Thursday, 31 May 2018

Puasa Menumbuhkan Kecerdasan Melalui Kejujuran

Doa-doa terbaik menuju TAQWA
9 Ramadhan 1439 H

Puasa Menumbuhkan Kecerdasan Melalui Kejujuran
Oleh: Efri Deplin


Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik pada ramadahan tahun 1438 H yang lalu berhasil dengan satu hari full berpuasa. Dari 29 hari puasa Alhamdulillah satu hari puasa penuh. Pada 28 hari yang lain ia hanya mampu belajar berpuasa hingga pukul 12.00 wib. Abdullah langsung makan siang dengan lahap seperti hari biasa. Jadwal
  makan siang bersama adiknya Tsamara Ufairoh Adzka.

Pada waktu itu Abdullah hanya diberikan motivasi pengetahuan bahwa berpuasa menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga maghrib tiba. Namun karena ini merupakan tahap belajar Abdullah tidak ada paksaan untuk melaksanakannya. Selain itu juga Abdullah sendiri belum totalitas termotivasi. Sang adik Tsamara juga berpengaruh besar karena ia sering kali makan di depan Abdullah. Hal ini membuat Abdullah tergoda untuk turut makan.

Pada tahun ini 1439 H Abdullah kembali belajar berpuasa. Hingga hari ke-9 ananda Abdullah berhasil berpuasa hingga enam hari penuh. Hari pertama, keempat, kelima, keenam dan ketujuh dan sembilan. Hari kedua Abdullah meminta minum pada pukul 15.30 wib. Pada hari ketiga pukul 15.00 wib saat itu sangat terik. Setelah umminya lihat ia memegang hanun cup dengan semangat. Ya.. pecah lagi deh.. ^_^.

Menurut cerita teman-temanku di tempat kerja, pengalaman anak-anak mereka belajar puasa dimulai sejak mereka sekolah di taman kanak-kanak kelas A. Ada yang memberikan motivasi dengan cara memenuhi permintaan menu tertentu pada saat sahur dan berbuka. Seperti anak-anak pada umumnya mereka biasanya pilih-pilih mengenai makanan. Iya ini pengalaman Ummi Dinilah dan Abi Suparjo pada si kembar Liana dan Liani. Ummi dan Abi benar-benar kompak. Secara tidak langsung motivasi ini penting untuk melatih mereka belajar puasa. Menurutku sah-sah saja. Kata ummi beda anak beda perlakuan, ilmu ini didapatkan dari sebuah buku almarhumah Yoyoh Yusro. Liani dan Liana memiliki abang bernama Ghiyats yang pada waktu awal belajar puasa diberi reword compac disk film ranger. Hee

Delapan Kecerdasan

Sekarang mari kita simak 8 kecerdasan atau sering dikenal dengan multiple intelligence untuk melihat seberapa besar pengaruh dan potensi untuk dikembangkan pada anak pada saat berpuasa.

Seorang ahli riset dari Amerika, Prof. Howard Gardener, mengembangkan model kecerdasan “multiple intelligence” yang artinya bermacam-macam kecerdasan. Gardener memaparkan bahwa setiap orang memilki bermacam-macam kecerdasan, tetapi dengan kadar pengembangan yang berbeda. Yang dimaksud kecerdasan menurut Gardener adalah suatu kumpulan kemampuan atau keterampilan yang dapat ditumbuhkembangkan.

Menurut Howard Gardener dalam setiap diri manusia ada 8 macam kecerdasan, yaitu:

1. KECERDASAN LINGUISTIK
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan.
Ciri-ciri:
1. Anda senang bermain dengan kata-kata. Anda menikmati puisi. Anda suka mendengarkan cerita.
2. Anda membaca apa saja; buku, majalah, surat kabar dan bahkan label produk.
3. Anda merasa mudah dan percaya diri mengekspresikan diri anda baik secara lisan maupun tulisan. Contohnya, anda pintar dalam berkomunikasi dan pintar dalam menceritakan atau menulis mengenai sesuatu hal.
4. Anda suka membumbui percakapan anda dengan hal-hal menarik yang baru saja anda baca atau dengar.
5. Anda suka mengerjakan teka-teki silang, bermain scrable atau bermain puzzle. Anda dapat mengeja dengan sangat baik.
6. DLL

2. KECERDASAN LOGIK MATEMATIK
Kecerdasan logik matematik ialah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal).
Ciri-ciri:
1. Anda senang bekerja dengan angka dan dapat melakukan perhitungan mental (mencongak).
2. Anda tertarik dengan kemajuan teknologi dan gemar melakukan percobaan untuk melihat cara kerja sesuatu hal.
3. Anda merasa mudah melakukan perencanaan keuangan. Anda menetapkan target dalam bentuk angka dalam bisnis dan hidup anda.
4. Anda senang menyiapkan jadwal perjalanan secara terperinci. Anda sering menyiapkan, memberi nomor dan menetapkan suatu daftar kerja (to-do-list).
5. Anda senang dengan permainan, puzzle atau sesuatu yang membutuhkan kemampuan berpikir logis dan statistis seperti permainan cheker atau catur.
6. DLL

