Sunday, 30 July 2017

Dongeng Terbalik

Bismillahi..

Dongeng Terbalik
Oleh : Efri Deplin

Sejak kecil Aku sudah tahu
Negeriku adalah kaya Maritim
Biru laut luas membentang
Dari bujur timur hingga bujur barat

Sejak kecik Aku juga sudah tahu
Negeriku adalah kaya Tanah yang subur
Sebutan lainnya adalah Tanah Surga
Tongkatpun jadi tanaman

Negeriku bagaikan Negeri Dongeng
Tak masuk akal,
Laut melimpah tapi tidak asin?
Tak masuk akal,
Bumi nan subur padinya hancur?

Dongeng terbalik
Untuk sejarah anak cucu
Kalianlah pemimpin masa depan
Agar masa depan negeri ini Aman

Bengkulu, 30 Juli 2017

#dongeng #dongenganak #dongenghalobalita #dongengkopi #negeri #masadepan #anakbangsa #indonesiabagus #Indonesia #garam #padi

Thursday, 27 July 2017

Al-Aqsha

Bismillahi..
Inilah hakikatnya Al-Aqsha
Yang bergaris hijau merupakan Al-Aqsha dimana didalamnya terdapat beberapa masjid. Secara keseluruhan Al-Aqsha memiliki 15 pintu.

1. Pintu Al-Asbat (Al-Asbat Gate/باب الأسباط )
Pintu ini terletak di sebelah utara paling kiri masjid Al-Aqsha. Diperbaharui pada masa pemerintahan Ayyubiyah tahun 610 H /1213 M ketika ada renovasi lorong utara dan diperbaharui juga pada masa-masa selanjutnya. Pada pojok pintu bagian dalam terdapat tangga yang terkoneksi langsung ke lorong utara, sedangkan pintu bagian luar masjid berbentuk persegi panjang melengkung yang runcing dengan lebar sekitar 2 meter dan mempunyai tinggi 4 meter. Pintu masuk ini mempunyai dua daun pintu yang terbuat dari kayu. Dilihat dari jenis kayu, daun pintu ini dibuat pada masa kini.

2. Pintu Hittah (Remission Gate/ باب حطة)
Pintu ini berada di antara pintu kuno masjid yang terletak di sebelah utara, di lorong utara. Posisinya di antara madrasah al-Karimiyah dan madrasah at-Turbah al-Auhadiyah. Diperbaharui pada masa pemerintahan Ayyubiyah tahun 617 H /1220 M ketika al-Malik al-Mu’adzam Isa berkuasa.

3. Pintu Al-Atam ( King Faisal’s Gate / باب العتم )
Pintu ini berada di antara pintu Hittah dan pintu Ghawanimah di sebelah utara masjid Al-Aqsha. Orang-orang Bait Al-Maqdis menamainya dengan Al-Atam, yang berarti gelap. Ada beberapa nama lain dari pintu ini, di antaranya pintu Raja Faisal, dinisbatkan kepada raja Faisal bin Husain, raja Syiria yang datang ke masjid Al-Aqsha pada tahun 1930 M melalui pintu ini. Nama lainnya adalah pintu ad-Duwaidariyah, karena disampingnya terdapat madrasah ad-Duwaidariyah dan pintu ini dinisbatkan kepadanya. Juga disebut pintu Syaraf al-Anbiya.

Pintu ini diperbaharui pada masa pemerintahan al-Malik al-Mu’adzam bin al-Malik al-Adil Abu Bakar bin Ayyub dari kesultanan Ayyubiyah pada tahun 610 H /1213 M. Perbaikan ini dilakukan ketika renovasi lorong utara.

4. Pintu Al-Gawanimah (Gate of The Bani Ghanim /  باب الغوانمة )
Pintu Al-Ghawanimah: Ini adalah pintu pertama pada ruwak gharbi (lorong barat). Posisinya berada di sebelah timur laut dari masjid al-Aqsha. Didirikan pada masa Umawiyah, dan pintu ini juga dikenal dengan sebutan pintu al-Walid, dinisbatkan kepada al-Walid bin Abdul Malik. Diperbaharui pada masa pemerintahan Ayyubiyah tahun 707 H /1307 M.  ketika mulai dibangun lorong barat. Pintu ini agak kecil, bentuknya persegi panjang. Antara lebar dan tinggi pintu sangat berbeda. Pintu masuknya terbuat dari kayu dan terdapat satu daun pintu untuk mengatur keluar masuk orang. Untuk memasuki pintu ini dengan menaiki delapan anak tangga. Di atasnya terdapat rumah penduduk. Pintu ini pernah dibakar oleh pemukim yahudi tahun 1998, kemudian sudah diperbaiki.

5. Pintu An-Nazir (Al-Nazir Gate/ باب الناظر)
Pintu An-Nazir: Diantara nama lain dari pintu ini adalah pintu al-Habs, yang artinya penjara. Dinamakan dengan pintu al-Habs karena dekat dengan penjara pada masa kesultanan Turki. Nama lainnya adalah pintu al-Majlis. Pintu ini terletak di sebelah barat masjid al-Aqsha. Telah diperbaharui pada masa pemerintahan Ayyubiyah pada tahun 600 H /1203 M.

6. Pintu Al-Hadid (Iron Gate /باب الحديد )
Pintu Al-Hadid: Posisi pintu ini berada di sebelah barat masjid Al-Aqsha. Pintu ini adalah salah satu dari beberapa pintu yang merupakan cabang dari jalan bab al-‘Amud, salah satu jalan masuk benteng al-Quds. Dinamakan juga pintu Argun karena diperbaharui pada masa Amir Argun yang wafat tahun 758 H /1356 M. Argun dalam bahasa arab berarti al-Hadid (Besi). Jauh di atas pintu terdapat ruangan yang pernah difungsikan pada masa Mamalik. Di tengah-tengahnya terdapat jendela persegi empat yang dikelilingi batu dengan ornament melengkung berbentuk zig zag. List jendela tersebut dengan batu warna merah dan putih.

7. Pintu Al-Qatanin (Gate of the Cotton Merchants/ باب القطانين)
Pintu Al-Qatanin: Berada di sebelah barat dari masjid al-Aqsha. Di antara pintu masjid yang paling utama dan paling besar, sejajar dengan pasar Qathanin. Ketika Sultan Mameluk Muhammad Qalawun berkuasa, ia memerintahkan gubernurnya al-Amir Saifuddin an-Nashiri untuk  merenovasi pintu ini pada tahun 737 H /1333 M.

8. Pintu Al-Mitharah (Ablution Gate/ باب المطهرة )
Pintu Al-Mitharah: Berada di sebelah barat masjid Al-Aqsha, yang mengarah langsung ke tempat wudhu. Oleh karenanya dinamakan pintu al-Mitharah yang artinya pembersihan. Pintu ini termasuk pintu lama sebagaimana pintu-pintu lainnya. Diperbaharui pada masa pemerintahan Mamalik tahun 665 H /1266 M. oleh al-Amir Adaghidi, atau tahun 666 H /1267 M oleh al-Amir Alauddin al-Bashiri.

9. Pintu As-Silsilah (Chain Gate/  باب السلسلة)
Pintu As-Silsilah: Berada di sebelah barat masjid al-Aqsha, yang beririsan dengan lorong barat. Sebagian orang mengatakan pintu ini ada dua, bukan satu. Pintu pertama dinamakan As-Silsilah (rantai) karena diyakini dulunya terdapat rantai yang tergantung di pintu. Pintu kedua dinamakan As-Sakinah. Pintu kedua ditutup, dibuka hanya dalam kondisi darurat. Pintu yang selalu dibuka adalah pintu As-Silsilah. Pintu gerbang ini diperbaharui pada masa pemerintahan Ayyubiyah tahun 600 H /1266 M. ketika al-Malik al-Adil Saifuddin Abu Bakar memerintah. Bagian atas pintu As-Silsilah tertutup kubah. Kubah ini berdiri di atas dinding-dinding pintu. Dekorasi kubah sangat indah karena berbentuk persegi delapan. Bagian atas pintu terdapat bangunan berupa ruangan, yang sejarah pembangunannya kembali ke zaman Mameluk dan Kesultanan Turki Utsmani.

10. Pintu Al-Magharibah (Marocco Gate/ باب المغاربة)
Pintu Al-Magharibah: Pintu ini juga dikenal dengan sebutan pintu An-Nabi atau pintu Al-Buraq. Karena diyakini, melalui pintu ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam masjid al-Aqsha ketika malam isra’. Sedangkan dinamakan dengan pintu Al-Magharibah, karena pintu ini mempunyai akses langsung ke perkampungan orang-orang Maroko (Morocco distric). Kampung ini sudah digusur dan digantikan dengan perkampungan yahudi. Diperbaharui pada masa Kesultanan Mameluk tahun 737 H /1336 M ketika Sultan Nasir Muhammad Qalawun berkuasa. Dari arah luar masjid, pintu ini berbentuk melengkung di atasnya. Dari arah dalam masjid, pintu ini berbentuk persegi panjang dengan perbandingan panjang dan lebar, 2:3. Terbuat dari kayu dengan satu daun pintu. Pintu ini beratapkan dua kubah. Di sebelah utara pintu ini terdapat masjid kecil yang dinamakan masjid Al-Buraq. Masjid ini dibangun pada masa Mameluk pada tahun 707-737 H. Masjid ini berbentuk persegi empat dengan ketinggian mencapai 3 meter.

11. Pintu Al-Janaiz ( باب الجنائز)
Pintu Al-Janaiz: Pintu ini berada di sebelah timur masjid Al-Aqsha. Pagar masjid sebelah timur juga merupakan pagar (benteng) kota al-Quds. Di pagar ini hanya ada dua pintu, yaitu pintu Al-Janaiz dan pintu Ar-Rahmah. Pintu Al-Janaiz khusus digunakan untuk membawa janazah dari masjid ke makam rahmah, di samping masjid. Ditutup pada masa Sultan Shalahuddin untuk menjaga masjid dan al-Quds dari berbagai serangan.

12. Pintu Ar-Rahmahdan At-Taubah (Az-Zahabi/ Golden Gate والتوبة  باب الرحمة)
Pintu Ar-Rahmah: Pintu kedua di sebelah timur masjid al-Aqsha. Terdiri dari dua pintu masuk, yang dinamakan dengan Ar-Rahmah dan at-Taubah. Pintu Ar-Rahmah berada di sebelah selatan dan pintu At-Taubah berada di utara masjid al-Aqsha. Dulu pintu ini terbuka hingga datangnya perang salib. Tentara salib menjadikan pintu ini sebagai pintu masuk untuk menyerang masjid al-Aqsha dan kota al-Quds. Kemudian pintu ini ditutup pada masa Sultan Shalahuddin untuk menjaga masjid dan al-Quds dari berbagai serangan. Di dalam pintu ini Shalahuddin menuliskan salah satu potongan ayat al-Qur’an surat al-Hadid: 13

“Pada hari orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang beriman: Tunggulah kami! Kami ingin mengambil cahayamu. Kepada mereka dikatakan: Kembalilah kamu  ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu). Lalu diantara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab”.

Adapun orang-orang Yahudi dan Nashrani menyebut pintu ini dengan sebutan pintu Az-Zahabi (emas) dan meyakini bahwa Isa bin Maryam akan datang melewati pintu ini pada akhir zaman, sebagaimana telah dijelaskan pada bab sebelumnya.

13. Pintu Ats-Tsulasi ( باب الثلاثى)
Pintu Ats-Tsulasi: Berada di selatan masjid, dan menjadi pintu masuk ke mushalla Marwani. Ditutup atas perintah Sultan Shalahuddin untuk menjaga masjid dan al-Quds dari serangan. Tahun 1990-an, penjajah zionis membangunkan tangga untuk mencapai pintu ini, demi menguasai mushalla Marwani, tapi dicegah oleh Yayasan al-Aqsha yang dengan segera merenovasi mushalla dan menjadikannya tempat shalat. Rencana zionis gagal.

14. Pintu Al-Muzdawij ( باب المزدوج)
Pintu Al-Muzdawij: Al-Muzdawij berarti dua. Dinamakan demikian karena pintu tersebut berjumlah dua. Posisinya berada di selatan masjid. Dibangunkan pintu ini sebagai pintu masuk Amir dan Sultan untuk shalat di masjid Qibli sebagai imam shalat. Karena pintu ini berhimpitan langsung dengan istana Bani Umayyah yang berada di selatan masjid. Pintu ini sudah ditutup atas perintah Shalahuddin untuk menjaga masjid dan al-Quds dari serangan. Karena pagar masjid Al-Aqsha di sebelah selatan juga menjadi pagar kota al-Quds.

