Monday, 30 April 2018

Al Hafidz BKO PKS Kota Bengkulu Raih Rp.850.000,00


Al Hafidz BKO PKS Kota Bengkulu Raih Rp.850.000,00
Oleh: Efri Deplin

Pada puncak milad Partai Keadalin Sejahtera (PKS) ke-20, DPD PKS Kota Bengkulu mengelar beberapa rangkaian kegiatan diantaranya adalah lomba panjat pinang. Lomba ini digelar setelah acara resmi dibuka oleh Ketua DPD PKS Kota Bapak Nuharman. Dipandu oleh Pak De Muttaqin yang enerjik dan penuh semangat dan berjiwa muda didapatlah 6 kelompok. Acara ini berlangsung kidmat dan sangat seru.

Setiap peserta yang diwajibkan mengikuti lomba panjat pinang diberikan ketentuan diantaranya adalah berkelompok. Setiap kelompok maksimal 5 orang dan minimal setingkat siswa SMP. Jadi kalangan Bapak-bapak dan remaja berlomba mendaftarakan diri. Aturan permainan ini diberikan waktu 3 menit tiap kelompok untuk mencoba memanjat pinang yang telah dilumuri dengan oli hitam dan gemuk.

Jika peserta berhasil memanjat hingga ke puncak pinang maka diwajibkan untuk mengibarkan bendera partai Keadilan Sejahtera sebelum mengambil hadiah yang digantung di lingkaran puncak pinang. Batasan banyaknya mengambil  hadiah di puncak pinang adalah sebanyak 5 voucher saja tidak boleh lebih. Hadiah yang digantung berupa voucher uang dengan nominal tertentu. Mulai dari Rp. 50.000,00 hingga Rp.300.000,-

Beberapa tim kelompok sudah melakukan akasinya untuk menaklukan pinang yang tinggi itu. Lapangan bola di jalan merawan kelurahan Sawah Lebar Kota Bengkulu ini semakin ramai. Tiba giliran beberapa anak muda dengan seragam lapangan dengan gesit dan cekatan. Dalam hitungan detik sudah mencuri perhatian penonton yang ramai. Pada detik kesekian terlihat satu orang sudah berada di puncak. Perdana berada di puncak dengan cekatan ia mengambil 5 voucher. Sorak-sorai dari tim yang berada di bawah memberi semangat. Tak terkecuali juga para penonton merasakan luapan kegembiraan. Tidak lama, akhirnya terkumpul Rp.850.000,-

Abdul Rahman,Suratmin, April Setiawan, Sofianto, Adil Abdul Aziz lima Alhafidz anggota BKO PKS Kota Bengkulu 

Abdul Rahman,Suratmin, April Setiawan, Sofianto, Adil Abdul Aziz lima Alhafidz anggota BKO PKS Kota Bengkulu.

Sedangkan di pohon pinang dua, ada sekelompok anak muda dan lebih muda lagi. Fauzi, Bayu, Nabilun, Joki dan satu lagi anggota, mereka lebih unggul dalam mengumpulkan pundi-pundi perjuangan. Sekelompok anak muda dari asrama yatim ini berhasil meraih Rp.900.000,00.



Tim asrama Yatim Al fida


Permainan yang sangat dekat dengan masyarakat ini memberikan edukasi yang berbeda dari asal-usul permainan ini sendiri. Jika pada zaman bermulanya permainan ini atas warisan Bangsa Belanda untuk menyenangkan mereka. Dimana pada waktu itu benda-benda yang digantung merupakan bahan pangan yang dibutuhkan pribumi seperti ubi dan lain sebagainya. Mereka orang Belanda terkekeh-kekeh melihat pribumi yang bersuah payah mengambil hak mereka.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, DPD Partai Keadailan Sejahtera Kota Bengkulu mengemas secara edukatif permainan ini dengan menumbuhkan semangat pantang menyerah, tidak putus asa, berjuang sampai batas kemampuan terakhir dengan sportifitas tinggi. Seperti partai PKS ini sendir dalam berpolitik pada zamannya begitu banyak cobaan dan rintangan. Senatiasa berkhidmat berkontribusi dan merakyat.
Semoga Allah SWT selalu memberkahi Partai Keadilan Sejahtera.
Allahu Akbar!

Bengkulu, 29 Arpil 2018.


