Skip to main content

Model Pembelajaran

MenuPrivacy Policy PendidikanDisclaimerContact UsAbout UsDaftar Isi

MenuHomePendidikan- Metode- Model- MediaKurikulumAgamaSoalIPS- Ekonomi- Sosiologi- Sejarah- PPKNPEP- Penelitian- EvaluasiRPP- RPP SD- RPP SMP- RPP SMAMakalah

Home » Model » 10 Contoh Model Pembelajaran dan Langkah-Langkahnya

10 Contoh Model Pembelajaran dan Langkah-Langkahnya

— Model

wawasanpendidikan.com,-terkadang guru bingung dan bahkan galau untuk memilih model apa yang cocok untuk di terapkan pada saat mengajar di kelas. nah kali ini sobat pendidikan khususnya seorang guru, tak perlu khawatir lagi karena dibawah ini adalah artikel tentang 10 contohmodel pembelajaran  dan langkah-langkahnya, so, tidak usah galau lagi tdk usah khawatir lagi, silahkan pilih salah satu model dibawah ini yang cocokuntuk di terapkan di kelas. semoga bermanfaat

Model Pembelajaran dan Langkah-Langkahnya

1.  PICTURE AND PICTURE
     Langkah-langkah :
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapaiMenyajikan materi sebagai pengantarGuru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materiGuru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian memasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logisGuru menanyakan alasan/dasar pemikiran urutan gambar tersebutDari alasan/urutan gambar tersebut guru memulai menamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi  yang ingin dicapaiKesimpulan/rangkuman
2.  JIGSAW (MODEL TIM AHLI) 
     Langkah-langkah :
Siswa dikelompokkan ke dalam = 4 anggota timTiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbedaTiap orang dalam tim diberi bagian materi yang ditugaskanAnggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab merekaSetelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguhTiap tim ahli mempresentasikan hasil diskusiGuru memberi evaluasiPenutup 3. EXAMPLES NON EXAMPLES
   Contoh dapat dari kasus/gambar yang relevan dengan KD 
   Langkah-langkah :
Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaranGuru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan melalui OHPGuru memberi petunjuk dan memberi kesempatan pada siswa untuk memperhatikan/menganalisa gambarMelalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertasTiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinyaMulai dari komentar/hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapaiKesimpulan4. COOPERATIVE SCRIPT 
    Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan       mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
    Langkah-langkah :
Guru membagi siswa untuk berpasanganGuru membagikan wacana/materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasanGuru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengarPembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya.        Sementara pendengar :
            - Menyimak/mengoreksi/menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap
            - Membantu mengingat/menghafal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi                               sebelumnya atau dengan materi lainnya
Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. Serta lakukan seperti diatas.Kesimpulan Siswa bersama-sama dengan GuruPenutup5. MIND MAPPING
    Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
    Langkah-langkah :
Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapaiGuru mengemukakan konsep/permasalahan yang akan ditanggapi oleh siswa/sebaiknya permasalahan yang mempunyai alternatif jawabanMembentuk kelompok yang anggotanya 2-3 orangTiap kelompok menginventarisasi/mencatat alternatif jawaban hasil diskusiTiap kelompok (atau diacak kelompok tertentu) membaca hasil diskusinya dan guru mencatat di papat dan mengelompokkan sesuai kebutuhan guruDari data-data di papan siswa diminta membuat kesimpulan atau guru memberi bandingan sesuai  konsep yang disediakan guru6. KEPALA BERNOMOR STRUKTUR  (Modifikasi Dari Number Heads)
    Langkah-langkah :
Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomorPenugasan diberikan kepada setiap siswa berdasarkan nomorkan terhadap tugas yang berangkaiMisalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnyaJika perlu, guru bisa menyuruh kerja sama antar kelompok. Siswa disuruh keluar dari kelompoknya dan bergabung bersama beberapa siswa bernomor sama dari kelompok lain. Dalam kesempatan ini siswa dengan tugas yang sama bisa saling membantu atau mencocokkan hasil kerja sama merekaLaporkan hasil dan tanggapan dari kelompok yang lainKesimpulan7. NUMBERED HEADS TOGETHER 
    Langkah-langkah :
Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomorGuru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannyaKelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannyaGuru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama merekaTanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lainKesimpulan8. PROBLEM BASED INTRODUCTION (PBI)
    (Pembelajaran Berdasarkan Masalah)
    Langkah-langkah :
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa  terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, eksperimen untuk mendapatkan  penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.Guru membantu siswa dalam merencanakan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannyaGuru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka da  proses-proses yang mereka gunakan9. STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS(STAD)
   TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI (SLAVIN, 1995)
   Langkah-langkah :
Membentuk kelompok yang anggotanya = 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll)Guru menyajikan pelajaranGuru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota-anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan pada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.Guru memberi kuis/pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantuMemberi evaluasiKesimpulan10. ARTIKULASI

      Langkah-langkah :
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapaiGuru menyajikan materi sebagaimana biasaUntuk mengetahui daya serap siswa, bentuklah kelompok berpasangan dua orangSuruhlan seorang dari pasangan itu menceritakan materi yang baru diterima dari guru dan pasangannya  mendengar sambil membuat catatan-catatan kecil, kemudian berganti peran. Begitu juga kelompok lainnyaSuruh siswa secara bergiliran/diacak menyampaikan hasil wawancaranya dengan teman pasangannya. Sampai sebagian siswa sudah menyampaikan hasil wawancaranyaGuru mengulangi/menjelaskan kembali materi yang sekiranya belum dipahami siswaKesimpulan/penutupsemoga informasinya bermanfaat
sumber : rodajaman.blogspot.com

Related Posts :

Model serta Komponen Utama dalam Pembelajaran...