15. Pintu Al-Munfarid ( باب المنفرد)
Pintu Al-Munfarid: Tidak banyak literatur sejarah yang menjelaskan tentang pintu ini karena kondisinya yang telah tertutup ketika masa sultan Shalahuddin memenangkan perang salib dan membuka masjid Al-Aqsha

Tuesday, 25 July 2017

10 Muwashofat Marhalah Muntasib

10 MUWASHOFAT MARHALAH MUNTASIB

10 MUWASHOFAT MARHALAH MUNTASIB


 10 Karakter Aktivis Tarbiyah :
 1. SALIMUL AQIDAH  ( Selamat keyakinannya )

 2. SHAHIHUL ’IBADAH ( Benar tatacara ibadahnya )
3. MATINUL KHULUQ ( Kokoh akhlaknya )
4. QADIRUN ‘ALAL KASBI ( Mampu berusaha sendiri ) 
5. MUTSAQAFUL_FIKRI ( Pemikirannya luas dan berwawasan )
6. QAWIYUL JISMI ( Kuat fisiknya )
7. MUJAHIDUN LINAFSIHI (Selalu menjaga hawa nafsunya )
8. MUNAZHAM FI SYU’UNIHI ( Teratur semua urusannya )
9. HARITSUN ‘ALA WAQTIHI ( Selalu menjaga waktunya / disiplin )
10. NAFIUN LIGHAIRIHI ( Bermanfaat bagi orang lain )
 
1. SALIMUL AQIDAH 
1 Berwala' kepada Allah, Rasul-Nya dan orang-orang beriman 
2 Tidak berwala' kepada musuh-musuh Islam dan kaum muslimin 
3 Ridha kepada qadha dan qadar 
4 Tidak takut masa depan 
5 Beriman bahwa kesembuhan hanya dari Allah, disertai upaya pemenuhan aspek kausalitas 
6 Beriman bahwa Yang Memberi Manfaat dan Yang Menimpakan bahaya adalah Allah 
7 Membedakan antara karamah dan supra natural lainnya 
8 Memerangi segala bentuk bid'ah dan kemunkaran, di antaranya: Berbagai bentuk jimat dan perdukunan 
9 Komitmen dengan Manhaj, Al-Kitab dan As-Sunnah dalam membangun aqidah 

2. SHAHIHUL ’IBADAH 
1 Melakukan shalat-shalat yang memiliki munasabah tertentu 
2 Qiyamulail satu kali setiap pekan 
3 Bersedekah dengan kadar tertentu dari penghasilannya 
4 Berpuasa tiga hari setiap bulaN 
5 Senantiasa memperbaharui niat 
6 Menjauhkan diri dari dosa-dosa kecil 
7 Menunggu-nunggu waktu shalat 
8 Sekali khatam Al-Quran setiap bulan 
9 Bersemangat untuk dzikrullah 
10 Komitmen dengan adab berdoa 
11 Banyak bertobat dan beristighfar 
12 Bersemangat melakukan ibadah sunnah (tambahan) 

3. MATINUL KHULUQ 
1 Tidak takjub dengan pendapatnya sendiri 
2 Berpaling dari laghwu 
3 Tidak menyebut-nyebut keburukan orang lain 
4 Pemberani 
5 Penuh qanaah 
6 Menguasai nafsu saat marah 
7 Menerima kritik dan penilaian 
8 Berbaik sangka pada orang lain 
9 Memenuhi janji 
10 Memuliakan keluarga (istri) 
11 Memuliakan teman 
12 Memuliakan tetangga 
13 Baik dalam memberikan nasihat 
14 Menerima uzur orang yang berbeda dengannya 
15 Berusaha menjalin cinta kasih dengan saudaranya 
16 Berlomba melakukan perbuatan baik 
17 Jika membalas, membalas dengan setimpal dan dalam batas penguasaan nafsu 

4. QADIRUN ‘ALAL KASBI 
1 Tidak utang kecuali darurat 
2 Memerangi riba 
3 Tidak berlebihan dalam kebutuhan tersier 
6 Pandai berpenghasilan selain pekerjaannya 
7 Meraih keahlian lebih tinggi dalam spesialisasinya 
8 Menanam saham dengan nisbat tertentu dari pemasukannya 
9 Mengembangkan hartanya pada proyek-proyek yang bermanfaat 
10 Pandai dalam mendapatkan (meraih) haknya 
11 Melatih keluarganya (istrinya) untuk memiliki penghasilan yang membuahkan 

5. MUTSAQAFUL_FIKRI 
1 Mengkaji sirah 6 tokoh Islam 
2 Mengetahui hukum-hukum muamalah 
3 Mengetahui jalan untuk mengembalikan tegaknya hukum Islam 
4 Tatsabbut dalam menerima informasi 
5 Mengulas 3 risalah lain, selain Risalah Ta'lim dan Muktamar Khamis 
6 Mengetahui bagaimana menghadapi ghazwul fikri 
7 Mengetahui aib-aib realita sekelilingnya, dan berusaha menyuguhkan solusi Islam 
8 Berusaha menjadi positif dan aktif dalam hal yang ia ucapkan dan lakukan, dan menjauhi hal-hal negatif 
9 Mengetahui 10 wasiat dan mengulasnya 
10 Mengetahui mafhum intisyar da'awi 
11 Menghafalkan 5 Juz Al-Quran, jika memungkinkan (26-30) 
12 Bersungguh-sungguh dalam komitmen berbahasa Arab dalam berbicara dan menulis 
13 Menyelesaikan yang lalu dan membaca 5 juz Tafsir Al-Quran (26-30) 
14 Mengkaji secara singkat sejarah As-Sunnah 
15 Memaparkan berbagai pendapat pada sebagian masalah furu dg memperhatikan adab al-Khilaf 
16 Mengikuti perkembangan berita harian, internasional dan nasional 
17 Memiliki perpustakaan khusus, jika memungkinkan 
18 Memiliki perhatian terhadap segala macam uruf dan tradisi di lingkungannya 

6. QAWIYUL JISMI 
1 Jika makan tidak kekenyangan 
2 Mempraktekkan olah raga khusus 
3 Berpuasa sunnah 3 hari setiap bulan 
4 Mengetahui prinsip-prinsip P3K 
6 Menyempurnakan komitmen dg petunjuk kesehatan & syar'i, sbgmn diisyaratkan pada marhalah sebelumnya, seperti pd masalah halal haram dalam makanan 
7 Tidak mengkonsumsi makanan selingan, dan tidak makan dalam keadaan masih kenyang 
8 Berolah raga 15 - 20 menit setiap hari 
9 Pandai berenang 
10 Pandai memanah (menembak) 
11 Rihlah jalan kaki 3 - 5 jam setiap bulan pada udara yang cocok (memperhatikan panas dan dingin) 
12 Mengkonsumsi makanan yang memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna 
13 Menjaga berat badan yang seimbang 
14 Merawat diri dengan sepengetahuan dokter 

7. MUJAHIDUN LINAFSIHI 
1 Berbicara pada diri sendiri untuk menolong Islam 
2 Wara dari syubuhat 
3 Melaksanakan dzikir harian 
4 Mengobati diri sendiri dari penyakit-penyakit hati 
5 Bersegera melaksanakan apa yang disandarkan kepadanya 
6 Berjanji kepada Allah untuk tsabat 
7 Bersabar atas sikap tidak baik orang lain 
8 Mengontrol emosi dan temperamennya 
9 Menyebarluaskan fikrah Islamiyah 
10 Memenuhi janji tanpa ragu-ragu 
11 Melakukan amar ma'ruf nahi munkar sesuai kemampuannya 
12 Mendorong dirinya untuk berinfaq fi sabilillah 
13 Berinfaq untuk jihad 
14 Mengajak orang lain untuk tidak mendatangi tempat-tempat lahwun dan maksiat 
15 Mengetahui cara-cara mempertahankan diri dari Nafsu dengan segala patokan-patokan syar'inya 
16 Rendah suara 
17 Mendorong dirinya untuk hilm 
18 Berusaha untuk bersabar 

8. MUNAZHAM FI SYU’UNIHI 
1 Merapikan kertas-kertasnya 
2 Merapikan aulawiyatnya 
3 Memprogram semua urusannya 
4 Berfikir secara ilmiyah untuk memecahkan problematikanya 
5 Membiasakan diri untuk merencanakan segala urusannya 

9. HARITSUN ‘ALA WAQTIHI 
1 Menginfaqkan waktu untuk belajar 
2 Tidak tidur setelah fajar 
3 Komitmen dengan segala janji 
4 Menjelaskan kepada orang lain akan nilai waktu 
5 Mengembangkan dan membuahkan waktunya 
6 Membuat perencanaan waktunya 

10. NAFIUN LIGHAIRIHI 
1 Menyambung rahim 
2 Menyambung yang memutusnya 
3 Berdakwah untuk taat kepada Allah Taala 
4 Mewaspadai kemurkaan Allah Taala 
5 Memberikan hadiah kepada orang lain 
6 Mendakwahi keluarganya dan memperbaiki tarbiyah anak-anaknya 
7 Mengutamakan produk kaum muslimin 
8 Mengkhususkan satu hari dalam sepekan untuk keluarga 
9 Memikul beban si lemah

Perang

Akhirnya Ku Akhiri Perang Melawan Allah dan Rasulullah

Judulnya NgeriBangeut yah...
.
Awalnya saya tidak mau menulis tentang hal ini, takut menjadi riya dalam hati saya, sehingga berdosalah saya. Namun setelah beberapa bulan saya pikirkan akhirnya saya putuskan menulis catatan yang cukup panjang ini. Besar harapan saya tulisan ini bisa menguatkan kembali kepada teman-teman yang saat ini  ingin terbebas dari BERPERANG MELAWAN ALLAH DAN RASULNNYA.

Berikut ini adalah kisah nyata saya, semoga menjadi ibroh bagi kita semua.

Akhir Desember 2009 setelah saya menikah saya masih tinggal dikontrakan kecil dengan ukuran sekitar 2,5 M x 4 M, ya sangat kecil, tapi Alhamdulilah cukuplah untuk  tidur dan aktivitas lainnya, yang hanya memiliki aset satu buah lemari baju, satu buah televisi, satu buah tiker (Kredit Hasil Riba) dan satu buah motor yamaha Juviter (Kredit Menggunakan Bank Syariah).

Setelah menikah seorang yang selama ini cukup  membantu  dalam kehidupan saya menawarkan rumah yang dia miliki untuk ditempati oleh saya dan istri saya. Kebetulan beliau memiliki investasi rumah dibeberapa perumahan, terserah katanya saya mau tinggal dimana saja. Namun dengan halus saya katakan gak usah bu, sekarang saya cukup tinggal dikontrakan saja (Karena saya gak enak sebenarnya, sudah banyak merepotkan.he..he..).

Tidak jadi menempati rumah yang ditawarkan akhirnya saya putuskan untuk mencari kontrakan baru dan Alhamdulillah akhirnya dapat kontrakan yang lebih baik dari sebelumnya, ukurannya sekitar 2,5 M x 7 Meter dengan fasilitas kamar mandi di dalam, satu buah kamar dan satu buah kamar tamu.
Saat itu dikontrakan saya masih tinggal sendiri, loh lalu istri saya dimana bukannya baru menikah ? Sekitar satu tahun setengah  menikah saya belum tinggal bersama, istri saya masih di kampung halaman sementara saya kedinginan dikontrakan sendirian he..he.., Jadi kami bertemu seminggu sekali setiap akhir pekan.

Saat itu istri saya masih menyelesaikan kuliah S1 nya, sementara saya sedang berjuang juga untuk menyelesaikan kuliah S2 saya, Alhamdulillah dengan tepat waktu akhirnya kuliah S2 saya selesai juga begitupun dengan istri saya selesai juga kuliah S1 nya.

September 2010 alhamdulillah putri pertama kami lahir, sebuah anugerah yang luarbiasa. Setelah putri kami berusia 6 bulan akhirnya saya putuskan untuk membawa istri dan anak ke kontrakan kami dan akhirnya pensiun juga istri saya menjadi guru di sekolah.