Hari Ketiga Ujian Sekolah


Hari ketiga Ujian Sekolah
Oleh: Efri Deplin

Alhamdulillah hari ketiga akhirnya tiba. Hari ketiga ujian hari ni adalah mata uji IPS. Seperti biasanya kami semua berkumpul dan berhimpun dengan khidmat di masjid qolbun salim 1 SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu. Semua anak-anak melaksanakan sahalat dua rakaat dan dhuha dengan baik. Pagi ini terdengar lantunan Almatsurat sangat lantang kompak memecah kesunyian pagi di sekolah. Allahu Akbar semua ini dilakukan hanya demi untuk mengharap keridhaan Allah SWT semata.


Almatsurat bersama di majid Qolbun Salim 1

Rutinitas pagi sudah semua dilakukan. Mulai dari dhuha, almatsurat hingga infaq terbaik pagi ini. Kemudian anak-anak mendapatkan pensil 2B khusus yang digunakan untuk ujian menggunakan lembar jawaban komputer. Penghapus khusus si karet putih. Anak-anak tidak diperkenankan untuk membawa pensil lainnya maupun penghapus dari rumah. Semua kebutuhan ujian sudah disiapkan sekolah.

Anak-anak kemudian berbaris rapi di depan ruang ujian masing-masing. Ada ananda Al Zahra Salsabila di ruang 6 yang menjadi ketua kelas di ruangannya. Ada juga ananda Muhammad Abid Asyah Al-Ghazali di ruang 7 yang membatu ketertiban teman-temannya.

Belum lama mereka berbaris di depan ruangan ujian datanglah pengawas ruangan hari itu. Semua diizinkan masuk ke dalam kelas. Terdengar beberapa kalimat kompak. Ada kamunikasi aktif antara siswa dan guru pengawas. Semua berjalan sesuai rencana dan akhirnya mereka memulai mengisi biodata di lembar jawaban komputer.

Aku dan guru-guru tim kelas 6 kembali dengan aktifitas masing-masing. Membuat perencanaan kedepan untuk berusaha memberikan yang terbaik bagi semua siswa kami di sekolah ini. Karena masih ada Ujian Sekolah Berstandar Nasional/ Ujian Nasioanal (USBN/UN) di tanggal 3-5 mei mendatang.



Semoga Allah memudahkan langkah ini untuk keberhasilan bersama Aamiin



Bengkulu, 28 Maret 2018.

Friday, 27 April 2018

UJIAN Sekolah Hari Kedua SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu

Bismillahi..
UJIAN Sekolah Hari Kedua SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu
Oleh: Efri Deplin


Alhamdulillah hari ini jumat, 27 April 2018 SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu kembali melaksanakan Ujian Sekolah. Mata uji hari ini adalah mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Seperti biasa sebelum melaksanakan ujian anak-anak diberikan motivasi dan penguatan untuk mata uji hari ini. Anak-anak setelah hadir di sekolah mereka langsung berkumpul ke masjid Qolbun Salim 1 Kampus SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu. Kami senang menyebut nama sekolah ini dengan kampus. Untuk menunjukan kenyamanan dalam dunia pendidikan.

Mereka setelah hadir langsung menunaikan shalat tahyatul masjid dan dhuha. Sambil menunggu kehadiran teman-teman lain mereka yang belum hadir, semua yang hadir menyempatkan diri untuk tilawah dengan mushaf mereka masing-masing. Alhamdulillah mereka dengan penuh kekhusyukan melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran untuk memenuhi ruang-ruang dada mereka dangan kalimah illahi.

Tepat pada pukul 06.45 wib anak-anak memberhentikan kegiatan mandiri mereka. Kegiatan yang dilakukan selanjutnya adalah kegiatan bersama dengan melafazkan dzikir-dzikir pagi almatsurat. Almatsurat membasahi bibir-bibir dan lisan di pagi ini. Saya masih berada diantara mereka di dalam barisan calon pemimpin masa depan. 15 menit kedepan semua dalam kondisi siap dengan motivasi tambahan dari guru mata pelajaran pagi ini.