3. KECERDASAN VISUAL DAN SPASIAL
Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat).
Ciri-ciri:
1. Anda menyukai seni, menikmati lukisan dan patung. Anda memilki citra rasa yang baik akan warna.
2. Anda cenderung menyukai pencatatan secara visual dengan menggunakan kamera atau handycam.
3. Anda bisa menulis dengan cepat saat anda mencatat atau berpikir mengenai sesuatu. Anda dapat menggambar dengan cukup baik.
4. Anda merasa mudah membaca peta atau melakukan navigasi, anda memilki kemampuan mengerti arah yang baik.
5. Anda menikmati permainan seperti puzzle.
6. DLL

4. KECERDASAN MUSIK
Kecerdasan musik adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar.
Ciri-ciri:
1. Anda dapat memainkan alat musik.
2. Anda dapat menyanyi sesuai dengan tinggi rendahnya kunci nada.
3. Anda biasanya dapat mengingat sebuah irama hanya dengan mendengarkan beberapa kali saja.
4. Anda sering mendengarkan musik. Anda bahkan kadang kala menghadiri konser musik. Anda suka -bahkan butuh- mendengarkan lagu sambil anda bekerja.
5. Anda mengikuti irama musik dengan baik dan tanpa sadar mengetuk-ngetukkan jari anda mengikuti irama lagu itu.
6.DLL

5. KECERDASAN INTERPERSONAL
Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain.
Ciri-ciri:
1. Anda senang bekerja sama dengan orang lain dalam suatu kelompok atau komite.
2. Anda lebih suka belajar kelompok dari pada belajar sendiri.
3. Orang sering kali datang kepada anda untuk meminta nasihat. 4. anda adalah orang penuh simpati.
5. Anda lebih suka team sport seperti basket, soffball, sepak bola dari pada individual seperti renang dan lari.
6. DLL

6. KECERDASAN INTRAPERSONAL
Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri.
Ciri-ciri:
1. Anda memiliki buku harian untuk mencatat pikiran anda yang sangat dalam dan pribadi.
2. Anda sering menyendiri untuk memikirkan dan memecahkan masalah itu sendiri.
3. Anda menetapkan tujuan anda.
4. Anda adalah seorang pemikir independen (mandiri). Anda tahu pikiran anda dan anda memutuskan sendiri keputusan anda.
5. Anda mempunyai hobi atau kesenangan yang bersifat pribadi yang tidak banyak anda bagikan atau ungkapkan kepada orang lain.
6. DLL

7. KECERDASAN KINESTETIK
Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan.
Ciri-ciri:
1. Anda gemar berolahraga atau melakukan kegiatan fisik.
2. Anda cakap dalam melakukan sesuatu seorang diri.
3. Anda senang memikirkan persoalan sambil aktif dalam kegiatan fisik seperti berjalan atau lari.
4. Anda tidak keberatan jika diminta untuk menari.
5. Setiap kali anda pergi ke pusat hiburan atau permainan, anda senang dengan permainan yang sangat menantang dan “mengerikan” secara fisik seperti jet coaster.
6. DLL

8. KECERDASAN NATURALIS
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan.
Ciri-ciri:
1. Anda senang memelihara atau menyukai hewan.
2. Anda dapat mengenali dan membedakan nama berbagai jenis pohon, bunga dan tanaman.
3. Anda tertarik dan memilki pengetahuan yang cukup mengenai bagaimana tubuh bekerja -di mana letak organ tubuh yang penting- dan anda mengerti akan kesehatan.
4. Anda tahu jalur atau jalan setapak, sarang burung dan hewan liar lainnya saat anda berjalan di alam dan anda bisa “membaca” cuaca.
5. Anda dapat membayangkan diri anda sebagai seorang petani atau mungkin anda suka memancing.
6. Dll.
Dari delapan kecerdasan (intelligence) tersebut, manakah yang menjadi keunggulan anda dan mana yang belum digunakan secara maksimal? Dan semua potensi diatas dapat dimiliki dengan maksimal oleh setiap individu.
Dengan mengetahui bahwa kita memiliki kelebihan atau kekurangan pada kecerdasan tertentu, kita akan dapat berbenah diri dan meningkatkan kemampuan kita. Therefore, Which one or some of them are yours?
Kemudian ada 3 kecerdasan lainnya yang dimiliki oleh manusia
1.    Kecerdasan Intelektual
Kecerdasan intelektual atau yang biasa disebut dengan IQ merupakan kecerdasan yang dibangun oleh otak kiri. Kecerdasan ini mencakup kecerdasan linear, matematik, dan logis sistematis. Kecerdasan ini menghasilkan pola pikir yang berdasarkan logika, tepat, akurat, dan dapat dipercaya. Orang dengan kecerdasan ini akan mampu memiliki analisis yang tajam dan memiliki kemampuan untuk menyusun strategi bisnis yang baik. Namun, kecerdasan intelektual tidak melibatkan emosi dalam memproses informasi.

