Tuesday, 11 February 2020

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle



Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi?


Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle.

Sekali lagi Adzka hanya sebagai pelengkap untuk bermain puzzle, bukan tim inti. Namun pagi menjelang siang itu, saya berfikir masih ada waktu untuk melatihnya dengan baik. Celotehan Adzka yang sejak kemarin membuat saya juga semangat. "Abi besok Adzka lomba Puzzle di Iqra'1" ungkapnya. "Wah hebat doong" jawabku semangat. "Abi sekolahnya dimana?" maksudnya dia tanya dimana saya mengajar hee dan dia sudah tahu juga saya mengajar di sana hee. "Iya Abi juga di Iqra'1" jawabku ringan.


Nah, saat Adzka sedang semangat membicarakan puzzle untuk kesekian kalinya, saya memberikan challenge. "Kita lomba merapikan ruangan ini dan semua mainannya diletakkan di keranjang mainan" secara hari Ahad libur semua mainan keluar dari sarangnya. "Reword nya nanti Abi belikan puzzle" Wah senangnya minta ampun, termasuk abangnya yang sudah SD pingin dibeliin juga. Saya akhirnya memenuhi janji dengan membelikan 4 buah puzzle berbagai ukuran dan berbagai bentuk dan gambar. Mereka bisa bergantian, dan saya perhatikan Adzka memang menunjukkan kemampuannya yang terbaik.


Hari H Lomba Puzzle

Saya masih saja di kelas, membersamai anak-anak di kelas atas.  Sekitar pukul 08.30 saya langsung izin turun ke lapangan ingin menyaksikan Adzka berlomba. Saya sengaja melirik dari jauh sampai akhirnya Adzka benar-benar berhasil menyelesaikan lebih awal diurutan ke-9 dari sekitar 70 peserta. Kagum, iya kagum. Allahu Akbar.

Tidak sampai di sana, Adzka masuk Final bersama 29 peserta lainnya. Menurut pengamatan yang saya lihat pada saat Adzka menyusun puzzle, dia terkendala dengan lantai puzzle yang sedikit melengkung sehingga beberapa lama Adzka terpusat konsentrasinya hanya untuk merapikan bagian pinggir puzzel yang sudah disusun, saya berfikir Adzka akan menyelesaikan di urutan 2 atau 3. Takdirnya Adzka berhasil diurutan ke-5.

Saya benar-benar terharu. Melihat latar belakang dari yang selama ini saya ketahui, Adkza mampu memberikan nasihat tersirat dalam momentum kali ini. Alhamdulillah jazakumullahu, selamat ya Adzka. Saya langsung menghampiri dan memberikan selamat dan Adzka mungkin belum tahu maknanya apa yang baru saja dia lakukan. Abi Bangga dek.


Pertarungan belum usai sampai di sini, ternyata oleh pihak sekolah Adzka diminta menjadi tim inti di lomba puzzle estafet bersama dua rekannya. Tahukah kalian bahwa besok saat berlomba, saya juga diam-diam melihat Adzka dan tim. Ada 14 tim dan Adzka bersama tim mereka lomba di sesi kedua. Dari 7 tim hanya diambil 3 tim terbaik untuk masuk final. Iya Adzka dan Tim masuk final setelah finish di babak penyisihan.

Final dimulai Adzka dan tim terlihat semangat. Saat lomba berlangsung nampak mereka cekatan memasang puzzle. Sesekali Adzka terlihat menjinjit karena tubuhnya kecil juga belum terlalu tinggi untuk menyusun puzzle di atas meja secara bergantian.


Kolaborasi yang tepat menjadikan mereka Adzka dan tim keluar sebagai juara 1 mengunguli pemain lainnya. Lebih cepat dari yang diduga, jarak antara pemenang keduapun sangat jauh. Adzka dkk sempat keliling bazar dan belanja sambil menunggu pemeng kedua dan ketiga.  Adzka kembali membuka mata hati saya untuk berfikir lebih luas atas apa yang saya lihat barusan. Baarakallahu Fikum Jamiian.



Lomba Puzzle itu apa sih sebenarnya?

Iya benar, lomba Puzzle tidak lain adalah lomba menyusun puzzle dengan catatan waktu tercepat dan tepat. Cepat selesai dan tepat penyusunannya. Puzzle rice ini adalah salah satu cabang lomba di kegiatan tahunan SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu yang dikemas pada giat Semeru Expo 21 Anniversary SDIT Iqra'1 Kota Bengkulu.

Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle?

1. Keterampilan Memecahkan Masalah

Bermain puzzle mampu memusatkan daya konsentrasi anak dalam memecahkan masalah, sehingga membuat otak berpikir dari berbagai sudut pandang menyatukan potongan-potongan puzzle yang ada. 

Semakin sulit sebuah puzzle, maka anak akan lebih berpikir keras untuk memecahkan masalah. 

2. Melatih Koordinasi Mata dan Tangan

Puzzle yang memiliki macam-macam gambar, bentuk, dan warna dapat membantu anak dalam meningkatkan koordinasi mata dan meningkatkan kerjasama dengan tangan.

Dengan bermain puzzle, belajar  bergerak dan menyelesaikan permainan selesai dalam waktu bersamaan. koordinasi mata untuk melihat benda di sekitarnya dan mencocokkan saat mengambil potongan puzzle sangat melatih dan penuh keseriusan.

3. Mengembangkan Keterampilan Motorik

Saat bermain puzzle pada waktu anak mengambil dan memindahkan kepingan puzzle tanpa harus membuat permainan menjadi berantakan. Kehati-hatian ini menjadi tolak ukur keberhasilan mereka.

Dengan demikian anak-anak sudah meningkatkan keterampilan motorik halus dan motorik kasarnya. Jika keterampilannya semakin banyak maka akan membantu kemampuan motoriknya seperti menulis, makan, dan bergerak lebih luwes.
Wah harapannya Adzka akan semakin mandiri dan lebih matang ya Aamiin.

4. Mengasah Keterampilan Kognitif

Terkait dengan kita sebagai orang tua memberikan mainan puzzle untuk anak-anak, pada saat yang sama anak-anak kita belajar mengenal ukuran, gambar, bentuk, dan warna.

Pada kesempatan yang lain juga melatih keterampilan kognitif. Kerena permainan puzzle akan membantunya dalam mengajarkan alfabet, objek, dan angka yang menjadi dasar pembelajarannya nanti.

5. Melatih Kesabaran dan Daya Ingat

Bermain puzzle harus diselesaikan dengan fokus untuk menyusun gambar di bagian-bagian yang sudah disediakan.

Dari hal tersebut maka anak-anak sedang menjalankan proses kesabaran mencari cara untuk menyelesaikan permainan.

Puzzle juga terbukti meningkatkan kemampuan daya ingat anak. Saat anak bermain puzle, maka ia harus mengingat bagian yang diambil sudah dimasukkan atau belum. Anak juga harus menganalisis warna, ukuran, dan posisi kepingan puzzle ke tempat yango sesuai. 


Selamat ya Adzka dan tim juga. Baarakallahu Fikum Jamiian. Terima kasih Bu Guru dan jajarannya tim hebat PAUD IT Auladuna Sawah Lebar.

Ayo ajak anak-anak bermain puzzle sekarang. Dimulai dari yang paling sederhana hingga tersulit.

Oh iya, semoga saja ada korelasinya dengan daya cepat menghafal Al-Qur'an bagi anak-anak kita semua, termasuk Adzka tentunya.

Wednesday, 5 February 2020

Kado Spesial Ulang Tahun

Kado Spesial Ulang Tahun

Dalam Islam tidak ada yang namanya ulang tahun atau pun memperingati hari lahir. Namun seringkali kita temukan ungkapan dan ucapan doa-doa pada hari lahir seseorang. Akupun demikian, kerap melakukan hal demikian. Doa dan harapan selalu dimanfaatkan pada setiap momentum kelahiran seseorang.


Memaknai Hari Lahir

Pada dasarnya hari lahir bagi seorang muslim adalah berkurangnya umur dan jatah hidup untuk beribadah kepada Allah SWT. Momentum yang dapat diambil dari hari kelahiran seseorang adalah tadabbur dan refleksi diri atas dosa-dosa yang selama dilakukan. Karena sesungguhnya tidak ada manusia yang tidak memiliki dosa. Namun lebih dari itu adalah bagaimana cara meningkatkan kekuatan rukhiyah untuk memaksimalkan ibadah dalam mencapai kepuasan diri ketika bertemu Rabb nanti.

