Skip to main content

Taujih

Tulisan bagus yang saya terima td...

Manusia itu kelak di akhirat akan dibagi menjadi 2 macam, ahlul musibah dan ahlul 'aafiyah.

Ahlul musibah adalah orang2 yang pada masa hidup di dunia selalu kena musibah, selalu diuji dg macam2 hal, hidupnya sering susah, sengsara bertubi2.

Sementara ahlul 'afiyah adalah orang2 yang pada masa hidup di dunia enak-enak saja. Segala kemudahan didapatkannya tanpa usaha yang berarti.

Pada saat hari perhitungan, Allah perintahkan pada malaikat agar menghisab Ahlul musibah terlebih dahulu.

Lalu, dengan cepat malaikat melaporkan pada Allah, bahwa hisab mereka sebentar saja karena dosa-dosa mereka sudah digugurkan lewat musibah dan ujian yang menimpa mereka saat di dunia.

Maka Allah perintahkan agar memberikan mrk 3 hal:

1. Afiyah, kekuatan, sebagai ganti kesusahan yg dia dpt di dunia dulu.
2. Khoiron, kebaikan, yaitu surga.
3. Manzilan, tempat yg tinggi, kedudukan yg tinggi di surga.

Demikianlah...

Jadi bagi orang yg sering diuji oleh Allah, bukan karena Allah benci padanya, tapi krn Allah ingin ganti kesusahannnya itu dg nikmat di akhirat nanti.

Demikian pula dengan orang yg sering diberi nikmat dan kemudahan... hati-hati...

Para shahabat Rasul dulu sering menangis jika mereka mendapat nikmat dan kemudahan bertubi2... krn mereka takut jangan2 itu harusnya adalah nikmat mereka di akhirat, namun disegerakan di dunia ini....

Masya Allah.... Masya Allah....

Kadang kita merasa tak sabar saat ujian datang, entah sakit, entah payah finansial, entah kehilangan...
Kita buru2 mengeluh...
Buru2 'menggugat' Allah....
Masya Allah....

Padahal jika kita mau bersabar, maka semua kepayahan itu akan digantikan oleh Allah dengan kenikmatan yang jauuuh lebih besar....

Mari bersabar atas semua keadaan...
Mari bersyukur dalam setiap kesempatan...

Sebab Allah, tidak pernah menyia-nyiakan hamba-Nya....,,
Tidak pernah.

*Wallahu'alam bissawab*

Comments

Popular posts from this blog

Isi DasaDarma

PRAMUKA SATYA KU DARMAKAN DARMA KU BAKTIKAN Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya. 1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan     berturut-turut.  Keterangan: : a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain. b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu. c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya. d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebaga

SILSILAH 25 NABI

SILSILAH 25 NABI Silsilah Nabi / Rasul Sumber : Silsilah Nabi dan Rasul SILSILAH 25 NABI Tulisan ini saya dapatkan dari sebuah pesan di group WhatsApp. Berikut semoga bermanfaat dan berkah Aamiin. 1. ADAM AS. Nama: Adam As. Usia: 930 tahun. Periode sejarah: 5872-4942 SM. Tempat turunnya di bumi: India, ada yang berpendapat di Jazirah Arab. Jumlah keturunannya: 40 laki-laki dan perempuan. Tempat wafat: India, ada yang berpendapat di Mekkah. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 25 kali. . 2. IDRIS AS. Nama: Idris/Akhnukh bin Yarid, nama Ibunya Asyut. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qinan ⇒ Mihlail ⇒ Yarid ⇒ Idris As. Usia: 345 tahun di bumi. Periode sejarah: 4533-4188 SM. Tempat diutus: Irak Kuno (Babylon, Babilonia) dan Mesir (Memphis). Tempat wafat: Allah mengangkatnya ke langit dan ke surga. Al-Quran menyebutkan namanya sebanyak: 2 kali. . 3. NUH AS. Nama: Nuh/Yasykur/Abdul Ghaffar bin Lamak. Garis Keturunan: Adam As. ⇒ Syits ⇒ Anusy ⇒ Qi

Adzka Juara 1 Lomba Puzzle dan Manfaat Bermain Puzzle

Obrolan kami di rumah terlihat sangat santai, "Besok Adzka ikut lomba Puzzle bang" cerita istriku. "Oh begitu, kok bisa ikut?" selidikku. Karena kami sangat tahu bagaimana perkembangan Adzka di sekolahnya. Usut punya usut ternyata Adzka bisa ikut karena Paud IT Auladuna mendapat kuota tambahan sebagai peserta lomba dan tidak semua anak-anak dipilih.  Beruntungnya karena umminya disekolah jadi diprioritaskan. Tim intinya sudah dibentuk, Adzka sebagai pelengkap dan sebagai penggembira. Tak apa, itung-itung uji nyali di depan umum dan belajar bersosialisasi. Pengalaman itu sangat berharga. Namun, lihat nanti apa yang terjadi? Sehari sebelum hari lomba, iya di Ahad itu umminya sedang ada kegiatan di luar sana. Aku sendiri yang menjaga mereka di rumah. Termasuk abang nya, Harrik. Harrik kalau soal puzzle tidak diragukan lagi karena dia sudah membuktikan tahun lalu berhasil menjadi juara 2. Harrik masuk daftar tim inti lomba Puzzle. Sekali lagi Adzk