Seiring dengan perkembangan putri kami yang semakin besar rasanya saya khawatir jika putri kami berkembang kurang baik ditempat kontrakan yang tidak luas ini, akhirnya saya putuskan untuk mecari informasi tentang perumahan.
Tahun 2010 pemerintah mengeluarkan program perumahan bersubsidi dengan cicilan tetap , akhirnya saya mencari-cari perumahan yang menjual program tersebut. Singkat cerita dapatlah saya perumahan dengan DP yang cukup terjangkau, walau DP terjangkau saya gak punya uang. He..he..

Dengan kebaikan ibu yang menawarkan rumahnya untuk ditempati seperti yang saya ceritkan di atas, akhirnya beliau meminjamkan uang kepada saya untuk proses kredit rumah tersebut. O ia ibu tersebut meminjamkan uang tanpa bunga, bahkan saya bisa melunasi kapan saja jika saya punya uang, Alhamdulillah sekitar dua tahun akhirnya saya bisa melunasinya.

Dari keinginan memiliki rumah yang lebih luas inilah awal dari sebuah peperangan saya dengan Allah dan Rasulnnya.
Kajian tentang riba sebenarnya sudah saya sering dengar sebelum saya menikah, namun karena pada saat itu belum terlalu mendalami tentang hukum riba, akhirnya proses kredit dengan bank masih saya jalani. Seperti kredit motor dan karpet.

Begitupun saat proses akad selesai mengambil rumah yang saya tempati saat ini, tentu sudah memahami tentang riba namun lagi-lagi karena keyakinan yang belum kuat tentang hukum riba akhirnya peperangan itupun terjadi. Lagi pula anggapan saya pada saat itu cicilan tetap dengan tidak bertambah selama 15 tahun, tidak riba dong, kan tidak ada pertambahan bunga.

Disnilah terkadang saya merasa bahwa memang sebelum kita melakukan transaksi harusnya kita pelajari dulu tentang segala halnya, tentang akad, tentang perbankan, tentang hukum riba sehingga kemudian kita tida terjebak melawan Allah dan Rasulnya. Namun karena keinginan lebih besar, semua itu terlewatkan begitu saja bahkan saya anggap tidak penting.

Saya merasa rumah ini benar-benar riba justru ketika dalam tahun pertama saya ada beberapa kali terlabat bayar cicilan, kemudian pihak Bank menelepon saya bahwa saya harus membayar denda tugakan. Dari sinilah saya sudah sangat yakin bahwa ini adalah transaksi riba.

Sejak kejadian itu akhirnya saya rajin mendengarkan kajian tentang riba, apa hukumnya dan bagaimana dampaknya. Sungguh ternyata dosa riba ini sangat mengerikan.

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (Al Baqarah: 278-279)

“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Sedangkan riba yang paling besar adalah apabila seseorang melanggar kehormatan saudaranya.” (HR. Al Hakim, Syaikh Al Albani mengatakan: shahih lighairihi)

Selama itu pula akhirnya saya berpikir mana mungkin selama 15 Tahun saya harus beperang melawan Allah dan Rasulnnya, mana mungkin selama 15 tahun saya harus berzina dengan ibu saya. Hiks...hiks... rasa mengerikan sekali dosa riba ini.

Masa sih saya harus menempati tempat tinggal untuk saya, istri dan anak-anak saya justru sebuah tempat yang Allah dan Rasulnya sangat benci dalam transaksinya dalam hukumnya.
Kadang saya suka merasa berdosa, ketika dulu dalam hati suka nyir-nyir ustadz-ustadz yang lebih memilih ngontrak daripada kredir rumah, bahakan hati ini mungkin juga pernah berprasangka buruk , dasar ustadz-ustadz so idealis, apakah gak sayang sama anak istrinya, masa anak istrinya tinggal ditempat seperti itu. Ternyata justru saya yang tidak sayang sama anak dan istri, bukan ustadz-ustadz yang istiqomah tersebut.

Semoga Allah mengampuni dosa kita selama ini...
Seiring berjalannya waktu, saya sering bangeut mendengar kisah pertobatan dari pelaku riba, bahkan dari teman-teman dekat saya yang satu Halaqah. Ada diantara mereka yang terkena penyakit aneh, ada diantara mereka yang tidak tergugah hatinya untuk sholat atau melalaikan sholat ke masjid lagi-lagi karena dosa riba. Kemudian setelah mereka bertaubat berusaha melunasi hutang riba tersebut saya melihat keshalihan dari pribadi mereka. Mereka bekerja apa saja yang penting halal dan tidak melailakan ibadah kepada Allah, bahkan mereka merasa tidak malu walaupun seorang sarjana dari kampus terkenal.

“Dari jabir radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi riba, penulis dan kedua orang yang menjadi saksi atasnya” Ia berkata: “Mereka itu sama (saja).” (Hadits riwayat Muslim, 3/1219.)

“(Uang) riba itu meski (pada awalnya) banyak, tetapi pada akhirnya ia akan (menjadi) sedikit.”( Hadits riwayat Al-Hakim, 2/37; Shahihul Jami’, 3542.)

Dari berbagai kisah dan kehidupan nyata para pelaku riba dan  tentu terutama dari dalil-dalil dan hadist yang sahih yang sudah kita ketahui sangat besar dosanya. Saya tidak ingin musibah datang dulu pada diri saya dan keluarga saya baru saya bertaubat.

Akhir selama ini pula saya terus berusaha berdoa kepada Allah agar diberikan rejeki yang halal dan secepat mungkin bisa melunasi hutang riba.

Sampai suatu ketika sekitar tahun 2015 Alhamdulillah saya sudah memiliki cukup uang dibuku tabungan, uang yang ada dalam tabungan tersebut merupakan uang yang diperoleh dari jasa saya mengisi training selama dua tahun terakhir. Jika dibayarkan untuk melunasi rumah Insya Allah sudah lunas. Namun entahlah godaan syaitan lebih besar, sama sekali tidak terpikir untuk melunasi rumah
.
Sehingga akhirnya satu minggu sebelum Idul Fitri tahun 2016 saya putuskan untuk membeli mobil secara tunai dari uang tabungan tersebut, sehingga kemudian Allah tegur saya dengan musibah cukup mengerikan dan Alhamdulillah Allah masih berikan saya kesempatan untuk bisa menikmati Idul Fitri 1437 H, Allah selamatkan saya dari sebuah kejadian yang tidak saya duga.

Dari kejadian tersebut hingga satu tahun saat saya mengendarai mobil, saya merasa selalu tidak tenang. Selalu saja muncul pikiran bagaimana mungkin saya membeli mobil secara tunai tapi hutang riba sekitar 9 lagi tahun saya hiraukan. Pertanyaan itu terus menghantui saya, bahkan terkadang berpikir bagaimana jika Allah takdirkan saya meninggal tabrakan saat membawa mobil, Maka saya mati dalam keadaan masih memiliki dosa besar yaitu dosa RIBA.

Sekitar satu bulan menjelang Ramadhan 1438 akhirnya saya sampaikan kepada istri dan anak-anak saya bahwa mobil akan saya jual untuk melunasi hutang riba rumah, istripun mengijinkan begiputpun dengan anak-anak saya. Walaupun ada celotehan dari putri saya, terus nanti kita naik apa dong bi, kalau jalan-jalan, tentang saja sekarang kan ada Taksi Online jawab saya. Maklum saat ini saya memiliki tiga putri , jadi kami saat ini beranggotkan 5 orang, jadi tidak mungkin perjalanan jauh naik dengan satu motor.

Doa itu pula yang saya panjatkan kepada Allah, Ya Allah berikanlah saya dan keluarga kemudahan untuk memiliki kendaran mobil, jujur setelah lima anggota keluarga ini saya akhirnya memanjatkan doa seperti ini. Kemudian Allah berikan kemudahan rejeki kepada saya dan keluarga, mobil bisa saya beli tapi saya lupa dengan doa dan janji saya yang pertama yaitu jika Allah berikan kemudahan rejeki maka akan saya lunasi hutang riba.Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan saya.

Iktiar dari usaha untuk melunasi hutang riba dan cicilan di Bank Syariah

Menjelang Ramadhan 1438 H akhirnya saya diingatkan kembali tentang Riba, dari sebuah Video yang cukup viral di media sosial yaitu solusi-solusi keluar dari riba, salah satunya adalah dengan mejual aset yang kita miliki.

Akhirnya saya putuskan untuk mejual mobil, namun saya pikir bagaimana mungkin bisa secepat yang saya inginkan menjual mobil tersebut, sementara target saya satu minggu sebelum Ramadhan saya ingin mengakhiri peperangan dahsyat ini. Lagi-lagi doa menjadi senjata yang ampuh, saya terus berdoa kepa Allah agar dimudahkan melunasi hutang riba yang ada dengan cara menjual mobil.

Coba-coba pasang iklan disalah satu situs jual beli online cukup populer di Indonesia , Akhirnya Alhamdulillah Allah berikan kemudahan hanya dalam waktu tiga hari mobil laku terjual. Setelah mobil terjual akhirnya saya datang ke Bank untuk menanyakan hutang riba yang harus saya lunasi, Alhamdulillah uang hasil jual mobil cukup untuk membayar hutang cicilan rumah dan cicilan motor di Bank Syariah.
Alhamdulillah lunas ..............

Dua minggu sebelum Ramadhan 1438 H, alhamdulillah saya sudah tidak memiliki hutang sama sekali (Tapi jika ada yang merasa bahwa saya pernah berhutang silahkan komentar dibawah, he..he..) Sejak itupula saya merasa tenang karena akhirnya peperangan yang cukup lama berakhir juga.

“Dan jika bertaubat (dari kegiatan dan pemanfaatan riba) maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (Al-Baqarah: 279)

Semoga masih ada kesempatan untuk kita bertaubat, janganlah sampai datang musibah, ujian atau bahkan azab datang kepada kita, karena dosa riba yang kita lakukan barulah kita menyesali dan bertaubat. Cukuplah cerita dari saya dan ratusan pelaku riba yang lain menjadi ibrah bagi kita semua.

Alhamdulillah setelah selesai dari riba, saya merasa tidak ada kesulitan dalam masalah transportasi, walaupun belum memiliki mobil lagi. Saat perjalanan dekat saya menggunakan motor dengan penumpang lima orang.he..he.. (sadis yah, lebih sadis berperang melawan Allah dan rasulnya tahu..) jika perjalanan jauh saya cukup menggunakan transportasi online.
Semoga menjadi ibrah bagi kita semua, semoga Allah berikan keluarga kita harta yang halal, semoga Allah berikan kita keberkahan.

Setelah membaca kisah nyata tentang Riba ini, mungkin bisa saja anda menghiraukan cerita saya, Tapi apakah mungkin anda yang mengaku sebagai Muslim menghiraukan perintah Allah dan Rasullnya, seperti Dalil dan Hadits yang saya sampaikan dalam cerita ini.

Maka sebagai Muslim tugas kita adalah pasrah saja atas segala ketentuan Allah SWT, karena itu yakinlah Allah akan menolong kita atas keyakinan dan ketaatan kita kepada Allah SWT.

Ayo bantu selamatkan saudara-saudara kita terbebas dari dosa Riba. Jika bermanfaat, silahkan dishare

Namin AB Ibnu Solihin-Founder www.motivatorpendidikan.com

Seragam 2017/2018

Assalamualaikum.... informasi untuk seragam

1. Senin PDH yg baru
2. Selasa PDH hijau lumut
3. Rabu batik ungu perpisahan
4. Kamis bebas pantas (upayakan memakai batik)
5. Jum'at baju kokoh putih celana hitam/rok hitam baju putih
6. Sabtu Pramuka/Pandu SIT

bagi yg blm punya menyesuaikan🙂

Saturday, 15 July 2017

Melepas Matahari

Bismillahi..

