Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2017

Anak Yatim Rafli Kande

Rafly - Aneuk Yatim.jpgLirik Lagu:Jinoe loen kisah saboh riwayat Kisah baroetat…baroetat di Aceh Raya Lam karu Aceh..Aceh Timu ngon Barat ngon Barat Di saboh tempat…tempat meuno calitra Nasidro aneuk jimo siat at Lam jeut jeut saat saat dua ngoen poma Ditanyoeng bak ma bak ma ayah jinoe pat..jinoe pat? Di loen rindu tat…rindu tat keuneuk eue rupa Nyoe mantoeng hudep meupat alamat Uloen jak seutoet.. jak seutoet oh watee raya Nyoe ka meninggai..meninggai Meupat keuh jirat ..ouh jirat Uloen keuneuk jak siat …jak siat loun baca do'a Hudep di poma oeh tanle Ayah Loen jak tueng upah tueng upah Loen bri bu gata Ka naseb tanyoe geutanyoe Kehendak bak Allah..bak Allah Adak pie susah… susah tetap loen saba Seu'ot lee poma…aneuk meutuah Keheundak bak Allah..bak Allah geutanyo saba Bek putoeh asa ..hai asa cobaan Allah..Ya Allah Saba ngoen tabah ..ngoen tabah dudoe bahgia.. Talake do`a... ka nibak Allah Ube musibah..musibah bek lee troh teuka Aceh beu aman..beu am

Thallasemia

Hari Selasa, 28 November 2017, Pusat Pelayanan Thalassaemia RSUD Banyumas mendapat kunjungan dari pakar Thalassaemia Dr. Fernando Tricta, MD dari Kanada.  Beliau adalah pakar Pediatric Hematologist/Oncologist yang berkontribusi dlm penemuan kelasi besi oral, Deferiprone (yg qt kenal dg Ferriprox). Beliau melakukan presentasi, diskusi dg para dokter dan juga berdialog langsung dg dan pasien2 Thalassaemia di Banyumas. Beliau berpesan high transfusion & mengkonsumsi kelasi besi dg rajin adl hal yg paling penting dalam mjaga kualitas hidup pasien thalassaemia. Beliau mengatakan kita bisa hidup seperti orang normal lain, bahkan sampai kakek nenek asal perawatan thalassaemia dilakukan dg baik n tepat. Sampai sekarang beliau dan tim2 ilmuwan masih terus menerus melakukan penelitian utk kita, para anak Thalassemia. Dr. Fernando sangat antusias berdialog dg anak2 Thaller & orangtua. Alhamdullilah Beliau mengatakan kekagumannya dg Pusat Pelayanan Thalassaemia di RSUD Banyumas baik dalam

Guru-guruku di Sekolah Dasar

Bismillahi.. Akan kusebut di setiap doa-doa buat guru-guruku Kelas 1 Ibu Ubailaha Kelas 2 Ibu Sanur Kelas 3 Bapak Ratman Kelas 4 Ibu Winarti Kelas 5 Ibu Zur dan Bapak Jahan Kaderi Kelas 6 Bapak Ratman Kepala Sekolah Pak Wo ku Bapak Almaini dan Bapak Arman K. iya, beliau adalah guru-guruku diwaktu Sekolah Dasar. Akan selalu kukenang, didikanmu dan nasihat-nasihatmu. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak. Aamiin SDN 4 MASMAMBANG #sd #sdn4masmambang #talo #seluma #bengkulu

Terlahir Sebagai Pemenang

Inspirasi Jum'at Siang: *Kita Semua terlahir Sebagai Pemenang* Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang. Lalu dia berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi. Akhirnya Ia memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini. Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor : Seekor elang telah terbang tinggi & melayang - layang di angkasa. Namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya. Raja pun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan & membuat elang ini terbang. Berbagai usaha telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya. Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang & Raja meminta bantuan petani itu. Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi. Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa

Tafsir Ibnu Katsir: Surat Surat Al-Ma'un

Tafsir Ibnu Katsir: Surat Surat Al-Ma'un Surat Al-Ma'un تَفْسِيرُ السُّورَةِ الَّتِي يُذْكَرُ فِيهَا الْمَاعُونُ (Barang-barang yang berguna) Makkiyah atau Madaniyyah, 6 atau 7 ayat,  atau sebagiannya di Mekkah, sebagiannya lagi di Madinah  Turun sesudah Surat At-Takatsur بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Al-Ma'un, ayat 1-7 أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (1) فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (2) وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ (3) فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ (4) الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ (5) الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ (6) وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ (7) Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna . Allah Swt. berfirman,