Anak-anak sedang malakukan Almatsurat pagi secara bersama


Setelah melaksanakan rutinitas Almatsurat di Masjid Qolbun Salim 1, semua siswa memberikan infaq terbaik mereka hari ini. Alhamdulillah mereka berhasil mengumpulkan uang infaq untuk membuka pintu keberkahan pagi ini sejumlah Rp. 1.747.500,00. Allahu Akbar! untuk hari ini saja mereka dapat mengumpulkan infaq dengan nominal yang tidak sedikit. Selanjutnya uang ini diberikan kepada sebuah lembaga tahfidzul quran yang didonasikan untuk keperluan lembaga disana. Semoga Allah SWT membalas kebaikan anak-anak emua dengan kebaikan yang lebih banyak dan lebih baik lagi. Mengganti dengan harta yang terbaik dan materi yang selalu diberkahi Allah SWT. Selalu diberikan kesehatan dan tentunya semoga Ujian Sekolah dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional nanti akan diberikan hasil yang terbaik Aamiin. Alhmdulillah langsung diserahkan oleh kepala sekolah Ust Syaiful Bakrie, S.Pd.I. kepada pihak humas Rumah Tahfidz Bakti Illahi (RTBI) Bapak Zepron Saputra. Oh iya beberapa hari yang lalu RTBI resmi menjadi sebuah lembaga pendidikan Pondok Pesantren. Baarakallahu fikum.


Ust Syaiful Bakrie, S.Pd.I memberikan uang infaq kepada perwakilan PP. RTBI Bengkulu

Semua sudah melaksanakn rutinitas dengan baik di masjid Qolbun Salim 1 Alhamdulillah.. Semua anak-anak berbaris di depan ruang ujian masing-masing. Akhirnya semoga semua anak-anak mendapatkan hasil terbaik dari Ujian Sekolah mereka hari ini dan hari-hari berikutnya. Aamiin


Kegiatan sebelum masuk kelas


Berbaris di depan ruang ujian


Bengkulu, 27 April 2018

Flash Bloging Bengkulu Menuju Indonesia Maju

Flash Bloging Bengkulu Menuju Indonesia Maju
Oleh: Efri Deplin

Kali ini flash blogging berada di Bengkulu. Kota kecil dengan kakayaan alam berlimpah. Bengkulu dengan kekayan alam yang sangat banyak mulai dari kekayaan mineral serta biota dan ekositem yang lengkap. Dengan luas daerah yang sangat bervariasi, ada daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Selian itu Bengkulu juga memiliki sumber daya alam dan pemuda yang mampu untuk terus berkarya dimana ini dapat dilihat dari menjamurnya organisasi-organisai kepemudaan dengan arus globalisasi oleh dunaia maya. Bengkulu harus sadar karena memiliki kekayaan alam yang berlimpah yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya.


Kegiatan kali ini berlangsung di Hotel Amaris Bengkulu bekerjasama dengan Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Bengkulu Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik. Pada kegiatan ini sebanyak 75 peserta diajak untuk menulis dari apa saja yang disampaikan oleh pemateri. Diaman pemateri diantaranya adalah Mira Sahid memaparkan materi tentang “Ide Kretaif Menulis Blog” dan Tim Komunikasi Presiden dengan materi “Sudut Istana”.  Saya sebagai peserta yang terakhir datang sangat antusias dengan kegiatan ini. Mengingat ini adalah kali pertama saya bergabung dengan komunitas bloger bengkulu dari berbagai genre dan profesi. Dari keberagaman ini banyak sekali ide dan masukan untuk perkembangan dan kemajuan bangsa kedepan. Seperti prolog yang saya coba tulis diatas.

Indonesia merupakan negara kaya dengan banyak sekali kekayaan alam di setiap daerah termasuk daerah timur indonesia PAPUA. Harga BBM mencapai Rp.45.000,- sementara di daerah lainnya dengan harga yang berbeda. Jika dalam program pemerintah ada istilah pemerataan harga BBM ini dimaksud untuk keadilan. “BBM satu harga itu harus, karena keadilan bagi seluruh rakyat Indoensia,” Joko Widodo- Presiden RI.

Pernah kita mengeluh, premium langka, premium naik harga, harus beli BBM pertalite. Kita semua juga tahu kalau di daerah-daerah pelosok harga premium dengan harga tinggi. Namun dengan mencabut program subsidi untuk BBM semua orang bisa menikmati.

Namun ada satu hal yang harus kita pahami adalah keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia tidak hanya dengan menaikkan harga BBM secara berkelanjutan. Banyak cara yang harus dilakukan dengan ide-ide kreatif untuk kemajuan berkeadilan rakyat yang dapat dilakukan oleh pemerintah.