2.    Kecerdasan Emosional
Kecerdasan emosional menjadikan seseorang mampu mengelola emosi dan mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain. Termasuk di antaranya kemampuan memotivasi diri sendiri, kemampuan mengelola emosi pribadi, dan kemampuan berinteraksi sosial.

Orang yang memiliki kecerdasan emosional yang baik mampu secara tepat mengelola ekspresi wajah seperti tersenyum cemberut, gembira dan sedih, serta mampu mengatur volume dan intonasi suara sesuai kebutuhan dan kondisi lingkungan.

Penerapan kecerdasan emosional dapat menjadi salah satu cara menjadi sukses jika diterapkan dalam empat aspek kecerdasan emosional, yaitu:

#1 Kesadaran Diri
Kesadaran diri tidak hanya tentang mengetahui kekuatan dan kelemahan diri sendiri saja, tapi juga mampu memahami pemikiran dan perasaan orang lain dan menjadikannya pertimbangan dalam membangun strategi yang baik. Kesadaran diri yang baik, secara lebih lanjut dapat mempengaruhi pandangan lawan bicara atau klien secara positif terhadap sesuatu yang ditawarkan.

#2 Pengaturan Diri
Semakin Anda memahami apa yang Anda rasakan dalam berbagai macam kondisi, Anda akan semakin mampu mengelola emosi Anda dan memberikan respon secara tepat dalam berbagai kondisi yang anda hadapi.
Mengelola emosi berbeda dengan menahan emosi. Berinteraksi dengan orang lain menggunakan senyum palsu tidak dapat dikatakan sebagai pengelolaan emosi. Mengelola emosi adalah meningkatkan kepekaan terhadap kata hati, menunda kenikmatan untuk meraih sasaran yang diharapkan, serta kemampuan untuk pulih dari tekanan emosi yang dirasakan.

#3 Empati
Empati kadangkala disebut sebagai kesadaran sosial, yaitu kemampuan memahami perasaan orang lain. Dengan adanya empati, seseorang dapat terhubung dengan orang lainnya. Di samping itu, memiliki empati juga membantu anda untuk mengantisipasi perubahan emosi orang lain.
Pada dasarnya, empati merupakan sesuatu yang dapat dilatih dengan meningkatkan interaksi dan membaca kondisi emosi dari orang-orang yang berada di sekitar Anda. Salah satu cara berlatih memahami perasaan orang lain adalah dengan mengkonfirmasi pemahaman anda dengan menanyakan langsung kepada orang tersebut.

#4 Keterampilan Sosial
Setelah Anda menguasai tiga aspek kecerdasan emosional tersebut, Anda akan memiliki keterampilan untuk menyikapi seseorang dengan cara yang lebih baik. Keterampilan sosial dapat dilatih dengan meningkatkan rasa ingin tahu terhadap alasan seseorang melakukan sesuatu, mempercayai maksud baik yang dimiliki orang lain, dan terbuka terhadap perasaan dan pemikiran orang lain.
Meskipun tidak selamanya lawan bicara anda memiliki keterampilan sosial yang sama, atau kadangkala Anda bisa saja menemukan orang yang hanya mencari keuntungan saja, namun memiliki pikiran positif terhadap orang lain membuat Anda menjadi orang yang lebih baik.

3.    Kecerdasan Spiritual
Kecerdasan spiritual merupakan kemampuan mengerti dan memberikan makna spiritual atas kehidupan Anda. Dengan memiliki kecerdasan spiritual yang baik, Anda akan lebih mampu menghadapi berbagai persoalan yang Anda alami. Kecerdasan spiritual juga membuat Anda menjadi orang yang memiliki tekad, semangat, keyakinan, dan memiliki kepribadian yang positif dan jujur.

Orang yang memiliki kecerdasan spiritual yang baik mampu bersikap tenang dan mengambil keputusan secara bijak yang didasarkan pada analisis menyeluruh terhadap seluruh aspek yang berkaitan dengan masalah tersebut. Selain itu, dengan kecerdasan spiritual yang baik, seseorang akan memiliki tekad yang kuat sehingga memiliki keberanian untuk melawan arus atau tradisi selama hal itu sejalan dengan apa yang menjadi keyakinannya. Mereka juga berani mengambil risiko karena kesabaran dan keteguhan hati yang diiringi kepercayaan kepada Tuhannya.


Abdullah Tsamara bersama Abi

Puasa, Kecerdasan dan Kejujuran

Lalu apa hubungannya antara puasa, kecerdasan dan kejujuran pada pribadi anak-anak?