Melepas Matahari

Bingung.. melepas matahari
Bersinar hangat di pagi suci
Bermuncul harap jiwa nurani
Bercahaya tegak lurus menusuk hati

Kau bagian diriku
Kau ada dimemori pagi
Kau bersinar walau tampak kabut di awal
Kau terus menanjak, Bercahaya terang

Dia ada berpunya
Tak usahlah ku bersusah
Dia apa adanya
Tak usahlah ku bersibuk ria

Bingung.. melepas matahari
Bersinar terik di waktu dhuha
Menengadah diri nan pasti
Di Balik awan putih Cirrus

Bingung.. melepas matahari
Dia ada berpunya
Mengapa aku rasa gelisah
Dia apa adanya
Mengapa aku yang risau

Aku tak ikhlas?
Ikhlas bukan dibibir, di dalam hati sanubari
Diujung tahun di awal waktu
Di tengah tahun masehi
Mata ini bersedih..
Melepas diri yang suci
Ah.. kecilnya diriku..
Air mataku membanjiri kidung malam gulita

Bingung.. melepas matahari
Apa setiap waktu seperti ini..
Suatu hari nanti ia kembali..
Dengan nama yang pasti..
Memahkotahkan yang ia Berpunya
Apa yang aku susahkan?
Dimanakah yang aku gelisahkan?
Apa pula yang aku risaukan?

Bingung.. melepas matahari
Dia baik-baik saja
Dengan nama yang pasti..
Suatu hari nanti ia kembali
Memahkotakan yang ia Berpunya

Buat anak-anakku
yang jauh dari Ayah Ibu
maupun yang dekat dengan Ayah Ibu.
Kuatkan Azzammu.
Banggakan Ayah Ibu Nak.

Dibawah Rintik RahmatNya
Bumi Sakinah, 10 Syawal 1437 H

Thursday, 13 July 2017

Pengajaran Terakhir

Bagus utk simak.

*Dikutip dari Buku Karya Ausberg 49 tahun buku yang berjudul*
*"THE LAST LECTURE"*
*(Pengajaran Terakhir)* yang menjadi salah satu buku best-seller di tahun 2007.""

*KUNCI UNTUK MEMBUAT HIDUP ANDA LEBIH BAIK,*

terdiri atas 
*--Personality,*
*--Community* and
*--Life.* 

Berikut penjelasannya:

   *A.  PERSONALITY:*

*1*. Jangan membandingkan hidup Anda dengan orang lain karena Anda tidak pernah tahu apa yang telah mereka lalui.

*2.* Jangan berpikir negatif akan hal-hal yang berada diluar kendali Anda, melainkan salurkan energi Anda menuju kehidupan yang dijalani saat ini, secara positif

*3.* Jangan bekerja terlalu keras, jangan lewati batasan Anda.

*4*. Jangan memaksa diri Anda untuk selalu perfect, tidak ada satu orang pun yang sempurna.

*5.* Jangan membuang waktu Anda yang berharga untuk gosip.

*6*. Bermimpilah saat anda bangun (bukan saat tertidur).

*7*. Iri hati membuang-buang waktu, Anda sudah memiliki semua kebutuhan Anda.

*8*. Lupakan masa lalu. Jangan mengungkit kesalahan pasangan Anda di masa lalu. Hal itu akan merusak kebahagiaan Anda saat ini.

*9.* Hidup terlalu singkat untuk membenci siapapun itu. Jangan membenci.

*10*. Berdamailah dengan masa lalu Anda agar hal tersebut tidak mengganggu masa ini.

*11*. Tidak ada seorang pun yang bertanggung jawab atas kebahagiaan Anda kecuali Anda.

*12*. Sadari bahwa hidup adalah sekolah, dan Anda berada di sini sebagai pelajar. Masalah adalah bagian daripada kurikulum yang datang dan pergi seperti kelas aljabar (matematika) tetapi, pelajaran yang Anda dapat bertahan seumur hidup.

*13*. Senyumlah dan tertawalah.

*14*. Anda tidak dapat selalu menang dalam perbedaan pendapat. Belajarlah menerima kekalahan.

      *B. COMMUNITY:*

*15.* Hubungi keluarga Anda sesering mungkin

*16*. Setiap hari berikan sesuatu yang baik kepada orang lain.

*17*. Ampuni setiap orang untuk segala hal

*18.* Habiskan waktu dengan orang-orang di atas umur 70 dan di bawah 6 tahun.

*19*. Coba untuk membuat............. paling sedikit 3 orang tersenyum setiap hari.

*20.* Apa yang orang lain pikirkan tentang Anda bukanlah urusan Anda.

*21*. Pekerjaan Anda tidak akan menjaga Anda di saat Anda sakit, tetapi keluarga dan teman Anda. Tetaplah berhubungan baik

           *C. LIFE:*

*22*. Jadikan Tuhan sebagai yang pertama dalam setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan Anda.

*23.* Tuhan menyembuhkan segala sesuatu.

*24.* Lakukan hal yang benar.

*25.* Sebaik/ seburuk apapun sebuah situasi, hal tersebut akan berubah.

*26*. Tidak peduli bagaimana perasaan Anda, bangun, berpakaian, dan keluarlah!.

*27.* Yang terbaik belumlah tiba.

*28*. Buang segala sesuatu yang tidak berguna, tidak indah, atau mendukakan.

*29.* Ketika Anda bangun di pagi hari, berterima kasih.dan bersyukurlah pada Allah untuk itu.

*30.* Jika Anda mengenal Allah, Anda akan selalu bersyukur. So, be happy.

Mati tdk menunnggu Tua....Mati tidak menunggu sakit...nikmati hidup....sebelum hidup tidak bisa di nikmati.

*Sahabatku !,*
*Saat membaca dan selesai menyimak semua hal di atas, kami mohon kepada sahabatku  untuk membagikan tulisan ini kepada "orang" yang kita cintai, "teman" sepermainan kita, "teman" kantor, teman dimasa kecil/remaja maupun "orang" yang tinggal dengan kita.jadikanlah hidupmu dan hidupku berarti bagi orang di sekitar kita.

Friday, 7 July 2017

Uang

Rp 100.000
Seratus Ribu Rupiah

INFO PLN Cabang Bengkulu

Asslmkm pak, mhn ijin menyampaikan informasi dari Ka PLN Cabang Bengkulu Bp. Fariz El Hakim :
Kepada Yth. bapak ibu pelanggan setia PLN.
Selamat sore,
Dengan ini kami sampaikan permohonan maaf dikarenakan ada pekerjaan perubahan konstruksi untuk manuver beban penyulang di PLN Area Bengkulu,, akan dilakukan pemadaman untuk daerah berikut pada hari Sabtu tgl 8 Juli 2017 mulai pukul 10:00 sd 12:00 wib.
Manuver beban penyulang dilakukan karena salah satu beban trafo di Gardu Induk Sukamerindu sudah terbebani lebih dari 80% dari kemampuan trafo. Untuk menghindari kerusakan trafo tsb dilakukan manuver beban jaringan.
Kiranya bapak ibu dapat memberikan informasi ini kepada rekan dan masyarakat yang tidak masuk dalam grup ini.
Mohon doa juga agar kami dapat menjalankan pekerjaan ini dengan lancar sesuai dengan yg telah kami jadwalkan.
Daerah padam :
TELAGA DEWA
Hibrida Ujung - Hibrida Raya - Pagar Dewa - Adam Malik - Perum DKA 2 - Raden Patah - Telaga Dewa 9 - STAIN - Citra Gardena DEPSOS - Padat Karya - Perum Graha Idaman Mandiri - Perum Citra Idaman Sari - SAMSAT - Sakinah - Perum Bukit Paradisa - Perum Taman Indah - Perum Sosial Air Sebakul - Pondok Indah - Perum BNS 1 - Kehutanan Raden Patah - Perum BNS 2 - Perum Alfatindo - Termial Air Sebakul - TPA Air Sebakul - RRI Air Sebakul - Air Sebakul Ujung dan sekitarnya.

Padam Jurusan Ngulak
Jl. RE. Martadinata - Perumdam - Jl. IR. Rustandi - Perum Telaga Dewa  Asri - Jl. Akasia - Jl. Sungai Rupat - SMP 5 - Bumi Ayu - Simpang 4 Pancormas - Perum PDK Pancormas - Perum Pancormas Asnawi - Perum BNA 1,2 - Jl. Pancormas dan sekitarnya.

Padam Jurusan Carolus
Jl. Citandui - Citra Selaras - Pabrik ES BAGUS - Perum Taman Surya 2 - Simpang 3 SMA 7 - Jl. Sadang - Jl. Bhakti Husada - Yamaha - Depan Balai Karya - Jl. Mahakam - Perum Raflesia - Kantor Camat - Perum Alas Maras - Jl. KS. Tubun - Kantor BPK - Jl. Adam Malik - UMB Adam Malik - Trakindo Jl. P. Natadirja dan sekitarnya.

Padam Jurusan Balai Buntar
Jl. Semangka - Jl. Belimbing - Gedung Balai Buntar - Gedung Taspen dan sekitarnya.

DUM Periksa.

Wasslmkm Wr Wb.

Uwais Al-Qarni


Di Yaman, tinggalah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak, tubuhnya belang-belang. Walaupun cacat, ia adalah pemuda yang soleh dan sangat berbakti kepadanya Ibunya. Ibunya adalah seorang wanita tua yang lumpuh. Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan Ibunya. Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan.

"Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji," pinta Ibunya. Uwais tercenung, perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh melewati padang pasir tandus yang panas. Orang-orang biasanya menggunakan unta dan membawa banyak perbekalan. Namun Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.

Uwais terus berpikir mencari jalan keluar. Kemudian, dibelilah seeokar anak lembu, Kira-kira untuk apa anak lembu itu? Tidak mungkinkan pergi Haji naik lembu. Olala, ternyata Uwais membuatkan kandang di puncak bukit. Setiap pagi beliau bolak balik menggendong anak lembu itu naik turun bukit. "Uwais gila.. Uwais gila..." kata orang-orang. Yah, kelakuan Uwais memang sungguh aneh.

Tak pernah ada hari yang terlewatkan ia menggendong lembu naik turun bukit. Makin hari anak lembu itu makin besar, dan makin besar tenaga yang diperlukan Uwais. Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi.

Setelah 8 bulan berlalu, sampailah musim Haji. Lembu Uwais telah mencapai 100 kg, begitu juga dengan otot Uwais yang makin membesar. Ia menjadi kuat mengangkat barang. Tahulah sekarang orang-orang apa maksud Uwais menggendong lembu setiap hari. Ternyata ia latihan untuk menggendong Ibunya.

Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya.

Uwais berjalan tegap menggendong ibunya tawaf di Ka'bah. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah. Di hadapan Ka'bah, ibu dan anak itu berdoa. "Ya Allah, ampuni semua dosa ibu," kata Uwais. "Bagaimana dengan dosamu?" tanya ibunya heran. Uwais menjawab, "Dengan terampunnya dosa Ibu, maka Ibu akan masuk surga. Cukuplah ridho dari Ibu yang akan membawa aku ke surga."

Subhanallah, itulah keinganan Uwais yang tulus dan penuh cinta. Allah SWT pun memberikan karunianya, Uwais seketika itu juga disembuhkan dari penyakit sopaknya. Hanya tertinggal bulatan putih ditengkuknya. Tahukah kalian apa hikmah dari bulatan disisakan di tengkuk? itulah tanda untuk Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, dua sahabat utama Rasulullah SAW untuk mengenali Uwais.

Beliau berdua sengaja mencari Uwais di sekitar Ka'bah karena Rasullah SAW berpesan "Di zaman kamu nanti akan lahir seorang manusia yang doanya sangat makbul. Kamu berdua pergilah cari dia. Dia akan datang dari arah Yaman, dia dibesarkan di Yaman. Dia akan muncul di zaman kamu, carilah dia. Kalau berjumpa dengan dia minta tolong dia berdua untuk kamu berdua."

"Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan meminta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah, membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)." (HR. Bukhari dan Muslim)

CERITA KEHIDUPAN UWAIS AL QORNI

Pemuda bernama Uwais Al-Qarni. Ia tinggal dinegeri Yaman. Uwais adalah seorang yang terkenal fakir, hidupnya sangat miskin. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh. Bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.

Dalam kehidupannya sehari-hari, Uwais Al-Qarni bekerja mencari nafkah dengan menggembalakan domba-domba orang pada waktu siang hari. Upah yang diterimanya cukup buat nafkahnya dengan ibunya. Bila ada kelebihan, terkadang ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti dia dan ibunya. Demikianlah pekerjaan Uwais Al-Qarni setiap hari.