Boleh lanjut ya di kolom komentar. Ditunggu like and comment dari pemirsa semua. Salam Literasi.


Peserta Flash Blogging Bengkulu dan Narasumber



#flashbloggingbengkulu

Thursday, 26 April 2018

Aku dan SDIT IQRA`1 Kota Bengkulu


Kali ini aku ingin berbagi cerita Aku dan SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu. Aku akan memulai ketika aku menjadi guru disini masih dalam tahap belajar yang banyak. Mengapa tidak, karena aku bukan lulusan sarjan pendidikan. Jadi aku harus banyak belajar dengan semua lingkungan sekolah untuk meng up grade kemampuan baik pedagogik maupun ilmu-ilmu pendidikan yang lain. 

Rumpun pendidikan yang diamanahkan kepadaku sampai saat ini yaitu sains sangat pas karena aku lulusan sarjana sains. Namun aku tetap harus belajar banyak dengan guru-guru senior disini yang lebih hebat. Beruntung aku diberikan kesadaran oleh Allah SWT untuk terus memperbaiki diri untuk menjadi seorang guru yang baik.

SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu merupakan sebuah sekolah unggulan di Provinsi Bengkulu. Sekolah swasta dengan segudang prestasi. Aku bergabung di sini merupakan sebuah kesempatan besar untuk mendedikasikan diri sebagi insan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan cita-cita bangsa. Sebagai guru SD aku berusaha keras untuk berperan aktif dalam berbagai disiplin ilmu. Mengingat Guru SD merupakan guru kelas yang harus mampu menguasai beberapa mata pelajaran.



Aku dan beberapa muridku pada saat lomba cipta puisi tema "kemaritiman"

Hal pertama yang aku kembangkan untuk menunjang peningkatan kapasitas sebagai seorang guru disini adalah dengan memperkaya literasi. Aku belajar mengembangkan literasi dengan membentuk sebuah Komunitas Cinta Buku (KCB) pada tahun 2015. Sebelumnya aku dibantu oleh para pegiat literasi pada waktu itu bekerja sama dengan Forum Lingkar Pena (FLP) Wilayah Bengkulu hingga saat ini. Hingga akhirnya aku dapat menghasilkan beberapa karya bersama siswa di kelas menulis. Ada Persahabatan Abadi, Aku dan Sahabatku, Dipundakmu Palestina Ibu Pertiwi, merupakan karya bersama siswa baik di kelasku maupun di kelas menulis. Jauh sebelum itu aku berhasil membukukan secara antologi Touge Pemberani kumpulan cerpen dari tiga guru di sekolah ini. Allahu Akbar. Hingga saat ini langkahku untuk terus berkarya di bidang literasi cukup baik. Di sela-sela rutinitas yang cukup padat aku masih mampu untuk menulis. Dengan dukungan kepala sekolah pada waktu itu Ust Sutrisno, M.TPd yang memberikan ruang cukup baik berlanjut hingga kepemimpinan Ust Syaiful, S, Pd.I. Kini aku bergabung di sebuah komunitas Forum Lingkar Pena Wilayah Bengkulu dan Alhamdulillah aku sudah membuahkan karya 15 buku antologi dan 3 buku solo. 


Dua buka buku karya bersama siswa


Foto bareng siaga pada saat pesta siaga 2018

Pramuka merupakan sebuah kegiatan ekstrakulikuler di setiap sekolah di Indonesia. SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu juga memiliki ekskul ini. Ekskul pramuka tidaklah wajib namun Sekolah Jaringan Islam Terpadu memberikan waktu khusus dalam jam pelajaran untuk ekskul ini. Setiap hari kamis sore semua siswa melaksanakan ekskul pramuka. Sejak diresmikannya Gudep 06.007 - 06.008 Ali bin Abi Thalib Fatimah Azzahra pada periode kak Jiyanto, sudah ada dua Ka.Gudep yang menghandel kepramukaan di sekolah ini. Diantaranya adalah kak Eko dan kak Efri. Iya aku masih sebagai ka.Gudep.