Mari disimak uraian berikut:
Setiap anak sebenarnya mempunyai potensi yang sama dan kesempatan yang sama juga untuk cerdas dalam 8 kecerdasan yang dipaparkan di atas.

Menurut Prof. Abdul Azis Muhammad Arrabi’ rahimmahullah (w. 1402 H) dalam salah satu bukunya Ri’ayat Asy-Syabab fi al-Islam menyebutkan bahwa salah satu kehebatan peradaban Barat modern adalah kesuksesannya di dalam berbagai temuan ilmiah dan studi tentang kejiwaan, yaitu bahwa pada masa kanak-kanak awal, aspek genetis memberikan pengaruh terbesar dalam menentukan kecenderungan perilaku serta akhlak anak.

Hal itu didasarkan kepada pengaruh langsung aspek genetis kepada anak secara medis.

Menurut Ibnu Qayyim, bahwa keadaan manusia sudah ada semacam ketetapan (pengetahuan) dalam diri bahwa setiap sesuatu (yang diciptakan) pasti ada yang menciptakan. Artinya pengetahuan tentang masalah ini memang sudah ada dalam diri manusia. Di sisi lain pengakuan serta percaya kepada Allah ini memiliki pengertian bahwa jiwa manusia, hakikatnya memiliki kecenderungan serta senang kepada kebaikan.[1]

Dalam kaitannya dengan kemampuan dasar, Abdul A’la Al-Maududi menyatakan bahwa manusia telah dibentuk oleh Tuhan dalam 2 aspek kehidupan, dalam suasana yang berbeda. Pertama, ia berada dalam suasana dimana dirinya secara menyeluruh diatur oleh Tuhannya. Kedua, manusia telah dianugerahi kemampuan akal dan kecerdasan, dia dapat berpikir dan membuat pertimbangan dengan akalnya untuk memilih atau menolaknya.[2]

Menurut Plato (427-346 SM) perbedaan-perbedaan individu mempunyai dasar genetis. Potensi individu ditentukan oleh faktor keturunan, artinya, sejak lahir anak telah memiliki bakat-bakat atau benih kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengasuhan dan pendidikan.[3]

Dari uraian pandangan tentang talenta di atas dapat disimpulkan bahwa talenta anak pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor genetis, selain itu juga dipengaruhi oleh faktor bawaan serta lingkungan yang akan mengembangkan talentanya menjadi lebih baik.

Pendidikan berpuasa pada anak hakikatnya adalah belajar. Pada saat proses pembelajaran ini pada prinsipnya ada dua hal. Pertama anak belajar mandiri dan yang kedua adalah anak belajar dengan fasilitator. Kedua prinsip ini nantinya akan bermuara pada kecerdasan mandiri anak. Mengapa? Karena kedua prinsip ini nanti akan mendorong si anak untuk menguasai dirinya secara langsung. Karena fasilitator hanya bersifat sebagai orang yang mem-fasilitas-i.

JUJUR

Belajar pertama pada anak-anak saat berpuasa adalah kejujuran. Jujur adalah hal yang penting dalam kehidupan saat ini. dimana kejujuran merupakan hal kecil yang berdampak besar untuk kesuksesan dan kemuliaan seseorang dihadapan sang khalik. Dalam sebuah hadits “Hendaknya kamu selalu jujur karena kejujuran itu akan membaca kepada kebaikan dan kebaikan itu akan membawa ke dalam surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bagaimana tidak selama satu hari penuh pada saat berpuasa ananda tidak selamanya bersama kita. Ada kalahnya mereka bermain dengan teman sebaya atau dengan saudaranya dan bahkan ketika bermain sendirian. Pada saat inilah anak-anak diuji kejujurannya. Apakah ia mampu menahan godaan untuk menjaga puasanya atau tidak. Ada anak-anak kita yang tidak mampu untuk menahan godaan. Ada juga anak-anak kita dengan semangat dan penuh kesadaran menjaga puasanya hingga waktu berbuka tiba. Inilah anak-anak yang kita harapkan. Mereka mampu menjaga puasanya dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa mereka.

Semua hal diatas tidak dapat  hadir begitu saja saja. perlu pantauan, bimbingan dan semangat yang dituangkan oleh ayah bunda dan lingkungan sekitar ananda. Disini awal bermulanya kebaikan demi kebaikan yang akan menciptakan generasi peradaban masa depan yang gemilang. Lingkungan yang kondusif untuk mencetak generasi cerdas dan berakhlakul karima.

Bengkulu, 31 Mei 2018

Sumber:


Menu Spesial ala Tsamara


Doa-doa terbaik menuju TAQWA
13 Ramadhan 1439 H

Menu Spesial ala Ayuk Tsamara
Oleh: Efri Deplin

Tsamara Ufairoh Adzka

Beberapa hari ini Abdullah dan Tsamara pulang sekolah lebih awal dari biasanya. Jika biasanya pulang pukul 14.00 wib bersama umminya nah kali ini mereka pulang pukul 11.00 wib. Mereka tidak pulang bersama umminya tapi pulang bersama abi. Kebetulan ummi sedang sibuk dengan keperluan penting sekolahnya.