Uwais Al-Qarni terkenal sebagai seorang anak yang taat kepada ibunya dan juga taat beribadah. Uwais Al-Qarni seringkali melakukan puasa. Bila malam tiba, dia selalu berdoa, memohon petunjuk kepada Allah. Alangkah sedihnya hati Uwais Al-Qarni setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka telah bertemu dengan Nabi Muhammad, sedang ia sendiri belum pernah berjumpa dengan Rasulullah. Berita tentang Perang Uhud yang menyebabkan Nabi Muhammad mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya, telah juga didengar oleh Uwais Al-Qarni. Segera Uwais mengetok giginya dengan batu hingga patah. Hal ini dilakukannya sebagai ungkapan rasa cintanya kepada Nabi Muhammmad saw, sekalipun ia belum pernah bertemu dengan beliau. Hari demi hari berlalu, dan kerinduan Uwais untuk menemui Nabi saw semakin dalam. Hatinya selalu bertanya-tanya, kapankah ia dapat bertemu Nabi Muhammad saw dan memandang wajah beliau dari dekat? Ia rindu mendengar suara Nabi saw, kerinduan karena iman.

Tapi bukankah ia mempunyai seorang ibu yang telah tua renta dan buta, lagi pula lumpuh? Bagaimana mungkin ia tega meninggalkannya dalam keadaan yang demikian? Hatinya selalu gelisah. Siang dan malam pikirannya diliputi perasaan rindu memandang wajah nabi Muhammad saw.

Akhirnya, kerinduan kepada Nabi saw yang selama ini dipendamnya tak dapat ditahannya lagi. Pada suatu hari ia datang mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinyadan mohon ijin kepada ibunya agar ia diperkenankan pergi menemui Rasulullah di Madinah. Ibu Uwais Al-Qarni walaupun telah uzur, merasa terharu dengan ketika mendengar permohonan anaknya. Ia memaklumi perasaan Uwais Al-Qarni seraya berkata, “pergilah wahai Uwais, anakku! Temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa dengan Nabi, segeralah engkau kembali pulang.”

Betapa gembiranya hati Uwais Al-Qarni mendengar ucapan ibunya itu. Segera ia berkemas untuk berangkat. Namun, ia tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkannya, serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sembari mencium ibunya, berangkatlah Uwais Al-Qarni menuju Madinah.

Uwais Ai-Qarni Pergi ke Madinah

Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Uwais Al-Qarni sampai juga dikota madinah. Segera ia mencari rumah nabi Muhammad saw. Setelah ia menemukan rumah Nabi, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam, keluarlah seseorang seraya membalas salamnya. Segera saja Uwais Al-Qarni menanyakan Nabi saw yang ingin dijumpainya. Namun ternyata Nabi tidak berada dirumahnya, beliau sedang berada di medan pertempuran. Uwais Al-Qarni hanya dapat bertemu dengan Siti Aisyah ra, istri Nabi saw. Betapa kecewanya hati Uwais. Dari jauh ia datang untuk berjumpa langsung dengan Nabi saw, tetapi Nabi saw tidak dapat dijumpainya.

Dalam hati Uwais Al-Qarni bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi saw dari medan perang. Tapi kapankah Nabi pulang? Sedangkan masih terngiang di telinganya pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman, “engkau harus lekas pulang”.

Akhirnya, karena ketaatannya kepada ibunya, pesan ibunya mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi saw. Karena hal itu tidak mungkin, Uwais Al-Qarni dengan terpaksa pamit kepada Siti Aisyah ra untuk segera pulang kembali ke Yaman, dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi saw. Setelah itu, Uwais Al-Qarni pun segera berangkat mengayunkan langkahnya dengan perasaan amat haru.

Peperangan telah usai dan Nabi saw pulang menuju Madinah. Sesampainya di rumah, Nabi saw menanyakan kepada Siti Aisyah ra tentang orang yang mencarinya. Nabi mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni anak yang taat kepada ibunya, adalah penghuni langit. Mendengar perkataan Nabi saw, Siti Aisyah ra dan para sahabat tertegun. Menurut keterangan Siti Aisyah ra, memang benar ada yang mencari Nabi saw dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Nabi Muhammad saw melanjutkan keterangannya tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit itu, kepada para sahabatnya., “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia, perhatikanlah ia mempunyai tanda putih ditengah talapak tangannya.”

Sesudah itu Nabi saw memandang kepada Ali ra dan Umar ra seraya berkata, “suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.”

Waktu terus berganti, dan Nabi saw kemudian wafat. Kekhalifahan Abu Bakar pun telah digantikan pula oleh Umar bin Khatab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi saw tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kembali sabda Nabi saw itu kepada sahabat Ali bin Abi Thalib ra. Sejak saat itu setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, Khalifah Umar ra dan Ali ra selalu menanyakan tentang Uwais Al Qarni, si fakir yang tak punya apa-apa itu, yang kerjanya hanya menggembalakan domba dan unta setiap hari? Mengapa khalifah Umar ra dan sahabat Nabi, Ali ra, selalu menanyakan dia?

Rombongan kalifah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Suatu ketika, Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kalifah itu pun tiba di kota Madinah. Melihat ada rombongan kalifah yang baru datang dari Yaman, segera khalifah Umar ra dan Ali ra mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kafilah itu mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni ada bersama mereka, dia sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, khalifah Umar ra dan Ali ra segera pergi menjumpai Uwais Al-Qarni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, khalifah Umar ra dan Ali ra memberi salam. Tapi rupanya Uwais sedang shalat. Setelah mengakhiri shalatnya dengan salam, Uwais menjawab salam khalifah Umar ra dan Ali ra sambil mendekati kedua sahabat Nabi saw ini dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar ra dengan segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada di telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan oleh Nabi saw. Memang benar! Tampaklah tanda putih di telapak tangan Uwais Al-Qarni.

Wajah Uwais Al-Qarni tampak bercahaya. Benarlah seperti sabda Nabi saw bahwa dia itu adalah penghuni langit. Khalifah Umar ra dan Ali ra menanyakan namanya, dan dijawab, “Abdullah.” Mendengar jawaban Uwais, mereka tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais Al-Qarni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais Al-Qarni telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali ra memohon agar Uwais membacakan do'a dan istighfar untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada Khalifah, “saya lah yang harus meminta do'a pada kalian.”

Mendengar perkataan Uwais, khalifah berkata, “Kami datang kesini untuk mohon doa dan istighfar dari anda.” Seperti yang dikatakan Rasulullah sebelum wafatnya. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais Al-Qarni akhirnya mengangkat tangan, berdoa dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar ra berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menampik dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.”

Fenomena Ketika Uwais Al-Qarni Wafat

Beberapa tahun kemudian, Uwais Al-Qarni berpulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Meninggalnya Uwais Al-Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak kenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais Al-Qarni adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, disitu selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.

Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais Al-Qarni? bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamanmu.”

Berita meninggalnya Uwais Al-Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi ketika wafatnya telah tersebar ke mana-mana. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni. Selama ini tidak ada orang yang mengetahui siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni disebabkan permintaan Uwais Al-Qarni sendiri kepada Khalifah Umar ra dan Ali ra, agar merahasiakan tentang dia. Barulah di hari wafatnya mereka mendengar sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi saw, bahwa Uwais Al-Qarni adalah penghuni langit.

Subhanallah

***

Bagikan jika Anda ingin menebar manfa'at

Sumber : Satu Takbir

(Kisah ini dimuat dari Fb Reza Spesialis OSN) berbagai sumber

Thursday, 6 July 2017

Bank Darah dan Cinta Abdullah Tsamara

Unit Bank Darah RSUD M. Yunus Bengkulu, itulah nama gedung yang menampung puluhan kantong darah bahkan mungkin lebih. Darah-darah yang sudah tersimpan rapi dan aman dalam kantong darah ini nanti akan masuk ke tubuh pasien dengan proses tranfusi melalui pembuluh darah. Pebuluh darah di lengan, kaki hingga bagian pembuluh darah di kepala bisa dilalui untuk proses tranfusi. Proses ini lengkapnya disebut transfusi darah.

Sebelumnya, darah-darah dari pendonor atau orang yang mendonorkan darah akan tersimpan di unit PMI RSUD M. Yunus. Setelah blanko permintaan darah diisi dokter, keluarga pasien menuju Bank Darah untuk melakukan proses permintaan darah. Permintaan darah dan kantong darah dibuat oleh pihak Bank Darah dengan menggunakan sebuah kertas pengantar. Di kertas itu tertulis nama pasien, golongan darah pasien, dan jumlah kebutuhan darah pasien. Contoh: Nama Pasien : M. Abdullah. Golongan Darah Pasien : O. Kebutuhan Darah: 250 cc. Kertas pengantar tersebut dibawa ke Unit PMI. Setelah kertas pengantar diterima maka darah yang dimaksud dapat diproses. 

Ilustrasi di atas menunjukkan cara kerja sistem yang ada di RSUD M. Yunus Bengkulu. Proses yang dilalui setelah darah pendonor diambil sampai ke proses tranfusi. Ada satu hal yang perlu dicatat. Ada istilah darah PRC, maka darah segar yang didonorkan boleh ditranfusikan setelah melalui proses pengendapan selama 6-8 jam setelah proses donor. 

Pengendapan ini sama dengan mendiamkan darah di dalam kantong darah selama waktu tertentu dengan tujuan memisahkan darah merah yang kaya Hemoglobin atau Hb dengan serum dan kandungan lainnya di dalam darah. Ananda M. Abdullah dan Tsamara membutuhkan darah PRC. Mereka hanya membutuhkan darah merah saja. Tidak yang lainnya.

Kembali dengan proses perjalanan darah dan kantong darah. Berbeda jika pasien berada di luar rumah sakit RSUD M.Yunus. Kebutuhan akan darah pasien akan diproses di Unit PMI saja dan dapat langsung dibawa ke Rumah Sakit Eksternal. Misalnya, pasien berada di Rumah Sakit X maka kebutuhan darah Pasien RS X dapat diambil langsung ke UNIT PMI dan langsung di bawa ke RS X tanpa melalui Unit Bank Darah RSUD M. Yunus Bengkulu.

Sekarang kita menuju pasien, M. Abdullah dan Tsamara. Sebelum darah pendonor ditranfusikan ke tubuh pasien dalam ha ini tubuh M. Abdullah dan Tsamara, maka ada proses yang disebut Crossmatching. Mencocokan darah pasien dengan darah pendonor. Waktu yang dibutuhkan untuk crossmatching membutuhkan waktu sekitas satu jam. Dengan proses tertentu dapat dimetahui bahwa darah pasien dan darah pendonor apakah menggumpal ata tidak. Apabila darahnya tidak menggumpal maka darah tersebut dapat dimasukkan ke tubuh pasien dengan aman. Maka pemasangan infus di ruangan Adelwais kamar 6 Thallasemia segerah dilakukan, demi kenyamanan dan jarak dekat pemasangan infua tidak terlalu lama di tubuh pasien. Berhasil pemasangan infus untuk memaukkan NACl maka darahpun darahpun segera ditransfusikan. Lama proses tranfusi bisa mencapai 2-3 jam sesuai besar kecilnya cc darah.

Namun jika darah pasien dan pendonor menggumpal maka disebut positif alhasil darah pendonor tidak dapat digunakan untuk tubuh pasien. Bukan berarti darah pendonor tidak dapat digunakan lagi, namun dapat di crossmatching kan dengan pasien lainnya. Begitulah seterusnya perjalanan darah pendonor. 

Disinilah letak point yang tinggi. Jika darah tidak cocok antara pasien dan pendonor maka dilakukanla pencarian pendonor-pendonor sukarelawan di luaran sana yang mampu membantu kebutuhan pasien akan darahnya. 

Inilah latar belakang dibentuknya grup WhatApp Keluarga Abdullah Tsamara untuk pendonor sukarelawan agar darah yang masuk ke tubuh ananda kami M. Abdullah dan Tsamara tidak terlalu banyak pendonor-pendonor yang sering berubah-ubah orangnya, diharapkan pendonornya adalah pendonor tetap agar kecocokan darah tetap stabil. Mengingat kebutuhan darah ini seumur hidup mereka. Allahu Akbar!!! rasanya saya tidak sanggup menuliskan semua ini. Namun hal ini harus kita pahami bersama. Kami bangga kepada semua pendonor sukarelawan yang selama ini mampu berbagi kebutuhan primer untuk anak-anak kami. Semoga Allah mengganti kebaikan-kebaikan semua dengan kebaikan yang lebih baik. Aamiin

Allah SWT berfirman:

هَلْ جَزَآءُ الْإِحْسٰنِ إِلَّا الْإِحْسٰنُ

"Tidak ada balasan untuk kebaikan selain kebaikan (pula)."(QS. Ar-Rahman 55: Ayat 60)(ayat mengutif kiriman aa Rusli)

Tulisan ini dibuat dari perjalanan cinta, mohon maaf bila kurang ilmiah. Mohon diluruskan jika ada yang kurang tepat.