Pramuka Islam Terpadu itulah nama panjang dari pramuka di sekolah ini. Dalam proses yang panjang pramuka di sekolah ini terus memberikan stimulus untuk pengembangan karakter anak bangsa. Puncak tertinggi prestasi di bidang pramuka sekolah ini adalah ketika dinobatkan sebagai Gugus Depan Terbaik ke-2 se-Indonesia pada tahun 2016 oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan di Denpasar Bali. Hingga saat ini Pramuka Islam Terpadu terus berkembang menanamkan karakter dasa darma dan janji dwi darma dan tri satya. Jayalah Pramuka Jayalah Indonesia.

Saat ini juga berdasarkan hasil musyawarah wilayah Jaringan Sekolah Islam Terpadu Wilayah Bengkulu tahun 2017, aku diamanahkan sebagai Ketua Departemen Pramuka SIT Wilayah Bengkulu yang mewadahi Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Sekolah Islam Terpadu Se-Provinsi Bengkulu 2018-2022. Amanah yang cukup besar ini semoga dapat diemban dengan baik. Aamiin



Upacara Bendera dan PASKIBRA

Pada waktu itu secara tidak sengaja aku menawarkan sebuah inovasi kepada siswa di kelasku 5A Zaid bin Tsabit tahun ajaran 2016/2017. Aku menawarkan kepada mereka untuk membuat Pasukan Pengibar Bendera (PASKBIRA) pada saat upacara bendera hari senin mendatang. Masih ada waktu satu pekan untuk berlatih. Semua siswaku sepakat dan antusias mengikuti seleksi kecil-kecilan. Mengingat mereka semua mau menjadi Paskibra sementara hanya dibutuhkan 12 orang. Singkat cerita semua siswa kelas 5A mencoba di berbagai posisi. Pada akhirnya didapatlah Hafidz Alfarel Qistan sebagai dampok, Ahmad Mushafa sebagai penggerek, Irsyad Nur Hafidz sebagai pembentang, Raden Ayu Nisrina Ulya` sebagai pembawa baki,  Aqilah Asabrina baki dua, Dafin dan Ikhwan pengapit baki depan, Kanaya Sadina Azfa dan Laila pengapit baki dua, Giani alias gigin, Inna, dan Annisa Ramadhani di posisi tiga belakang. Mereka merupakan sebuah perpaduan gerak indah ritmis dengan apik. Luar biasa dan apresiasi tinggi untuk mereka yang masih SD. 

Pernah suatu ketika aku latih sesaat sebelum peringatan hardiknas. Persis seperti di Istana Negara. Atas usulan Ust Pudi waktu itu baki harus mengambil bendera di posisi pembina upacara terlebih dahulu baru kemudian dibawah ke tiang bendera untuk dikibarkan. Hasilnya sungguh mencengangkan, mereka tuntaskan amanah dengan baik dan sempurna. Ayah bundapun terlihat sangat bahagia, aku juga demikian Alhamdulillah. Baarakallahu fikum semoga kalian benar-benar bisa menaikkan bendera di Istana Negara aamiin. Kalau Kanaya sudah pernah di moment yang lain ya.



Lukisan dengan tema Dunia Pasti Berputar

Lukisan di atas merupakan lukisan dari Diandra Rifky Rahmaya siswaku ketika ia duduk di kelas 1B  Surga Darussalam. Dindra kini duduk di kelas 5 dengan segudang prestasi akdemik maupun non akademik. Beberapa kali ke Istana Negara dan pernah memenangkan lomba lukis yang diselenggarakan pihak Jepang. Subhanallah anak ini sungguh luar biasa dengan dukungan Ayah dan Bunda hebat tentunya dan kerja tim hebat sekolah dan juga guru-guru disini.


Faqih Athoilah Bahri di moment OSK

Olimpiade Sains Kuark merupakan event Olimpiade Sains terbesar di Indonesia. PT. Kuark International telah memberikan kesempatan kepadaku dan siswa-siswi terbaik di sekolah ini hingga 3 kali berturut-turut. Ada ananda Anadia Septiana Azzahra tahun 2013, FAqih Athoillah Bahri dan Kanaya Sadina Azfa tahun 2014, Faqih Athoilah Bahri tahun 2015. Pada tahun 2014 Kanaya berhasil membawa medali Honorable Mention pertama untuk sekolah ini di ajang Nasional Jakarta Selatan.


Sekolah Segudang Prestasi

SDIT IQRA`1 Kota Bengkulu dari tahun pertama berdiri hingga sat ini telah banyak memberikan kontribusi yang besar untuk ummat. Aku yang menjadi bagian terkecil dari batu bata ini harus mampu memberikan yang terbaik untuk lembaga ini. Allahu Akbar!