Seperti halnya hari ini Abdullah dan Tsamara langsung dijemput dan pulang ke rumah. Abdullah masih puasa dengan baik. Sesekali ia tawar-menawar untuk minum hee. Alhamdulillah pengalihan isu berhasil hingga dia tidak bertanya-tanya lagi dengan minuman atau makanan.

Tiba-tiba Tsamara mengeluarkan pensil warna yang baru dibeli kemarin sore. Dengan wadah laptop abi, pensil warna itu dimasukkan dalam sebuah wadah kecil tempat memasak. Kemudian diletakkan di atas laptop lalu dikipas-kipas. Abi hanya memperhatikan dari dekat. Iseng dengan kesibukkan Tsamara abi bertanya “Adek bikin apa ini?” Tsamara pun menjawab “Ayuk macak kue”  jawabnya pelan. Nah.. mulai lagi, ini yang membuat kami salut. Dia manggil dirinya “Ayuk”. Dari mana coba? Mungkin sering dengar dari teman-teman sekelasnya di sekolah.

Sekitar beberapa lama, sepertinya menu itu siap santap ala Tsamara. Jadilah dia berbagi dengan kami. Berbagi dengan abangnya Abdullah, kepadaku juga kepada umminya.

Kita semua penasaran dengan menu ini. apa ya kira-kira nama menu yang dibuatnya hari ini?

“Ayuk bikin apa ini namanya yuk” tanyaku penasaran. “Eclim” jawabnya singkat. Aku kurang paham apa maksudnya eclim. “Apa namanya yuk” tanyaku lagi sambil menyodorkan pensil warna yang kupegang. “Eclim” jawab Tsamara manja “I.. eclim abi walna pink” tambahnya lagi. “Ah abi, itu maksud ayuk ice cream” terang istriku. “Dek Adzka, tengok es krim abi warna pink” Abdullah menyela dan membuat kami semua tertawa.
Tsamara dan Abdullah
Lihat tu ada Ice Cream lho hee

Oh ternyata dari tadi Tsamara sedang membuat Ice Cream. Iya dia suka sekali makan ice cream sampai-sampai giginya seperti itu selain akibat kurang rajin menjaga giginya juga karena sering makan ice cream.

Terima kasih menunya Ayuk Tsamara.

Bengkulu, 31 Mei 2018


Saturday, 26 May 2018

Nama-nama yang Baik Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik


Doa-doa terbaik menuju TAQWA
8 Ramadhan 1439 H

Nama-nama yang Baik
Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik
Oleh: Efri Deplin

Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik

Abdullah Basfar Al-Muharrik dan Keluarga
di Kebun Jeruk Gerga PAL VII Curup


Alhamdulillah puji dan syukur kehadirat Allah SWT di ramadhan ke-8 ini kita masih diberinya kesehatan dan kekuatan untuk senanatiasa bersyukur atas nikmat-nikmat yang tak terhitung dariNya aamiin aamiin aamiin Allahumma aamiin.

Sholawat salam semoga tercurah untuk junjungan kita Rasulullah Muhamamd SAW para sahabat dan keluarga beliau juga untuk semua kaum muslimin yang seantiasa istiqomah di jalanNya

Kali ini aku ingin berbagi referensi mengenai nama. Nama dalam agama islam sangat penting untuk menjadi perhatian. Mengingat nama merupakan doa-doa bagi pemilik nama tersebut. Dalam sebuah hadits At-thabrani disebutkan sebuah kisah ada seorang sahabat datang kepada Rasulullah dengan menggandeng anaknya.

Dia berkata “Ya Rasulullah, apakah hak atas ankku ini?” Rasulullah saw menjawb, “Membaguskan namanya, memperbaiki adabnya (sopan santun) dan menempatkannya pada kedudukan (posisi) yang  baik (fisik dan spiritual).

Ada juga hal yang sangat penting ketika sebelum memberikan nama kepada anak. Diantranya adalah:

1. Jangan memberi nama bayi dengan nama “Abu Qasim”
Abu Qasim adalah julukan yang hanya boleh digunakan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam. Setidaknya ada tiga hadist yang menjelaskan hal tersebut:
Hadis riwayat Anas bin Malik Radhiallahuanhu ia berkata:

Seseorang menyapa temannya di Baqi: Hai Abul Qasim! Rasulullah saw. berpaling kepada si penyapa. Orang itu segera berkata: Ya Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam, aku tidak bermaksud memanggilmu. Yang kupanggil adalah si Fulan. Rasulullah saw. bersabda: Kalian boleh memberi nama dengan namaku, tapi jangan memberikan julukan dengan julukanku. (Shahih Muslim No.3974)

