    Apriadi Haryono, M.Pd.Si.
C.   Hendri Dunan, MG.
D.   Sutrisno, M.TPd.
PenanggungJawab                      :
A.   Herman Suryadi, S.Pd., M.Pd,. MG.
Kapusdiklatcab “Balai Buntar” Kota Bengkulu
B.    Feridian Hidayat, S.Pd
Ketua Pinsakocab SIT Kota Bengkulu
Pimpinan Kursus                         : 1. M. Aplien Tanjung, MT
Wakil Pimpinan Kursus                : 2. Riyadi, Santoso, MG
Anggota                                    : 3. Fathul Hilal Perdana Kusuma, MT
4.       Jimmy Carlo, MG
5.       Witri Darlena, MS
6.       Refwan Suhendi, MG
7.       Heriyadi, MT
8.       Margiatun, MS
Pelaksana
A.   Ketua                               : Herizal, MS.
B.    Sekretaris                        : Efri Deplin, S.Si.
C.   Bendahara                        : Kasih Sumani, S.Pd.
D.   Sie Acara                         : Riki Febri Yandi, MS.
  Asep Suryadi, S.Kom.
E.    Sie Perlengkapan              : Mulia Perta, S.Pd.I.
F.    Sie Humas dan Dok           : Eko Mulya, S.Pd.I.
G.   Sie Konsumsi                    : Riti Maryani, S.Pd.I.
  Jarni Syafitri, S.Pd.I

Kwartir Cabang GP 0704 Kota bengkulu
Ketua


Ir. Patriana Sosialinda
 
 


                            
























Lampiran 2
SUSUNAN ACARA KMD
Pusdiklatcab Bengkulu, 05-10 September 2016
Hari, Tanggal
Waktu
Kegiatan
PJ
Senin,
05 September 2016
07.00-08.00
REGISTRASI KEDATANGAN

08.00-10.00
Modul 1(pembukaan)

10.00-12.00
Modul 2 (open forum)

12.00-13.00
ISHOMA

13.00-16.00
Kemah (Modul 3)

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Kemah (Modul 4)




Selasa,
06 September 2016
08.00-12.00
Kemah (Modul 5)

12.00-13.00
ISHOMA

13.00-16.00
Kemah (Modul 6)

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Kemah (Modul 7)




Rabu,
07 September 2016
08.00-12.00
Kemah (Modul 8)

12.00-13.00
ISHOMA

13.00-16.00
Kemah  (Modul 9)

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Kemah  (Modul 10)




Kamis,
08 September 2016
08.00-10.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

10.00-11.30
Kemah (Praktek Modul 4-9)

11.30-13.30
ISHOMA

13.30-16.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)




Jum’at,
09 September 2016
08.00-10.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

10.00-12.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

12.00-13.00
ISHOMA

13.00-16.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)




Sabtu,
10 September 2016
08.00-10.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

10.00-12.00
Kemah (Praktek Modul 4-9)

12.00-13.00
RTL

13.00-16.00
OPEN FORUM

16.00-20.00
ISHOMA

20.00-22.00
Penutupan




`



















Lampiran 3
Surat Mandat

SURAT PERINTAH
Nomor:..................................................................

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama                                  :
NIP                                      :
Jabatan                               :

Dengan ini memerintahkan kepada :

Nama                                      :
Tempat / Tgl Lahir                 :
Jenis kelamin                         :  
Pendidikan                             :
Tempat Tugas                       :
Alamat                                    :   

Untuk mengikuti pelatihan Mahir Dasar ( MD ) yang diadakan oleh SAKO Pramuka SIT di KWARDA Bengkulu Pada Tanggal 05-11 September 2016.

Demikianlah surat perintah ini kami buat dengan sebenarnya untuk dilaksanakan sebaik – baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.

                                       Dikeluarkan di          : ..............................
                                                Pada tanggal            : ..............................
                                                Kepala Sekolah


                                                  (Nama Jelas dan Gelar)
                                                NIPY. 
Lampiran 4
Biodata Peserta
FORM KMD A3

BIODATA PESERTA
KURSUS MAHIR DASAR (KMD) PANGKALAN .........................
KWARTIR CABANG ..................... TAHUN 2016
NAMA LENGKAP
:

JENIS KELAMIN
:

GELAR AKADEMIK
:

TEMPAT TANGGAL LAHIR
:

NOMOR TELP/HP
:

ALAMAT TINGGAL
:
JALAN/DUSUN
:

RT
:

:
DESA
:

RW
:

:
KECAMATAN
:

:
KABUPATEN
:

:
PROVINSI
:

:
KODE POS
:

TELP
:

NAMA PANGKALAN
:

NOMOR GUDEP
:

ALAMAT MADRASAH
:
JALAN/DUSUN
:

RT
:

:
DESA
:

RW
:

:
KECAMATAN
:

:
KABUPATEN
:

:
PROVINSI
:

:
KODE POS
:

TELP
:

RIWAYAT KEPRAMUKAAN
:
TINGKAT
TAHUN LULUS
TEMPAT DILANTIK
:
SIAGA


:
PENGGALANG


:
PENEGAK


:
PANDEGA


MOTTO HIDUP
:

Mengahui,
………….., ………………………...… 2016
Mabigus ………..
Peserta,

Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng

Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini. Benar saja kami dari tadi s...