Siswa-siswa SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu sedang Ujian Sekolah




Aku dan SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu

Hari ini kamis, 26 April 2018 merupakan hari pertama ujian sekolah dengan mata uji PAI. Jumat besok ada mata uji PKn, Sabtu dengan mata uji IPS. Kamis depan akan diselenggarakan USBN/UN 3 mei mata uji Bahasa Indonesia, 4 mei Mtematika dan 5 mei IPA.

Semoga sekolah ini, SDIT IQRA` 1 Kota Bengkulu selalu bersinar memberikan yang terbaik untuk ummat. Semua kebaikan ini adalah atas kehendak Allah SWT. 

Terima kasih guru-guru hebat di sini, senantiasa saling mengingtakan dalam kebaikan dan kesabaran. Semoga Allah menautkan hati-hati kita aamiin. Sesuai dengan sloga kita "Bersama Allah Kita Bisa"

Untuk menunjang perjuangan mendedikasikan diriku di dunia pendidikan, alhamdulillah beberapa waktu yang lalu aku telah menyelesaikan ujian tesis dengan gelar Master Pendidikan dari Prodi Teknologi Pendidikan Universitas Bengkulu. Semoga ilmu yang didapat menjadi berkah untuk semua. Bermanfaat untuk ummat dan di dunia pendidikan khususnya. Tak dipungkiri, jika Allah swt mengizinkan aku masih ingin sekolah lagi. Aku ingin seperti pengujiku, iya seperti Doktor dan Profesor yang mengujiku waktu itu. Aku ingin seperti mereka. Aamiin. Terima kasih Bapak Ibu dosenku yang luar biasa menginspirasi.

Sekarang aku dan ustadzah Esti fokus di kelas hebat 5c Jaafar Bin Abi Thalib membersamai 33 generasi Z milenial sang pembaharu di masa gemilang era demografi 2045 nanti. Saat ini mereka tengah berjuang di tahap Penilaian Akhir Semester. Aku merasa tak sabar ingin menantikan mereka tumbuh dan berkembang. Wah.. 2045 nanti kalianlah nak pemangku negeri ini. Membersamai calon Gubernur, Walikota, Bupati, Prasiden bahkan. Para Dokter, Pilot, Mentri, Profesor, Doktor, Guru, Pengusaha Sukses. Apapun itu profesi kalian, tanamkan dengan kuat Aqidah dan Al-Quran di dalam hati dan dada kalian. Hingga nanti engkau berpijak Aqidah dan Al-Quranlah yang akan menuntunmu Allahu Akbar.

Baarakallahu fikum jaamiian...

Demikian dilain kesempatan disambung lagi ya
lagi-lagi, tulisan ini adalah sebagai bahan belajar ngeblog hee
Bengkulu, 26 April 2018.

Bertemu NAVY di RSUD M.YUNUS Bengkulu

Bertemu NAVY di RSUD M.YUNUS Bengkulu
Oleh: Efri Deplin

NAVY ia mengenalkan dirinya. Tapi aku lupa menanyakan namanya. Dalam sebuah pertemuan singkat tanpa mengetahui nama itu adalah sebuah hal yang lucu. Oke sudah baik kita tinggalkan namanya siapa itu tidak penting.

Seperti biasa aku dan istriku di awal bulan April ini mengajak kedua buah hati kami melakukan tranfusi. Tranfusi ini terbilang lambat untuk bulan ini mengingat jadwalnya adalah pekan yang lalu. Hari ini Senin 2 April 2018 kami ke rumah sakit dan si Abdullah anak sulungku membutuhkan dua kantong darah. Begitu juga dengan si Tsamara Ufairoh membutuhkan dua kantong darah. Aku lupa berapa jumlah cc yang dibutuhkan ananda pada awal bulan yang lalu itu.


Ananda Tsamara sedang bercakap dengan NAVY Perempuan

Di tengah proses tranfusi, tiba-tiba terdengar riuh percakapan dengan menggunakan bahasa asing, bahasa inggris yang saling menimpali. Benar saja, mereka sudah berada di depan kamar 6 ruang khusus thalasemia RSUD M. Yunus Bengkulu. Aku mengarahkan mataku ke pintu. Abdulah yang waktu itu nyaris tak terkendali membuat aku panik. Bagaimana caranya agar ia mau diinfus. Ya Rabb sabar ya nak. Perawat masih berusaha dengan hati-hati dibantu beberapa NAVY yang sudah mulai berbaur dengan para medis dan pasien. Alhamdulillah akhirnya Abdullah berhasil dengan lancar dipasang infus dan ia diajak ngobrol sama NAVY itu yang kasi jempol. 