Hadis riwayat Jabir bin Abdullah Radhiallahuanhu ia berkata:
Seseorang di antara kami mempunyai anak. Ia menamainya dengan nama Muhammad. Orang-orang berkata kepadanya: Kami tidak akan membiarkanmu memberi nama Rasulullah saw. Orang itu berangkat membawa anaknya yang ia gendong di atas punggungnya untuk menemui Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam. Setelah sampai di hadapan Rasulullah saw. ia berkata: Ya Rasulullah! Anakku ini lahir lalu aku memberinya nama Muhammad. Tetapi, orang-orang berkata kepadaku: Kami tidak akan membiarkanmu memberi nama dengan nama Rasulullah saw. Rasulullah saw. bersabda: Kalian boleh memberikan nama dengan namaku, tetapi jangan memberi julukan dengan julukanku. Karena, akulah Qasim, aku membagi di antara kalian. (Shahih Muslim No.3976)

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiallahuanhu ia berkata:
Abul Qasim, Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda: Berikanlah nama dengan namaku, tetapi jangan memberikan julukan dengan julukanku. (Shahih Muslim No.3981)

2. Boleh memberi nama bayi pada hari pertama dia lahir ataupun tujuh hari setelah kelahiran bayi tersebut.
Diceritakan oleh Anas bin Malik Radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda, “Malam ini anakku terlahir, maka aku menamakannya dengan nama Abu Ibrahim ‘alaihissalam,” (HR Muslim 2315).
Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik bermain bola

Boleh juga memberi nama bayi pada hari ketujuh pasca kelahiran sebagaimana hadist Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam, “Setiap anak tergadai (tertahan) dengan akikahnya, disembelihkan haiwan akikah pada hari ketujuh, diberi nama pada hari tersebut, dan dicukur rambutnya." (HR. Abu Daud no: 2837, At-Tirmizi no: 1522, An-Nasai no: 4220 dan Ibnu Majah no: 3165).

3. Hanya beri bayi-bayi kita dengan nama yang baik
Adalah suatu anjuran yang sangat ditekankan untuk memberi nama bayi dengan nama yang baik. Hal ini karena Rasulullah pernah mengganti nama Zainab yang semula bernama Barrah (HR Muslim 3990).

Nama yang baik untuk anak laki-laki dan perempuan dalam Islam

1. Menggunakan kata Abdu diikuti Asmaul Husna.
Misal Abdullah, Abdurrahman. Kedua nama ini sangat disukai oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala sebagaimana diterangkan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Abu Dawud dll. Kedua nama ini menunjukkan penghambaan kepada Allah Azza wa Jalla.

"Nama-nama yang paling dicintai oleh Allah adalah Abdullah (hamba Allah) dan Abdurrahman (hampa kepada Yang Maha Pemurah)." (HR. Muslim no: 2132, At-Tirmizi no:2833, An-Nasai no: 3565, Abu Daud no: 4949 dan Ibnu Majah no: 3728).
Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik
bersama adik Tsamara dan Abi

Dan sungguh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan nama kepada anak pamannya (Abbas radhiallahu ‘anhu), Abdullah radhiallahu ‘anhuma. Kemudian para sahabat radhiallahu ‘anhum terdapat 300 orang yang kesemuanya memiliki nama Abdullah.

Sesungguhnya orang-orang Syi’ah tidak memberikan nama kepada anak-anak mereka seperti hal ini, mereka mengharamkan diri mereka sendiri memberikan nama anak mereka dengan Abdurrahman sebab orang yang telah membunuh ‘Ali bin Abi Tholib adalah Abdurrahman bin Muljam. Penganut agama syiah biasanya menamakan diri mereka dan bayi mereka dengan Abdul Husein, atau Abdul Hasan, atau Abdul Ali. Jadi mereka menisbatkan penghambaan bukan kepada Allah, namun kepada Ahlul Bait dan imam-imam syiah. Naudzubillahi min dzalik.

2. Memberi nama bayi dengan nama-nama Nabi.
Para ulama sepakat akan diperbolehkannya memberikan nama dengan nama para nabi. Diriwayatkan dari Yusuf bin Abdis Salam, ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam memberikan nama kepadaku Yusuf” (HR. Bukhori –dalam Adabul Mufrod-; At-Tirmidzi –dalam Asy-Syama’il-). Berkata Ibnu Hajjar Al-Asqolaniy: Sanadnya Shohih.

Dan seutama-utamanya nama para nabi adalah nama nabi dan rasul kita Muhammad bin Abdillah shalallahu ‘alaihi wa sallam.

3. Memberi nama bayi laki-laki atau bayi perempuan dengan nama orang shalih dari kalangan umat Islam.
Telah tsabit dari hadits Mughiroh bin Syu’bah radhiallahu ‘anhu dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, ia bersabda, “Sesungguhnya mereka memberikan nama (pada anak-anak mereka) dengan nama-nama para nabi dan orang-orang sholih” (HR. Muslim).