Bagaimana menyikapi hari lahir dalam Islam?

berikut adalah 10 kado spesial ulang tahun  yang dapat dengan mudah dilakukan

Kado Spesial Pertama Muhasabah atau Introfeksi Diri

Ketika berhadapan dengan hari ulang tahun, maka hendaknya bersikap muhasabah atau introspeksi diri. Jadikanlah hari ulang tahun sebagai hari untuk merenungi segala kesalahan atau dosa besar dalam Islam yang pernah diperbuat. Sebagaimana firman Allah SWT: “

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang yang beriman dan orang-orang yang yang mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat dan menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Q.S. Al Ashr: 1-3)

Kado Spesial Kedua Menyadari bahwa perayaan ulang tahun adalah kebudayaan non Muslim

Rasulullah bersabda: “Orang yang meniru suatu kaum, ia seolah adalah bagian dari kaum tersebut” (HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Hibban). Perayaan ulang tahun bukanlah bagian dari Islam. Islam hanya mengenal 3 perayaan saja, yakni Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Jumat.

Jika ulang tahun menjadi sebuah perayaan, maka hal tersebut termasuk sudah mengikuti jalan kaum non Muslim lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in).” (Muttafaq ‘alaih)

Kado Spesial Ketiga Minta doa pada keluarga dan sahabat

Daripada sibuk mengikuti kebudayaan non Muslim yang merayakan ulang tahun, akan jauh lebih baik jika kita meminta doa dari keluarga dan sahabat. Hal ini jauh lebih bermanfaat. Mintalah doa pembuka 12 pintu rejeki, doa agar keinginan tercapai, dan doa agar dipermudah segala urusan. Sebagaimana firman Allah:

Artinya: “Mereka berkata: “Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)” (Q.S. Yusuf: 97)

Kado Spesial Keempat Bersedekah

Daripada menghabiskan uang hanya untuk melakukan perayaan ulang tahun, alangkah lebih baik jika kita bersedekah. Ada banyak keutamaan  sedekah dalam Islam yang bisa dilakukan saat umur kian bertambah.  Sebagaimana firman Allah:

Artinya: ” Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Q.S. Al Baqarah: 195)

Kado Spesial Kelima Mengingat kematian dan Meningkatkan keimanan

Ingatlah bahwa semakin bertambah usia maka semakin dekat pula dengan kematian. Untuk itu persiapkanlah amal jariyah sebanyak-banyaknya untuk bekal di akhirat nanti.

Artinya: ” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. .” (Q.S. Ali Imran: 102)


Artinya: ” Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. .” (Q.S. Ali Imran: 185)

Mengingat umur yang semakin bertambah, hendaknya tingkatkan keimanan. Ada banyak cara meningkatkan keimanan dan cara meningkatkan akhlak. Dengan semakin kuatnya keimanan, maka bukan hanya perayaan ulang tahun saja yang bisa dihindari, tapi juga kebudayaan lainnya. Misalnya dengan mengerjakan sholat fardhu dan macam-macam sholat sunnah.

Kado Spesial Keenam Tidak membuat pesta

Jangan mengadakan pesta ulang tahun, walaupun kecil-kecilan. Apalagi menggunakan kue dengan lilin ulang tahun yang jumlahnya disesuaikan dengan umur. Selain mengikuti tradisi Nasrani Romawi, hal ini juga menyia-nyiakan harta Anda. Belum lagi dosa yang tak terampuni jika Anda menyiapkan sarana teman-teman jahiliah lainnya.

Artinya: “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. .” (Q.S. Al Israa: 127)

Kado Spesial Ketujuh Menambah prestasi

Karena belajar adalah sepanjang hayat. Menjadikan tambahan umur sebagai tolak ukur untuk menambah prestasi. Karena sebaik-baik manusia adalah yang berguna dan bermanfaat bagi manusia lainnya.

Artinya: “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya. .” (Q.S. Yunus: 26)

Kado Spesial Kedelapan Bersyukur

Panjatkan syukur sebanyak mungkin kepada Allah SWT karena kita masih diberi banyak kenikmatan dan umur untuk terus beribadah. Melakukan berbagai cara mensyukuri nikmat Allah agar semakin banyak nikmat diberikan oleh Allah SWT.

Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.” (Q.S. Ibrahim: 7)

Kado Spesial Kesembilan Berkumpul dengan keluarga dan Memperbanyak dzikir

Habiskan waktu dengan keluarga untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Menghindari ulang tahun dengan kegiatan lain yang jauh lebih bermanfaat adalah sikap yang tepat. Sisihkan waktu untuk mengajak keluarga Anda melakukan wisata agar hubungan kekeluargaan menjadi lebih dekat.

Hari ulang tahun adalah hari mendekati kematian maka dari itu sebaiknya perbanyak mengingat Allah dengan berdzikir karena ada banyak keutamaan berdzikir. Berdzikir bersama keluarga tentu lebih utama.

Artinya: “Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. “.” (Q.S. An nisa: 103)

Kado Spesial Kesepuluh Memohon ampunan

Mintalah ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah kita lakukan selama tahun-tahun yang dilewati dengan memperbanyak amalan istighfar. Ada banyak keutamaan istighfar.

Artinya: “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.” (Q.S. Az Zumar: 53)

Baca juga: Kado Istimewa Minyak Wangi

Rasa Sakit Kado Terbaik Muhasabah Diri

Tadi malam tiba-tiba badanku menggigil, AC di kamar terasa sangat dingin. Sampai subuh tiba aku tidak mampu mengangkat kepala. Akhir-akhir ini aku sering sakit flu berat karena alergi dingin. Makanya jika ke Curup selalu bawa masker atau jaket tebal dan vitamin. 

Hingga pagi tiba, panas tubuhku rasanya tidak turun. Aku urungkan untuk mandi dan langsung bersih-bersih badan dan ganti pakaian untuk datang ke sekolah lebih awal. Pukul 07.00 wib aku masih saja pusing, kepala nyut-nyutan. Konsultasi ke dokter via WhatsApp menyarankan aku untuk ke klinik. Akhirnya pelajaran pertama usai, pukul 09.00 aku langsung ke Iqra Medical Center. Iya aku disarankan badrest, tapi aku menolak. Akhirnya aku diberi obat berlebih dan vitamin. 


"Besok setelah badannya fit, bapak datang ke sini lagi ya Pak Guru" kata dokter. Saya akhirnya pulang ke sekolah dan mandi. Iya, aku mandi dengan tujuan untuk bersih-bersih badan seperti saran dokter agar kuman pada pergi hee.

Makan obat pertama 4 resep sekaligus. Aku kemudian istirahat di salah satu ruangan, ruang guru olahraha hee. Rasanya cukup nyaman dengan rebahan. 

Kenapa Tidak Mau Badrest?

Alasan adalah karena sekolah sedang sibuk. Sementara ini beberapa agenda sekolah sedang membutuhkan support dan kerja tim yang solid. Jika aku tidak masuk masuk sekolah, aku khawatir binaan paduan suara akan terbengkalai. Rekan satu tim ada yang sedang sakit, dua orang lagi mereka izin semuanya. Jika aku tidak masuk juga itu artinya ada tiga yang izin sementara amanah kita berbeda-beda.

Yakin aku bisa melatih? Pada akhirnya aku benar-benar menyerah setelah setengah jam berdiri di depan 40 siswa. Iya aku akhirnya istirahat kembali sampai menjelang ashar. Setelah itu aku pulang ke rumah bersama Abang Harrik. 

Celotehan Adzka dan Sebuah Silverqueen

Tiba di rumah badanku mulai terasa lebih nyaman. Syukur Alhamdulillah makan masih kuat hee. Berat badan tadi pagi ditimbang 73 kg hahaha. Masih dengan rebahan, tiba-tiba Umminya anak-anak pulang bersama Adzka. Wah.. Adzka dengan hebohnya cerita ini dan itu, aku tanya "Dari Mana?" jawaban panjang lebar. Aku senang mendengar celotehan nya yang nyaring. 


Sebenarnya aku ingin mendengar ceritanya di sekolah. Iya, Adzka hari ini juga milad yang ke-6. Sedangkan aku yang ke-33. Rempong juga umminya ya? enggak juga karena kami tidak mengistimewakan hari lahir. Namun, tiba-tiba istriku memberikan sebuah cokelat besar dan memberikan untaian doa-doa. Terima kasih ya.


4 Tips Donor Darah Saat Puasa

Donor darah menjadi trend gaya hidup sehat masa kini. Selain memenuhi kebutuhan hidup para penggunanya, donor darah menjadi sebuah kebutuhan...