Efri Deplin WA.085268125187. http://belajariangriang.blogspot.co.id


Wednesday, 5 July 2017

PERMNDIKBUD NO 17 TAHUN 2017 TENTANG PPDB

MEWASPADAI PERMENDIKBUD  NO 17 TAHUN 2017 TENTANG PPDB, terutama pasal-pasal krusial dan sangsi nya di Dapodik.
Pasal 24,

a. SD dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 (dua
puluh) peserta didik dan paling banyak 28 (dua puluh
delapan) peserta didik;
b. SMP dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20
(dua puluh) peserta didik dan paling banyak 32 (tiga
puluh dua) peserta didik;
c. SMA dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20
(dua puluh) peserta didik dan paling banyak 36 (tiga
puluh enam) peserta didik;
d. SMK dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 15
(lima belas) peserta didik dan paling banyak 36 (tiga
puluh enam) peserta didik.
e. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) dalam satu kelas
berjumlah paling banyak 5 (lima) peserta didik; dan
f. Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) dan
Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) dalam
satu kelas berjumlah paling banyak 8 (delapan) peserta didik.
Pasal 26
a. SD atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling
sedikit 6 (enam) dan paling banyak 24 (dua puluh
empat) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat
paling banyak 4 (empat) Rombongan Belajar;
b. SMP atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling
sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 33 (tiga puluh tiga)
Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling
banyak 11 (sebelas) Rombongan Belajar;
c. SMA atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling
sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 36 (tiga puluh enam)
Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling
banyak 12 (dua belas) Rombongan Belajar; dan
d. SMK atau bentuk lain yang sederajat berjumlah paling
sedikit 3 (tiga) dan paling banyak 72 (tujuh puluh
dua) Rombongan Belajar, masing-masing tingkat paling banyak 24 (dua puluh empat) Rombongan Belajar.

SANGSI YG DITERIMA SEKOLAH JIKA JUMLAH SISWA ATAU ROMBEL MELANGGAR PERMENDIKBUD NO 17 TH 2017
1. Data siswa baru tp 2017/2018 tdk bisa di singkronisasi di dapodik.
2. Data PTK dan jam mengajar guru tdk bisa di sinkronisasi.
Dampaknya :
a. Guru tdk akan mendapat tunjangan sertifikasi
b. Siswa tdk akan terdaftar sbg peserta UN
C. Sekolah tidak akan mendapatkan dana BOS.

DISIPLIN SISWA

Monggo buat sahabat2ku yg berprofesi sebagai guru....

Kado Untuk Bapak dan Ibu guru. kabar gembira buat para guru
PENTING, MOHON DISIMAK DAN BAGIKAN AGAR SEMUA TAHU
MAHKAMAH AGUNG: GURU TAK BISA DIPIDANA KARENA MENDISIPLINKAN SISWA, BERIKUT ISI YURISPRUDENSI MA YANG BERHASIL KAMI KUTIP DI WEBSITE RESMI MAHKAMAH AGUNG
TOLONG DISEBARKAN BAPAK IBU GURU SEKALIAN
http://www.sinarberita.com/2016/08/mahkamah-agung-guru-tak-bisa-dipidana.html

*Peraturan Pemerintah yg melindungi Guru* dalam melaksanakan tugas nya adalah *_PP No. 74 tahun 2008_*

Hal ini perlu diindahkan oleh Murid/Wali Murid, kepolisian, kejaksaan, Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Tinggi (PT)

Bunyi Pasal/Ayat tentang guru...

1⃣ *Pasal 39 ayat 1*.
"Guru memiliki kebebasan memberikan sanksi kepada peserta didiknya yang melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulismaupun tidak tertulis yang ditetapkan guru, peraturan tingkat satuan pendidikan, dan peraturan perundang-undangan dalam proses pembelajaran yang berada di bawah kewenangannya,"

Dalam *ayat 2* disebutkan, sanksi tersebut dapat berupa teguran dan/atau peringatan, baik lisan maupun tulisan, serta hukuman yang bersifat mendidik sesuai dengan kaedah pendidikan, kode etik guru, dan peraturan perundang-undangan.

2⃣ *Pasal 40*.
"Guru berhak mendapat perlindungan dalam melaksanakan tugas dalam bentuk rasa aman dan jaminan keselamatan dari pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, organisasi profesi guru, dan/atau masyarakat sesuai dengan kewenangan masing-masing,"

Rasa aman dan jaminan keselamatan tersebut diperoleh guru melalui perlindungan hukum, profesi dan keselamatan dan kesehatan kerja.

3⃣ *Pasal 41*.
"Guru berhak mendapatkan perlindungan hukum dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihakpeserta didik, orang tua pesertaBu didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain,"

*_... tolong dibantu membagikan... supaya masyarakat paham_*.

Jangan Terburu-buru menghakimi dan berburuk sangka

Bi'idznillah

JANGAN BURU BURU MENGHAKIMI DAN BERBURUK SANGKA

😊
Ada sepasang suami isteri ter-gesa² berlari menuju ke HELIKOPTER di PUNCAK GEDUNG HOTEL  untuk menyelamatkan diri,
pada saat terjadi KEBAKARAN .

Tetapi saat sampai di atas sana, mereka menyadari bahwa hanya ada tempat untuk satu orang yg tersisa.

Dengan segera sang suami melompat mendahului istrinya utk mendapatkan tempat itu, sementara sang istri hanya bisa menatap kepadanya sambil meneriakkan sebuah kalimat sebelum HELIKOPTER menjauh

Dan kejadian Berikutnya....

API ITU SEMAKIN MEMBESAR dan MENGHANGUSKAN seluruh nya
(termasuk sang ISTRI)

DOSEN yg menceritakan kisah ini bertanya pada mahasiswa²nya,

menurut kalian,
apa yg sang istri itu teriakkan? ....

Sebagian besar mahasiswa - mahasiswi itu menjawab :
- Kamu JAHAT
- Aku benci kamu
- kurang ajar
- kamu egois
- nggak tanggung jawab,
- nggak tau malu...kamu

Tapi ada seorang mahasiswi yg hanya diam saja,
Dan guru itu meminta mahasiswi yg diam itu menjawab,

Kata si mahasiswi,
saya yakin si istri pasti berteriak...
"Tolong jaga anak kita baik²"

Dosen itu terkejut dan bertanya, apa kamu sudah pernah dengar cerita ini sebelumnya?

Mahasiswi itu menggeleng, belum, tapi itu yg dikatakan oleh ibu saya sebelum dia meninggal karena penyakit kronis

DOSEN  itu menatap seluruh kelas dan berkata :
Jawaban ini benar, ......

HOTEL itu kemudian benar² terbakar habis...
dan sang suami harus kembali ke kota kecil nya dengan Air mata yg terus menetes harus menjemput anak anak mereka yg masih TK dan BALITA .....

Dan mengasuh anak anak mereka sendirian, dan,...
Kisah tragedi tersebut di simpan rapat rapat....
Tapi pernah dibahas lagi.

Dan ber-tahun²kemudian ,
Anak anak itu sdh menjadi dewasa....

Ada yg menjadi pengusaha...
Ada yg menjadi Dokter....
dan 1 lagi masih bekerja sambil kuliah,

Pada suatu hari ketika anak bungsu nya bersih bersih kamar sang ayah...
Anak itu menemukan buku harian ayahnya,

Dia menemukan kenyataan bahwa saat orang tuanya ke Hotel itu,
Mereka sedang berobat jalan karena sang ibu menderita penyakit kanker ganas dan akan segera meninggal

Karena itulah,
di saat darurat itu, ayahnya memutuskan mengambil satu²nya kesempatan untuk bertahan hidup.

Dan dia menulis di buku harian itu,
Betapa aku berharap untuk sang istri yg naik ke helicopter itu ...
isteriku sayang,
tapi demi anak anak kita, terpaksa dengan hati menangis membiarkan kamu terbakar sendirian

Si anak bungsu kemudian menceritakan  kepada kedua kakak nya....
dan mereka bertiga segera menyusul sang Ayah di kampus...
Mereka sujud mencium kaki sang Ayah Bergantian.....
(mengucap syukur atas perjuangan sang Ayah membesarkan mereka semua.
Sekalipun dengan beban mental yg demikian berat)

Cerita itu selesai, ....
dan seluruh kelas pun terdiam.

Dosen itu kemudian berkata :

Siapakah sang Ayah ? .....

Sang Ayah Itu saat ini lah yang ada di hadapan kalian

Mahasiswa dan mahasiswi nya segera berlarian memeluk sang DOSEN.
    
Mereka sekarang mengerti Hikmah dari cerita nyata tsb,

Bahwa kebaikan dan kejahatan di dunia ini tidak sesederhana yang kita pikirkan,

Ada berbagai macam komplikasi dan alasan dibaliknya yang kadang sulit dimengerti

Karena itulah jangan pernah melihat hanya luarnya saja dan kemudian langsung menghakimi, apalagi tanpa tau apa-apa

Mereka yg sering membayar untuk orang lain bukan berarti kaya,
tapi karena lebih menghargai hubungan daripada uang

Mereka yg bekerja tanpa ada yg menyuruh bukan karena bodoh,
tapi karena lebih menghargai konsep tanggung jawab

Mereka yg minta maaf duluan setelah bertengkar bukan karena bersalah,
tapi karena lebih menghargai orang lain

Mereka yg mengulurkan tangan untuk menolongmu bukan karena merasa berhutang,
tapi karena menganggap kita adalah sahabat

Mereka yg sering mengontakmu bukan karena tidak punya kesibukan
tapi karena kita ada di dalam hatinya

🙋

JANGAN MUDAH MENGAMBIL KESIMPULAN KARENA ASUMSI

*_"Assalamu'alaikum..,Selamat Pagi... Selamat Beraktivitas"_*
_*"Semoga*_ _apa yang kita kerjakan hari Ini mendapat *Ridha* dan *Berkah* dari *Allah SWT..."*_

*آمين.. آمين.. آمين يَآرَبْ العالمين*

Tata Cara Shalat Dhuha

TATA-CARA SHALAT DHUHA

Berikut ini tata cara melakukan sholat dhuha:

1. Berniat untuk melaksanakan shalat sunat Dhuha setiap 2 rakaat 1 salam. Niat tidaklah harus selalu dilafazkan, niat sudah dianggap cukup meski hanya di dalam hati,

2. Membaca surah Al-Fatihah,

3. Membaca surah Asy-Syamsu (QS:91) pada rakaat pertama, atau cukup dengan membaca Qulya (QS:109) jika tidak hafal surah Asy-Syamsu itu,

4. Membaca surah Adh-Dhuha (QS:93) pada rakaat kedua, atau cukup dengan membaca Qulhu (QS:112) jika tidak hafal surah Adh-Dhuha.

5. Rukuk, iktidal, sujud, duduk dua sujud, tasyahud dan salam adalah sama sebagaimana tata cara pelaksanaan shalat fardhu.

6. Menutup shalat Dhuha dengan berdoa. Inipun bukan sesuatu yang wajib, hanya saja berdoa adalah kebiasaan yang sangat baik dan dianjurkan sebagai tanda penghambaan kita kepada ALLAH.

Sebagaimana shalat sunat lainnya, Dhuha dikerjakan dengan 2 rakaat artinya pada setiap 2 rakaat harus diakhiri dengan 1 kali salam.

Adapun surah-surah yang dibaca itu tidak ada hadis yang mengaturnya melainkan sekedar ijtihad,kecuali membaca Qulya dan Qulhu adalah sunnah Rasulullah, tetapi bukan untuk shalat Dhuha, melainkan shalat Fajr.

Kita tidak dibatasi membaca surah yang manapun yang kita sukai, karena semua Al-Qur’an adalah kebaikan.