Maka tidak heran bahwa sahabat Zubair bin ‘Awan radhiallahu‘anhu memberikan nama kepada sembilan anaknya dengan nama-nama sahabat yang syahid pada waktu perang Badr, missal: Abdullah,’Urwah, Hamzah, Ja’far, Mush’ab, ‘Ubaidah, Kholid, ‘Umar, dan Mundzir.
Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik
dan buah jambu kesayangan
Maka berikut kami kutipkan daftar nama para Sahabat (untuk nama Islami bayi laki-laki) dan Sahabiyah (untuk nama Islami bayi perempuan). Semoga berguna untuk kita semua umat Islam dan semoga anak-anak kita kelak akan meniru perilaku mulia para sahabat tersebut.

Nama-Nama Rasulullah dari Quran dan Sunah beserta Artinya
Ahmad (احمد), yang terpuji (Nama ini disebutkan sekali di dalam Al-Quran, yaitu di QS As-Shaff: 6)
Amin (آمين), yang dipercaya, amanah (Nama ini disebutkan sekali di dalam Al-Quran, yaitu di QS At-Takwir: 21)
Al-Hashir (الحاشر), Orang yang mengumpulkan manusia (HR Bukhari: 3532)
Hirz (حرز), Wali, penjaga, pemelihara (HR Bukhari: 2125)
Haris (حريص), yang sangat berkeinginan, berhasrat, ingin sekali (QS At-Taubah: 128)
Al-Khatam (الخاتم), Nabi terakhir , (QS Al-Ahzab: 46)
Rahmah (رحمه), rahmat, pengasih (QS Al-Anbiya: 107)
Rahim (رحيم), penuh kasih penyayang (QS At-Taubah: 128, Muslim: 2354)
Ra’uf (رؤف), berbelas kasih, bermurah hati (QS At-Taubah: 128)
Sirajum-Munir (سراج منير), lampu yang menerangi atau memberi cahaya (QS Al-Ahzab: 46)