Model dan Sintak Pembelajaran Konvensional

Pengembangan Model Pembelajaran Yang Efektif

← Newer PostOlder Post →Home

×

GOOGLE+ FOLLOWERS

POPULAR POSTS

10 Contoh Model Pembelajaran dan Langkah-Langkahnya

Pengertian, Ciri-Ciri, Langkah-Langkah dan Kelebihan serta Kekurangan Model Pembelajaran Problem Based Learning

Pengertian Harga Pokok, Harga Pokok Produksi dan Harga pokok penjualan

Perbedaan Mendasar Mengenai Kurikulum 2013 dan KTSP

Isi dan Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Struktur Organisasi, Peran dan Fungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Pengertian Motivasi Intrinsik dan Ekstrinsik

Pengertian, Langkah-Langkah dan Kelebihan serta Kekurangan Metode Demonstrasi

Upaya Penanggulangan Kenakalan Remaja

Makalah Program Keluarga Berencana di Indonesia

BLOG ARCHIVE

►  2016 (39)►  2015 (71)►  2014 (89)▼  2013 (54)►  November (1)►  October (8)►  September (16)►  August (7)►  July (7)▼  June (11)Perubahan Berpengaruh Besar dan Berpengaruh KecilPerubahan Direncanakan dan Tidak DirencanakanPerubahan Evolusi dan Perubahan RevolusiPengertian dan Ciri-ciri Perubahan SosialApa itu TPA?Pengembangan Model Pembelajaran Yang Efektif10 Contoh Model Pembelajaran dan Langkah-Langkahny...Jenis-Jenis Model PembelajaranPengertian Pembelajaran dan Model PembelajaranStruktur Kurikulum 2013Dimensi-Dimensi Hakekat Manusia►  May (4)

LABELS

Artikel PendidikanMateri PendidikanMakalahModelAgamaContoh SoalFilsafatMetodeinfo pendidikanMediaKUMPULAN RPPsosiologiIPSSejarahPEPPPKNKurikulumRPP SDSuratEkonomiPenelitianRPP SMPEvaluasiBahasaRPP SMA

Silahkan masukkan E-Mail anda dibawah ini dan anda akan otomatis mendapatkan kiriman artikel terbaru dari wawasanpendidikan.com

Delivered by FeedBurner

1446

Fans

1545

Followers

1.125

Followers

598

Subcribers

blog ini memuat informasi seputar wawasan pendidikan

Silahkan Mengunjungi kami:

twitter: @wawasanpendidik

fb: @wawasanpendidikan

TOTAL PAGEVIEWS

2,220,203

Copyright © 2015 - WAWASANPENDIDIKAN - All rights reservedPowered by Blogger

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN
Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah la…

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI


SILSILAH 25 NABI

Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin.

1. ADAM AS.
Nama: Adam As.
Usia: 930 tahun.
Periode sejarah: 5872-4942 SM.
Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab.
Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan.
Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali.
.
2. IDRIS AS.
Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As.
Usia: 345 tahun di bumi.
Periode sejarah: 4533-4188 SM.
Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis).
Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga.
Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali.
.
3. NUH AS.
Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak.
Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. ⇒ Matusyalih ⇒ Lamak ⇒ Nuh As.
Usia: 950 tahun.
Perio…

SOAL POST-TEST PKP

Soal-soal di bawah ini merujuk akan soal-soal post test yang didapat dari link. Untuk memudahkan marinkita belajar bersama semoga Lulus semua ya Aamiin
SOAL POS-TESTA. Pilihan Ganda

PetunjukPengisian: Jawablah pertanyaan / pernyataan berikut ini dengan memberikan tanda silang  (X) pada jawaban yang Saudara anggap benar !

Berikut ini pernyataan tentang kompetensi keterampilan : Kemampuan berfikir mencakup : mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, danmencipta Kemampuan belajar mencakup : mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar/mengasosiasi, dan mengomunikasikan Kemampuan piker dan tindak mental non motorik seperti mengambil keputusan, menyusun strategi, bernalar Kemampuan praktik laboratorium seperti: merangkai alat, menimbang atau mengukur, membuat grafik, dan menafsirkan grafik. Pernyataan yang termasuk kategori keterampilan abstrak terdapat pada angka … (1), (2), dan (3)  (1), (2), dan (4)  (1), (3), dan (4)