Doa sesudah sholat dhuha pun tidak dibatasi, kita boleh berdoa apa saja asalkan bukan doa untuk keburukan. Dan Juga usahakan tuk menghafal Doa Sesudah Sholat Dhuha yang sudah terkenal ini ... karena doa ini dapat menarik rejeki dari segala penjuru insya Allah
ini doanya
ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA ‘A DHUHAA ‘UKA - WAL BAHAA ‘A BAHAA ‘UKA – WAL JAMAALA JAMAALUKA – WAL QUWWATA QUWWATUKA – WALQUDRATA QUDRATUKA – WAL ‘ISHMATA ‘ISHMATUKA
ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA ‘I FA ANZILHU – WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU – WA IN KAANA MU’ASSARAN FA YASSIRHU – WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU – WA IN KAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU
BIHAQQI DHUHAA ‘IKA, WA BAHAA ‘IKA, WAJAMAALIKA, WA QUWWATIKA, WA QUDRATIKA. AATINII MAA ‘ATAITA ‘IBAADAKASH-SHAALIHIIN

ARTINYA:
“Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU – dan kecantikan adalah kecantikan-MU – dan keindahan adalah keindahan-MU – dan kekuatan adalah kekuatan-MU – dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU - dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU

Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah – Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah – dan jikalau sukar maka mudahkanlah – dan jika haram maka sucikanlah - dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah

Dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan Dan kekuasaan-MU

Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambamu yang shaleh

Selamat mengamalkannya sahabat

Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. .. AAMIIN

Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

Subhanallah
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan bermanfaat yang bernilai ibadah lewat tulisan ini dan mengamalkan dalam kehidupan sehari - hari. Aamiin

(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para jamaah bisa mengaminkannya)

Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT

Ya ALLAH
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin

Tuesday, 4 July 2017

Filosofi Biji Kurma

💥Filosofi
Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir, lalu ditutup dengan batu.

Mengapa biji ditutup batu ?
Utk memaksa pohon kurma Berjuang kalau MAU tumbuh ke atas.

Saat Pertumbuhan BATANG mengalami HAMBATAN, Pertumbuhan AKAR ke dalam tanah menjadi MAKSIMAL.

Setelah akarnya kuat, biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan menggulingkan batu yang menekannya.

"Ditekan Dari Atas, Supaya Akarnya Kuat."
Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa ?

Tuhan mengizinkan tekanan hidup datang, bukan untuk melemahkan atau menghancurkan. Sebaliknya utk membuat kita KUAT.

Tekanan membuat SIKAP Tumbuh Kuat. Saat Sikap Kuat,  ia akan menggulingkan masalah yang menekan.
Dan anda akan keluar menjadi Pemenang Kehidupan.

Milikilah Cara Pandang Yg Benar : "Bahwa Tekanan Hidup Tidak Melemahkan, Justru  Setiap Tekanan Semakin Menguatkan.

Dijemput Dengan Kain Kafan Dan Minyak Wangi Surga

"BI, KALAU UMMI MENINGGAL, .. APA ABI AKAN MENDOAKAN UMMI ?"

Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.

Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur’an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah …

Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti … Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.

Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.

Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..

Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.

Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh.

Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh… Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.

Suatu ketika , Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya. “Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas. ” Mereka memang saling memanggil dengan “Ummy” dan ” Abi” . sebagai panggilan mesra. “kenapa Mi?” Yaqin agak panik “Semua terlihat kabur.” Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya… Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya …

Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.

“Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya ..” pintanya sambil memegang perutnya …

Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.

Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.

“Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang.”

“Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an agar selalu ingat Allah.

Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.

“Bi, tadi malam Ummi mimpi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan”

“Itu tandanya Ummi akan segera sembuh.” Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.

Yaqin mencoba menghibur istrinya. “Mi… Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran.”

“Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok” jawabnya singkat. Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.

“Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi.”

“Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi.”

”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??” Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.

Tapi betapa terkejutnya dia ketika kembali . Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.

“Ada apa dengan istriku??.” tanyanya setengah membentak. “Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali.” jawab perawat yang mengurusnya.

Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.

Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya.

“Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?” “Pasti Mi… Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi.  ”Hatinya seakan berkecamuk. “Doanya yang banyak ya Bi” “Pasti Ummi” “Jaga dan rawat anak kita dengan baik.”

Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah.

Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya….

Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi…

Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.

“Pak, ini jenazah baik.” kata perawat itu. Dengan penasaran dia balik bertanya. “Dari mana ibu tahu???” “Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini.” “Subhanallah…”

Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Kejadian ini mengingatkan pada suatu hadits

“Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh serombongan malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut.

Pada saat itulah Malaikat Maut ‘alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: “Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah”.

Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya.

Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejappun berada di tangan Malaikat Maut.

Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga.

Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit.

Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: “Ruh siapakah ini, begitu harum.” Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya).” (HR Imam Ahmad, dan Ibnu Majah)
.
“Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini , akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana” Air matapun tak terasa mengalir deras dari pipi Yaqin.

Semoga Allah menjadikan akhir hidup kita husnul khatimah dan memasukkannya dalam golongan orang-orang yang mati syahid Aamiin.

Sunday, 2 July 2017

Naskah Full Id Fitri Viral

Rajawali Ekspres

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Melalui Media

Cari

Menu utama

Langsung ke konten utama

BerandaRedaksiIklanKirim Tulisan

Navigasi Tulisan

← SebelumnyaSelanjutnya →

KABAR HANGAT : Inilah Naskah Full Khotbah Idul Fitri di Gunungkidul yang Menjadi Viral

Ditulis pada 1 Juli 2017

Inilah naskah full Khotbah Idul Fitri yang menjadi #viral yang dilaksanakan di Lapangan Pemda Alun-alun Wonosari Gunungkidul

Pelaksanaan:

Ahad, 1 Syawal 1438 H / 25 Juni 2017

Tempat: Lapangan Alun2 Pemda Wonosari

Waktu: Pukul 06.30 WIB – selesai

Judul: Persatuan dan kesatuan Indonesia

Oleh: Ustadz Dr. H. Muhammad Ichsan Lc, MA ( Dosen UMY)

====================================

Ma’ashiral muslimin dan muslimat hafizakumullah. Pagi hari ini, kita umat Islam bergembira menyambut hari raya Idul Fitri. Pagi hari ini, kita bersyukur kepada Allah ta’ala karena berkat taufik dan hidayahnya kita dapat menyempurnakan ibadah puasa dan serangkaian ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadan yang baru saja meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Pagi ini kita memuji Allah, memuliakan Allah, mengagungkan Allah, antara lain dengan salat hari raya Idul Fitri dan meluangkan takbir: Allah Akbar, Allah Akbar.

Alangkah indahnya hari ini. Alangkah mulianya hari ini. Alangkah gembiranya kita pada hari ini, karena sebulan penuh kita telah dibina dan dididik dalam madrasah Ramadan. Diharapkan, pendidikan dan pengajaran yang kita peroleh pada bulan Ramadan tersebut dapat kita jadikan sebagai bekal untuk menjadi umat yang besar lagi bermartabat.

Para hadiri dan hadirat rahimakumullah.

Marilah kita bersyukur kepada Allah. Sadar atau tidak sadar, bangsa Indonesia yang kita cintai ini dikaruniai Allah dengan berbagai macam anugerah. Mulai dari pulau yang banyak jumlahnya, tanah yang subur, iklim yang tidak ekstrim, hingga suku bangsa, bahasa, budaya, dan agama yang berbeda-beda. Dengan kurnia Allah ta’ala semua itu dapat disatukan olehfounding fathers atau pendiri bangsa kita, sehingga menjadi satu bangsa yaitu bangsa Indonesia, menjadi satu negara yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Nenek moyang kita, para pendiri dan pahlawan bangsa, telah berkorban dengan keringat mereka, darah mereka, harta mereka dan bahkan dengan jiwa raga mereka untuk mempersatukan bangsa ini dan memerdekakannya dari para penjajah yang telah merampas kemerdekaan kita berabad-abad lamanya.
Sesudah merdeka, kita bangsa Indonesia, menikmati hasil perjuangan, pengorbanan dan keringat serta darah para pahlawan tersebut. Kita menghirup udara bebas dan berusaha membangun kembali bangsa itu dari kebodohan, kemiskinan, dan keterpurukan dalam berbagai bidang. Presiden demi presiden silih berganti memimpin negeri ini. Pemerintah demi pemerintah bertukar, kita tetap hidup aman, damai, tenteram, dan sentosa sebagai sebuah bangsa yang besar. Namun sayangnya, banyak orang merasakan, selama ini kita belum pernah khawatir terhadap persatuan bangsa ini sebagaimana (terjadi) dalam rezim ini. Selama ini kita belum pernah cemas terhadap kesatuan negara ini seperti dalam pemerintahan ini. Hal ini karena nikmat persatuan dan kesatuan bangsa ini beberapa waktu yang lalu hampir terkoyak dengan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Jakarta sewaktu itu. Keadaan tersebut diperparah dengan adanya pesta demokrasi yaitu Pilkada Jakarta.

Masyarakat terpecah menjadi dua, pendukung Ahok atau Ahokers, dan masyarakat yang menghendaki supaya Ahok dihukum seberat-beratnya karena menistakan agama. Meskipun yang anti Ahok banyak sekali jumlahnya, baik dari Jakarta maupun luar Jakarta, namun karena Ahok jelas-jelas didukung oleh para taipan, partai pemerintah dan Polri, maka terjadilah perlawanan yang seru. Aksi Bela Islam 411 dan 212 adalah buktinya. Belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia, umat Islam berkumpul di suatu tempat sebanyak 7 juta orang lebih dalam aksi super damai untuk menuntut ditegakkannya hukum terhadap penista agama.

Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah.

Meskipun Ahok telah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama, dan telah kalah dalam Pilkada Jakarta, namun kegaduhan nasional masih terasa. Luka permusuhan dan perpecahan masyarakat masih menganga. Apalagi dua tahun lagi suasana akan semakin memanas lagi dengan adanya Pemilu. Hingga hari ini masih ada usaha-usaha membenturkan umat Islam dengan dengan Pancasila. Umat Islam yang berbeda pendapat dengan pemerintah dan penegak hukum dianggap anti-pancasila, anti-bhineka tunggal ika dan anti-NKRI. Masih ada pembunuhan karakter terhadap tokoh-tokoh Islam, meskipun selalu dinafikan dan dibantah. Masih terasa hukum selalu tajam terhadap ulama, tokoh, dan aktivis Islam, dan terhadap umat Islam pada umumnya, tapi tumpul terhadap Ahok dan para pendukungnya.

Sebagai contoh, ketika Aksi Bela Islam 212 masih berdemo setelah maghrib mereka langsung dibubarkan secara paksa dengan gas air mata, sementara para pendukung Ahok dibiarkan berdemo sampai larut malam di depan LP Cipinang. Ketika bendera kita ditulis kalimah laa ilaaha illallah, penulisnya langsung diciduk, sementara bendera mereka sering ditulisi tulisan-tulisan lain tapi dibiarkan. Ketika akan berdemo sebagian tokoh Islam ditangkap dengan tuduhan makar, sementara yang terang-terang akan makar di Papua atau memakai atribut PKI yang terlarang justru dibiarkan bebas.

Kaum muslimin dan muslimathafizakumullah.

Sekarang adalah era keterbukaan. Masyarakat hari ini sudah cerdas. Masyarakat hari ini susah untuk dibohongi. Jika pemerintah korup dan bertindak sewenang-wenang, pasti mereka mengetahuinya. Jika penegak hukum tidak adil dan tebang pilih, pasti mereka merasakannya. Meskipun pemerintah dan penegak hukum pandai menyulap fakta, memelintir kata dan membuat rekayasa, pasti rakyat akan menyadarinya. Meskipun media massa, baik cetak maupun elektronik, dikuasai oleh para taipan dan konglomerat, umat Islam masih mempunyai senjata lain yaitu medsos atau media sosial. Umat Islam dipimpin oleh para ulama dan aktivis Islam akan bergerak dengan satu kata, lawan! Lawan kezaliman! Lawan kebohongan! Lawan pembodohan!

Allah Akbar, Allah Akbar, laa ilaaha illallah, Wallah akbar, Allah akbar, Wa lillahil hamd.

Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah.

