Skip to main content

Belajar Jarak Jauh Guru Siswa dan Orang Tua


Dinamika Belajar Jarak Jauh Soliditas Guru,  Orang Tua, dan Siswa

Hari kedua bagi kami sebagai pelaku dalam dunia pendidikan sangat terasa. Perbedaan yang sangat signifikan antara belajar dengan tatap muka dan belajar jarak jauh. Jika belajar tatap muka, saya berada di depan siswa bahkan berbaur dalam drama dan sirkulasi dinamika kelas. Kali ini melalui jarak jauh, kontrol kelas dapat dilakukan dengan berbagai macam cara.

Peran yang saya dapatkan setidaknya ada dua. Satu sebagai guru bagi murid-murid saya. Kedua adalah sebagai orang tua bagi anak saya yang sudah sekolah. Ada perasaan belum puas jika apa yang ditargetkan belum tercapai dengan maksimal. Perasan ini wajar-wajar saja. Sebagai guru tentu maunya semua siswa di kelas mampu dan memahami apa yang ingin dicapai.  Sebagai orang tua saya juga ingin ananda melalui masa-masa indahnya sekolah dan bermain.

Bebagai Macam Upaya Memaksimalkan Pelajaran Jarak Jauh

1. Kelas Maya 
Dengan berbagai metode, misalnya membuka goggle classroom. Guru dan siswa terlibat aktif dalam Kelas Maya sesuai dengan kurikulum yang sedang diampuh. 

Kelas dari Mr. Efri Deplin 87

Metode ini sangat erat hubungannya dengan kerja sama guru, orang tua dan siswa. Apalagi jika saya mengajar SD yang memuat aturan interaksi dengan alat komunikasi seperti HP. 


Tugas siswa di goggle classroom

Namun semua dapat dilakukan, saat situasi memadai dan dengan persamaan persepsi untuk mencapai tujuan pasti, bukan hanya basa basi. 

2. Video Converence
Metode ini yang pertama kali saya lakukan di awal kelas jauh berlangsung. Awalnya saya sudah menyiapkan beberapa bahan ajar Kelas Maya melalui Video Converence. Kemudian saya berfikir ulang bahwa anak-anak iya berada di rumah namun orang tua ada di kantor. 

Alasan klasik lainnya adalah murid-murid saya masih duduk di bangku SD. Beda hal nya dengan murid yang sudah SMP atau tingkat SMA. Mereka sudah daiat diajak berkontribusi lebih maksimal dalam Kelas Maya dan Video Conference.


Vicon dan Rekaman di Grup Kelas

Alhasil, Video Conference saya manfaatkan sebagai media sosialisasi peran tugas dan kewajiban siswa kepada walimurid saya di kelas selama Kelas Jauh berlangsung. Cukup efektif dan ini adalah salah satu bentuk paling sederhana Dinamika Belajar Jarak Jauh yang menumbuhkan sikap Soliditas Guru,  Orang Tua, dan Siswa.


3. Manual Sederhana Terukur dan Terarah

Pada akhirnya kami memilih Metode Manual Sederhana Terukur dan Terarah. Ini istilah yang saya berikan pada kelas jarak jauh dan menuntun Dinamika Belajar Jarak Jauh yang membentuk Soliditas Guru,  Orang Tua, dan Siswa.

Berikut contoh Agenda Kegiatan Siswa yang kami sepakati:

Peaan di group WA 
Narasi Pesan

Kegiatan Belajar di Rumah
Kelas  4 Abdullah bin Umar
Hari RABU, 18 MARET 2020

04.00 - 04.15 : Sholat Tahajud
04.30 - 05.00 : Sholat Subuh
05.30 - 06.30 : Membantu pekerjaan rumah tangga
06.30 - 07.30 : Sholat Dhuha dan Murajaah.
07.30 - 10.00 : Belajar Tema
➡ Siswa mengerjakan latihan MATEMATIKA HALAMAN 206-211
➡ Menghapal dan Murajaah surat Al - Muzamil1-20
12.00 - 13.00 : Sholat Dhuhur, Makan Siang Sehat.
13.00 - 14.30 : Tidur Siang
14.30 - 15.30 : Tilawah Al Quran minimal 1 lembar dan Sholat Ashar.

Setelah Pukul 15.30 adalah Agenda Keluarga. Mohon Ayah/Bunda mendampingi dan mengevaluasi kegiatan harian ananda.

NB :
9. Mutabaah Kegiatan Belajar dilaporkan setiap hari melalui formulir.
10. Mohon ananda diingatkan untuk melakukan kegiatan/aktivitas di rumah dan bergaya hidup sehat. Sholat boleh dilaksanakan di rumah secara berjamaah.
11. Jalur komunikasi kegiatan belajar di rumah melalui wali kelas masing-masing.
12. Mohon selalu berdoa dan mendoakan agar dihindarkan dari segala macam penyakit dan musibah.


Link Laporan Kegiatan Belajar Siswa

Pada Video Conference yang saya sampaikan di forum, jelas itu merupakan langkah awal menuju metode ke-tiga yang kami ambil. Dinamika yang diambil adalah, setiap hari saya sebagai guru menyampaikan batasan materi dan habituasi siswa di forum grup kelas. Mudah saya lakukan karena saya sudah melakukan sosialisasi di awal kegiatan kelas jauh ini dimulai. Setiap sore hingga malam kami sebagai guru memantau ketuntasan dan terlaksananya kegiatan kelas jauh siswa melalui sebuah link informasi.



Presensi Kehadiran Siswa

Disini letak dan peran guru serta siswa juga walimurid untuk saling mensupport satu sama lainnya.

Alhamdulillah sampai saat ini semua berjalan dengan baik dan lancar. Sistem pelaporan sebagai bukti kehadiran siswapun berjalan dengan baik dan normal.

Baca juga: Kelas Maya Sederhana Metode Belajar Jarak Jauh

Saya cukup puas walaupun tidak berada di depan kelas bersama siswa-siswi di sekolah namun pembelajaran tetap dapat berlangsung dengan baik.

Terima kasih kepada Yayasan Al Fida, Unit SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu, komite kelas dan Bapak ibu walimurid serta teman-teman yang solid. Menjadikan situasi ini menjadi lebih bermakna dengan segala bentuk Dinamika Belajar Jarak Jauh yang membentuk Soliditas Guru,  Orang Tua, dan Siswa.

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)