NAVY yang ini enerjik dan friendly. Ia memperkenalkan diri bahwa ia berasal dari California, AS. (Tidak ada yang waw sebenarnya) aku menghargainya karena ia seorang tamu. Aku bertanya-tanya sedikit kepada dia dengan keterbatasan kemampuan bahasa inggrisku yang minim. Berapa umurnya, sudah menikah apa belum. Ia menjawab umurnya 25 belum menikah dan sepertinya dalam waktu yang lama ia belum tahu apakah akan menikah atau tidak. Karena ia banyak berbicara aku juga tertarik untuk bertanya. Ia mengajak ngobrol si Abdullah yang masih ngambek. Abdullah dibujuk dengan sebuah stiker dengan berbagai karakter, ada Nemo, Dori dll.



Abdullah Basfar fose bersama para NAVY dan Abi Ummi

Sejujurnya aku menuliskan ini adalah karena aku sedang latihan menulis di blog.. hee 
Jujur, beneran, karena besok insya Allah aku akan menulis langsung di tempat pada sebuah acara pertemuan yang luar biasa. Anda mau mengajariku ngeblog? dengan senang hati aku mau berguru hee.
Belajar di sepanjang waktu untuk kebaikan. Allahu Akbar!

Sebuah Perjalanan

Bismillahi..
.
.
Dalam sebuah perjalanan pulang dari sebuah pertemuan, adalah dia banyak sekali yang dikomentarinya.

Melihat sebuah truk pengangkut sampah, dia berujar "Abi apakah itu sebuah mobil pengangkut sampah?" tanyanya dengan antusias. "Iya" jawabku cepat. Pun ketika ia melihat mobil box besar, dia berujar "Abi apakah itu mobil pengangkut barang?" tanyanya serius. Aku menjawab "Iya, itu mobil pengangkut barang". Mendengar jawabanku ia lantas menimpali dengan semangat "Yes aku tahu, Harrik tahu semua" ucapnya puas.

Dalam sebuah perjalanan ini pula kami melewati sebuah pasar, pasar Panorama Bengkulu. Ada di satu tikungan banyak sekali sampah menumpuk. Sudah ditebak ia kembali berujar, "Kenapa sampah ini berserakan, Abi Abi kenapa bak sampahnya terbalik" lama aku tidak menjawab. Beberapa saat kemudian "Oh.. itu pintunya terbuka maksudnya bang, biar gampang masukkan sampahnya" jawabku.

Banyak sekali yang ia komentari. Perjalanan panjang dari pertemuan itu diiringi dengan komen sana sini, itu begitu ini begini dan lain sebagainya. Celotehan anak umur 5 tahun yang selalu menghimbur.

Tiba-tiba ada sebuah antrean panjang, panjang sekali sebelum memasuki kawasan Jalan Merapi Kebun Tebang. "Kenapa mobil ini berbaris panjang nian?" ujarnya nada bertanya dengan bahasa daerah Bengkulu. Aku hanya diam saja. Aku terus meng-gas matic merah di sisi kanan mobil. "Oh mobil ini panjang karena ada lampu merah" dia menjawab sendiri pertanyaannya.

Sebuah cerita dari perjalanan. Lihatlah foto dirinya senyum maksimal. Awalnya ditanya nanti cita-citanya mau jadi apa? waktu itu ada dokter yang mendekat. "Aku mau jadi Tentara" jawabnya mantap. "Haa beneran bang" jawabku. "Iya ini kan aku ada bajunya" sambil mengangkat baju. Namamu itu Abdullah Basfar lho bang, Imam Masjidil Haram. Ekspektasi abimu tinggi lho.

Itu celananya dinaikkan dia mau kasih tahu kalau kakinya Alhamdulillah bagus tidak seperti kaki abinya penuh bakat. Itu lengannya Alhamdulillah bagus tidak bengkok seperti siku abinya yang gagal jadi Tentara Militer hee😃😃😀. Iya. Apapun itu semoga engkau menjadi seorang hafidzul quran aamiin ya rabbal aalamiin.