Apakah kebencian antara sesama masyarakat akan kita biarkan? Apakah permusuhan antara pemerintah dan rakyat akan kita biarkan? Apakah permusuhan antara pemerintah dan rakyat akan kita diamkan? Apakah boleh perpecahan antara umat kita biarkan? Tidak! Kita tidak boleh membiarkannya! Sungguh kita tidak boleh membiarkannya! Karena kita di Indonesia ini bersaudara. Kita adalah saudara sebangsa. Kita adalah saudara sesama manusia. Lebih dari itu, kebanyakan kita adalah saudara seagama.

Orang-orang yang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah supaya kamu mendapat rahmat (QS. Al-Hujurat ayat 10).

Kaum Muslimin dan Muslimat hafizakumullah.

Jangan pertanyakan kecintaan umat Islam terhadap Indonesia. Jangan ragukan betapa umat Islam sangat cinta kepada agamanya, tanah airnya, bangsanya, negerinya, budayanya. Jangan ragukan betapa umat Islam sangat cinta kepada persatuan, perdamaian, dan keamanan. Sejarah membuktikan demi kemerdekaan Indonesia, umat Islam bangun mengorbankan jiwa raganya melawan penjajah. Demi persatuan dan kesatuan Indonesia, umat Islam membuang 7 kata sakti dalam Piagam Jakarta. Demi menjaga NKRI dan merangkul umat lainnya, umat Islam mau menerima pancasila sebagai dasar negara.

Maka sungguh menyakitkan tuduhan-tuduhan yang mengatakan bahwa kita umat Islam anti-pancasila, anti-NKRI, anti-kebinekaan, radikal dan teroris. Bagaimana umat Islam anti-pancasila sementara pancasila adalah hadiah umat Islam untuk bangsa ini? Apakah berbeda pendapat dengan presiden bisa dianggap anti-pancasila? Apakah berbeda pendapat dengan pemerintah bisa disebut anti-NKRI? Apakah berbeda pendapat dengan penegak hukum bisa dituduh anti-kebinekaan?

Tuduhan-tuduhan ini menyakitkan. Tuduhan-tuduhan ini membangkitkan amarah. Tuduhan-tuduhan ini memicu perpecahan. Marilah kita akhiri kegaduhan nasional ini. Marilah kita akhiri kebencian ini. Marilah kita akhiri permusuhan ini. Sungguh masyarakat yang gaduh, saling membenci dan bermusuhan tidak akan bisa membangun, tidak akan bisa maju, tidak akan mampu bersaing di era persaingan ketat antara negara-negara dunia seperti sekarang ini. Berpecah belah itu mudah. Bersatu padu itu susah. Oleh karena itu, persatuan itu mahal harganya. Persatuan itu perlu diusahakan. Persatuan itu perlu dijaga. Bersatu padu itu adalah perintah Allah dan bercerai berai itu adalah larangan Allah.

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara, dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”. (QS. Ali Imran ayat 103)

Kaum muslimin dan muslimat yang dimuliakan Allah.

Marilah kita sadari dengan sesadar-sadarnya, Indonesia adalah rumah besar kita. Di dalamnya ada orang Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua dan lainnya. Di dalamnya ada penduduk beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Di dalamnya ada beragam bahasa, adat istiadat, dan kebudayaan. Keragaman dan perbedaan ini marilah kita rawat agar menjadi nada simfoni yang harmonis dan saling melengkapi. Keragaman dan perbedaan ini marilah kita pelihara agar menjadi aneka bunga di taman yang indah. Keragaman dan perbedaan ini jangan dimusuhi dan jangan dijadikan sebagai sumber permusuhan.

Hal terpenting untuk merawat keragaman dan perbedaan ini ialah hendaknya kita semua saling menghormati, saling menghargai dan menjaga diri dari fitnah,namimah atau adu domba, hasad, ujaran kebencian, penghinaan, dan kata-kata keji serta caci maki, baik secara langsung maupun media sosial. Selain itu, hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya. Hukum harus menjadi panglima. Hukum harus ditaati baik oleh rakyat maupun penegak hukum itu sendiri. Pemerintah dan penegak hukum hendaknya berlaku adil terhadap seluruh masyarakat dan tidak tebang pilih. Seharusnya sudah tidak ada lagi kriminalisasi dan pembunuhan karakter terhadap para ulama dan aktivitas Islam. Semestinya sudah tidak boleh ada lagi tuduhan semena-mena terhadap umat Islam bahwa mereka makar, radikal, teroris, anti-Pancasila, anti-NKRI dan anti-kebinekaan.

Kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah.

Kita tidak ingin apa yang terjadi di Timur Tengah terjadi di Indonesia. Kita tidak ingin Indonesia berperang sesama sendiri dan terpecah belah menjadi negara-negara kecil yang mudah dikuasai asing dan aseng. Justru kita bangsa Indonesia sebagai bangsa dan umat Islam besar dunia, seharusnya menjadi contoh dan teladan untuk negara-negara lainnya. Kita adalah bangsa besar yang seharusnya dikagumi oleh bangsa-bangsa lain, karena melaksanakan prinsip-prinsip toleransi dan keadilan dalam kebinekaan.

Hal ini senada dengan lirik lagu Indonesia Pusaka berikut:

Indonesia tanah air beda

Pusaka abadi nan jaya

Indonesia sejak dulu kala

Tetap dipuja-puja bangsa

Di sana tempat lahir beta

Dibuai dibesarkan bunda

Tempat berlindung di hari tua

Sampai akhir menutup mata

Marilah kita bersatu padu menjadikan Indonesia ini sebagai negeri makmur yang diridai Allah ta’ala. Marilah kita pelihara persatuan dan kesatuan Indonesia agar menjadi “baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur”.

Hiduplah negeriku, hiduplah bangsaku, hiduplah Indonesia!

Allah akbar, Allah akbar. Laa ilaaha illalLah. Wallah akbar. Allah akbar. Wa lilLahil hamd.

Kaum muslimin dan muslimat hafizakumullah.

Pagi ini kita boleh bergembira, tapi ingatlah bahwa di antara sanak keluarga kita atau sahabat kita sekarang ini ada yang sedang menderita. Pagi ini kita boleh bersuka ria, tapi ketahuilah bahwa di antara tetangga atau masyarakat kita hari ini banyak yang sedang sengsara. Pagi ini kita boleh tersenyum bahagia, tapi sadarilah bahwa umat Islam di seluruh pelosok dunia masih dalam kondisi yang memprihatinkan. Saudara-saudara kita di Palestina, Syria, selatan Thailand, selatan Filipina, dan Myanmar masih memerlukan bantuan dan solidaritas kita. Sungguh saudara-saudara kita di Gazza dan Rohingya sekarang ini memerlukan uluran tangan kita semua.

Bergembiralah, bersukarialah dan berhiburlah sekedarnya, tanpa melampaui batas dan melanggar tuntutan agama. Pergunakanlah peluang Hari Raya ini untuk mencapai keridaan Allah dengan mengunjungi kedua ibu bapak, sanak keluarga, jiran tetangga, para sahabat dan rekan-rekan. Pereratkan silaturrahim dan marilah kita saling memaaf-maafkan. Hiburlah mereka yang kini sedang menderita. Santunilah anak-anak yatim, kaum fakir miskin, para janda,ibnu sabil dan mereka yang menyambut hari raya kali ini dalam keadaan daif lagi susah. Hargailah warga tua. Hormatilah jiran tetangga. Perkokohkan persaudaraan dan perpaduan. Jadilah umat yang mursali lagi penyayang. Umat yang dikagumi lagi diperhitungkan.
Akhirnya wahai kaum muslimin dan muslimat sekalian, marilah kita sama-sama berdoa kepada Allah, semoga kehidupan kita di dunia ini semakin baik dan berkualitas, dan kelak kita dipanggil menghadap Allah dalam keadaanhusnul khatimah. Ya Allah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pemaaf, kami adalah hamba-hambaMu yang banyak membuat dosa. Bahkan kami adalah hamba-hambaMu yang bangga dengan dosa-dosa dan senantiasa bandel dan menangguhkan taubat. Kini kami mengakui segala dosa-dosa kami. Kini kami menghalalkan hati kami menengadahkan tangan kami. Memanjatkan doa kami untuk memohon keampunan-Mu. Oleh karena itu, ya Allah, ampunkanlah dosa-dosa kami, maafkanlah keterlanjuran kami dan terimalah taubat kami.

Ya Allah Yang Maha Menyatukan hati, sucikanlah hati kami, terangilah hati kami, dan rukunkanlah di antara hati kami. Kokohkanlah persatuan kami, perbaikilah hubungan di antara kami. Jadikalah kami kumpulan anak muda yang menghormati orang tua, dan kumpulan orang tua yang menyayangi anak muda. Jadikanlah kami penduduk negeri yang saling menghormati, menyayangi dan bertoleransi.

Ya Allah Yang Maha memelihara sesama jiwa, peliharalah kami dari benih-benih kebencian, kedengkian dan perpecahan. Hindarkan kami dari kezaliman, kefasikan, dan kemunafikan. Dan jauhkan kami daripada sifat sombong, kasar dan sifat-sifat tercela lainnya.

Ya Allah Yang Maha Bijaksana, kurniakan kepada kami pemimpin-pemimpin negeri yang takut kepadaMu dan menyayangi kami. Pemimpin-pemimpin yang membawa kami kepada kesejahteraan duniawi dan menunjukkan kepada kami jalan menuju sorgaMu. Pemimpin-pemimpin yang bekerja untuk masalahat kami dan kebahagian kami dan bekerja untuk menggapai kasih sayangMu.

Ya Allah Yang Maha Pengasih tiada pilih kasih. Maha Penyayang sayangNya tiada terbilang, berilah kami jalan keluar bagi semua krisis dan masalah yang membelenggu kami. Angkatlah kami dari keterpurukan, kemiskinan, dan kebodohan. Peliharalah kami dari segala maksiat terhadapMu.

Ya Allah yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya, yang menyambut orang berdosa apabila kembali dengan taubatnya, yang mengijabah segala doa hambaNya, kabulkanlah doa kami. Perkenankanlah permohonan kami. Penuhilah harapan kami.

SUMBER : HTTP://SANGPENCERAH.ID/2017/07/INILAH-NASKAH-FULL-KHOTBAH-IDUL-FITRI-DI-GUNUNGKIDUL-YANG-MENJADI-VIRAL/


Berita Terkait :

Foto Drone Shalat Idul Fitri di Jatinegara yang Viral Hingga ke Gaza Download Film 3 ‘Alif Lam Mim’ Full Movie Tanpa Potongan Adegan (Bukan Dari NETtv) Dinilai Sudutkan Umat Islam, Video Idul Fitri yang Dirilis Divisi Humas Polri dikecam Netizen PIAGAM MADINAH HINGGA HUDAIBIYAH & PIAGAM JAKARTA HINGGA PANCASILA

Entri ini ditulis dalam Islam dan di-tag Khotbah Idul Fitri di Gunungkidul oleh Rajawali Ekspres. Buat penanda ke permalink.

3 GAGASAN UNTUK “KABAR HANGAT : INILAH NASKAH FULL KHOTBAH IDUL FITRI DI GUNUNGKIDUL YANG MENJADI VIRAL”

dadang adrian pada 1 Juli 2017 pukul 9:42 pm berkata:

sangat luar biasa isi khutbah yang sangat berbobot,seandainya setiap khotib memberikan wawasan spt ini tiap jum’at,maka masyarakat yang tidak tau,awam atau tidak sadar dg keadaan indonesia saat ini maka mereka akan melek mata dan hatinya secara perlahan,dan sebaiknya sebelum menyampaikan ceramah /khutbah khotib mengingatkan para jama’ah terlebih dahulu bahwa khutbah yg disampaikan tidak bermaksud menghasud,atau ber bau politik,tetapi bahwa khotib sangat prihatin dengan keadaan negara kita saat ini dengan mwmbeberkan fakta” yang ada isi khutbah sebaiknya di sampaikan dengan nada ringan dan di selipi humor yang segar hingga masyarakat awam tidak kaget dan salah menafsirkan isi khutbah,jadi pada ga kabur jama’ah nya demikian smg bermanfaat

Balas ↓

darwis pada 2 Juli 2017 pukul 9:59 am berkata:

TKS …

Balas ↓

oki pada 2 Juli 2017 pukul 6:04 pm berkata:

Allahu Akbar

Balas ↓

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar 

Nama*

Email*

Situs Web

Dengan bangga bertenaga WordPress

Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng

Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini. Benar saja kami dari tadi s...