·         Khadijah binti Khuwailid
·         Abu Bakar ash-Shiddiq
·         Umar bin Khattab
·         Utsman bin Affan
·         Ali bin Abi Thalib
·         Zaid bin Haritsah
·         Abbas bin Abdul Muthalib
·         Hamzah bin Abdul Muthalib
·         Ja'far bin Abi Thalib1. Khalid bin Walid
·         Amru bin Ash1. Abu Sufyan
·         Mu'awiyah bin Abu Sufyan
·         Ikrimah bin Abu JahalAbdullah ibn Umar
·         Abdurrahman bin Auf
·         Abu Bakar
·         Abu Dzar Al-Ghiffari
·         Abu Hurairah
·         Abu Ubaidah bin al-Jarrah
·         Ali bin Abi Talib
·         al-Qamah
·         Amru bin Ash
·         Bilal bin Rabah
·         Hakim bin Hazm
·         Hamzah bin Abdul Muthalib
·         Khalid bin Walid
·         Mua'dz bin Jabal
·         Mua'wiyah bin Abu Sufyan
·         Mus'ab bin Umair
·         Sa'ad bin Abi Waqqas
·         Sa'id bin Zayd bin `Amr
·         Thalhah bin Ubaidillah
·         Umar bin Khattab
·         Usamah bin Zaid bin Haritsah
·         Usman bin Affan
·         Uwais Al-Qarny
·         Wahsyi
·         Zubair bin AwwamAbbad bin Bishir
·         Abbas bin Abdul-Muththalib
·         Abdullah bin Abbas
·         Abdullah bin Abdul-Asad
·         Abdullah bin Hudhafah as-Sahmi
·         Abdullah bin Ja'far
·         Abdullah bin Mas'ud
·         Abdullah bin Rawahah
·         Abdullah bin Salam
·         Abdullah bin Ubay
·         Abdullah bin Umar
·         Abdullah bin Ummi-Maktum
·         Abdullah bin Zubair
·         Abdurrahman bin Abi Bakar
·         Abdurrahman bin Auf
·         Abu Ayyub al-Ansari
·         Abu Bakar
·         Abu Dujana
·         Abu Dzar Al-Ghifari
·         Abu Fuhayra
·         Abu Hudhaifah bin al-Mughirah
·         Abu Hurairah
·         Abu Jahm
·         Abu Lubaba bin Abd al-Mundzir
·         Abu Musa al-Ashari
·         Abu Qatadah
·         Abu Sufyan
·         Abu Sufyan bin Harits
·         Abu Thalib
·         Abu Ubaidah bin al-Jarrah
·         Abu al-Aas bin al-Rabiah
·         Abu al-Dardaa
·         Abu Hudhayfah bin Utbah
·         Abu Sa'id al-Khudri
·         Akib bin Usaid
·         Al-Ala'a Al-Hadrami
·         Al-Baraa bin Malik al-Ansari
·         Al-Nahdiah
·         Ali bin Abi Thalib
·         Aminah binti Wahab
·         Amru bin al-Jamuh
·         Ammar bin Yasir
·         Amru bin Ash
·         An-Numan bin Muqarrin
·         Anas bin Malik
·         Ashaab
·         Aqil bin Abu Thalib
·         Bashir bin Sa'ad
·         Bilal bin Rabah
·         Bilal bin al-Harits
·         Fadl bin Abbas
·         Fatimah binti Asad
·         Fatimah binti Hizam
·         Fayruz al-Daylami
·         Habibah binti Ubaidillah
·         Hakim bin Hazm
·         Halimah As-Sa'diyah
·         Hamzah bin Abdul-Muththalib
·         Haritsah binti al-Muammil
·         Hatib bin Abi Baitah
·         Hisyam bin Al-Aas
·         Hudhayfah bin al-Yaman
·         Hujr bin Adi
·         Ikrimah bin Abu Jahal
·         Ja'far bin Abi Thalib
·         Julaybib
·         Khabbab bin al-Aratt
·         Khadijah binti Khuwailid
·         Khalid bin Sa`id
·         Khalid bin Walid
·         Khubaib bin Adi
·         Khunais bin Hudhaifa
·         Kumail bin Ziyad
·         Khuzaimah bin Tsabit
·         Layla binti al-Minhal
·         Lubabah binti al-Harith
·         Lubaynah
·         Malik bin Dinar
·         Malik al-Dar
·         Malik bin Ashter
·         Malik bin Nuwayrah
·         Miqdad bin Aswad
·         Mua'dz bin Jabal
·         Muhammad bin Abu Bakar
·         Muawiyah bin Abu Sufyan
·         Muhammad bin Maslamah
·         Mughira bin Shu'ba
·         Mus'ab bin Umair
·         Nawfal bin Khuwaylid
·         Qatadah
·         Rab'ah bin Umayah
·         Rabi'ah bin Harits
·         Sa'ad bin ar-Rabi'
·         Sa'ad bin Abi Waqqas
·         Sa'ad bin Muadz
·         Saffiyah binti Abdul-Muththalib
·         Sa’id bin Al-Ash
·         Said bin Amir al-Jumahi
·         Said bin Zayd
·         Salim Mawla Abu Hudhayfah
·         Salman al-Farisi
·         Suhayb Ar-Rummi
·         Sumayyah binti Khayyat
·         Syaibah bin 'Utsman
·         Thalhah bin Ubaidillah
·         Thalib bin Abu Thalib
·         Ubaidah bin Harits
·         Ubay bin Kaab
·         Umamah binti Zainab
·         Umar bin Khattab
·         Ummi Kultsum binti Ali
·         Ummi Kultsum binti Jarwila Khuzima
·         Ummi Syarik
·         Ummi Ubays
·         `Uqbah bin Amir
·         Urwah bin Mas'ud
·         Usamah bin Zaid
·         Usayd bin Hudhayr
·         Utbah bin Ghazwan
·         Utsman bin Affan
·         Utsman bin Hunaif
·         Uwais al-Qarny
·         Wahab bin Abd Manaf
·         Wahsyi
·         Waraqah bin Naufal
·         Zaid bin Arqam
·         Zaid bin Haritsah
·         Zaid bin Tsabit
·         Zainab binti Ali
·         Zubair

##### ##### ##### ##### #####

Hari itu hari senin, upacara bendera baru saja usai. Aku masih berada di lapangan. Sekitar pukul 08.15 wib hand phone berdering dan ada panggilan dari istriku. Sepertinya hari ini  sudah waktunya tiba. Mengingat kemarin hari ahad sudah ada tanda-tanda positif dari bidan di dekdat rumah. Aku segera izin untuk pulang ke rumah.
Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik
Alhamdulillah tanpa waktu yang lama Istriku melahirkan anak pertama kami sesaat sebelum adzan dhuhur dikumandangkan. Akupun mengumandangkan adzan di telinga anak kami yang pertama. Hari itu tanggal 8 oktober 2012 ada dua kali adzan  dhuhur berkumandang syahdu. Menggetarkan arasy dan menyambut hadiranya sang penggerak kebaikan. Muhammad Abdullah Basfar Al-Muharrik. 
Muhammad: diambil dari nama Nabi besar Muhammad SAW
Abdullah: Abdi Allah atau Hambah Allah
Abdullah Basfar: Salah satu Imam Masjidil Haram Al-HAfidz dengan suara yang merdu
Muharrik: Penggerak

Bengkulu, 26 Maret 2018.
Sumber:

Aziz Abdul, 2006. Nama-nama Islami Indah dan Mudah edisi lengkap. Jakarta: Gema Insani.




Wisata Keluarga Guys Gerga PAL 7

Hallo sahabat kali ini Guys Gerga kembali menyapa kita semua. Trip yang paling ditunggu-tunggu adalah dimana saat rencana pekan ini kita ...