#abdullahbasfar #hafidzulquran #kidsmart #sholeh #makkah

Saturday, 21 April 2018

Al Baqarah 257

Bismillahi..

Di dalam satu riwayat:

RA Kartini pernah punya pengalaman tidak menyenangkan saat mempelajari Islam. Guru ngajinya memarahinya karena dia bertanya tentang arti sebuah ayat Al-Qur’an.
Namun Ketika mengikuti pengajian Kiai Soleh Darat di pendopo Kabupaten Demak yang bupatinya adalah pamannya sendiri, RA Kartini sangat tertarik dengan Kiai Soleh Darat. Saat itu beliau sedang mengajarkan tafsir Surat Al-Fatihah.

RA Kartini lantas meminta romo gurunya itu agar Al-Qur'an diterjemahkan. Karena menurutnya tidak ada gunanya membaca kitab suci yang tidak diketahui artinya. Pada waktu itu penjajah Belanda secara resmi melarang orang menerjemahkan Al-Qur’an. Dan para ulama waktu itu juga mengharamkannya. Mbah Shaleh Darat menentang larangan ini. Karena permintaan Kartini itu, dan panggilan untuk berdakwah, beliau menerjemahkan Qur’an dengan ditulis dalam huruf Arab pegon sehingga tak dicurigai penjajah.

Kitab tafsir dan terjemahan Al-Qur’an itu diberi nama Faidh al-Rahman fi Tafsir Al-Qur’an. Tafsir pertama di Nusantara dalam bahasa Jawa dengan aksara Arab. Jilid pertama yang terdiri atas 13 juz. Mulai dari surat Al-Fatihah sampai surat Ibrahim.

Kitab itu dihadiahkannya kepada RA Kartini sebagai kado pernikahannya dengan RM Joyodiningrat, Bupati Rembang. Mulailah Kartini mempelajari Islam dalam arti yang sesungguhnya.

Kartini amat menyukai hadiah itu dan mengatakan: “Selama ini al-Fatihah gelap bagi saya. Saya tak mengerti sedikitpun maknanya. Tetapi sejak hari ini ia menjadi terang-benderang sampai kepada makna tersiratnya, sebab Romo Kyai telah menerangkannya dalam bahasa Jawa yang saya pahami.”

Melalui kitab itu pula Kartini menemukan ayat yang amat menyentuh nuraninya. Yaitu Surat Al-Baqarah ayat 257 yang mencantumkan, bahwa Allah-lah yang telah membimbing orang-orang beriman dari gelap kepada cahaya (Minadh-Dhulumaati ilan Nuur).

Kartini terkesan dengan kalimat Minadh-Dhulumaati ilan Nuur yang berarti dari gelap kepada cahaya karena ia merasakan sendiri proses perubahan dirinya.

Kisah ini sahih, dinukil dari Prof KH Musa al-Mahfudz Yogyakarta, dari Kiai Muhammad Demak, menantu sekaligus staf ahli Kiai Soleh Darat.

Dalam surat-suratnya kepada sahabat Belanda-nya, JH Abendanon, Kartini banyak sekali mengulang-ulang kalimat “Dari Gelap Kepada Cahaya” ini. Sayangnya, istilah *“Dari Gelap Kepada Cahaya” yang dalam Bahasa Belanda “Door Duisternis Tot Licht” menjadi kehilangan maknanya setelah diterjemahkan Armijn Pane dengan kalimat *“Habis Gelap Terbitlah Terang”*.

Mr. Abendanon yang mengumpulkan surat-surat Kartini menjadikan kata-kata tersebut sebagai judul dari kumpulan surat Kartini. Tentu saja ia tidak menyadari bahwa kata-kata tersebut sebenarnya dipetik dari Al-Qur’an. Kata “Minazh-Zhulumaati ilan-Nuur“ dalam bahasa Arab tersebut, tidak lain, merupakan inti dari dakwah Islam yang artinya: membawa manusia dari kegelapan (jahiliyyah atau kebodohan) ke tempat yang terang benderang (petunjuk, hidayah atau kebenaran).
*"Selamat Hari Kartini"*

Trip Air Terjun Cuup PSUK Benteng

Pagi masih menyapa hangat dengan perpaduan sinar mentari di ufuk timur, menambahkan keceriaan hari ini. Benar saja kami dari tadi s...