Tafsir Ibnu Katsir Tafsir Surat Al-Kafirun

Tafsir Ibnu Katsir Tafsir Surat Al-Kafirun, ayat 1-6 - Terjemah قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ (1) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ (2) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (3) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ (4) وَلَا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ (5) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ (6) Katakanlah, "Hai orang-orang yang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kalian sembah. Dan kalian bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah men]adi penyembah apa yang kalian sembah, dan kalian tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untuk kalianlah agama kalian, dan untukkulah agamaku.” Surat ini adalah surat yang menyatakan pembebasan diri dari apa yang dilakukan oleh orang-orang musyrik, dan surat ini memerintahkan untuk membersihkan diri dengan sebersih-bersihnya dari segala bentuk kemusyrikan. Maka firman Allah Swt.: {قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ} Katakanlah, "Hai orang-orang kafir.”  (Al-Kafirun: 1) mencakup semua orang kafir yang ada

Tafsir Surat Al-Ma’un

Tafsir Surat Al-Ma’un (Bag 1) Khazanahalquran.com  –  Al-Ma’un, adalah salah satu surat pendek dalam Al-Qur’an. Pada ayat-ayatnya yang singkat, surat ini menyimpan berbagai masalah yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari. Nama lain dari Surat ini adalah Surat Aroaita , sesuai dengan ayat pertama didalamnya. Surat ini hanya memiliki 7 ayat, namun pahala bagi pembacanya amatlah besar. Sebelum kita masuk dalam tafsir Surat ini, kita akan simak sabda Rasulullah saw tentang pahala bagi orang yang membacanya. Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang membaca surat ini, Allah mengampuni dosanya selagi dia masih menunaikan zakat.” “Siapa yang membacanya setelah solat isya’, maka Allah akan mengampuni dan menjaganya hingga solat subuh.”   Para Mufassirin sepakat bahwa Surat ini termasuk Surat  Makkiyah,  turun sebelum hijrahnya Rasul ke Madinah. Walau ada segelintir yang mengatakan bahwa Surat ini turun setalah hijrah ataupun turun bertahap di Mekah lalu di Madinah. Asbabun Nuzul Ada

TAFSIR IBNU KATSIR SURAH AL-‘ASHR

TAFSIR IBNU KATSIR SURAH AL-‘ASHR Tafsir Al-Qur’an Surah Al-‘Ashr Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-‘Ashr (Masa) Surah Makkiyyah; Surah ke 103: 3 ayat Mereka menyebutkan bahwa ‘Amr bin al-‘Ash pernah diutus untuk menemui Musailamah al-Kadzdzab. Hal itu berlangsung setelah pengutusan Rasulullah saw. Dan sebelum dia (‘Amr bin al-‘Ash) masuk Islam. Musailamah al-Kadzab bertanya kepada ‘Amr bin al-‘Ash, “Apa yang telah diturunkan kepada sahabatmu ini (Rasulullah) selama ini?” Dia menjawab, “Telah diturunkan kepadanya satu surat ringkas namun sangat padat.” Dia bertanya, “Surat apa itu?” Dia (‘Amr) menjawab: “Wal ‘ashr….[hingga akhir surah]…(“ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”  (al-‘Ashr: 1-3) Kemudian Musailamah berfikir sejenak, setelah itu ia berkata: “Dan telah diturunkan pula hall serupa kepadaku.” K

TAFSIR IBNU KATSIR SURAH AL-‘ASHR

TAFSIR IBNU KATSIR SURAH AL-‘ASHR Tafsir Al-Qur’an Surah Al-‘Ashr Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-‘Ashr (Masa) Surah Makkiyyah; Surah ke 103: 3 ayat Mereka menyebutkan bahwa ‘Amr bin al-‘Ash pernah diutus untuk menemui Musailamah al-Kadzdzab. Hal itu berlangsung setelah pengutusan Rasulullah saw. Dan sebelum dia (‘Amr bin al-‘Ash) masuk Islam. Musailamah al-Kadzab bertanya kepada ‘Amr bin al-‘Ash, “Apa yang telah diturunkan kepada sahabatmu ini (Rasulullah) selama ini?” Dia menjawab, “Telah diturunkan kepadanya satu surat ringkas namun sangat padat.” Dia bertanya, “Surat apa itu?” Dia (‘Amr) menjawab: “Wal ‘ashr….[hingga akhir surah]…(“ Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”  (al-‘Ashr: 1-3) Kemudian Musailamah berfikir sejenak, setelah itu ia berkata: “Dan telah diturunkan pula hall serupa kepadaku.” K